Minggu, 28 Februari 2021

WADUK SEMPOR KEBUMEN MATA AIR KEHIDUPAN, DALAM SEJARAH 01 MARET 1978

 NusaNTaRa.Com                byMuhammaDBakkaranG,           Senin   01 M  a  r  e  t     2021  

Meski  waduk atau danau Sempor merupakan danau buatan yang berada di Desa Sempor, Kebumen Jawa Tengah yang mulai dibangun sejak tahun 1950an namun baru dapat diresmikan pada 01 Maret 1978 lewat penandatangan sebuah prasasti oleh Presiden Soeharto kala itu.  Pembangunan waduk ini telah berkali-kali dikerjakan tetapi selalu mengalami kegagalan karena tanggul penahan airnya Jebol.  

Waduk ini merupakan mata air penghidupan bagi masyarakat Kebumen dan masyarakat sekitarnya yang kebanyakan sebagai masyarakat agraris yang kehidupannya tergantung dari hasil pertanian.  Sementara keadaan geografis wilayah Kebumen bersinggingan dengan pantai Selatan yang bersuhu tinggi.

Melihat kehidupan masyarakat  yang terkait dengan pertanian dan geografis sulitnya air bagi masyarakat inilah,  Pemerintah Republik Indonesia menggalakkan Proyek Sempor dengan membangun Waduk dan Bendungan penampungan air bagi menjamin tersedianys suplai air yang cukup,  pembangunan Proyek ini dimulai romorentah sejak tshun 1958 dan kemudian beberapa kali berikutnya hingga rampung tahun 1978.    

Mengutip dari Jurnal Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Waduk Sempor bagi Masyarakat Kebumen tahun 1958 - 1978 karya Puji Astuti.  Diera kepresidenan Sukarno dilakukan penelitian kembali di Desa Sempor dan Desa Kedungwringin dalam rencana pembangunan bendungan tersebut.

Alasan Desa Sempor dan Desa Kedungwringin dipilih dalam proyek ini karena kedua tompat itu dilintasi sungai besar yang mengalir dari Pegunungan Serayu selatan yakni Sungai Cincingguling dan dua sungai anakan, Sungai Sampang dan Sungai KedungWringin.  1958 pembangunan Waduk Sempor dimulai dengan harapan dapat menampung air sebanyak 68 juta meter per kubik.

Dalam artikel Star weekly edisi 10 Juni 1961,  Gubernur Jawa Tengah Mochtar menaksir proyek Sempor rampung sekitar tahun 1962.   Realitanya proyek ini tidak sesuai dengan perkiraan karena memakan waktu cukup lama salah satu kendalanya Pembebasan Lahan dan menjadi lebih sulit laji manakala bendungan pengelaknya (Confferdam) jebol pada 27 November 1967 dan ini berdampak banjir bandang yang menerjang dua dusun ketika hujan lebat mengguyur serta menewaskan 127 jiwa.

Di era Soeharto Bandungan Sempur dibangun ulang  lewat Rencana Pembangunan Lims Tahun (Repelita) I dan baru diresmikan Soeharto pada 01 Maret 1978 dengan penandatangan siji prasasti.   "  Tirta Udadha Sarwa Adiguno Pariboga, Paradipta, Parimina, Pariwisata  ",  seperti itulah tulisan dalam prasasti yang menyebutkan fungsi air waduk serbaguna sebagai sumber kehidupan dan hiburan. 

Hingga kini fungsi waduk Sempor  berkembang sebagai tempat objek wisata meski belum sehebat objek wisata lain di Jawa Tengah, tapi waduk Sempor menjadi andalan Kebumen dengan Panorama yang indah dan sejuk khas daerah pogunungan.  Dalam buku Jejak Langkah Pak Harto disebutkan,  Waduk Sempor memiliki peranan  AlatVital  karena menjadi Sumber Pengairan Irigasi  bagi 17 ribu hektar sawah di Kebumen dan KarangAnyar.

Air mengalir dari kaki gunung yang tinggi,   

Bendungan Sempor  mengairi 17 ribu hektar lahan petani.

