Sabtu, 23 Mei 2020

WARGA SIPIL DI TEMBAGAPURA TERTEMBAK KKSB

NusanTaRa.Com
byBakkaranGNunukaN,        23/05/2020


Kembali terjadi penembakan terhadap warga sipil  di Tanah Papua dan  Kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) diduga menjadi pelaku penembakan yang dilakukan di Mill 62, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.   "  Terjadi penembakan terhadap warga sipil yang diduga dilakukan oleh KKSB yang mengakibatkan korban mengalami luka tembak pada bagian perut dan leher  ", Ujar SiDin Kolonel Cpl Eko Daryanto, Kepala Penerangan Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Kamis (21/5).

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto membenarkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Kamis dalam rilis tertulisnya (21/05/2020) dimana sebelum ditemukannya korban, Anggota TNI Satgas Pengamanan PTFI yang berjaga di Pos Mile 59 (Ketinggian Tower) dan Mile 61 (Ketinggian sebelah kanan kandang Gajah) mendengar suara tembakan rentetan Senjata Api laras panjang disekitaran Mile 62, Distrik Tembagapura.

Setelah beberapa kali mendengar bunyi tembakan tersebut, anggota TNI yang sedang melaksanakan jaga langsung melaporkan kepada Tim Aparat Gabungan TNI/Polri yang berada disekitar pos untuk melihat ke lokasi arah terdengarnya bunyi tembakan,  kata Kapendam.    “  Sampai di lokasi kejadian Tim Aparat Gabungan TNI/Polri menemukan warga sipil yang sudah tergeletak tidak sadarkan diri dengan luka tembakan di perut dan leher  ”, Ujar SiDin Kapendam menambahkan.

"  Sampai di lokasi kejadian tim aparat gabungan TNI/Polri menemukan warga sipil yang sudah tergeletak tidak sadarkan diri dengan luka tembakan di perut dan leher  ", Ujar SiDin Eko.   Melihat kondisi korban, tim tersbeut bergegas menghubungi Tim Patroli Zona Echo dan Zona Delta berikut Mobil Ambulance PT Freeport Indonesia (FI) agar segera menuju TKP untuk memberikan pertolongan Medis terhadap korban. Selanjutnya korban berhasil dievakuasi ke SOS Hospital PT FI.

"  Saat dilakukan penyisiran ditemukan identitas korban bernama Sakir Sinen berusia 32 tahun, suku Ternate, dan amunisi kaliber 5,56 mm sebanyak 30 butir dan kaliber 7,62 mm sebanyak sembilan butir  ", Ujar SiDin.   Sampai dengan keterangan pers ini dirilis situasi tempat kejadian sudah diamankan oleh Aparat Keamanan Gabungan TNI/Polri. Kelompok KSB pelaku penembakan masih dalam penyelidikan dan pengejaran.

Sementara sebelumnya Selasa 14/4/2020 dua Warga Tertembak, disebabkan aparat Klaim Sulit bedakan warga sipil dengan KKB terlebih dikawasan yang sering terjadi serangan Grup SAPARATIS, kapolda Papua Paulus Waterpauw dan Pangdam Cendrawasih Herman Asaribab meminta maaf atas penembakan dua warga.   Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, kejadian ini memang tidak lepas dari tindakan kelompok separatis dari sejumlah KKB Papua yang kerap kali melakukan penyerangan di sejumlah titik.

"  Ada sejumlah orang yang berkelompok yang kemudian juga bersenjata yang senantiasa juga terus melakukan kekerasan-kekerasan masif kepada kami aparat baik TNI maupun Polri  ", Ujar SiDin Paulus Waterpauw.   Keadaan ini tentunya menyulitkan bagi tim pengamanan, baik dari TNI maupun Polri, untuk membedakan antara kelompok KKB tersebut atau warga sipil yang hanya melintas di daerah rawan tersebut.

Veronica Koman ktivis HAM sebelumnya mengungkapkan dua warga di Kwamki Narama, Papua, Roni Wandik (23) dan Eden Armando Debari (20), tewas tertembak saat keduanya hendak memancing di Timika, diiduga, penembakan itu dilakukan oleh aparat keamanan.   "  Keluarga menuntut aparat keamanan untuk mencabut pernyataan bahwa para korban adalah anggota kelompok bersenjata  ", Ujar SiGaluh Veronica Koman dalam  kicauan akun Twitter-nya.


Warga sipil tertembak KKSB pancing kerisuhan,
Aparat Salah tembak warga sipil sulit dibedakan.

Jumat, 22 Mei 2020

SELAMATKAN INDONESIA JOKOWI HARUS MUNDUR UJAR KALANGAN APIB DAN RUSLAN BUTON.


