Senin, 25 April 2022

JORONG AMPANG KAMANG KAB. DHARMASRAYA, DIRESMIKAN JADI KAMPUNG PANCASILA OLEH DANDIM 0310/SSD

NusaNTaRa.Com     

byFarhaMTukirmaN,      R   a   b   u,    1   5       M  a  r  e  t        2  0  2  2

Peresmian Kampung Pancasila di Jorong Ampang Kamang, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (15/3/2022).

Jorong Ampang Kamang, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, diresmikan menjadi Kampung Pancasila oleh Kodim 0310/SSD, Selasa (15/3/2022),  PERESMIAN Kampung Pancasila ini disambut baik dan didukung penuh oleh Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan.   Letkol Inf Endik Hendra Sandi Dandim 0310/SSD berharap Kampung Pancasila dapat mempererat seluruh komponen agar terwujudnya kehidupan yang harmonis, meskipun ada perbedaan agama, suku, ras dan golongan.

“  Tujuan kampung pancasila dibentuk adalah untuk melestarikan nilai-nilai pancasila di tengah kehidupan masyarakat, menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama. Kemudian menjaga perilaku saling menghormati dan menghargai antar sesama warga, menciptakan lingkungan aman, rukun, dan tenang di tengah masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat  ”,  Ujar SiDin Endik E Hendra disela- sela kegiatan peresmian  tersebut.

Danramil 03/Pulau Punjung, Mayor Caj (K) Tuti Andayani menambahkan, Kampung Pancasila untuk wilayah Kodim 0310/SSD ditetapkan di Kabupaten Dharmasraya sesuai instruksi pimpinan,   “  Wilayah Kodim 0310 terdiri dari tiga daerah, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya. Pak dandim mintak untuk kampung pancasila ditetapkan di wilayah Koramil Pulau punjung Dharmasraya  ”,  Ujar SiGaluH Tuti Andayani dengan Soppengernya (Jumawanya).

Sementara itu, Sutan Riska melalui Asisten III Sekretariat Pemkab Dharmasraya, Martoni mengatakan, kampung Pancasila memiliki nilai strategis dalam menjalin solidaritas serta meningkatkan rasa persatuan antar masyarakat yang berasal dari berbagai latar golongan.   “  Kita ini penuh perbedaan, akan tetapi bukan berarti perbedaan menjadi kita bermusuhan. Justru segala perbedaan ini harus dijaga sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing, dalam menciptakan  masyarakat yang rukun dan harmonis  ”,  Ujar SiDin Martoni  dalam mewakili Bupati saat peresmian kampung pancasila.

Sutan Riska melalui Asisten Martoni mengatakan, kampung Pancasila memiliki nilai strategis dalam menjalin solidaritas serta meningkatkan rasa persatuan antar masyarakat yang berasal dari berbagai latar golongan.   "  Kita ini penuh perbedaan, akan tetapi bukan berarti perbedaan menjadi kita bermusuhan. Justru segala perbedaan ini harus dijaga sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing, dalam menciptakan masyarakat yang rukun dan harmonis  ",  Ujar SiDin Martoni  dengan Plabomoranya ketika hadir mewakili Bupati itu.

"  Yakinlah apabila tidak menyatu, tidak kompak, tidak bersama,rukun dan tidak damai.   Maka sebaik apapun tujuan dan program pembangunan tidak akan pernah terwujud  ",  Ujar SiDin Martoni Laji.  Letkol Inf Hendra E Sandi Dandim 0310/SSD dalam  meresmikan Nagari Sungai Dareh,sebagai Kampung Pancasila,  diharapkan dapat mempererat seluruh komponen agar terwujudnya kehidupan yang harmonis, meskipun ada perbedaan agama, suku, ras dan golongan.

Lebih lanjut dijelaskannya, tujuan kampung pancasila dibentuk untuk melestarikan nilai-nilai pancasila di tengah kehidupan masyarakat, menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama  dengan  menjaga perilaku saling menghormati dan menghargai antar sesama warga, menciptakan lingkungan aman, rukun, dan tenang di tengah masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.  Jorong Ampang Kamang, Nagari Sungai Dereh ini dipilih sebagai  Kampung Pancasila karena ditempati masyarakat berbagai dari berbagai golongan, suku dan agama.

"  Jadi disini masyarakat ada dari suku Minang, Jawa, Batak, Maroangin dan Sunda.   Seluruhnya hidup berdampingan dengan damai dan rukun  ",  Ujar SiDin Hrndea E Sandi.  Pemerintah daerah Kampung Pancasila ini dengan harapan terwujudnya masyarakat yang kompak dan harmonis,   “  Yakinlah apabila tidak menyatu, tidak kompak, tidak bersama, rukun dan tidak damai. Maka sebaik apapun tujuan dan program pembangunan tidak akan pernah terwujud  ”,  Ujar SiDin Martoni dengan Plabomoranya (hebatnya).

 

 

 

Rakyat bersatu  wujutkan Masyarakat damai dan sejahtera,

Jorang Ampang Kamang  Sumbar resmi dadi Kampung Pancasila.