ELIZA, SANG PENJAGA HUTAN DAN LAUT DI NEGERI HARUKU PENERIMA KALPATARU 1985

NusaNTaRa.Com                                                                           byBakrINunukaN,           Sabtu    12     D e s e m b e r     2020

Eliza Marten Kissya seorang Kewang di Haruku dan telur Burung Gosong.


Ia berangkat dari oase kecil dan bertransformasi menjadi besar, Ia berangkt,  Ia gelombang, Ia gelombang yang psntang  tenggelam, itulah sepenggal metafora yang pantas disematkan kepada Eliza Marten Kissyo Kepala Kewang Adat HARUKU.
  Usia sudah menginjak 71 tahun, namun semangat dan serta pengorbanannya masih terus membara hingga kini dalam menjaga alam tanah leluhurnya di Haruku, Kec. Haruku, Kab. Maluku Tengah,  Prov. Maluku.  

Bapak Eli begitu dia biasa dipanggil menghabisan hampir seluruh hidupnya untuk menjaga alam Haruku berupa hutan dan laut dari perilaku manusia yang serakah  dan yang merusak.   Eli membagikan kisahnya dalam menjaga kearipan lokal  dan warisan yang ditinggalkan leluhurnya sejak ratusan tahun pada NusaNTaRa.Com selama 41 tahun bertepatan hari Pahlawan 2020.

Bagi Eli sejak kecil ia sudah dibiasakan untuk menjaga alam hingga ia tidak melanjutkan sekolah, baginya meski tidak bersekolah tinggi kita juga bisa menjaga alam asal memiliki keihlasan mengabdi, iapun menyadari  bahwa tugas tersebut tidak mudah terlebih usia sudah tua.

"  Kewang itu pekerjaan berat.  Kerja tanpa pamrih tidak digaji  namun saya tetap mengabdi untuj alam.  Kenapa ? Karena bumi bumi adalah titipan Tuhan untuk anak cucu  ",  Ujar SiDin Eliza Marten Kissyo penerima menghargaan Kalpataru tahun 1985.

Keberadaan kewang di Negeri Haruku sudah ada sejak 1.600 tahun lalu jauh sebelum manusia modern dan ahli lingkunam berbicara tentang pembamgunan berkolanjutan, konservasi,  reboisasi, maupun revitalisasi,  tapi Kewang sudah bergerak untuk menjaga Laut dan hutan melalui aturan adat yaitu SASI  atau LARANGAN. Sasi diterap agar masyarakat  tidak seenaknya saja mrngeruk sumber daya alam.

Kewang harus tetap berjaga - jaga dihutan untuk menegakkan  Sasi, seperti jika ada warga yang hendak kehutan mrmotong daun Rumbia atau sagu maka harus seizin Kewang dulu meski pohon yang dipotong itu milik warga sondiri.   "  Setiap hari Jum'at Kewang di Haruku menggelar sidang, membicarakan banyak hal termasuk jumlah pelepah sagu yang dipotong haruseizin Kewang.   Karena Sagu adalah kehormatan lokal kami yang harus dijaga.   Jika lalai generasi mendatang bisa - bisa tidak lagi mengenal Sagu  ",  Ujar SiDin Eliza Marten Kissya dengan Soppenger (   ).  

LAnds cap kota Haruku

Menurut Eliza Sasi yang paling terkenal di Haruku adalah Ikan Lumpat, sasi ini perpaduan antara sasi laut dan sasi sungai.  Sebenarnya makna dan bentuk sadi banyak dan luas karena mengambil buah-buah muda juga sasi.   "  Jadi sebelum kita lahir, kearofan lokal itu sudah ada.  Hanya saja kita kerap salah menerkanya.  Sebab itu, mari menjaga dan memanfaatkan alam dengan arief  ",  Ujar SiDin Eliza Laji.

