Senin, 20 April 2020

ORGANISASI KERAJAAN NUSANTARA INGIN DILIBATKAN DALAM URUSAN NEGARA.

NusanTaRa.Com
byPunGKadA,  14/02/2020

Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan perhatian nyata kepada keraton dan kerajaan yang keberadaannya masih ada tersebar diseluruh daerah  Indonesia.   MAKN menilai dalam pembangunan negara, selama ini pemerintah pusat dinilai belum memberikan peran yang lebih nyata kepada keraton maupun kerajaan yang notabene justru sudah ada sebelum negara Indonesia berdiri.

Ketua harian musyawarah agung, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Eddy Wirabhumi menegaskan, pihaknya berharap MAKN dapat bersinergi bersama pemerintah dalam penataan negara kedepan.   Kerabat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tersebut menjelaskan harapan dapat bersinergi bersama pemerintah karena merujuk terhadap adanya amanat undang-undang. 

Karena bagaimanapun bahwa base dari Kebudayaan bangsa Indonesia tumbuh dari kehidupan kerajaan Nusantara yang menjadi perekat bangsa.    "  Makanya sekarang kita istilahnya bersinergi dengan pemerintah, karena amanat undang-undang seperti itu. Dalam undang-undang pemerintahan daerah diwajibkan untuk menjaga nilai-nilai tradisi  ",  Ujar SiDin  KPH Eddy Wirabhumi, saat menggelar konferensi pers di Swiss Bellhotel, Intermark, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (29/1/2020) malam. 

Pihaknya meyakini keterlibatan merekaa akan berhasil dalam memperkuat negara jika keturunan raja terdahulu dapat dirangkul untuk menata negara kedepan, apabila pemerintah pusat serius ingin mandiri dibidang ekonomi.   Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) merupakan sebuah organisasi kerajaan-kerajaan yang sudah ada sebelum berdirinya negara Indonesia.

Menurut KPH Eddy Wirabhumi, apabila pemerintah pusat ingin berjati diri didalam kebudayaan, pihaknya sangat berharap kepada pemerintah pusat agar dapat merangkul keturunan-keturunan raja yang terdahulu.   Keturunan raja dalam hal ini keraton maupun kerajaannya masih ada dapat menjadi pusat-pusat pelestarian budaya untuk membangun negara di bidang kebudayaan, dan beberapa penyelengaraan negara sangat efektip dan mudah dipahami oleh masyarakat.

"  Beliau-beliau ini komit, karena beliau juga berjuang budaya. Keturunan-keturunan dari raja-raja yang terdahulu sehingga komit untuk tetap menjaga tegak berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mestinya beliau-beliau yang memang pusat-pusat pelestarian budaya ini harus diajak kembali untuk membangun negara, setidaknya di bidang kebudayaan  ", Ujar SiDin  KPH Eddy Wirabhumi.

Keterlibatan Keraton atau kerajaan dalam kesatuan sinergitas pembangunan daerah tentu akan melahirkan satu pembangunan yang selaras dengan kebutuhan hidup daerah tersebut dalam hal ini peran masyarakat dan Kerajaan di daerah akan menjadi sumber inspirasi bagi pembangunan yang dilaksanakan pemerintah.   KPH Eddy Wirabhumi menjelaskan, selain keberadaan keraton maupun kerajaan menjadi pusat pelestarian budaya, keberadaan keraton tersebut dinilai punya potensi luar biasa dari sumber daya alamnya di wilayah masing-masing.

          
Ketua Harian Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) KPH Eddy Wirabumi (kiri).     

Kerajaan Pusat budaya daerah Nusantara,
MAKN ingin dilibatkan dalam urusan negara.

HAKAM MABRURI WARGA NU MALANG MELAKONI JELAJAH BENUA AFRIKA DENGAN SOPEDA.