Minggu, 24 April 2022

KUE SEUPAT MENGHIASI KOTA SABANG MENJELANG LEBARAN, KUE FAVORIT MASYARAKAT ACEH SEJAK DAHULU

NusaNTaRa.Com

byMuhammaDBakrI,    S  a  b  t  u,   2   3      A  p  r  i  l      2  0  2  2 

Sarti Wagia penjual Kue Seupat di Pasar Sabang

Di Kota Sabang Aceh saat  menjelan  hari Raya Idul Fitri 1443 H,  maka  anda akan menemukan kue Seupet Aceh  atau nama lain Jepit dan Semprong  yang favorit di sabang, Minggu (24/04/2022) di pasar pagi tangga tujuh Kota Sabang.    Sarti Wagia seoram pedagang  kue kering,  mengatakan  Sejak beberapa hari terakhir dagangannya banyak di serbu oleh Pembeli, disebabkan meningkat pengunjung ke pasar utama di  10 hari terakhir puasa Ramadhan,  Alhamdulillah dagangan saya banyak laku dibandingkan dengan hari biasanya.

Kue Seupet  seakan  menjadi kudapan wajib di Sabang (Aceh),  meski  tak ada yang tahu pasti, kapan tradisi menjamu kue seupet dimulai tapi warga Aceh mengatakan hal ini diwariskan secara turun temurun.   Melihat tampilan bentuknya mirip Kue Semprong khas Jawa Barat, dibuat dengan cara menjepit  menggunakan dua lempeng besi sambil dibakar dengan tungku arang batok kelapa.   Meski proses dan bahannya  pembuatannya sederhana tapi bagi warga Aceh, kue ini sangat istimewa dan tersaji di hari-hari special soporti Lobaran.

Bulan Ramadhan ini beliau  menjual berbagai macam kue Kering seperti  Kue Seupet, Keripik Pisang, Keripik Pedas, Kembang Loyang, Kue Pret, Kacang Goreng,  Kacang Atom dan Boi,  “  diantaranya itu maka Kue Seupat dan Keripik Pisang Kapor  yang paling Favorit dan laris Manis Kue nya  “,   Ujar SiGaluH Sarti Wagia.  Kue yang di jualnya sudah dibungkus rapi dengan Plastik bening sesuai berat yang dinginkan oleh pembeli ada ukuran setengah kilo dan satu  kilogram dengan harga nang  bervariasi  tergantung jenis kuenya.   Semua  kue yang dijualnya  di produksi sendiri di rumahnya di Cot Dama Gampong Paya Seunara kecamatan Suka Makmur Kota Sabang.

“   Saya Mulai jualan sejak 10 puasa dan banyak pembeli,  meningkat mulai 10 puasa terakhir ke atas. Alhamdulillah dalam sehari bisa diraup penghasilan Rp. 500 ribu Sampai  1 juta. Sedangkan hari biasa hanya meraup penghasilan Rp. 200.000  ”,  Ujar SiGaluH Sarti Wagia dengan Soppengernya (Jumawanya).

Nursyidah  pembeli mengatakan,   ia membeli kue kering untuk di hidangkan pada hari raya,  harganya terjangkau dan kue nya merupakan ciri khas Aceh.  Ia mengaku  membeli karena tidak ada waktu dan kesanggupan untuk membuatnya serta  biaya  pembuatannya tidak begitu jauh dari harga  beli di pasar.   “  Membeli kue di pasar lebih banyak jenis pilihannya dan dapat dibeli sesuai dengan kebutuhan yang di inginkan. Sementara dibandingkan dengan buat sendiri belum tentu bisa dapat berbagai jenis kue yang dinginkan. lebih hemat, tidak repot dan ada sikap mendukung dan membantu perekonomian masyarakat di Sabang   ”,  Ujar SiGaluH Sarti Wagia Laji.

Kini  penjualan  Kue Seupet  tradisional   (bakar dengan arang  Batok kelapa)  sudah mulai langka, karena sekarang proses pembuatan beralih menggunakan kompor untuk membakar Kue Seupat  karena  lebih cepat dan praktis meski  rasa dan aromanya kurang sedap, orang Aceh biasa menyebutnya kurang Seugam yang berarti  rasa asap atau arang yang membuatnya lebih  wangi dan rasa lebih enak.   Kue Seupet memiliki bentuk beragam  ada yang kipas segitiga dan silinder seperti gulungan.  Rasa manis gurih mendominasi Kue Seupet, teksturnya juga renyah dan ringan.

Pembakaran Kue Seupet  dengan arang 

Bahan utama untuk membuat Kue Seupet yakni tepung beras, Mentega,  santan kelapa tua, gula dan telur.   Adonan ini dicampur rata kemudian dituang sedikit demi sedikit ke atas cetakan.   Lalu dibakar hingga agak mongering  selanjutnya  dilipat atau menggulung adonan sebelum mengering  bujur,  proses ini harus  cepat dan cekatan karena kalau terlambat melipat maka adonan akan menjadi keras dan pecah,  setelah itu Kue  Seupat  langsung dikemas  hingga dingin agar teksturnya renyah.