Eliza juga sangat mengapresiasi kelompok remaja dan pencinta lingkungan yang timbuh saat ini karena akan memudahkan dalam menjaga hutan dan laut, serta mendukung memasyarakatkan lingkungan hijau dan menjaga alam terbebas dari sebaran Sampah  yang tidak sehat. 

Sikap terpuji telah diperlihatkan Tim ekspedisi Maluku  EcoNusa dengan penanaman  520 pohon Mangrove dipesisir pantai, bersih - bersih laut dan menanam karang karang diperairan pantai Haruku.   "  Kalau borlayar ke utara memang badai tak diduga,  saatnya EcoNusa dan kewang Haruku angkat suara selamatkan bumi sekarang juga  ",  Ujar SiDin Eliza Marthen Kissya.

Penyu berenang di pantai dari laut, 

Eliza Marthen Kissya kewang penjaga  hutan dan laut.

Sabtu, 27 Februari 2021

GEMA KIDUNG SUCI DOA TOLAK BALAK MENGHAPUS COVID-19 DI LERENG GUNUNG RINJANI

 NusaNTaRa.Com                                                            byLaSikUAgaY,                   Jumat   05     F e b r u a r i     2021.

Dimotori Laskar Sasak ratusan masyarakat beserta tokoh adat datang berkumpul melaksanakan ritual adat sasak yaitu  "  Nyentulak atau prosesi doa tolak Balak  " di dusun Biluk, Desa Biluk Petung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.   Acara ritual ini di meriahkan Kidung Suci yang dibawakan oleh para Mamaq Lokaq,  berdoa agar bangsa dan negara ini dapat menyelesaikan seluruh persoalan yang mendera.

Laskar Sasak juga menginisiasi  acara adat lain diwaktu yang sama selain adat Nyentulak yaitu di wilayah adat Bayan Kabupaten Lombom utara tepatnya di Desa Senaru, Lereng Gunung Rinjani yang berada dikecamatan Bayan.   Prosesi Adat Bayan itu berupa Pengukuhan Pemangku Hutan kawasan Gunung Rinjani yang sangat sakral di kawasan pemukiman Adat Desa Senaru yang terdiri atas 17 rumah adat yang masih terjaga kelestariannya.  

Lalu Taharuddin ketua Laskar Sasak bersama pasukannya yang tetap setia menjaga dan berupaya untuk melestarikan warisasan leluhur di bumi Lombok, termasuk keberlangsungan kedua prosesi adat itu baik acara Nyentulak (doa tolak balak) serta pengukuhan pemangku hutan di kawasan Bayan Lombok Utara.

"  Laskar Sasak tetap konsisten dan istiqomah  menjaga kelestarian warisan leluhur di bumi Lombok yang identik dengan istilah seribu masjid ini.   Ini semua sebagai bagian dari Lombok Mercusuar, memperkuat tradisi dan budaya dalam rangka menyuarakan Nasionalisme dari Bumi Lombok  ",  Ujar SiDin Lalu Taharuddin dalam siaran Pers, Rabu (03/02/2021). 

Para peserta Prosesi Nyentulak dilakukan  dengan duduk bersila di Berugak sebuah tempat terbuat dari bambu beratdp alang-alang,  kemudian berdoa bersama menulak balak dipimpin Mamaq Lokaq, tetua adat Desa Biluk Petung.  Acara ini dimeriahkan kehadiran dari Para masyarakat adat, tokoh adat dari wilayah sokitar Sembalun serta perwakilan dari Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok  Timur, Lombok Utara serta Kota Mataram juga hadir Sekretaris Daerah Prov. Nusa Tenggara Barat Lalu Gita Ariadi, Kabinda NTB , Direktur Intekam, Wkl Bupati Lombok Timur, Kapolres Lombok Timur beserta Forkopinda NTB Lombok Timur. 

"  Peremuan kali ini hakekatnya merupakan  upaya menjalin silaturahmi diantara madyarakat suku Sasak yang memang sangat kental dengan budaya gotong royong  ",  Ujar SiDin Wahyudu Adisiswato Kabinda NTB.   Suku Sasak memiliki karakter dan kepribadian kuat bersandar yang bersandar  pada konsep Trilogi yakni Pengabdian pada Tuhan, Persatuan  dengan manusia dan Tetap menjaga kedeimbangan Alam.