NusanTaRa.Com
byLaSikUAgaY,                21/05/2020


“  Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin harus mundur agar Indonesia terselamatkan dari kepentingan asing dan penghianatan terhadap Pancasila  “,  demikian beberapa kalimat yang terlontar dari beberapa tokah di Tanah air yang melihat di akhir-akhir ini keadaan bangsa terancam seperti dari kalangan APIB dan Ruslan Buton Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara, di awal bulan mei ini yang tentunya sangat mengagetkan dan mencuri perhatian  publik Indonesia.

“  Kami mohon kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden untuk dengan hormat segera mengundurkan diri  ”, Ujar kalangan Aliansi Profesional Indonesia Bangkit (APIB) dalam pernyataannya,  Rabu (20/5/2020).    APIB merupakan kumpulan purnawiran TNI dan tokoh masyarakat.    D i dalamnya terdapat barisan Kolonel (Purn) Sugeng Waras,  Letjen TNI Purn Yayat Sudradjay, Mayjen TNI Purn Soenarko, Mayjen TNI Purn Deddi S Budiman dan Brigjen KadirJanggo LegendS.


Desakan mundur  terhadap Jokowi dan KH Ma’ruf Amin karena kebijakan tidak berpihak kepada rakyat menurut APIB.   “  RUU Omnibuslaw sangat menguntungkan kapitalis komunis, tetapi sangat merugikan rakyat, melanggar UUD 1945. RUU no 1/2020 menjadi UU, sangat menguntungkan koruptor dan kapitalis komunis, tetapi merugikan rakyat, melanggar UUD 1945. RUU Minerba menjadi UU sangat menguntungkan kapitalis komunis, tetapi sangat merugikan rakyat dan anak cucunya  ”, Ujar Kalangan APIB ungkapnya.

Sebelumnya, Ruslan Buton  Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara telah mengatakan,  “  Bila tidak mundur, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat  ”, senin 18 mei 2020.    Tidak menutup kemungkinan adanya revolusi rakyat jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mundur dari jabatannya karena adanya  keresahan masyarakat.

Jokowi mundur dari jabatannya untuk menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kata Ruslan Buton.   “  Sebelum kedaulatan negara benar benar runtuh dan dikuasai asing terutama Cina Komunis  ”, Ujar SiDin Ruslan Buton dengan Plabomoranya (hebatnya).    Ruslan Buton mengatakan, berbagai kebijakan Presiden Jokowi selalu melukai dan merugikan kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Yang lebih menghawatirkan lagi adalah ancaman lepasnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami cintai ini.

Bahkan mantan Wakil presiden Indonesia Yusup Kalla sempat turun kejalan menyikapi beberapa polemik kebijakan pemerintahan Jokowi yang tak pro Rakyat seperti Penggunaan TKA, Harga BBM,  Pelonggaran kebijakan PSBB Corona, Kebijakan infrastruktur yang kurang klop.    JK melihat keadaan ini sebagai tanda perlunya ada perombakan dalam pemerintahan agar terjadi geliat pembangunan yang sehat dan akan memunculkan pemerintahan  yang kompak.

Bagi APIB,  sangat riskan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang tidak memasukkan ketetapan MPRS no XXV / 1966 dalam konsideran.   “  Pancasila di peras jadi Trisila, diperas lagi menjadi ekasila, diduga akan diperas lagi, maka Pancasila jadi tidak ada akhirnya menjadi sosialis dan komunis.   Artinya anggota DPR patut diduga akan menghidupkan kembali faham komunis di NKRI  ”, Ungkap APIB.

Beberapa hal belakangan yang cukup menarik perhatian khalayak umum terkait kebijakan pemerintahan Jokowi seperti kebijakan pemerintah mengimpor TKA Cina diduga pembawa faham komunis dan Covid-19, TKI pulang dikarantina, sementara buruh di dalam negeri lagi musim di PHK dan juga banyak pengangguran.    “  Harga BBM rakyat minta diturunkan, pemerintah tak pernah menurunkan, malah iuran BPJS dinaikkan, disaat musim covid 19 dan musim PHK dan banyak pengangguran, adalah kebijakan yang sangat menyengsarakan rakyat  ”, Ujar APIB.

“Suka atau tidak suka, di era kepemimpinan saudaralah semua menjadi kacau balau alias amburadul dalam segala hal. Entah karena ketidakmampuan saudara, atau bisikan kelompok yang memiliki kepentingan yang tidak saudara fahami atau mungkin karena saudara telah tersandera oleh kepentingan elit politik  “, Ujar SiDin Ruslan Buton.   Menurut Ruslan Buton, lengsernya Jenderal Besar Suharto, bisa menjadi sebuah acuan atau referensi Presiden Jokowi mengundurkan diri untuk keselamatan bangsa.