Orang Aceh  tidak hanya mengukir seni  di bangunan saja  seperti di masjid, mimbar, kain songket, peci dan lainnya,  akan  tetapi juga sampai ke makanan, kata Tarmizi seorang pemerhati budaya Aceh.   "  Orang Aceh sampai ke makanan membuat corak ragam hias, bukan hanya di bangunan saja. Begitu lah cara orang Aceh mencintai seni dan tradisi  ",  Ujar SiDin Tarmizi A Hamid, Kamis, 21 Mei 2020.  Tarmizi menambahkan, corak ragam hias Kue Seupat itu berkembang  sejak masa kesultanan Aceh yang terus dipertahankan sampai sekarang.  Semua corak itu bermakna untuk menjaga alam.

"  Jadi semua corak ragam yang kita temui di Aceh ini semua corak ragam berdasarkan dedaunan. Itu melambangkan kecintaan orang Aceh pada alam dan lingkungan  ",  dan  "  Orang Aceh juga akan senang jika ada tamu yang memuji corak ragam pada kue, apalagi kalau ditanyakan tentang kue tersebut, seperti siapa yang membuatnya   ",  Ujar SiDin Tarmizi dengan Plabomoranya (hebatnya).(Reff,DetiKFooD.11/05/2020).

Kue Seupet  Aceh  model semprong

Kala lebaran aroma mewangi kue di rumah,   

Kue Seupat Kue lebaran dan kesukaan orang Aceh.




Jumat, 22 April 2022

PANGERAN H SUHAIMI PEJUANG DAN ABDI NEGARA DARI LAMPUNG

NusaNTaRa.Com

byMuhammaDBakkaranG,   R  a  b  u,   2  0     A  p  r  i  l     2  0  2  2

Pageran H Suhaimi Pahlawan dari Bumi Lampun

Bagi sejarah Bumi Lampung nama Pangeran H. Suhaimi  termasuk salah satu putra terbaiknya yang berhasil mengukir tinta emas sebagai pejuang dan abdi negara. Pangeran H. Suhaimi salah satu putera daerah yang meninggalkan jejak pengabdian untuk tanah Lampung, baik selaku abdi masyarakat dalam pemerintahan begitu juga sebagai pejuang dalam pertempuran melawan penjajah. Pangeran H. Suhaimi dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kedaton Bandar Lampung Pangera H. Suhaimi Gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi ialah Sultan di Istana Gedung Dalom.

Tentang Pangera H. Suhaimi Gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi :

a.    Pada masa ini pemerintah belanda sudah mulai melunak, salah satunya dengan mengijinkan putranya sekolah di Europa School (ALS) Kemudian jepang berkuasa Pangeran H Suhaimi bersama tiga putranya langsung masuk hutan bergrillia berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

b.    Bupati Perang Lampung Tengah – Wedana Perang Pimpinan perlawanan Rakyat Bukit Kemuning, Lampung Utara, Front Utara , Wedana Krui.

c.    Pada masa revolusi membentuk API ( Angkatan Pemuda Indonesia ) dan masuk Tentara Nasional Indonesia sebagai wedana perang di Lampung Utara, dan sebagai Bupati Perang di daerah Lampung Tengah juga bergerilya di Lampung Selatan.

Tanda Pahlawan dalam perjuangan Gerilya, Satya Lencana Perang Kemerdekaan I dan II, Satya Lencana dalam ikut menumpas G.30 S/PKI dan mendapat bintang perak dari Gubernur Hindia Belanda atas jasanya menolong rakyat dari musibah gempa bumi tahun 1933, dan surat penghargaan dari Panglima Balatentara Dainipon di Palembang karena membantu dalam perang Asia Timur Raya tahun 1944-1945.  Dari Residen Bengkulen, Pangeran Suhaimi mendapat titel Pangeran, hadiah tongkat serta kancing emas, karena jasanya membuat banyak jalan baru serta menambah luas persawahan rakyat. Penghargaan lain berupa tanda jasa diberikan oleh Panglima TT.II Sumatera Selatan.

Atas jasanya untuk negara, Pangeran Suhaimi dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bandar Lampung bersama tiga puteranya yang mengikuti jejak kepahlawanan. Ketiga putera Pangeran Suhaimi itu adalah Pangeran Maulana Balyan, Abdoel Moeis, Mayor AU. Moh. Bunyamin. Selain itu keluarga besar Pangeran Suhaimi, yaitu Pahlawan Akmal juga dimakamkan di TMP Baturaja Sumatera Selatan, dan anak dari Pahlawan Akmal yaitu Letkol A. Zawawi dimakamkan di TMP Karet Jakarta.

Pangeran Suhaimi pensiun sebagai Bupati/Pegawai Tinggi Kotaprajaan pada Kantor Gubernur Lampung pada November 1967. Kariernya di bidang pemerintahan dimulai sejak berhenti dari TNI AD dengan pangkat Letnan II dan diangkat sebagai Camat Bukit Kemuning Lampung Utara.