NusanTaRa.Com
byRyaNSyaHPutrA,   16/02/2020

Kuasa Usaha ad-interim KBRI Kairo, Aji Surya melepas perjalanan suci seorang santri asal Indonesia, Hakam Mabrusri keliling Benua Afrika dengan mengayuh sepeda dari Kairo hingga Cape Town, Afrika Selatan, Senin (13/1/2020).
Adalah Hakam Mabruri   lulusan pondok pesantren An-Nur II Malang,  yang akan membuktikan dirinya mampu menjelajah daratan Afrika  mulai  dari kota Cairo Mesir dan berakhir di Negara Afrika Selatan melintasi 14 negara dengan waktu sekitar 12 bulan, hanya dengan berkendaraan Sopeda.   Selasa 17/12/2019 pukul  17.35, Hakam memulai petualangannya, berangkat  dari Jakarta menggunakan pesawat Etihad menuju Cairo Mesir, dan tiba di sana pukul  05.15, namun sebelumnya pesawat  yang ia tumpangi singgah sebentar di Abu Dabi.


Pelepasan Petualangan dengan Sopeda menjelajahi bumi Benua Afrika yang di Lakoni  Hakam Mabruri di mulai dari Cairo dan berakhir di Cape Town Afrika Selatan,  berlangsung di KBRI Kairo siang yang cerah  Senin 13/01/2020 oleh Wakil kepala Perwakilan RI, M. Aji Surya mewakili Dubes RI Kairo.   Perjalanan bersepeda melintasi Benua Afrika tersebut mengambil thema  “ The Glorious Santri Journey in Africa “  atau perjalanan mulia seorang santri Indonesia untuk menjelajah benua Afrika demi misi perdamaian  dan merupakan seri  "  Holy Journey second 2020 ".

Selain Wakil Kepala Perwakilan RI, M. Aji Surya,  dalam acara pelepasan tersebut turut hadir  bersama pula seluruh staff KBRI dan unsur masyarakat RI di Cairo, dengan penuh semangat memberikan dukungan moral  serta doa mereka atas petualan ini   Semoga sukses dan lancar.    Menurut rencana, perjalanan dengan sepeda tersebut akan melintasi kota, alam gurun dan hutan di 14 negara di Afrika yaitu Mesir, Sudan, Etiophia, Kenya, Uganda, Rwanda, Tanzania, Mozambique, Malawi, Zambia, Zimbabwe, Botswana, Namibia, hingga berakhir di Afrika Selatan.

Aji Surya dalam pelepasan tersebut mengharapkan agar perjalanan Hakam bersepeda tersebut dapat meningkatkan promosi mengenai Indonesia.   “  Saya apresiasi kegiatan ini karena punya misi mulia antara lain memberitakan kepada publik di sana bahwa praktek umum Islam di Indonesia itu bisa menjadi panutan dunia, ini sangat baik, ini misi diplomatik.   Saya berpesan, jaga kesehatan, semangat dan keamanan diri, rute yang akan dijalani ini lebih dari sekedar Rally Dakar, selalu komunikasi dengan KBRI negara yang dilewati agar mendapatkan perhatian dan bantuan  ”, Ujar SiDin M Aji Surya.

“  Saya ingin mengenalkan kepada negara-negara yang saya jelajahi bahwa Indonesia sebagai negara yang berpenduduk mayoritas muslim adalah negara dengan bangsa yang ramah dan penuh toleransi. Selain itu, saya sebagai seorang santri juga ingin menyampaikan pesan Islam yang damai dan menunjukkan bahwa pesantren dapat mencetak lulusan dengan pemikiran maju  ”, Ujar SiDin  Hakam Mabruri  mengenai  perjalanannya.

Keberangkatan Hakam Mabruri  dari bandara Soekarno Hatta, anggota Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang ini, hanya diantar tiga orang temannya, istrinya Rofingatul Islamiyah dan anaknya yang berusia 18 bulan, Mukafiha Nur Hakam.   Hakam menjelajahi negara-negara di benua Afrika tersebut untuk menjalankan misinya, memperkenalkan Islam Indonesia dan mengunjungi rumah-rumah ibadah bersejarah, tidak hanya Islam, tapi berbagai agama, ujarnya ketika dibandara Soekarno-Hatta.   Ia membawa peralatan lengkap untuk memperbaiki sepedenya jika mengalamai kendala.


