Sabtu, 26 Juli 2014

WONOKITRI PENANJAKAN TITIK LANGIT UNTUK MENIKMATI PAGI.



Subuh hari di Wonokitri Penanjakan menanti saat - saat  Matahari muncul dari upuk Timur 

Gugusan rumah warga Petani suku Tengger yang berbaris dilereng gunung semakin  lama semakin terlihat dalam kesamaran seiring waktu semakin menuju ke pagi, tentunya dari     mobil yang kami tumpangi  sepanjang malam melewati lereng gunung,  setelah melewati tanjakan panjang yang diapit rumah penduduk mobil kamipun memasuki  Terminal Mobil di Pasar Tosari Wonokitri  Pasuruan dan terlihat beberapa  mobil pribadipun telah  parkir meski telah kosong.

Terminal Pasar Tosari disebuah puncak yang datar dengan keluasan sekitar 1,2 ha beraspal berbentuk segi empat disekitarnya berdiri Homestay kecil,  Mungkin sebuah kuil peribadatan suku Tengger maklum malam, Toilet umum dan sederetan warung kecil beberapa diantaranya masih buka. Jika kesini tidak membawa pakaian dingin jangan risau karena dikawasan ini banyak penjaja yang menawarkan keperluan tersebut.   Pasar Tosari merupakan salah satu pintu masuk ke kawasan wisata Wonokitri Penanjakan, jalur lainnya melewati Cemoro Lawang dan Winangun.


Setelah Parkir  Sopir  dan rombongan dari warga Aceh Muh. Faisal, Tajuddin, P Agus, Mahdi, Adzmil dan Pak Din serta saya sendiri (Kaltara)  keluar dari mobil melepaskan lelah dan kantuk selama di perjalanan.  Tak lama kemudian ramai  para penjaja menawarkan pakaian dingin berupa Kaus tangan Rp 10.000, Topi dan Sal Rp 15.000 dan Baju dingin Rp 25.000 dan lainnya.   Karena sebelum berangkat telah melengkapi kebutuhan tersebut maka saya hanya membeli Kaus tangan sementara beberapa teman membeli Topi dan Sal yang langsung kami pakai maklum dingin telah merasuk ke tubuh. 



Untuk mencapai Wonokitri Penanjakan Point  para pengunjung harus menggunakan mobil khusus yang beroperasi di kawasan Wisata ini berupa  Jeep  HardTop harga sewa Rp 400.000 dan supir kami  telah menghubunginya lewat HP.     Sambil menunggu mobil jemputan kami bertujuh mampir di warung kopi kecil dipinggir jalan untuk menghangatkan diri sambil mengisi perut dengan secangkir Caffe Mix dan Mie Goreng yang berasap-asap di kesejukan subuh.

Dengan Jeep Hardtop ungu kamipun meluncur menembus kegelapan gunung nan dingin, meski berdesakan semobil tetap melaju meninggalkan deretan warung, semakin jauh melewati rumah penduduk di kiri-kanan  jalan yang lebarnya pas-pasan menuju pendakian, semakin lama semakin gelap menjauhi perkampungan seiring suhu semakin dingin,  sesekali saya melihat di kejauhan perkampungan di lembah yang hitam tertutup pohon pinus yang seolah berlari disepanjang pinggir jalan.


Setengah jam kemudian, kami tiba di arena  parkir mobil yang berbaris panjang disepanjang kiri kanan jalan.  Sopir mengatakan bahwa kami harus berjalan sejauh 300 meter untuk mencapai  Wonokitri Penanjakan Point.  Dengan tubuh kedinginan kamipun melanjutkan perjalanan pendakian dijalan beraspal,  disatu titik pantau terlihat kampung pertanian di  lembah yang gelap tertutup halimun,  setelah membelok kekanan terlihat warung yang berjejer terang dengan pengunjungnya yang menikmati berbagai kudapan seperti minuman hangat, jagung bakar dan lainnya.

Setelah melewati warung, perjalanan melalui  jalan  tangga dan berpagar selebar  3 meter sepanjang 350 meter dan sebuah Gapura diatasnya bertuliskan  Wonokitri Penanjakan Point, dari sini kita dapat melihat lembah yang jauh kebawah di kedua sisi jalan seolah sebuah Tanah Lot di angkasa malam.  Dibawah Gapura menyaksikan lembah yang jauh dikaki bukit disebelah kanan sambil berfoto tentunya lampu blis harus on kliiikk.