Jabatan camat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ternyata menjadi spesialisnya. Terbukti dengan diangkatnya Pangeran Suhaimi untuk menjadi Camat di Pekalongan, Jabung, Wonosobo, Gedong Tataan, Panaragan, Pakuwon Ratu (Lampung Utara).   Di daerah pesisir bagian barat beliau menjabat Camat Klas 1 dan Camat Pesisir Selatan, kemudian menjadi Wedana Krui. Pernah pula menjadi Wedana Ogan Ulu Baturaja, kemudian selaku Wedana di Kantor Residen Lampung.

Dengan Surat Keputusan Residen Lampung tanggal 13 Desember 1949, Pangeran Suhaimi diangkat sebagai Akting Wedana dan Akting Bupati Lampung Tengah. Beliaulah yang menerima penyerahan daerah atau wilayah Lampung Tengah dari tangan Belanda tanggal 15 Desember 1949.   Kariernya di pemerintahan terus meningkat dengan pengkatan Mentri Dalam Negeri melalui SK No. UP.7/138-265 menjadi Patih/Ahli Tatapraja TK.1, dan dilanjutkan dengan SK No. UP.7/414-49 menjadi Bupati /Pegawai Tinggi Ketataprajaan Kantor Gubernur Lampung sampai pensiun pada Desember 1967.

Karir militer almarhum dimulai ketika menjadi Pasirah di Batu Brak/ Liwa, karena pada saat itu juga ia mengepalai Laskar API di Batu Brak. Karena jiwa perjuangannya, Komandan Resimen IV Divisi I mengangkatnya menjadi Letnan II dan diberi tugas sebagai Kastal Batlyon I Resimen IV di Baturaja. Sebulan kemudian Pangeran Suhaimi dipindahkan ke Krui dan untuk pertama kalinya membentuk Batalyon III.

Pertengahan tahun 1946 Pangeran Suhaimi pindah ke Batalyon IV Liwa sebagai Kastaf, kemudian Kastaf Batalyon III di Martapura dan Staf Resimen XII Baturaja, sampai kemudian mengundurkan diri Maret 1947 untuk meneruskan karirnya di Kepamongprajaan.   Selama Perang Kemerdekaan II, Pangeran Suhaimi bersama sembilan pasukan yang berkantor di Kewedanaan Sukadana Lampung Tengah.  Beliau juga satu satunya Camat/Wedanan yang tidak pernah meninggalkan tugasnya dan tidak pernah menyerah, serta selalu bergerilya bersama TNI dan pasukannya.

Seiring berjalannya waktu, Pangeran Suhaimi pergi ke Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji pada 5 Oktober 1976. Lantaran usianya yang kian menua, sekembalinya ke Tanah Air seusai menunaikan ibadah haji, kondisi fisik Pangeran Haji Suhaimi mulai melemah. Beliau sering sakit hingga akhirnya meninggal dunia.   (Pangera H. Suhaimi Gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi Akan/Ayah dari Pangeran Maulana Balyan Gelar Sultan Sempurna Jaya.

Penerus Pangeran Suhaimi Buah memang jatuh tidak jauh dari pohonnya. Ibarat itulah yang ditanam, tumbuhkembangkan, dan dihasilkan,  Pangeran H. Suhaimi  darinya  menitis pula kepada keturunannya. Di antara keturunannya ada sosok Brigjen Pol. (P) Pangeran Edward Syah Pernong ,S.H.yang pernah menjabat Kapolda Lampung tahun 2015, Irjen Pol. (P) Ike Edwin SH, MH, pernah menjabat Staff Ahli Kapolri bidang Sospol. Keduanya putera Lampung pertama kali yang pernah menjabat Kapolda Lampung. Lalu, Irjen Pol. Tomsi Tohir Balau pernah menjabat Kepala Biro Pengawasan dan Penyidikan Bareskrim Polri, lalu sebagai Kapolda Banten dan NTB. (dr.SekalaBrak.Com.18/04/2022).

Pangeran H Suhaimi dari Lampun

 

Pahlawan hidup dengan berjuang,

H Suhaimi Abdi Negara dan Pejuang Tanah Lampung.




NIKI ZEVANYA ARTIS WANITA INDONESIA YANG PERTAMA TAMPIL DI FESTIVAL COACHELLAD CALIFORNIA AS.

NusaNTaRa.Com

byGreaTBritteN,       S  e  n  i  n,      1   8       A  p  r  i  l       2  0  2  2

Niki Zevanya artis wanita Indonesia pertama di Coachellad AS.  2022

Niki Zevanya telah menjadi fokus perbincangan warganet Indonesia pasca dirinya tampil di panggung bergengsi Coachellad di Amerika Serikat, dalam kesempatan bergengsi itu pada  15 April 2022  Niki  tampil bersama rekannya Rich Brian.  Penampilan Niki Zevanya di pentas termahal di Amerika tersebut juga mencatatakan satu rekor baginya dengan mencatatkan dirinya sebagai Perempuan pertama Indonesia yang tampil di panggung bergengsi Coachellad Amerika Serikat  tersebut.