Hakam Mabruri  setinggi 160 cm adalah warga Desa Gading, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur,  sebagai warga NU, untuk menjalankan cita-citanya  ini  ia meminta doa orang tua dan kiai.  Pada bulan Oktober lalu, ia telah meminta doa Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj,   Perjalanan ini seharusnya lebih awal tapi ia harus menanti  cukup lama yaitu akhir Desember 2019 untuk mendapat izin dari negara Uganda.       Hakam berniat di Afrika Selatan nanti  akan berziarah ke makam Syekh Yusuf Makassari seorang ahli Ugama dan tokoh pejuang yang dulu diasingkan dan meninggal  ke Cave Town,   meski  jenazahnya telah dipindahkan ke Indonesia, dia akan tetap ke tempat awal dikebumikannya ulama pejuang tersebut.

Hakam Mabruri yang sebelumnya telah sukses melakoni  Journey with Sepeda dari Jakarta ke Cairo taandem dengan Istrinya Rofingatul Islamiah  “ Holy  Jouney First  2018 “, dalam kali ini ia mendapat cibiran dan bully karena dianggap mencari sensasi, namun Hakam tetap kuat dan konsisten dengan misi mulianya tersebut,  untuk tetap  melakoni Perjalanan dengan sepeda mengarungi Bumi Afrika yang diperkirakan berjarak 14.000 km.   "  Yang penting adalah kemauan kuat, bukan karena uang  ",  Ujar SiDin Hakam  dengan Plabomoranya (hebatnya).

Negeri magribi ada di benua Afrika,
Hakam mabruri jelajah benua Afrika dengan sopeda

Sabtu, 18 April 2020

RAISA ROBOT PELAYANAN PASIEN CORONA HASIL PRODUKSI ITS DAN RSU AIRLANGGGA.


NusanTaRa.Com
byPakeLEE,   18/04/2020


RAISA diserahterimakan kepada RS Universitas Airlangga (RSUA) di Gedung Pusat Robotika ITS, Selasa (14/4/2020) kemarin,   "  Robot ini mampu memberikan pelayanan kepada pasien yang sedang diisolasi seperti mengantar makanan, pakaian, maupun obat-obatan  ", Ujar SiDin Muhtadin,  tim peneliti RAISA, dari ITS Surabaya.     Raisa  (Robot medical Assiastant ITS-Airlangga) merupakan produk kolaborasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA),  yang bisa digunakan untuk meminimalkan kontak tenaga medis dengan pasien COVID-19 serta mengurangi pemakaian Alat Pelindung Diri (APD). 

Operasional RAISA bergantung pada koneksi WiFi karena   "  RAISA ini dikendalikan menggunakan remote control dari jarak jauh dengan joystick  ",  Ujar SiDin Muhtadin.   Robot setinggi 1,5 meter  ini dilengkapi dengan empat rak secara bersusun diproduksi dengan biaya sekitar Rp 100 juta per unit itu memiliki spesifikasi baterai 0,85 kWh, dan mampu bertahan sekitar 8-10 jam,   mampu membawa  barang maksimal 50 kilogram.

RAISA juga dilengkapi monitor untuk komunikasi dua arah antara tenaga medis dengan pasien menggunakan multimedia, diharapkan pengoperasian Robot ini dapat meminimalisir kontak antara petugas  medis dengan pasien Covid-19.   "  Uji coba operasional sudah dilakukan, sedang untuk menjaga kesterilannya juga bisa dilakukan dengan menggunakan disinfektan  ",  Ujar SiDin Laji.

"  Hari ini kami berharap kontribusi yang diberikan dapat memberikan manfaat untuk para tenaga medis maupun masyarakat  ",  Ujar SiDin M Ashari Rektor ITS.    Rektor ITS Mochamad Ashari mengatakan proyek itu telah dilakukan bersama dengan Unair dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menyelesaikan permasalahan yang ditimbulkan pandemi virus corona atau COVID-19 ini. 

Rektor ITS  menjelaskan terkait proyek RAISA, bersyukur tim telah turut mendukung pemerintah dalam menyelesaikan satu persatu permasalahan yang ditimbulkan oleh adanya pandemi virus corona atau Covid-19  di tanah air.   “  Hari ini kami berharap kontribusi yang diberikan dapat memberikan manfaat untuk para tenaga medis maupun masyarakat  ”,  Ujarnya dengan semangat.

RAISA dirancang oleh orang-orang yang handal dan tim robot ITS yang  memenangkan berbagai lomba di mancanegara,  "  Dengan menggandeng orang-orang medis dari RSUA, semakin melengkapi fitur pada robot yang akan dibutuhkan pasien nantinya  ",  Ujar SiDin M Ashari.   Nasronudin Direktut Utama  RSUA menambahkan, walaupun ada robot, pasien tetap memerlukan perawat, setidaknya intensitas interaksinya menjadi berkurang,   "  Perlunya sentuhan hati dan interaksi langsung dibutuhkan juga sesekali untuk mendukung psikologi dari pasien COVID-19 sendiri  ”,  Ujar SiDin Nasronudin.

Emil Elistiano Dardak Wakil Gubernur Jawa Timu mengharapkan agar robot RAISA ini dipercepat produksinya untuk kebutuhan yang mendesak sekarang terlebih telah melewati uji kelayakan, apabila sudah dioperasikan dengan baik di RSUA, diharapkan bisa segera dioperasikan secara massal.    “  Karena kami (Pemprov Jatim, red) sudah menyiapkan dana dari APBD yang khusus untuk mengembangkan riset dan teknologi  ”, Ujar SiDin Emil dengan Plabomoranya (hebatnya).

"  RAISA ini menarik, selain penampilan interface yang cute, juga bisa menghubungkan pasien dengan perawat yang ada di luar melalui layar  ",  Ujar SiDin  Emil  E Dardak Wagub Jatim.    Dia berharap agar robot RAISA dipercepat produksinya, jika sudah dioperasikan dengan baik di RSUA, maka harus bisa segera dioperasikan secara massal.  “  Karena kami sudah menyiapkan dana dari APBD yang khusus untuk mengembangkan riset dan teknologi  ",  Ujar Emil.

Hj. Kopipah Indar Parawangsa Gubernur Jatim
Robot manusia bakri saja ada,

RAISA Robot mendukung pelayanan pasien Corona.

PEDAGANG ONLINE TANAH AIR PANEN DIMASA EPIDEMI CORONA


NusanTaRa.Com
byIndaHPalloranG,   18/04/2020


Epidemi Corona yang melahirkan berbagai kebijakan  untuk menangkal pertumbuhannya seperti Lockdown, Social Distance, larangan  kegiatan umum dan PSBB telah  meningkatkan aktipitas belanja Daring atau OnLine.    Rumah Rizky Ardi Nugroho (35 tahun) di bilangan Sarua, Ciputat, Tangerang Selatan ramai didatangi pengemudi ojek online  mencapai 50-70 orang per hari, dari pagi hingga sore. Mereka datang menjemput beras organik o-rice, dagangan Rizky untuk diantar ke pembeli di sekitaran Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, hingga Bekasi  (Jabodetabek).

Meski  telah berjualan  lewat internet sejak 2015, Rezky mengaku belum pernh ada pesanan seramai saat ini, banter jumlah pembeli   berkisar 15 – 20 dari semua penjualan OnLine seperti media sosal, website hingga lapak di beberapa  situs e-dagang.   Menurut Rizky, lonjakan itu terjadi sejak pemerintah menganjurkan bekerja, belajar, dan beribadah di rumah pada awal minggu ketiga  Maret  2020 tekait epidemi Corona.   Beras organik dagangannya mencakup beras merah, beras cokelat, beras hitam, dan jenis pandan wangi. Ukuran kemasannya dari 1 kg, 2 kg, dan 5 kg. 


“  Saat ini, jumlah pembelian mencapai 60-70 pesanan dalam sehari. Bahkan Pak RW sampai menelepon saya agar mengatur para driver yang akan mengambil barang dan diminta jaga jarak dalam proses antrenya  ”, Ujar SiDin  Rizky kepada Lokadata.id, Kamis (16/4/2020).   Menurut Rizky, peminat dagangannya makin banyak lantaran kesadaran masyarakat tentang hidup sehat makin tinggi,  makan sehat baik untuk imunitas tubuh dan kepanikan akan kehabisan barang kebutuhan.

Lonjakan permintaan di lapak online juga dialami Erlina Nofianti  (22 tahun), Bendahara Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Maju Jaya, Glagah Kulon, Dawe, Kudus, Jawa Tengah yang  menjajakan Madu Muria, madu alam olahan peternakan lebah warga di desanya.    “  Mungkin karena madu bagus untuk imunitas tubuh, saat Korona ini pesanan di semua jalur online kami mencapai 15 kali pesanan dalam sehari. Sebelumnya hanya sampai 3 pesanan sehari  ”,  Ujar SiGaluh Nofi Jarr, Kamis (16/4/2020).

Di masa Korona ini, jalur perdagangan online diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat karena sistem ini terhindar dari dampak Corona  dan mendorong  untuk membantu kondisi ekonomi saat ini.    “  Namun,  kemungkinan terlambatnya pengiriman barang ke luar kota ini, pihak e-commerce sudah memberitahukan sejak awal ke pembeli.   Hal ini juga membantu kami dari sisi pedagang  ”,  Ujar SiGaluh  Nofi.

Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2019, jumlah penjual barang melalui internet mencapai 17  juta orang atau 13 persen dari total pekerja Indonesia secara keseluruhan,  angka itu di luar mereka yang bekerja di bagian promosi di internet.   Pekerja e-commerce atau mereka yang berjualan lewat internet kebanyakan berada di Jakarta  mencapai 1,6 juta orang  (33,5 persen) dari total 4,8 juta yang berjualan melalui internet,   kemudian Bali sebanyak 20 persen dari total pekerja  atau 497 ribu pekerja dan  Yogyakarta sekitar 414 ribu orang atau sekitar 19 persen pekerja.

 Di Kepulauan Riau jumlah pedagang online mencapai 18,8 persen atau sekitar 175 ribu orang   sedangkan di Banten mencapai 1 juta orang (18,7 persen).    Pedagang online terendah  dari 34 provinsi berada di Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mencapai 3 persen dari total pekerja.

Nuraini Razak, VP of Corporate Communications Tokopedia menjelaskan  selain dapat menekan penyebaran Covid-19, belanja daring juga bisa mendorong bisnis lokal tetap beroperasi.  Di Tokopedia terdapat peningkatan jumlah penjual baru pada kategori perawatan kesehatan dan pribadi sebesar hampir 2,5 kali dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.   Meski tidak ada penjelasan detail dari Nuraini jumlah penjual baru dan peningkatan penjualan sebaran di wilayah mana saja,  namun  pada Maret 2020 untuk kategori perawatan kesehatan dan pribadi misalnya, terjadi kenaikan transaksi hampir 3 kali lipat tambahnya.

Ketua Umum Associate E-Commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah pusat dan daerah untuk memberi dispensasi distribusi logistik termasuk untuk pedagang dan pembeli anggota idEA.    “  Namun, kalau permasalahannya ada di sisi manufaktur, tidak ada yang bisa kami lakukan  ”,  Ujar SiDin Ignatius Untung.    Tokopedia mencecarkan nilai  peningkatan penjualan untuk masker mencapai 197 kali lipat serta  disinfektan, tisu, dan air purifier menjadi produk paling diminati dari kategori keperluan rumah tangga, serta lebih dari 100 ton daging sapi terjual.
drLokadata.id,  17/04/2020

Barang datang lewat pesanan dunia maya,
Transaksi OnLine meningkat dimasa Corona.

SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...