Menaiki tangga yang agak tegak sekitar 10 buah sampailah kami dipuncak Wonokitri Penanjakan sebuah puncak beralas semen berjenjang seluas seperempat ha, berpagar keliling, sebuah pondok beratap ditengah, bagian kanan terdapat dua pelataran lebih kecil berjenjang menyempurnakan lokasi pemantauan ini.

Berhubung masih belum jam 05.00 suasana sangat sejuk 10o C hingga terasa gemetar tubuh kisaran suhu disini antara 2o C – 20o C,  tangan dan Gigi menggelutuk tentunya buat saya yang dari daerah panas.  Pengunjung banyak yang berdiri disayap kiri karena lebih dekat kearah datangnya matahari terbit.    Terlihat cakrawala masih gelap seiring waktu sedikit demi sedikit rona cahaya tampak dan bukit-bukit semakin terbentuk berurut terbit berbaris di cakrawala timur tak lama kemudian mega merah menghiasi dengan sedikit sinar memancar keluar di upuk timur, Wow indahnya Kliiiikk.


Sekitar Jam 06.00 Mataharipun terlihat muncul diupuk timur kemudian para pengunjung bertepuk tangan dan ada yang berdoa.  Sambil menikmati keindahan matahari terbit pengunjung mengabadikannya dengan berfoto ria Kliiiiik, yang tadinya sulit mengenali wajah orang kinipun semakin jelas terlihat berbagai warna kulit Nusantara termasuk orang Barat, Cina dan Arab bersama kerabatnya kegirangan menikmati keindahan matahari pagi tentunya dengan berbagai canda masing-masing, kurang lebih sekitar 860 orang pengunjung saat itu memadati area yang sempit.

Momen ini tentunya sayang untuk dilewatkan ketika berkunjung ke Wonokitri Penanjakan Point dengan  menikmati keindahan bentangan alam dari sebelah kanan area sembari duduk-duduk dikursi yang nempel dilantai,  pengunjung melepaskan pandangan kedepan, sebuah keagungan alam terbentang indah seolah kita berada di suatu Puncak ketinggian bumi  yang di kelilingi laut yang tak lain adalah gugusan awan yang mengitari beberapa puncak gunung.   Di hadapan, kliiiikkkk.

Ketika terang semakin nyata para pengunjung bergantian mengabadikan momen tersebut seperti bersandar dipagar yang menanpakkan matahari pagi, atau mengambil latar gugusan gunung Semeru (3675 m dpl) dan Bromo (2392 m dpl) yang dikelilingi awan sehingga tampak seolah gunung yang muncul di tengah lautan dengan berpoto kliiikkkk.  Seorang pengunjung mengatakan bahwa jika ingin mengetahui yang mana gunung Bromo, maka cari gunung yang puncaknya berkawah yang mengeluarkan asap maka itulah Bromo, ternyata memang ada, ia dibawah gunung semeru sebelah kiri dan dari kawahnya keluar asap putih kemudian Gunung Batok didepan diantara beberapa jajaran gunung yang kurang lebih tingginya.


Kemudian saya turun keplataran yang lebih kecil sebelah kanan untuk berpoto, disini gambar gunung semeru gunung tertinggi di P Jawa 3.675 m dpl, gugusan gunung Bromo 2.392 m dpl terlihat lebih jelas,  membuat suasana di pagi yang dingin  serasa berada di angkasa, Kliiikkk.   Matahari semakin bergerak keatas  keberadaan pengunjung berangsur-angsur kurang, pulang entah untuk mengunjungi wilayah wisata apa lagi yang memang banyak tersaji disekitar kawasan Wonokitri Penanjakan Point yang masuk dalam Kawasan Taman Nasional Bromo, Tengger dan Semeru seperti ke Gunung Bromo, Ranu Kumbolo, Ranu Pane, Puncak Mahameru dan lainnya,  termasuk saya dan rombongan juga harus bergerak kedaerah lain.

Sebelum meninggalkan plataran tersebut saya menyempatkan jalan disetapak sebelah kiri tangga turun sejauh 150 meter yang dipenuhi semak perdu yang kaya akan bunga-bunga daerah pegunungan seperti yang mirip bunga matahari dan bunga berwarna ungu semakin kebawah lereng yang ditumbuhi pohon pinus semakin terjal hemmm ngeri, setelah cukup jauh saya balik untuk segera berkumpul di Mobil Hardtop yang akan kami tumpangi,  tentunya melewati Gapura yang bertuliskan Selamat jalan,  Wonokitri Penanjakan Poin, Kliiiikkkk.

By BakriSupian





Wonokitri Penanjakan titik puncak diatas awan,
Menatap Matahari Pagi menyambut era baru kehidupan.

Selasa, 22 Juli 2014

MENANAM BROKOLI, SAYURAN BERKHASIAT ANTI KANKER




       Brokoli merupakan satu sayuran yang cukup terkenal di Indonesia terutama akhir-akhir ini, sehingga sudah mudah ditemukan hampir disemua pasar di Nusantara, bahkan direstoran disajikan dengan menu yang sangat lezat.    Tanaman yang diketahui dapat menyembuhkan penyakit Kangker ini merupakan kepala Bunga tanaman berwarna hijau yang tersusun rapat seperti batang pohon tebal, mirip dengan Bunga Kol yang berwarna Putih sedang Brokoli berwarna Hijau.   Brokoli (Brassica oleracea) merupakan suku Kubis-kubisan atau Brassicaceae yang berasal dari Mediterania masuk ke Indonesia sekitar tahun 1970-an

       Tanaman Brokoli yang menyerupai Beringin kecil menurut Yusdar Hilman mengandung senyawa seperti Air, protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, zat besi, vitamin (A,C E, Tiamin, Riboflavin, nikotinamide), Kalsium, betakaroten dan glutation. Kandungan tersebut berkasiat mencegah gangguan pernafasan, meningkatkan daya korja otak, mengatur tingkat gula darah, menetralkan zat zat penyebar kanker, melindungi system kekebalan tubuh dan meningkatkan kecantikan kulit.      Kandungan Glukorafanin yang merupakan bentuk alami senyawa Sulforafana  yang merupakan senyawa anti Kangker.

       Merupakan tanaman daerah beriklim sejuk dan bash dataran tinggi 1.000-2.000 m diatas permukaan laut, akan tumbuh baik pada tanah dengan kandungan humus tinggi, gembur, porous dan Ph antara 6-7.   Musim tanam yang baikawal musim hujan dan awal musim kemarau namun dapat ditanam sepanjang musim dengan pemeliharaan yang intensip.  Jenis Brokoli yang dianjurkan jenis BEJO atau Varietas local daerah setempat, kebutuhan benih brokoli 300-35o gram/ha.

PERSEMAIAN

       Benih yang kita miliki entah dari hasil budidaya sendiri atau beli didepot tani terlebih dahulu direndam dalam air hangat (50oC) atau dalam larutan Previcur N (1 cc/l) selama satu jam.   Benih disebar merata  pada bedengan persemaian dengan media berupa campuran Tanah dan Pupuk Kandang/kompos (1 : 1), kemudian ditutup dengan daun pisang 2-3 hari.   Bedengan di atapi scereen/kasa/plastic transparan untuk menghindari OPT.

       Bibit umur 7-8 hari dipindahkan ke pot dari daun pisang atau plastic dengan media sama (tanah dan pupuk kandang steril).  Penyiraman setiap hari, tanaman siap dipindahkan lahan setelah berumur 3-4 minggu atau memiliki empat sampai lima daun.

PERSIAPAN LAHAN

       Lahan dicangkul hingga gembur dapat juga dibentuk  bedengan selebar 20 Cm atau lebih, kemudian dibuat lubang tanam berjarak 70 Cm (antar barisan) x 50 Cm (dalam barisan) (60 Cm x 40 Cm).   Pengapuran dilakukan apabila pH tanah kurang dari 5,5 dengan Kaptan/dolomit 1,5 ton/ha pada 3-4 minggu sebelum pertanaman atau saat pengolahan lahan tadi yang diaduk morata.

PEMUPUKAN

       Pupuk yang diberikan selama penanaman berupa Pupuk Kandang, Kompos dan Pupuk Buatan.  Pupuk Kandang berupa Pupuk Kandang Sapi 30 ton/ha, Pupuk Kandang Domba 20 ton/ha atau Pupuk Kompos Jerami padi 18 ton/ha.  Sedang Pupuk buatan Urea 100 kg/ha, ZA 250 kg/ha, SP-36 250 kg/ha dan KCl 200 kg/ha.  Bila dikalkulasikan untuk tiap tanaman diperlukan Urea 4 kg plus ZA 9 gram, SP-36 9 gram dan KCl 7 gram.

       Pupuk kandang (1 kg), setengah dosis pupuk N (Urea 2 gram + ZA 4,5 gram), pupuk SP-36 (9 gram) dan KCl (7 gram) diberikan sebelum tanaman pada setiap lobang tanam dan sisa pupuk N (urea 2 gram + ZA 4,5 gram) diberikanan pertanaman pada umur empat minggu.