Festival musik Coachellad 2022 tahun di Amerika Serikat, selain menjadi perhatian pencinta musik live show warga dunia juga menjadi sorotan publik Indonesia, karena tahun ini  ada tiga musisi asal Indonesia yang berkesempatan manggung di festival musik seni tahunan  bergengsi tersebut.    Mereka  Niki Zevanya, Rich Brian  dan  Waren.  Coachellad  merupakan nama lembah dikawasan Gurun Colorado, California,  di kawasan  lembah ini terdapat beberapa kota salah satunya adalah Indio, yang menjadi lokasi festival musik Coachellad.

Nama Niky  Zevanya kian menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, lantaran dirinya menyanyikan lagu “SEMPURNA”  karya grup band Andra and the Backbone dalam bahasa Indonesia,   dalam  penampilannya  ia  menggunakan  gitarnya  serta  dihiasi  dengan koreografi  penari  latar, membuat penampilannya tampak sesempurna lagu yang ia bawakan. 

Di awal penampilannya  sebelum menyanyikan Sempurna,  Niki Zevanya  menyampaikan bahwa lagu itu akan dipersembahkan untuk keluarganya yang berada di Indonesia,   “  Lagu berikutnya untuk keluarga saya di negara saya   ”,  Ujar SiGaluH Niki Zevanya dari video yang dibagikan akun Twitter @nikiupdate, Minggu (17/04/2022).  Sontak tautan dunia maya tersebut ramai ditanggapi para twitter dengan bangga semisal @Kau teleh membuat Indonesia bangga, @hari ini Indonesia seperti Judul Lagumu dan lainnya.

Dalam Festival music termahal  Coachellad  di California  Amerika Serikat  ini pembawa acara kawakan, Najwa Shihab hadiri langsung,  sebagaimana  unggahan instagramnya, Najwa memperlihatkan foto Niki yang tengah berada di atas panggung.   Selain itu, ia juga mengunggah video saat memeluk Niki pasca menyanyi di panggung,   “  @nikizrfanya momen setelah menyanyikan lagu ‘Sempurna’ di main stage @coachella. Terharu  ”,  Ujar SiGaluH Najwa Shihab  dalam keterangannya  pada Minggu (17/04/2022).

Niki Zevanya
Panggung Coachellad pada awal digelar, ditujukan untuk memberikan panggung kepada musisi dan seniman yang tidak populer baik di media ataupun radio.  Bagi seniman indie, Coachellad  merupakan ajang bagi mereka untuk menunjukkan penampilan terbaik, seiring pentas ini  semakin mendunia  Coachellad pun menghadirkan nama-nama besar industri musik.  Kawasan lembah Coachellad ini sangat populer menjadi tujuan wisata saat musim dingin  dengan lokasi yang sangat luas dan jauh dari keramaian kota besar membuat sangat cocok untuk festival musik besar.

Diketahui juga  Coachellad  adalah salah satu festival musik terbesar, paling terkenal, serta paling menguntungkan di Amerika Serikat  dengan melibatkan penyanyi-penyanyi top dunia, semisal Billie Eilish, Justin Bieber, Mama Ancai  dan lain-lain.   Medium pentas  Coachellad juga diketahui  media music yang memberikan keuntungan besar,  tahun 2015 saja, festival Coachellad telah mampu menjual 198.000 tiket dan meraup 84.300.000 dollar atau senilai lebih dari 1 Trilyun rupiah,  tercatat sebagai  pemasukan termahal  festival dunia.

Di pestifal Coachellad ini juga tercatat Dougy Mandagi  atau  Abby Rai Chrisna Mandagi   sebagai  musisi Indonesia pertama yang tampil di panggung ini yaitu ketika  Coachellad digelar  12 tahun lalu atau  konser  tahun 2010 di California AS.   Penyanyi berdarah Manado ini tampil di panggung Coachellad  2010 lalu bersama  Band The Temper Trap,  Band ini dikenal di dunia musik sebagai band yang beraliran Alternative Rock  terkenal dengan album mereka berjudul  “CONDITIONS”  berasal dari Melbourne, Australia.

Lembah Pentas Coachellad di California  AS



Menghibur bernyanyi dan bermusik dipentas, 

Niki Zevanya artis wanita Indonesia pertama di Coachellad  AS.


 NusaNTaRa.Com  Adverstesment                                                                                      Melayani pemasangan Iklan                                                                                                        Sila Dail Talian  0812 5856 599 


SEKKOT AMBON AGUS RIRIMASE MENGUNGKAPKAN DIRINYA TIDAK TERLIBAT DALAM PENGUKUHAN ADAT DI BATUMERAH

NusaNTaRa.Com

byPunGKadA,      S   e   n   i   n,      0   4       A  p  r  i  l        2  0  2  2

Agus Ririmase  Sekkot Ambon

Sekretaris Kota Ambon Agus Ririmase, menepis isu yang beredar di masyarakat jika dirinya berada dibalik pengukuhan adat Rabiatinnur Nurlete sebagai Ina Latu Hatukau Negeri Batumerah atau  Ketua Dewan Adat di negeri Batu merah  oleh dewan adat negeri Batumerah beberapa hari lalu.   Hal tersebut disampaikan Sekot Ririmase kepada sejumlah wartawan usai membuka kegiatan Pembekalan KPPS di Ambon (Jumat (01/04/2022).

