NusaNTaRa.Com
byTarmidIKapunjeN, J u m a t, 2 1 M a r e t 2 0 2 5
Subang Larang uang mempunyai nama lain Subang Karancang merupakan salah satu Istri Sri Badugan Maharaja, seorang Raja Kkerajaan Pakuan Pajajaran yang lebih dikenal dengan Sebutan Prabu Siliwangi.
Pada mulanya Prabu Siliwangi sangat mencintai pstrinya itu, akan tetapi setelah keduanya memiliki anak anal yang rupanya kemudian terjadi konflik, dan konfiks tersebut kemudian menyebabkan dibuangnya SUBANG LARANG dari istana.
Menurut Naskah Kuningan, Subang Larang merupakan anak dari Nyi Karancang Sjngapun beliau di ceritakan berasal dari Kerajaan Singapura yaitu Kerajaan bawahan Pajajaran terletak di desa Mertasinga Kecamatan Gunung Jati sekarang. Belaiu merupakan anak Mangkubhumi di Kerajaan itu.
Sementara menurut naskah Carita Purwaka Caruban Nagari, Subang Larang adalah anak dari Patih Kerajaan Surantaka yang bernama Ki Ageng Tapa dari istrinya yang bernama Nyi Ratna Karancang, Subang Larang dilahirkan pada tahun 1404.
Sementara dikisahkan mengenai dibuangnya Subang Larang oleh Prabu Siliwangi dari istana Pajajaran disahkan dalam naskah Mertasinga, dalam naskah ini disebutkan bahwa sebab sebabnya dibuang Subang Larabf dari istana disebabkan karena ia telah lancang menyimpang rahasia ke islamannya.
Kisah pembuangan yang dialami oleh Subang Larang dalam naskah Martasingadikisahkan oleh Subang Larang sendiri ketika beliau bertemu dengan cucunya Syarif Hidayatullah di Cerebon.
Waktu itu beliau mengunjungi Cirebon dengan diiringi 100 prajurit dari Banten kejadiannya tidak lama setelah pemroklamiran Syarif Hidayatullah sebagai Raja Cirebon. Demikianringkasan isi naskah tersebut.
He Kesuma Cucuku yang ku kasihi, nenek telah mendengar berita tentang dirimu. Mudahan - mudahan engakau selamat menjadi Raja.
Dahulu ketika masih muda, nenek pergi berburu ke Seberangkepada seorang Guru yang termashur sebagai Wali yang pandai, yaitu kepada SYEKH BENTHONG,
Pada suatu ketika kakekmu Raja Pajajaran melihatku dan kemudian beliau melamarku untuk dijadikan selir. Demekian memaksanya Sang Prabu sehingga akhirnya akupun menjadi selir Raja Pajajaran.
Lama kelamaan nenek mempunyai anak ................. Setelah nnenek mempunyai dua orang anak yaitu Uwakmu dan Ibu mu baru kemmudian diketahui oelh kakekmu Raja, bahwa nenek telah menyimpan rahasia mengenai agama. Maka kemudian nenekmu diusir dan dibuang keatah pinggiran yaitu di Banten, karena di Pajajaran tidak boleh ada yang menyebut nama ALLAH.
Dengan terjadinya peristiwa inj Uwaktu itu Uwakmu dan ibumu merasa sakit hatinya, kemudian mereka pergi bergeru kepada seorang Syekh di Gunung Surandil.
Berdasarkan ringkasan isi naskah tersebut, dike
tahui bahwa Subang Lawang di usir dari Istana setelah kedapatan beragama Islam. Sebab itulah kemudian kedua anaknya keluar dari Istana Pajajaran dan memilih menjadi seorang Islam sebagaimana agama ibunya.
Kelak dua orang Pangeran dan Putri Raja Pajajaran yang terbuang ini mendirikan Kerajaan Islam di Cirebon.
Jika Naskah Mertasinga menyatakan sebab musabab keluarnya R Walangsungsang atay yang mempunyai nama lain Pangeran Cakrabuana meninggalkan Istana disebabkan diusirnya ibunya dari Istana Pajajaran, maka tidak demikian dalam naskah Cerita Purwaka Caruban Nagari.
Dalam curita Purwaka Caruban nagari tidak disebutkan mengenai penolakan agama Islam oleh Prabu Siliwangi dalam naskah ini hanya menjelaskan bahwa eselepas kematian Subang Larang, kedua anak beliau keluar dari istana karena mendapatkan perlakuan buruk dari kalangan Istana Kerajaan Pajajaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar