Jumat, 05 Maret 2021

MASUK ILLEGAL DAN BERJUDI DIKAWASAN MALAYSIA, 17 ORANG WNI DITANGKAP POLISI MALAYSIA

 NusaNTaRa.Com                                                                          byLaDollaHBantA,      Kamis   04     M  a  r  e  t     2021

17 WNI yang masuk illegal dan berjudi Sabung Ayam di perbatasan Indonesia-Malaysia di area perkebunan Kelapa Sawit Malaysia diamankan Polisi Malaysia, selasa (02/03/2021) pukul 15.30 WITA.   "  17 WNI yang diamankan terdiri dari 15 laki-laki, 2 perempuan, dari hasil koordinasi kami dengan aparat Tawau Malaysia,  saat ini mereka dalam penahanan dan penyelidikan Polis disana  ",  Ujar SiDin M Khomaini Kapolsek Sebatik Timur, Rabu (03/03/2021).

Kapolsek Sebatik Timur Kabupaten Nunukan Prov. Kalimantan Utara, Iptu Muhammad Khomaini mengatakan, mereka diamankan oleh Pasukan Polis Bahagian Siasatan Jenayah (BSJ)   Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Tawau.  Biasanya warga Sebatik Indonesia pergi kewilayah Sebatik Malaysia melintasi perbatasan melewati jalan-jalan tikus yang banyak disepanjang perbatasan dengan jalan kaki atau naik motor melewati perkebunan.

Dalam operasi penangkapan tersebut aparat Malaysia juga turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diperoleh dilokasi Sabung Ayam, masing-masing 19 ekor ayam jago / ayam aduan,  3 kantong tempat taji ayam, 39 taji ayam, 1 spanduk judi, 2 mangkuk judi, 6 buah dadu,  5 pasang Kartu Joker, 2 set kartu domino serta uang tunai sejumlah Rp 35.017.000 dan 250 Ringgit Malaysia.  

Komandan Koramil Sebatik Mayor B a k r i, turut membenarkan penangkapan 17 warga Sebatik yang kini berada dalan penahanan aparat Malaysia.   Bakri menjelaskan, lokasi penangkapan berjarak sokitar 300 meter dari Patok 2 P. Sebatik,  17 WNI yang dimaksud masuk wilayah Malaysia tanps Identitad Kependudukan atau Dokumen Keimigrasian.

"  Wilayah ini memang sangat dekat dengan Sebatik Indonesia,  warga bisa masuk Malaysia melalui jalan - jalan perkebunan begitu saja,  mereka melakukan dabung ayam di sana karena sudah tidak ada lagi arena Judi Sabung Ayam di Nunukan  ",  Ujar SiDin Bakri dengan Soppenger (Jumawa).

Dari penjelasan aparat Malaysia, ada 4 pasal yang akan disangkakan bagi ke 17 WNI tersebut, antara lain  :  1.  Seksyen 21 Enakmen kebajikan Ham  2015,    2.  Seksyen 6 (1) Akta Bahan-bahan Kakisan dan Letupan  Senjata berbahaya 1958,    3.  Seksyen  7 (2) Akta Rumah Judi Terbuka  1953  dan   4.  Seksyen 6 (1) (c)  Akta Imigressen 1959/62.  Penguat kuasa tentang putusan pengadilan imi tentulah harus melintasi jabatan pengadilan di Bandar Tawau.

Terpisah, Fungsi Penerangan sosial dan Budaya KRI Tawau Emir Faisaal dalam kasus ini menyatakan, pihaknya masih melakukan koordinasi  dengan para aparat setempat.   "  Kami mempastikan dulu mereka benar-benat WNI, karena tidak ada dokumen sama sekali   "  Ujar SiDin Emir Faisaal.   

Belum ada penjelasan Rinci mengenai kronologis  maupun kemungkinan mereka di ajukan ke mahkamah Malaysia di Tawau untuk diadili secara Seksyen atas segala dugaan pelanggaran yang dilakukan.   

Main dadu main kartu mainan Judi,

17 WNI berjudi sabung ayam ditangkap Polis Malaysia tanpa dokumen imigrasi.






NusaNTaRa.Com Advertesment

Melayani pemasangan Iklan

Sila Dail Talian Nomor

0812 5856 599



MINAT BELI MOBIL KALANGAN ANAK MUDA JEPANG SEMAKIN MENURUNG

 NusaNTaRa.Com                                                                              byIrkaBPiranhA,          R a b u    03     M  a  r  e  t     2021.

Negeri MataHari terbit Jepang termasuk salah satu sentra kendaraan bermotor di danien (dunia), bahkan beberapa pabrikan otomotip yang kini menguasai pasaran dunia seperti Toyota berasal dari sana.   Meski demikian industri otomotip Jepang Anomali, sementara produknya sangat laris di Luarnegeri namun pasaran dalam negeri kurang menggembirakan utamanya dikalangan Anak Mudanya.  

Penyelenggaraan Pameran otomotip yang sepi dari pengunjung, kalangan anak muda justru lebih suka berjalan kaki untuk mengunjungi tempat atau bus umum untuk jarak jauh.   Fenomena ini lebih dikenal  "  kuruma banare  ",  Laman  JapanLines  pada 2008 menulis, Kuruma Banare secara sederhana dapat diartikan sebagai  "  demotorisasi  ".   Pemikiran ini betanggapan bahwa pembelian mobil bukanlah satu simbol status sebaliknya menjadi satu sikap yang sia-sia tak memberikan keunggulan yang lebih.

Laman Green Car Congress  yang pernah menulis fenomena yang telah terindikasi sejak 1990an,  menurut mereka fenomena inimenjadikan Jepang negara maju pertama dimana jumlah warganya yang memiliki mobil semakin menyusut jumlahnya.  

Makino salah satu pemuda Jepang contoh generasi Kuruma Banare,  Dia dan teman sebayanya yang menganggap mobil hanyalah alat yang tak beda jika dibandingkan dengan alat-alat lainnya.   Accourt him mobil bukanlah Repleksi, Identitas, Selera dan pendapatan sebagaimana diyakini pemuda di negara lain di danien termasuk di Indonesia.

Honda Motor Co. mengkhawatirkan adanya perubahan trend terhadap pembelian mobil di kalangan muda Jepang, dari 8.600 unit coupe yang ludes dibeli dalam Pre-order hingga Juni 2020, menunjukkan bahwa 80 % pembeli mobil sport S660 tersebut merupakan konsumen berusia di atas 40 tahun.

Fukushima juru cakap Honda Misato , mayoritas pembeli tersebut merupakan konsumen yang membeli mobil kedua,  terakhir kali Honda meluncurkan mobil sport pada 2020 pembeli di atas 40 tahun hanya berkisar 20 %.

Januari lalu laman StraitsTimes melansir berita terkait, Apa alasan munculnya Fenomena ini ?.  Melansir dari laporan Survei dari Asuransi Mobil SonySampo bahwa generasi kuruma banare tidak melihat adanya alasan membeli mobil pribadi ditengah sistem angkutan umum yang semakin membait terutama di pusat kota seperti " Tokyo ".   Adapun pendapat mereka tidak membeli mobil karena tak ingin merusak Lingkungan satu reasen yang jarang di temui.

Meski penurunan jumlah minat pemuda umtuk membeli mobil pribadi dari kalangan Automotif tetap berusaha mengubah keadaan ini namun hingga kini usaha mereka belum membuahkan hasil.   Apalagi, saat ini regulasi dari Pemerintah semakin menyulitkan kepemilikan mobil baru firstly soal pajak kendaraan yang semakin tinggi.

Naik besi berjalan karet bundar,  

Pemuda Jepang kurang beli mobir.


Rabu, 03 Maret 2021

NURDIN ABDULLAH GUBERNUR SULAWESI SOLATA PENUH PRESTASI TERJERAT KASUS KORUPSI

 NusaNTaRa.Com                                                                         byIrkaBPiranhA,             Minggu    28     F e b r u a r i    2021 

Betapa terkejutnya warga Sulawesi Selatan bahkan bangsa Indonesia manakala hampir semua media massa di Tanah Air,  setiap hari dan setiap jam memberitakan tentang  kasus  " OTT KPK terhadap NA Gubernur Sulawesi Selatan terkait Korupsi dana Proyek  ".   Berita ini bahkan menjadi Head Line semua media massa,  baik media Televisi maupun media Tulis dimana saja, berita inipun tak ayal menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat Indonesia.   

Nurdin Abdullah,  seorang pigur pejabat publik yang mendapat beragam prestasi, ditangkap Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) karena diduga menerima suap milliaran rupiah terkait proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Sulawesi Selatan.   "  Jangan berpikir bahwa setiap orang yang sudah menerima penghargaan tidak akan melakukan korupsi, karena korupsi adalah pertemuan antara kekuasaan dan kosompatan serta minusnya integritas  ",  Ujar SiDin  Firli Bahuri  ketua KPK.

Rasa tak percaya dalam dada setiap yang mendengar literasi ini nampak jelas dengan raut wajah kaget campur heran seolah berkata  " Imfosdible !,  diakan orang bersih dan berprestasi ? ".  Nurdin merupakan kader PDI Perjuangan yang mendapatkan penghargaan Antikorupsi Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) pada tahun 2017 kala menjabat sebagai Bupati Bantaeng.

Beliau juga penerima penghargaan atas predikat  Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI) tahun 2017,  Tokoh Perubahan dari surat kabar Republik hingga Tanda Bintang Jasa Utama Bidang Koperasi dan UKM dari Presiden Jolo Widodo.   "  Sistem birokrasi tertutup di pemerintahan daerah menyebabkan pengambilan keputusan seperti proyek infrastruktur dan perizinan rawan praktik korupsi  ",   Ujar SiDin Bivitri Savitri  pakar hukum tata negara.

Sementara Corruption Watch mengatakan salah satu penyebab utama terjeratnya Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, dalam kasus korupsi adalah karena biaya politik yang tinggi untuk dapat menjadi kepala daerah.  "  Tentunya kalau mau memang banyak-banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat, karena masyarakat yang menentukan keterlilihan orang dalam pilkada Gubernur, Bupati bahkan Presiden  ",  Ujar SiDin Andi Ansari Mangkona, Ketu Bid. Kehormatan Partai DPD PDI Perjuangan Sulsel,  dengan Soppenger (Jumawa).

Ketika berita NA ini mencuat serasa bagai dalam mimpi, bagaimana selama ini beliau sangat di puja-puja dan dianggap cerminan kepala daerah yang  berintegritas, berinovasi, membawa perubahan dan antikorupsi dengan meraih beragam penghargaan mulai dari Media Massa, Kampus, LSM, Kementerian dan Lembaga hingga Presiden.  Penghargaan itu banyak ketika sebagai Bupati Bantaeng Sulsel dari 2008 hingga 2018, penghargaan lain Piala Adipura dari KLH 4 tahun berturut-turut, People of The Year tahun 2012 by harian seputar Indonesia, tahun 2016 mendapat penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama  dari Rektor ITB dan lain-lain.  


PK menetapkan Nurdin Abdullah sebagai tersangka karena diduga menerima uang sejumlah Rp 5,4 miliar terkait sejumlah proyek infrastruktur di Sulsel. Selain itu KPK juga menetapkan Edy Rahmat sekretaris Dinas PUTR Sulsel dan Agung Sucipto Direktur PT Agung Perdana Bulukumba.

Kasus ini berawal Jumat (26/02/2021), ketika gerak cepat tim KPK Jukarta berhasil dalam OTT KPK di tiga lokasi di Makasar dini hari setelah sebelumnya mereka menerima laporan akan adanya transaksi korupsi yang melibatkan pejabat negara.    Tim KPK berhasil menjiduk enam orang yang diperkirakan terkait korupsi anggaran negara di tiga lokasi yaitu di Cafe dekat Losari, Perumahan HR Tasning dan Rumah Jabatan Gubernur Jalan S Hasanuddin, semua di Makassar sekitar tengah malam (jam 01.30 - 05.25 malam) kemudian mereka pagi itu juga digelandang ke Kantor KPK Jakarta dengan pesawat terbang, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menanggapi kejadian ini Nurdin Abdullah ketika dikonfirmasi keterkaitannya akan korupsi oleh wartawan saat berada di tanga KPK mengaku,  "  Saya Sama sekali tidak tahu itu,  Demi Allah !!  ".

Orangnya tenang Soppenger banget,

Nurdin Abdullah Gubernur Sulsel terciduk OTT KPK , dalam kasus korupsi terkait.


Selasa, 02 Maret 2021

KISAH JOKOWI MENEMBUS HUJAN SEORANG DIRI KETIKA MERESMIKAN LUMBUNG PANGAN DI NTT

 NusaNTaRa.Com                                                           byAsnISamandaK,         Senin   01     M  a r  e  t     2021

Untuk memperkokoh satu Ketahanan Pangan Nasional, Presiden Jokowi saat ini gencar mendorong " Program Lumbung Pangan (LP)  ",  sehingga dapat memasok stock Pangan bagi masyarakat.   Proyek Food Estate (FE)  pemukiman yang berbasis sebagai lahan produksi pangan, selain dikembangkan di KalTeng, SumUt juga dikembangkan di Kabupaten Simba Tengah, NTT.   

Jokowi mengunjungi lokasi Program Lumbung Pangan di Sumba Tengah NTT diserangkaikan dengan acara Peresmian Bendungan NAPUN GETE yang terletak di Kabupaten Sikka pada Selasa (23/02/201), persoalan pangan dan masalah pengairan menjadi dua persoalan besar di NTT.  "  Kenapa di kerjakan di NTT, khususnya di Kabupaten Sumba Tengah ? karena memang kita harus ngomong apa adanya Pak Bupati, Pak Gubernur data yang says miliki 34 % kemiskinan ada disini  ",  Ujar SiDin Jokowi di lokasi Selasa (23/02/2021).

Kunjungan Kerja Presiden Jokowi ke Prov. NTT, Selasa (23/02/2021), beliau meninjau area Lumbung Pangan Padi yang akan menjadi Program Jangka Panjang pemerintah Prov. NTT.  Setelah itu beliau langsung bertolak ke Kabupate Sikka dengan perjalanan udara dari Bandara Tambakaka menuju Bandara udara Frans Seda Kabupaten Sikka, meresmikan bendungan Napan Gete yang telah dibangun sejak tahun 2016.

Tapi Jokowi mengakui, Proyek Pengembangan Lumbung Pangan sebagai salah satu upaya mengatasi ke miskinan di NTT terkendala masalah air.  Makanya Presiden mendorong Kemenyetian PUPR untuk membangun bendungan dan embung (danau penampungan air) lebih banyak lagi di NTT.   "  Problemnya masih di seluruh NTT sama yaitu masalah air, memang kunciya ada di Air  ",  Ujar SiDin Jokowi menambahkan.

Ditengah kerisauan soal krisis air di NTT itu, kunjungan Jokowi di lokasi Proyek Lumbung Pangan yang berlokasi di bukit Ngora Lenang Desa Makata Keri Kecamatan Katiku Tana disambut Hujan Lebat.   Tapi hal itu tak menyurutkan Jokowi untuk melanjutkan kunjungannya.  Bahkan dia menembus lobatnya hujan, berjalan ketengah sawah seorang diri.  

Paspanpres yang mengiringinya berjalan di belakangnya, namun Jokowi minta dibiarkan berjalan sendiri.  Keadaan ini mengundang riuh warga yang hadir menyaksikan kunjungan Presiden di Kabupaten Sumba Tengah.  "  Istimewa  ..... Bahh, dia suruh Paspanpresnya tinggal  ",  Ujar warga yang menyaksikan peristiwa tersebut.   

Wargapun bersorak makin riuh, bahkan mengalahkan suara hujan yang mengguyur deras.  Ada beberapa warga yang mencoba dapat lebih dekat ke Presiden Jokowi,  membuat anggota Paspanpres terpontang panting bahkan terpeleset dalam bertigas melakukan pengamanan.

Yang mengundang rasa ingin tahu Jokowi hingga " berjalan seorang diri ke tengah sawah menembus hujan adalah sumur penampungan air di area tersebut  ".  Untuk mengatasi kendala kekurangan air ujar Jokowi,  Pemerintah sudah membangun Sumur bor tanah sejak 2018 dan juga embung besar, namu  pasokan air yang dihasilkan sangat kurang.   

Jokowi di Bendungan NAPUN GERE di Kab. Sikka.

Air mengalir di tengah belukar hijau,

NTT mengembangkan FooD Ested dan Embung wujutkan pangan bermutu. 

INDONESIA DIPREDIKSI JADI RAJA PRODUSEN BATERAI DUNIA

NusaNTaRa.Com                                 byPakeLEE,        Rabu    10     F e b r u a r i     2021.

Dibawah kepemimpinan Erick ThohirKementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN RI) tahun ini bakal menjadikan Indonesia sebagai Raja Baterai Dunia, ini terkait program kementerian yang akan menganggarkan proyek Baterai kendaraan listrik di dalam negeri.  Proyek ganal itu akan melibatkan Inalum atau MIND ID, PT. Pertamina  (persero)  serta PT. PLN (Persero).

Mamit Setawan, Direktur Eksekutif  Energy Watch mengungkapkan bahwa RoadMap itu sebagai langkah yang bagus dalam mengembangkan ekosistem industri baterai kelas dunia, mengingat Indonesia memiliki bahan baku Nikel sebagai komponen bahan baku utama cukup besar.  "  Saya kira ini adalah salah satu yang bagus dan langkah strategi yang harus dilakukan kedepannya, termasuk oleh BUMN  dimana setahu saya Pertamina, PLN, Inalum sudah mempersiapkan  satu bentuk kerja sama dalam satu konsorsium dalam rangka industri batetai ini kedepannya  ",  Ujar SiDin Mamit Setiawan, Selasa (09/02/2021).   

Pihak proyek tersebut telah mempersiapkan dan menyusun RoadMap (peta jalan) pembangunan ekosistem industri baterai kendaraan listrik hingga tahun 2027 mendatang, demikian ungkap  Agus Tjahajana Wirakusumah selaku Ketua Tim Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik  (Electric vehicle/EV battery).

Mimpi besar itu bukan suatu hal yang mustahil dapat diwujutkan  ungkap Mamit TW dengan penuh optimis, baginya tinggal bagaimana implementasi dan pelaksanaan RoadMap itu, sehingga hal itu dapat terwujutkan kedepan.   "  Bukan hal yang mustahil kalau mimpi itu bisa tercapai dan dibandingkan dengan negara lain, keuntungan dari sumberdaya ini saya kira bukan hal yang mustahil dan mengada-ada  ",  Ujar SiDin Mami TW dengan Plabomora (Hebatnya).

Mamit TW menambahkan dalam usaha ini ada upaya dari Kementerian BUMN mendekati sejumlah perusahaan asing pemain utama baterai dan Mobil Listrik kelas Dunia untuk berinvestasi.  Rencana ini sebagai wujut dari impian dapat memoroduksi kendaraan listrik  yang terintegrasi  dari hulu hingga hilir di Tanah Air.

"  Apalagi kalau tidak salah Pemerintah Rencana akan mengundang LG, untuk turut berinvestasi mendukung program ini, bahkan TESLA pun katanya berminat untuk melakukan investasi di Indonesia untuk kendaraan Listrik,  terutama  untuk baterai  ",   Ujar SiDin Mamit TW Laji.

Jika perusahaan-perusahaan luar negeri itu jadi menanamkan modalnya,   kata Mamit TW maka perlu ada penguatan pelibatan terhadap perusahaan BUMN  agar berpetan secara signifikan didalamnya.   "  Jadi saya kira, peran BUMN pun harus kita kuatkan jangan hanya kita mengundang investor dari luar tapi ternyata BUMN kita tidak punya peran yang cukup signifikan, jadi harapan saya tetap profesional jika memang itu memang bisa membantu dan kemampuan mereka ada  ",  Ujar Mamit TW menerangkan.

Lebih jauh Mamit TW mengungkapkan Indonesia tidak hanya memproduksi baterai saja tapi juga mampu memproduksi mobil Listrik Sendiri dengan merek lokal buatan dalam negeri.

Listrik menerangi  jalan-jalan di desa, 

Produksi Baterai Listrik Indonesia bisa terbesar di dunia.

KISAH, PULAU LANTIGIANG DI SELAYAR YANG TERJUAL ?

 NusaNTaRa.Com                                                                        byLaDollaHBantA,     Jum'at  05     F e b r u a r i     2021.

"  Selamat pagi semua.  Hari ini saya (akan) mengklarifikasi, kalau saya tidak pornah membeli pulau.  Tapi saya membeli lahan kebun.  Di ...  eee, Pulau Lantigiang  ", Ujar SiGaluh Asdianti.  Pernyataan itu  di suatu pertemuan di Hotel Melia Makassar menanggapi isue tentang pembelian sebuah pulau hingga isue bahwa suaminya berkobangsaan Jorman,  "  itu tidak benar.  Suami saya itu orang Italia. Milan ".

Asdianti  21 tahun, Direktur PT. Selayar Mandiri Utama seorang peremouan yang dilahirkan dam dibesarkan di Selayar namun kini bermukim di Pulau Bali.  Pulau Lantigiang  secara administrasi masuk Taman Nasional (TN) Taka Bonerate Desa Jinato dan yang masuk TN ini ada enam desa yaitu desa Rajuni, LaTondu, Tarupa, Jinato, Tambuna dan Pasitallu Raya.

UNESCO pada tahun 2015 menetapkannya sobagai  " Cagar BiosferDunia " dengan luas sekitar 530.765 hektar dalam tujuh zonasi yaitu Zona inti 10.046 hektar, Zona Perlindingan Bahari 25.875 hektar, Zona Pemanfaatan 9.491 hektar, Zona Khusus 270 hektar, Zona Tradisional 481.334 hektar, Zona Religi, Budaya dan sejarah 3.279 hektar dan Zona Rehabilitasi 472 hektar.  

Desain Tapak TN Taka Bonerate  23 januari 2019 luas Pulau Lantigiang yang masuk Zona pemanfaatan seluas 2.855 hektar dengan luas daratan hanya 5,6 hektar dan tidak berpenghuni.  Luasan pulau yang kecil membuat TN Taka Bonerate hanya untuk ruang publik bukan ruang usaha.  "  Perencanaan pengembangan sarana adalah Pembangunan Dermaga, Kantor Pengelola,  Jalan Trail, Papan Informasi, Gazebo, Water Villa, Restoran, Landmark dan toilet  ",  isi bunyi dokumen. 

Mengapa terjadi jual beli atas pulau ini ?,  "  Ya (karena) pejabat-pejabat itu, yang menghalang-halangi.  Yang melapor inikan Balai sendiri.  Mereka merasa itu dalam TN Taka  Bonerate.  Yang tidak bisa dijual beli Pulau, tapi tanah di atas pulau.  Itu tolong digaris bawahi  ya  ",  Ujar SiGaluh Asdianti.

Asdianti mendatangi Kantor Balai TN Taka Bonerate tahun 2017 untuk konsultasi mengenai status pulau yang masuk dalam kawasan dan merupakan Zona Pemanfaatan.  Ketika melihat Pulau Lantigiang  2019 ia tertarik untuk mengelolanya dan saat bertemu Syamsul Alam yang mengaku pemilik pulau itu secara turun temurun.   Dalam surat perjanjian jual beli dinyatakan sebagai Tanah Kobun dengan luasan pakai GPS 7,3 hektar.  

Total harga lahan Rp 900 juta, sebagai uang muka or tanda jadi Asdianti membayar Rp 10 juta.  "  Saya beli itu 4 hektar, karena saya itu bidang Properti sudah 12 tahun lebih.  Setidaknya, aturan-aturan pulau saya sudah tahu.  Yang bisa dikelola itu 70 %.  Menurut zona-zona kawasan  ", Ujar SiGaluh Asdianti.    Pada Juni 2020, Asdianti mengajukan permohonan pertimbangan teknis untuk mendapatkan Izin Usaha Pariwisata, Sarana Wisata Alam (IUPSWS),  namun tak ada balasan dari Balai TN Taka Bonerate  selama enam bulan.

Desember 2020 Asdianti lapor ke PTUN Makassar dan 25  Januari 2021 putusan PTUN mengabulkan permohonan Asdianti melawan TN Taka Bonerate untuk mendapatkan petunjuk Teknis.  Senin 02 Februari 2021 Balai TN Taka Bonerate mengundang Direktur PT. Selayar Mandiri Utama diwakili kuasa hukum untuk mendapat pertimbangan teknis.   Tapi menurut staff TN Taka Bonerate, "  Tapi isi pertimbangan itu tetap tidak merekomendasikan  ".

Hingga kini kasus itu sudah masuk ke  Polres Selayar.  Dari CNN Indonesia, Polres Selayar sedang menyelidiki  atas dugaan penjualan Pulau Lantigiang.  AKBP Temmangnganro Machmud Kapolres Selayar 30 Januari 2021 mengatakan telah ada transeksi Pulau Lantigiang diduga dijual Rp 900 juta.

Indah serasa berjemur di Pantai, 

P LantiGiang masuk TN Taka Bonerate sudah di beli.





NusaNTaRa.Com Adverteisment

Melayani pemasangan Iklan

Sila Dail Talian 

0812 5856 599

Senin, 01 Maret 2021

SERDA SAHIDIN MEMBERI HORMAT KE ANAKNYA YANG BERPANGKAT LEBIH TINGGI

NusaNTaRa.Com                                                             byMuhammaDBakkaranG,        Senin   19    O k t o b e r     2020.

Betapa bahagianya sang ayah Serda (Har) Sahidin meski ia harus memberi hormat kepada anaknya yang berpangkat Letnan Dua  (Letda), momen itu terjadi pada tanggal 14 Juli  2020 ketika anaknya itu Figgy Herysnsyah baru saja dilantik menjadi porwira oleh Presiden Joko Widodo dalam pangkat Letda.

Serda Sahidin ketengoan sangat bangga ketika menyaksikan secara langsung anaknya mengucakan sumpah bersama  253 prajurit Akadei Militer  (Akmil) lainna, kebanggaan tersebut diceritakannya di kanal YouTube TNI AD dengan judul  " Anakku Komandanku " yang mulai tertayang Senin (19/10/2020).   "  Waduh bangga sekali.  Apa lagi dilantik langsung Bapak Presiden meski sedang Pandemi Covid-19, bangga sekali.  Bangga lah bangga sekali, tidak  bisa diucapkan  ",  Ujar SiDin Sahidin.

Kehidupan Letda Figgy Heryansyah sejak kecilnya tidak ading dari dunia militer karena ayahnya yang juga militer serta akrab dengan lingkungan asrama tempat tinggal mereka.  Pada tahun 2016 Sahidin mendaftarkan anaknya ke Akademi Militer (Akmil).

"  Dia sudah tidak kaget lagi melihat tentara di lingkungan asrama.   Saat SMP  dan SMA dia sehari - hari bersama pamannya.   Kebetulan pada tahun 2016 kemarin dia didaftar Akmil Alhamdulillah langsung diterima   ",  Ujar SiDin Sahidi Laji.  

Dia menceritakan Figgy Heryansyah merupakan anak yang tidak pernah membantah perintah orangtua.  Figgy juga sejak SD sering mengikuti perlombaan dan berprestasi di bidang olahraga.   Prestasi dan capaian itulah yang menjadi bekal Figgy ketika mendaftar menjadi taruna Akmil.   "  Alhamdulillah anaknya penurut.  Waktu SD kan sering ikut O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional), saya kursuskan olahraga.  Dari SD dan SMP berprestasi  ",  Ujar SiDin Sahidin dengan Plabomoranya (hebatnya).

Sahidin sejak jauh - jauh hari sudah mempersiapkan anaknya menjadi tentara.   Menurutnya sejak duduk dibangku SMP, Foggy rajin melakukan check - up kesehatan setiap enam bulan sekali.  "  Jadi jauh - jauh sebelimnya sudah saya persiapkan.  Muls -  mula saya ajak rutin Check - up kesehatan sejak masih SMP kelas 3 sampai tamat SMA, enam bulan sekali biasanya  ",  Ujar SiDin menambahi, dalam bidang akademik justru Figgy lebih mandiri dalam mengeksplorasi diri.

Pada saat Letda Figgy Heryansyah lulus dan dilantik Presiden menjadi taruna TNI AD, Serda Sahidin memberinya hormat dan memeluknya.   Tak hanya itu, sebagai bentuk berbakti kepada orang tua.  Letda Figgy  bersujud dan mencium kaki ibu di tengah lapangan  Sapta Marga.  Akademi Militer, Magelang pasca Upacara Prasetya Perwira (Praspa).

"  Saya ingin menjadi pemimpin yang diandalkan di satuan saya nanti.  Saya juga ingin suatu kebanggaan itu timbul dari diri saya untuk menjadi pemimpin yang dapat diandalkan  ",  Ujar SiDin Figgy Heryansyah.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa turut memberikan motivasi saat bertemu Letda Figgy,  KSAD berpesan agar Letda Figgy Heryansyah memiliki motivasi lebih sukses dari pada ayahnya.   "  Harus lebih tinggi dari Bapak ya  ",  Ujar SiDin KSAD,  "  S i a p  ",  Ujar Letda Figgy.


Merayap dengan senapan di padang rumput, 

Sang Ayah beri hormati anak karena lebih berpangkat.

SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...