Lalu Gita Aryadi Sekdaprov NTB yang mewakili Gubernur NTB, Menyampaikan bahwa terdampak Cobid-19 yan terus bertambah sepertinya sulit dikendalikan dengan akal sehat.   "  Karenanya,  terlaksananya doa tolak balak yang dilakukan masyarakat adat merupakan satu yang dapat ditempuh untuk memohon kepads Allah agar bangsa ini keluar dari Pandemi Covid-19  ",  Ujar SiDin Lalu Gita Aryadi. 

H Purnipe pemangku adat Desa Bilum Petung menyatakan doa bersama dalam prosesi Nyentulak ini adalah  upaya agar LombokNTB dan Bangsa Indonesia terbebas dari marabahaya khusus Pandemi.   "  Semua upays, ikhtiar dilakukan diantaranya ritual adat serta permohonan doa kepada Yang Maha Esa.   Semua upaya, ikhtiar dilakukan ini upaya lahir dan bathin agar bisa keluar dari  Pandemi Covid-19.   Semua ini proses menuju tawakksl kepada Yang Maha Ess  ",  Ujar SiDin Purnipe.  

Reff.JatimNow.com.3/2/2021

Upaya adat pendekatan pada yang Esa, 

Mengakhiri Covid-19 dengan Prosesi Nyentulak. 

Jumat, 26 Februari 2021

MALAYSIA PULANGKAN 1000 PENGUNGSI MYANMAR MESKI BERTOLAK BALIK PUTUSAN PENGADILAN

 NusaNTaRa.Com                                                                    byBahrIHasupiaN,                 Rabu   24    F e b r u a r i     2021

Meski Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur telah mengeluarkan putusan penangguhan, terkait gugatan berjenama atas pendeportasian yang dilayangkan dua organisasi HAM.   Para migran Myanmar tetap diangkut dengan bus dan truk militer kesebuah Pangkalan Angkatan Laut di barat Malaysia sebelum dipindahkan ke tiga kapal perang Myanmar yang sedang berlabuh.

Pihak penggugat dari organisasi HAM mengkhawatirkan jika Kudeta Militer  yang terjadi di awal Februati 2021 akan memperparah situasi para pengungsi jika dibulikkin.  Kebanyakan pengungsi yang dibulikkin dari etnis minoritas Myanmar,  ini rentan menjadi korban pelanggaran HAM dalam situasi wilayahnya yang diamuk perang.  

Pemerintah Malaysia tidak mengindahkan larangan Pengadilan, Kepala Keimigrasian Khairul Dzaimee Daud berdalih para pengungsi tidak dideportasi, mereka telah menghuni kamp penampungan imigrasi sejak 2020.   "  Mereka yang akan dideportasi sudah setuju untuk pulang atas keinginan sendiri, tanpa harus di paksa  ",  Ujar SiDin  Khairul DD dengan Soppenger (Jumawa⁸),  Senin (23/2/2021).  

Amerika Serikat dan PBB telah mengkritik rencana tersebut,  organisasi HAM pula mengungkapkan jika otoritas Malaysia berniat memulangkan pencari suaka asal Myanmar.  Dua organisasi yang melayangkan gugatan kepengadilan  itu Amnesty International  dan Asylum Access,  beranggapan kebijakan deportasi pengungsi Myanmar tidak sejalan perjanjian Intetnational  " Yang melarang pemulangan Paksa jika ada ancaman bahaya ".

Katrina Jorene Maliamauv di Rektur Esekutif Amnesty  International di Malaysia, mengatakan  pemerintah  "  Harus menghormati perintah pengadilan dan memastikan tidak seorangpun dari 1.200 individu yang dipulangkan hari ini  ", terlebih pihak pengadilan merancang satu dengar pendapat pada Rabu (24/2/2021) ungkap New Sin Yew kuasa hukum para migran.