PEMELIHARAAN DAN PENGENDALIAN OPT

       Penyiraman dilakukan setiap hari hingga Brokoli tumbuh normal (lilir) yang diulang sesuai kebutuhan.  Tanaman yang mati segera disulam dan dihentikan saat tanaman berumur 10-15 hari setelah tanam.  Penyiangan dan pendangiran dilakukan bersamaan dengan pemupukan pertama dan kodua.

       OPT utama tanaman Brokoli antara lain Ulat Daun Kubis, Ulat Krop Kubis, Bengkak Akar, Busuk hitam, Busuk Lunak, Bercak Daun, Penyakit Embun Tepung dsb pengendaliana disesuaikan dengan OPT yang menyerang.  Seperti untuk Bengkak Akar pada tanaman muda  itu dicabut dimusnahkan.  Gunakan musuh Alami (Parasitoid, sprt diadegma semiclausum), dengan tumpangsari brokoli-tomat. Penggunaan pestisida harus dengan benar pemilihan jenis, dosis, volume semprot, cara aplikasi, interval maupun waktu aplikasinya.

PANEN DAN PASCA PANEN

       Brokoli dipanen saat bunga sudah padat dan kompak yaitu dengan memotong pangkal batangnya dengan menyisahkan 6-7 helai daun sbg pembungkus bunga.   Panen sebaiknya dilakukan pagi hari setelah embun menguap atau sore sebelum embun turun,  keterlambatan panen bunga tumbuh tidak merata, berwarna kekuningan dan merekah gejala ini juga ditemukan bila tanaman kelebihan pupuk N berakibat mutu rendah.

       Produksi mencapai 15-30 ton/ha, segera disimpan ditempat yang dingin agar tidak layu dan dapat bertahan kurang lebih 3 minggu jika disimpan pada suhu 1o C.  Brokoli juga dapat dibungkus dengan plastic polythene film agar tetap segar. 

by DannyAsmoro
Refrensi SinarTani Maret2013


Brokoli dipetik dari Danau Toba yang jauh,
Makanan bergizi akan menguatkan dan menyehatkan tubuh.



Minggu, 20 Juli 2014

BURUNG ENGGANG SEMAKIN LANGKA, PERTANDA LINGKUNGAN HUTAN RUSAK




















Burung ini termasuk salah satu jenis yang penampakannya terkesan Anggun dan Berwibawa meski ia jarang terbang tinggi mengangkasa melainkan terbang didalam kerimbunan hutan saja dari satu pohon kepohon yang lainnya atau biasa disebut Arboreal.  Di Kalimantan orang menyebutnya dengan burung Enggang atau  lebih dikenal dalam bahasa Indonesia  sebagai  Rangkong.   Merupakan jenis burung dari famili Bucerotidae yang memiliki ciri-ciri tubuh untuk dewasa sebagai berikut :  panjang ukuran tubuh berkisar  1  meter,   paruh panjang dan besar  berwarna kuning atau krem  yang keras serupa tulang bahkan  beberapa diantaranya memiliki tanduk (casque) yang terletak di atas paruhnya dan memiliki warna bulu putih,  Hitam dan sedikit kuning.    Kawanan burung ini banyak hidup didaerah tropis selain Indonesia juga di Asia lain dan Afrika.



Berdasarkan data MacKinnon, J (2010) Terdapat sepuluh jenis burung enggang  di Sumatera (S) dan Kalimantan (K),   tiga jenis terdapat di Jawa (J) dan Bali (B)  serta beberapa jenis lainnya  terdapat di Sulawesi dan Papua seperti   Enggang Klihingan ( Anorrhinus  galeritus/Bushy-crested Hornbill/S.K),  Enggang Jambul  ( Aceros   comatus/White-crowned Hornbill/S.K),   Julang Jambul Hitam ( Aceros corrugatus/Wrinkled Hornbill/S.K),   Julang Emas (  Aceros  undulatus/Wreathed Hornbill/S.K.J.B),   Julang Dompet ( Aceros  subruficollis/Plain-pouched Hornbill/S.K),   Kangkareng Hitam (  Anthracoceros   malayanus/Asian Black Hornbill/S.K),   Kangkareng Perut Putih (  Anthracoceros albirostris/Oriental Pied Hornbill/S.K.J.B),   Rangkong Badak (  Buceros rhinoceros/Rhinoceros Hornbill/S.K.J),  Rangkong Papan (  Buceros  bicornis/Great Hornbill/S)  dan   Rangkong Gading  (  Buceros  vigil/Helmeted Hornbill)



Burung Enggang  hanya bisa dijumpai pada daerah hutan alami dengan kondisi yang masih natural dengan sumber pakan yang melimpah seperti  ketersedian buah-buahan dan serangga  dan jauh dari usikan manusia yang dapat mengganggu kehidupan mereka.   Selain itu dalam perkembangbiakannya  yang terbilang  lamban sekali perkawinan hanya menghasilkan 3-4 telur atau anakan, burung ini membuat sarang buat tempat meletakkan telurnya dan membesarkan anaknya pada sebuah pohon yang  tinggi dan biasanya pada lobang pohon tersebut. Tempat demikian atau pohon seperti ini tentunya hanya munggkin ditemukan pada hutan yang masih Alami dan jauh dari pemukiman atau keramaian karena bila dekat  keramaian pohon dan buah demikian tentunya sudah di tebang dan diambil manusia.     

Preferensi  habitat  hidupnya yang demikian tentunya oleh sebagian pakar diambil sebagai parameter Bio Indikator lingkungan hutan apakah masih baik kondisi lingkungan hutan tersebut atau tidak artinya bila dalam hutan tersebut masih ada burung Enggang yang tinggal atau masih sering singgah disitu otomatis bahwa Hutan tersebut masih baik alias masih alami, karena bila Lingkungan hutan tersebut jelek maka akan mustahil kita menemukan burung tersebut hidup dilingkungan tersebut.



Seorang pekebun di Nunukan bernama Kadir Janggo mengatakan bahwa dulu waktu kebunnya banyak ditumbuhi  tanaman buah-buahan seperti Ellai, Rambutan, Mangga dll di belakangnya tidak jauh dari hutan asli serta  masih jauh dari keramaian atau sekitar 2 km dari perkampungan, bila masuk musim buah-buahan terutama musim buah Ellai bulan April – Juli ia sering menemukan sekawanan Burung  Enggang  (2-5 ekor) bertengger dipohon buahnya dan ketika ia kesana burung tersebut berterbangan sambil mengeluarkan suara yang cukup keras “ kwaauuu  kwaauuu “, dan ia sering menemukan pohon Ellai yang ditinggalkannya tersebut terdapat buah Ellai  itu berlobang bekas makanannya.   Sekarang ini perkampungan hanya 200 m dari kebun dan disekitar kebunnya sudah tidak adalagi hutan ia sudah tidak pernah lagi menemukan burung tersebut sekitar 15 tahun terakhir ini, ujarnya.


Burung Enggang yang oleh sebagian Puak suku Dayak di Kalimantan dianggap sebagai burung yang mempunyai  nilai sakral oleh sebagian pakar dan tokoh masyarakat dianggap sudah sulit ditemukan bahkan dianggap beberapa jenis diantaranya mulai punah, terutama di Sumatra, Sulawesi dan Kalimantan selain karena Habitatnya yang sangat selektip juga karena dalam perkembang biakannya yang lambat dimana dalam 2-4 tahun hanya berkembang biak sebanyak 2-4 ekor saja serta saat masih bayi atau telur sering dimangsa oleh monyet dan ular dikala induknya pergi meninggalkan sarang.







Burung Enggang si Burung  Dewa kayangan,

Si Enggang tiada, menandakan hutan rusak dan tak menenangkan. 


Rabu, 16 Juli 2014

ERWIANA S TKI RUMAH TANGGA MIGRAN INDONESIA DI HONGKONG, MASUK DAFTAR 100 ORANG BERPENGARUH DI DUNIA VERSI TIME

NusaNTaRa.Com

byAsnISamandaK,     M  i  n  g  g  u,    2   0     A   p   r   i   l     2   0   1   4

Para pembantu rumah tangga asal Indonesia di Hong Kong menggelar unjuk rasa mendukung rekan mereka Erwiana Sulistyaningsih yang disiksa majikannya

Majalah TIME kembali mengeluarkan daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia tahun 2014. Sejumlah pesohor dunia masuk dalam daftar.   Ada Beyonce -- yang menjadi bintang sampul majalah TIME edisi 100 orang paling berpengaruh di dunia, Paus Fransiskus, dan penyanyi Miley Cyrus.   Seorang warga Indonesia juga masuk ke dalam daftar  :  Erwiana Sulistyaningsih.   Ia bukan politisi, pejabat, atau selebritas,  perempuan itu adalah seorang tenaga kerja Indonesia yang menjadi korban penyiksaan majikannya di Hong Kong. Bedanya, ia melawan balik.