Agus Ririmase menegaskan Pemerintah Kota Ambon tidak memiliki kewenangan untuk melarang jalanya sebuah prosesi adat,  karena kegiatan tersebut  tidak bertentanagan dengan UU di tanah air kita  dan  dampaknya bisa memicu konflik sosial di masyarakat bila di larang.  “  Memang  ada surat pemberitahuan kepada Pemerintah kota Ambon perihal pengukuhan adat tersebut, sehingga selaku Sekretaris Kota Ambon, saya mendesposisi kepada Asisten  Bidang Pemerintahan untuk diketahui, bukan sifatnya menyetujui  ”,  Ujar SiDin Agus Ririmase dengan Plabomoranya (hebatnya).

Ririmase juga menyesalkan beredarnya isu tersebut dan berharap agar warga kota Ambon lebih bijak menyampaikan sesuatu hal berdasarkan fakta yang benar sehingga tidak mudah termakan issue yang monyosatkan.   Diberitakan sebelumnya Rabiatinnur Nurlette, dikukuhkan sebagai Ina Latu Hatukau atau Rajat Adat Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (30/03) oleh dewan adat Negeri Batumerah.

Prosesi pengukuhan adat tersebut, sempat diwarnai aksi protes sekelompok warga Batumerah. warga yang tidak setuju, mengamuk dan merusak  aksesoris seperti umbul-umbul, bendera hias dan  spanduk pelantikan di depan rumah keluarga Nurlette.   Untuk  menjaga  keamanan warga dan masyarakat maka  sebanyak 200 personil keamanan dari Polresta Pulau Ambon, Sabhara dan Brimob Polda yang  didukung oleh TNI dari Kodim 1504 Ambon, diterjunkan mengamankan situasi kacau tersebut.

Sekretaris Kota Ambon Agus Ririmase, menepis isu yang beredar di masyarakat jika dirinya berada dibalik pengukuhan adat Rabiatinnur Nurlete sebagai Ina Latu Hatukau Negeri Batumerah oleh dewan adat negeri Batumerah beberapa hari lalu.   Hal tersebut disampaikan Sekot Ririmase kepada sejumlah wartawan usai membuka kegiatan Pembekalan KPPS di Ambon (Jumat (01/04),  mengingat kegiatan tersebut murni sebagai kegiaan adat dalam rangka menguatkan dan melindungi keberadaan adat  di negeri Batu Merah.

Menurut  tugas dan kewenang pemerintah kota/kabupaten berkewajiban melakukan pengawasan seperti yang telah diamanatkan dalam undang - undang nomor :  6 tahun  2014 sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan dan perundang yang berlaku.     Sementara proses hukum masih ada di Pengadilan Negeri Ambon dan telah diputuskan .kini berada dalam proses BANDING di Pengadilan Tinggi Maluku.  Untuk itu segala kegiatan harus dihentikan menunggu sampai ada putusan TETAP, Ujar Santi Sumarauw dalam komennya di CarangTV.



 

Romorentah membina Adat penjaga marwah,

A  Ririmase  tidak terlibat pelantikan Ina Latuhakau di Batumerah.



Rabu, 20 April 2022

PEMERKOSA 13 SANTRIWATI HERRY WIRAWAN DIJATUHI HUKUMAN MATI DAN DIBEBANI RESTITUSI

NusaNTaRa.Com

byIndaHPalloranG,      K  a  m  i  s,      0   5      A  p  r  i  l        2  0  2  2

Herry Wirawan pemerkosa 13 santriwati dijatuhi Hukuman Mati

Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Bandung akhirnya mengabulkan banding dari Jaksa dengan menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Herry Wirawan, pemerkosa 13 santriwati, yang sebelumnya di jatuhi hukuman lebih ringan yaitu “ penjara seumur hidup ”.   "  Menerima permintaan banding dari jaksa/penuntut umum.  Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana mati  ",  Ujar hakim PT Bandung yang diketuai  Herri Swantoro sebagaimana dokumen putusan,  Senin (04/04/2022).

Hakim menilai perbuatan Herry Wirawan telah terbukti bersalah sesuai dengan Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Dan (5) jo Pasal 76.D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama.   Banding diajukan JPU ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada tanggal 21 Februari 2022  dan  Jaksa penuntut umum meyakini hukuman mati patut diberikan kepada Herry Wirawan atas perbuatannya memerkosa 13 remaja putri yang merupakan murid-muridnya.

Majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Bandung memperberat hukuman Herry Wirawan dari penjara seumur hidup menjadi hukuman mati. Adapun sejumlah fakta baru terungkap atas putusan tersebut  diantaranya  :   1. Vonis Mati.   Pembacaan vonis diputuskan dalam sidang terbuka pada hari ini  Senin (04/04/2022). Hakim dalam putusannya juga memperbaiki putusan PN Bandung yang sebelumnya menghukum Herry Wirawan hukuman seumur hidup.  "  Menetapkan terdakwa tetap ditahan  ",  Ujar Hakim.  

2. Restitusi Dibayar Herry Wirawan.   Selain hukuman mati, Herry Wirawan juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian atau restitusi,   "  Membebankan restitusi kepada terdakwa Herry Wirawan alias Heri bin Dede  ",  Ujar hakim PT Bandung sebagaimana dokumen putusan, Senin (04/04/2022).   Biaya restitusi sendiri mencapai Rp 300 juta lebih. Setiap korban yang jumlahnya 13 orang akan mendapatkan restitusi dengan nominal beragam.   Ada 4 elemen utama  restitusi di antaranya ganti kerugian  diberikan kepada korban atau keluarga, ganti kerugian materiil dan atau imateril yang diderita korban atau ahli warisnya, dibebankan kepada pelaku atau pihak ketiga dan berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Sebelumnya dalam putusan hakim PN Bandung memutuskan bila pembayaran restitusi dibebankan kepada negara.   Namun, hakim PT Bandung tak sepakat bila pembebanan restitusi dialihkan ke negara.   "  Menimbang, bahwa majelis hakim tingkat pertama telah menjatuhkan putusan untuk membebankan restitusi kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Bahwa hal ini bertentangan dengan hukum positif yang berlaku  ",  Ujar hakim PT Bandun.

3. Yayasan Tak Dibubarkan.  Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Bandung tak mengabulkan banding Jaksa soal pembekuan yayasan milik Herry Wirawan. Hakim berpandangan pembekuan tersebut merupakan persoalan lain yang tak ada kaitannya dengan perbuatan biadab Herry Wirawan.  "  Menimbang, bahwa majelis hakim tingkat banding berkeyakinan sama dengan majelis hakim tingkat pertama. Bahwa yayasan merupakan subyek hukum tersendir  ",  Ujar hakim PT Bandung yang diketuai Herri Swantoro, Senin (04/04/2022).

4. Kekayaan Herry Wirawan Dirampas.  Hakim merampas aset milik Herry Wirawan yang tertuang dalam dokumen putusan pengadilan,   pertimbangan hakim yang diketuai Herri Swantoro menyebutkan perampasan aset Herry guna membayar biaya restitusi hingga kebutuhan korban.  Hakim berkeyakinan  harta kekayaan milik Herry baik benda bergerak maupun tetap dapat disita yang meliputi Yayasan Yatim Piatu Manarul Huda, Madani Boarding School dan Ponpes Tahfidz Madani.

5. Korban-Anak Diasuh Pemprov Jabar.  Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Bandung mengirim korban serta anak hasil perbuatan Herry Wirawan dan korban diurus oleh pemerintah.  Ada 13 korban serta 9 bayi yang lahir akibat perbuatan Herry Wirawan,  pengurusan oleh pemerintah itu asalkan mendapat izin orang tua dan dilakukan evaluasi berkala.

6. Respons Herry Wirawan.   Sikap pemerkosa 13 santriwati itu usai hukumannya diperberat  ?,  "  Jadi kami selaku kuasa hukum HW belum menerima putusan resmi dari PT Bandung  ",  Ujar SiGaluH Ira Mambo kuasa hukum Herry Wirawan, Senin (04/04/2022).   "  Kami akan menerima (salinan putusan) melalui kepaniteraan PN Bandung. Setelah kami memegang putusan barulah kami akan memberikan pendapat  ",  Ujar SiGaluH Ira Mambo dengan Soppengernya (Jumawanya).

Herry Wirawan 

Pemerkosaan perbuatan tidak manusiawi,

Herry Wirawan dihukum mati dan dijatuhi biaya Restitusi.  






Senin, 18 April 2022

MENIKMATI SAJIAN KULINER MUSLIM DI RAMADHAN KOTA BANGKOK, SEPERTI RATCHATHEWI PUSAT JAJANAN MUSLIM

NusaNTaRa.Com

byMapiroHBorrA,       J  u  m ‘ a  t,       1   5         A   p   r   i   l         2   0   2   2

Farida restouran muslim di kawasan  Ratchathewi  Bangkok

Meski Thailand bukan negara mayoritas muslim namun penyelenggaraan  ibadah Ramadhan di Bangkok, Thailand juga samara,  tak terkecuali dengan kuliner ramadhan di sana  yang tersaji sangat beragam dijual.  Hal ini membuktikan jika Bangkok  benar-benar  merupakan kota yang terkenal dengan kuliner jalanannya,  diliputan kali ini kami akan menyoroti   Daya  tarik  Kota Bangkok  khusus selama bulan Ramadhan setiap tahun yang menyajikan  Pasar makanan halal.

Pasar kuliner  Ramadhan  diramaikan Pengunjung  khusus  muslim  yang datang dari seluruh penjuru untuk menikmati berbagai hidangan tradisional Muslim Thailand dan sembari  menyemarakkan  ibadah berbuka puasa bagi Muslim  di Thailand setelah senja  hari atau mendekati saat sholat Magrib.   Ibu kota Thailand ini sering dinilai memiliki makanan jalanan terbaik di dunia,  kota  ini telah lama menarik migran dari seluruh Asia, sehingga makanan jalanannyapun  dipengaruhi oleh berbagai masakan dari berbagai kaum di sana yang kemudian menjadi menu kuliner khas Thailand.

Untuk jajanan  buka puasa di Bangkok  diporkirakan  ada puluhan ribu pedagang kaki lima  yang  menjajakannya  di Bangkok.   Selama Ramadhan, mereka yang berada di kawasan Ratchathewi Bangkok menjadi terkenal di kalangan pecinta kuliner pada malam hari, menjual rotis, makanan kari, berbagai mie, daging yang ditusuk dan dipanggang dengan saus kacang,  Kande Maiwa Food  dan murtabak — crepes goreng yang diisi dengan telur, daun bawang  dan daging cincang di  jual dengan rasanya yang cukup terkenal wueenaaak dan harga  merakyat.

Meski  komunitas  Islam  termasuk   agama dengan penganut  minoritas di Thailand yang mayoritas beragama Buddha, di mana hanya sekitar lima persen dari populasinya yang beragama Islam yaitu sokitar 6 juta jiwa saja dan menjadi  agama kedua terbanyak di Thailand.   Komunitas Islam di  Thailand  terutama   berdomisil  di empat provinsi paling selatan negara itu :  Satun, Yala, Pattani dan Narathiwat.

Di Ratchathewi, satu gang, Petchabury 7,  telah lama menjadi  pusat makanan Ramadhan bagi  warga beragama Islam, di mana pengunjung – pengunjungnya  sangat  setia, termasuk seorang yang bernama  Lek   berusia 60 tahun,  yang  selalu  datang  kesini  selama bertahun-tahun di Bulan Suci.   “  Saya tidak tinggal di daerah ini  ”,  Ujar SiDin Lek kepada Arab News sambil memesan kari ayam ala Pattani  dan  “  Tapi saya datang ke pasar jalanan ini selama Ramadhan setiap tahun untuk mencoba makanannya  ”,  Ujar SiDin Lek  menambahkan.

Salah satu tempat  kuliner muslim yang paling populer adalah TeHo, toko Pattani tepat di pintu masuk gang.  Ini populer di kalangan anak muda yang nongkrong di sana sambil makan roti dan minum teh hingga dini hari  beberapa pelanggan mengatakan bahwa selama Ramadhan, toko ini menjual ratusan roti setiap hari.   “  Suami saya berasal dari Pattani dan dia memberi tahu saya bahwa di provinsi-provinsi selatan yang dalam, toko kecil semacam ini — yang menjual roti dan teh atau kopi panas — ada di setiap sudut  ”,  Ujar SiDin Kulchalee Na Pattani dengan Soppenger (Jumawanya), yang telah menjalankan TeHo selama 14 tahun.

"  Tidak ada toko seperti ini di sekitar sini sampai dia memulainya  ".   Selain berbagai jenis roti manis dan gurih, TeHo juga menjual daging sapi dan gulai ayam halal, serta murtabak ayam dan sapi, dengan tarif murah tidak lebih dari 3 dolar AS untuk menu lengkap.    Bagi Nisrin Chekoh, mahasiswi 24 tahun yang berkunjung ke TeHo bersama seorang teman, bukan hanya soal makanannya tapi juga suasananya,   “  Roti (mudah) ditemukan di Bangkok, tapi saya suka suasana toko ini di mana Anda bisa duduk lama dan bersantai. Dan buka di malam hari jadi ini tempat yang bagus untuk hang out  ”,  Ujar Nisrin Chekoh dan  “  Hidangan favorit saya adalah roti bomb – roti goreng dengan banyak mentega – dan teman saya suka roti dengan keju  ”.

Meski sebagian besar meja  di sepanjang  Gang sudah penuh,  para pedagang mengatakan pengunjung masih lebih sedikit dibandingkan sebelum pandemi COVID-19 dimulai,   “  Pasar jajanan kaki lima ini dulunya sangat ramai, dengan lebih banyak pedagang dan pengunjung datang untuk membeli makanan  ”,  Ujar SiGaluH Kusuma Poomdokmai, yang menjual makanan penutup halal   Dam   “  Pasar ini hanya buka selama Ramadhan. Ada banyak makanan halal yang jarang ditemukan  ”.  Namun karena kita baru berada di pertengahan Ramadhan,   Kusuma  Poomdokmai berharap penjualan akan terus meningkat.

Suasana pengunjung di Faridah Restouran 

 

Bersenda gurau sembari menikmati  Kek, 

Ratchathewi  Gang  pusat Jajanan Ramadhan di Bangkok. 




SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...