Katrina J Maliamauv, menghimbau otoritas untuk mengabulkan permintaan Badan Pengungsi PBB, INHCR, untuk menemui migran  yang akan dideportasi, sehingga UNHCR bisa menentukan apakah ada diantara mereka memperoleh hak suaka.  "  Kami mendesak kerajaan mengkaji ulang rencananya mengirim bale sekelompok orang yang rentan ini kembali ke Myanmar  ,".  

Pihak Malaysia bersikeras memulangkan para migran dengan menggunakan lori dan bus militer kepangkalan LUMUT,  mereka telah melakukan pelanggaran keimigasian sehingga harus dipulangkan dan tidak seorangpun diantara mereka anggota etnis   Rohingya.   Sebelumnyapu  Kuala Lumpur menyampaikan "kekhawatiran  serius" terkait kudeta namun menerima tawaran militer Myanmar yang mengirimkan kapal perang untuk membawa balik para migran.

Kebanyakan mereka dari minoritas CHIN  beragama Kristen serta pengungsi dari negeri bagian Kachin dan Shan yang didera perang saudara,  menurut Lilianne Fan, Directure International Geutanyoe Foundation.  Sejak tahun 2019 pihak Kerajaan  Malaysia melarang UNHCR mengunjungi pusat penampungan keimigrasian sehingga mereka tak dapat mendata pengungsi yang berhak mendapat status pencari suaka.

Di Malaysia jika tak lepas kira terdapat sekitar 180.000 pengungsi dan pencari suaka sesuai catatan UNHCR.  1.000 diantaranya warga etnis Rohingya dan 52.000 pengungsi lainnya merupakan anggota minoritas Myanmar.

Burung elang terbang jauh di siring pantai,  

Malaysia pulangkan 1.000 migran karena bukan pengungsi.

KPU NUNUKAN TETAPKAN LAURA - HANAFIAH SEBAGAI BUPATI - WAKIL BUPATI NUNUKAN

 NusaNTaRa.Com                                                          byMuhammaDBakkaranG,            Sabtu    20    F e b r u a r i     2021

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan menggelar rapat pleno terbuka penetapan  pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Hj. Asmin Laura Hafid,  SE, MM dan H. Hanafiah, SE, M Si. hasil pemilihan kepala daerah tahun 2020.   Penetapan ini dilaksanakan di Cafe SAYN Alun-Alun kota Nunukan,  Jum'at (19/02/2021).

Dalam acara penetapan terbatas ini turut dihadiri,  Bawaslu,  Ketua DPRD Nunukan Hj. Rahma Leppa, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Serfianus, SIP beserta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Nunukan dan partai pengusung pasangan  calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih serta seorang pensiunan PNS  Ir. Bakri To Maiwa.

Saudara Rahman Ketua KPU Nunukan menjelaskan adanya keterlambatan penetapan  Bupati dan wakil Bupati terpilih pasangan Hj. Asmin Laura Hafid, SE, MM dan  H Hanafiah, SE, M.Si karena adanya gugatan atau sengketa yang diajukan nomor  urut 2 di Mahkamah Konstitusi (MK).  Penetapan baru bisa dilaksanakan, setelah ada Keputusan dari MK yang menolak gugatan yang diajukan paslon nomot urut 2.  

"  Baru saja kita telah menetapkan yang unggul dalam pemilihan Bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan tahun 2020 yaitu pasangan nomor urut 1.  Kita ketahui bersama bahwa proses penetapan calon terpilih di Kabupaten Nunukan memang tidak bersamaan dengan daerah-daerah yang lainnya, karena proses pemilihan di Kabupaten Nunukan ada sengketa yang diajukan oleh nomor urut 2 ke MK  ",  Ujar SiDin Rahman dengan Plabomoranya (hebatnya).

Rahman menambahkan setelah melewati persidangan secara maraton mulai tanggal 28  Januari, 05  Februari, 17 Februari dan telah diputuskan oleh MK bahwa gugatan pemohon tidak bisa diterima atau ditolak, sehingga atas dasar tersebut KPU baru bisa melakukan penetapan calon terpilih.