Erwiana (tengah) TKW yang disiksa oleh majikan di Hongkong 
 justru masuk daftar 100 tokoh paling berpengaruh di dunia
versi majalah TIME.
 

Tenaga kerja Indonesia (TKI) Erwiana Sulistyaningsih yang pernah bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Hong Kong masuk daftar 100 orang paling berpengaruh dunia versi majalah TIME.   Ia dipilih karena keberaniannya buka suara di depan publik atas penyiksaan yang dilakukan majikan terhadap dirinya,   Erwiana sejajar dengan tokoh dunia lainnya, seperti Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus, Presiden Rusia Vladimir Putin dan gadis remaja asal Pakistan yang pernah ditembak Taliban, Malala Yousafzai.

TKI asal Ngawi, Jawa Timur itu mengaku senang mendapat penghormatan dari TIME,   berharap  dengan pengakuan tersebut,    agar semua  pemerintah dan seluruh pemimpin negara lebih memperhatikan nasib para pekerja migran.   "  Banyak pekerja dan buruh migran yang masih tertindas.   Semoga pemerintah dan Badan PBB dapat melindungi para pekerja tersebut, agar tidak ada lagi korban kekerasan  ",   Ujar SiGaluH  Erwiana S,   sebagaimana termuat  dalam South China Morning Post,   Sabtu   (26/04/2014).

Meski demikian, Erwiana S  tak bisa terbang ke New York,  Amerika Serikat untuk menghadiri pemberian penghargaan.   Sebab, kata Perwakilan Serikat Pekerja Migran Filipina, Eman Villanueva, TKI itu tak punya biaya untuk membeli tiket pesawat,    "  (Pihak) TIME tidak akan membiayai  ",  Ujar Eman Villanueva.   Selama 8 bulan bekerja di Hong Kong,  Erwiana S kerap dipukul dan disiksa majikannya, Law Wan-tung dengan hanger atau apapun yang ada di depannya. Perempuan berusia 23 tahun itu juga harus bekerja 21 jam sehari, hanya dapat jatah istirahat 3 jam.

Erwiana S  kemudian memilih melawan majikan hingga akhirnya dikirim pulang ke Indonesia,   TKI itu diantar kemudian ditinggalkan oleh majikannya di Bandara Chek Lap Kok, dengan kondisi tubuh penuh dengan luka.   Direktur Mediasi dan Advokasi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), Teguh Hendro Cahyono mengatakan pihaknya akan menuntut majikan Erwiana. Sidang perdana soal kasus penganiayaan terhadap TKI tersebut akan digelar pada 29 April 2014. (Elin Yunita Kristanti).  

TIME memuji Erwiana S  sebagai  "The migrant worker who fought back" -- buruh migran yang berani melawan untuk memperjuangkan keadilan.   Somaly Mam, pendukung Erwiana, dalam tulisannya menyebut, seperti halnya ratusan ribu buruh migran,  Erwiana Sulistyaningsih mengadu nasib ke luar negeri (Hong Kong)  dengan harapan besar bisa mengangkat derajat kehidupannya.   "  Tapi, 8 bulan lalu, ia kembali ke kampung halamannya dengan tubuh penuh luka bakar, memar, dan  koreng menganga, sulit melihat dan berjalan  ",    Tulis Mam dalam artikel TIME. Erwiana S bercerita bahwa ia menjadi korban penyiksaan majikannya.

"  Namun Erwiana tak lantas menyerah, ia tak bisa dibungkam. Perempuan itu berteriak melawan perempuan yang kini menghadapi tuduhan telah melukai dan menyiksanya  ",   Tambah  Somaly Mam.   Tak hanya itu, dengan bantuan keluarga dan orang-orang yang peduli, Erwiana memperjuangkan UU untuk melindungi orang-orang yang senasib dengannya.   "  Hanya perempuan pemberani seperti dia -- yang berani berbicara untuk mereka yang tak bersuara -- yang akan menciptakan perubahan yang abadi  ",  Tambah Somaly Mam Laji.

Buruh RT Indonesia menuntut keadilan buat Erwiana S


Perlawanan buruh migran  RT di Hongkong mendapat Salute.

Erwiana masuk 100 tokoh berpengeruh di dunia versi TIME.

 

 


SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...