"  Tahapan ini merupakan tahapan akhir, sisa pengusulan kepada Gubernur Kalimantan Utara untuk dilakukan penetapan defenotip Bupati dan Wakil Bupati Nunukan perioda 2021 - 2024. Terkait pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, biasanya mengacu pada masa jabatan Bupati yang ada yaitu tertanggal 31  Mei 2021  ",  Ujar SiDin Rahman Laji.

Sementara itu Wakil Bupati Bupati Nunukan terpilih H. Hanafiah, SE mengatakan sesuai keputusan MK bahwa Paslon nomot urut 1 sebagai pemenang,  tentunya kemenangan ini merupakan kemenangan semua masyarakat Nunukan.   "  Pemilihan sudah usai, saya minta jangan lagi ada betkubu - kubu, mari bersama menatap ke depan membawa Nunukan lebih baik Laji  ",  Ujar SiDin Hanafiah.


Sepasang Merpati di bidik ketapel,

KPU menetapkan LauraHafiet dan Hanafia sebagai Bupati dan Wkl Bupati Nunukan 2021-2024.

Senin, 22 Februari 2021

PESAWAT TEMPUR FALCON F-16 MANOUFER DI LANGIT KONDARI SEORANG PILOTNYA PUTRA MUNA

 NusaNTaRa.Com                                                                                 byKariTaLa LA,               Jum'at     19     F e b r u a r i     2021.

Enam pesawat tempur F-16 jenis Falcon melakukan manouver di udara Kondari Sulawesi tenggara (Sultra), berasal dari  skadron udara 3 (skodud 3) yang berhomebase di lanud Iswahyudi, Madiun Jawa Timur (Jatim).  Satu dari Enam penerbang solo skoudron udara 3 adalah putra terbaik Muna bernama Lettu Pnb Muhammad Fachry Nosar.M

Muhammad Fachry Nosar juga mengatakan bahwa tujuan latihan tersebut, untuk mengetahui kesiapan tempur pesawat maupun para penerbang.  Dalam latihan ini juga dilakukan  Hot Pit Refueling dimana saat pesawat mengisi bahan bakar  mesin pesawat masih dalam keadaan hidup sehingga mempercepat proses saat operasi.

M Fachry Nosar mengungkapkan dirinya bergabung bersama  TNI Angkatan Udara sejak 2015, ia mengawali kariernya dengan bertugas di Skodud 3 Lanud Iswahyudi.   "  Saya bergabung di TNI sejak enam tahun lalu tepatnya tahun 2015 saya lulus  ",  Ungkap SiDin M Fachry menjelaskan.  

Selaing F-16 Fighting Falcon, pilot muda ini juga menerbangkan beberapa pesawat mulai dari Grob G120, KT - 1B Wong Bee hingga T - 50 Golden Eagle.  Bagi M Fachry semua itu menjadi tantangan selama mengudara dan yang terberat saat mengudara adalah perkiraan cuaca saat hendak menerbangkan pesawat.  Muhammad Fachry Nosar tercatat juga sebagai penerbang penerima oenghargaan Badge Siera Number sebagai tanda keberhasilan menerbangkan pesawat tempur  F - 16 secara mandiri or terbang Solo.

"  Kalau penerbang, tantangan paling besar dan tak bisa diprediksi kepastiannya adalah Cuaca.   Semua bisa direncanakan denga baik, tapi kalau tiba-tiba cuaca berubah dengan cepat pasti akan menjadi tantangan tersendiri oleh penerbang  ",  Ujar SiDin dengan Plabomoranya (hebatnya).

Sebelum lulus menjadi Perwira TNI AU, Pria muda berusia 27 tahun kelahiran Katobu Kabupaten Raha Sulawesi Tenggara (Sultra), 03 Desrmber 1993 mengatakan, dirinya terlebih dahulu menyelesaikan bangku sekolah selama Sembilan tahun di kota Raha, sisanya Fachry menempuh pendidikan SMA Nusantara Magelang Jawa Timur (Jatim) 3 tahun.

Sejak kecil Muhammad Fachry Nosar bercita-cita ingin menjadi seorang Abdi Negara dan akhirnya dapat bergabung dengan TNI Angkatan Udara.  "  Cita-cita saya, awalnya hanya kepingin menjadi tentara, kemudian masukbTNI AU, kemudian fokus untuk menjadi seorang penerbang.  Setelah oke di jadi penerbang saya fokuskan lagi menjadi penerbang pesawat tempur dan bergabung di Skodud 3  ",  Ujar SiDin M Fachry N.

Beliau menitip pesan buat anak muda agar tetap  fokus dalam mewujutkan cita - cita yang diinginkan.  "  Fokus pada cita - cita yang dimiliki dan dilaksanakan dengan sungguh - sungguh dan sepenuh hati.  Cita - cita yang tinggi pasti di dapat dengan usaha yang lebih.   Tetao semangat, saya yakin kalian juga bisa.  Persiapkan semuanya sejak dini  ",  Ujar SiDin M Fachry Nosar.

LaEri suka memancing di Laut, 

M Fachry Nosar Putra Muna di pesawat tempur jadi Pilot.   

CRAZY RICH MALANG GILANG & SHANDY BELI PRIVATE JET SEHARGA RP 200 MILIAR

 NusaNTaRa.Com                                                                  byJoneDPringgoNDandI,            Minggu   31    J a n u a r i    2021

Pasangan Crazy Rich dari Malang, Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnama Sari telah memberi sebuah Private Jet (Posawat Pribadi) seharga lebih dari Rp 200 miliar.  Pasangan pebisnis muda yang dikenal sebagai pemilik usaha MS Glow itu membeli pesawat Jet pribadi  merek "  Cassena Citation Latitude " dengan nilai pasaran berharga USD 18,9 Juta atau setara dengan nilai Rp 265,2 miliar.

"  Akhirnya provate Jey yang ditunggu-tunggu Cessena Citation Latitude datang juga !,  Alhamdulillah besok terbang perdana akan langsung kita gunakan untuk misi kemanusiaan  ",  Ujar SiDin GilangW Pramana di akun Instagram probadinya (22/01/2021).  

Bisa memiliki pesawat pribadi di usia relatif muda menjadi capaian yang menakjubkan bagi Gilang dan Shandy.  Keduanya mengaku berasal dari keluar tak terlalu berada dan bisa mencapai kesuksesan saat ini dengan perjuangan koras.

"  Perasaannya kalau di tanya ??  Terharu nangis  !!  Aku berusia 25 tahun sedangkan suamiku berusia 31 tahun tapi Alhamdulillah udah punya Private Jet.  Kita bukan terlahir dari keluarga terkaya, tapi kita sendiri yang menentukan kita akan menjadi seperti apa ketika dewasa nanti  ",  Ujar SiGaluh Shandy di Akun Instagramnya (22/01/2021).

Gilang Widya Pramana yang juga tercatat sebagai juragan 99 juga dikabarkan akan membeli Tim Arema FC sebelumnya ia adalah sponsor  Arema FC melalui satu produk usahanya,  sementara sebelumnya ia hanya dikenal sebagai penggemar sepak bola.   Meski idenya itu disambut baik oleh direktur  utama Arema FC Iwan Budianto, tapi ia belum mau buru-buru mewujutkannya.

Pesawat private Jet Cessena Citation Latitude memiliki daya jelajah hingga lebih dari 5.000 kilometer dengan top speed 814 km/jam dan Cruise Speed 826 km/jam.

Pedawat tersebut di tenagai dengan mesin Pratt & Whitney dari Canada PW 300.  Pesawat berukuran kompak ini punya bobot hingga 8.462 kg dan bisa menampung penumpang maksimum sebanyak 09 orang.

Masih muda penuh prestasi,

Gilang dan Shandy crazy Rich miliki pesawat probadi. 

SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...