Kebijakan negara dan rakyat tidak sejalan,

Demi  bangsa Jokowi didesak  mundur dari Presiden

Senin, 18 Mei 2020

GRISELDA SASTRAWINATA DESAINER FILM ANIMASI DI WALT DISNEY ANIMATION STUDIOS ASAL INDONESIA

NusanTaRa.Com
byRyaNSyaHPuTRa, 07/02/2020


Rumah produksi Film animasi melahirkan film-film  animasi yang banyak diminati  kaum remaja karena karakter yang unik hasil lukisan atau paduan banyak gambar yang bergerak membuat alur cerita, sehingga banyak rumah produksi yang berlomba-lomba untuk melahirkan karya khas mereka.  Beberapa rumah produksi film animasi besar dunia diantaranya Dreamworks, Infenite Studio, Blue Sky Studios dan Walt Disney Animation Studios yang karyanya selalu ditunggu banyak penggemarnya,  tapi jarang yang tahu bahwa dalam produksi film Animasi dunia itu ada juga animatornya warga Indonesia seperti GRISELDA SASTRAWINATA.


Griselda Sastrawinata merupakan lulusan  ArtCenter College of Design, Pasadena, Amerika Serikat dan memulai karir bersama Walt Disney Animation Studios,  karya film animasinya yang pertama  adalah MOANA  yang dihasilkannya  bersama  800 orang pekerja dari 25 negara.   Griselda Sastrawinata menjadi bagian dari visual development artist untuk film Frozen 2 di mana Griselda menjadi desainer kostum untuk karakter utama pada film Frozen 2 yakni Anna dan kostum untuk tokoh-tokoh lainnya.

Walt Disney Animation Studios Produsen film Animasi sejak kecilnya telah menjadi  impian Griselda untuk dapat berkecimpung disana dengan berbagai imajinasinya tentang dunia animasi.   Sejak kecil Griselda telah menyukai film-film Animasi seperti Sleeping Beaauty,  The Little Mermaid,  dan Lady in Tramp dan akhirnya dunia yang digemarinya pun tentang desainer  mengantarkannya  untuk merintis karier di industri animasi.   

Karya Griselda di FROZEN  II
Griselda mengungkapkan bahwa menjadi bagian dari Walt Disney Animation Studios bukanlah hal yang dapat langsung ia raih setelah mendapat gelar sarjana, selepas lulus dari Art Center College of Design di Pasadena, Amerika Serikat, Griselda bertemu Disney yang hadir pada acara Career Day.  Griselda Sastrawinata pun langsung menyerahkan lamaran kerja dan baru mendapat respons setelah beberapa bulan. Namun, selama 10 tahun berikutnya, Griselda belum juga dapat bergabung dengan Disney karena selalu saja ditawarkan proyek ketika Griselda sudah memiliki pekerjaan. Sebaliknya, ketika Griselda sedang tidak mengerjakan proyek justru dari pihak Disney mengatakan tidak ada lowongan.

Tawaran penyelesaian Kerja Film animasi semakin lancar datang setelah   Griselda dihubungi untuk proyek film Moana oleh Ron Clements dan John Musker.  Mendapat apresiasi atas kinerjanya pada film Moana, membuat Griselda kembali dilibatkan dalam film Frozen 2.  Sampai hari ini, Griselda merupakan satu-satunya pekerja Indonesia di departemen Art Disney dan perempuan Indonesia pertama yang bergabung di Walt Disney Animation Studios.

Sebelum bergabung dengan Walt Disney AAnimation Studio pada 2014, Griselda sudah memiliki portofolio yang mentereng bersama rumah produksi DreamWorks Animation.  Sejumlah karakter film-film animasi untuk kostum desainnya sudah pernah dia kerjakan, seperti  Me and My Shadow, Dragons 2, Guardians, Kung Fu Panda: Secrets of the Master, Shrek DVD, Shrek Forever After, Moana, Frozen 2, dan masih banyak lagi,   "  Bisa bekerja di Disney adalah sebuah kebanggaan. Bahkan, Griselda ingin bisa bekerja selamanya di Disney  ",  Ujar SiGaluh Griselda Satrawinata.

Sebelum memulai karir di Walt Disney Animation Studios, Griselda sempat bekerja di rumah produksi animasi besar lainnya yang berada di California, Amerika Serikat yakni Dreamworks.   Selama karirnya di dunia animasi, Griselda menjadi bagian dari berbagai film animasi yakni Shrek Forever After, Puss In Boots, How To Train Your Dragon 2, Kungfu Panda 2, The Croods, Home, Moana hingga yang terakhir adalah Frozen II.


Film animasi Ralph Breaks the Internet: Wreck-It Ralph 2
Gambar Kartun bergerak dan bercerita,
Animator Walt Disney Animation Studios Griselda Sastrawinata.

LETDA AJENG TRESNA, WANITA PENERBANG PESAWAT TEMPUR PERTAMA INDONESIA


NusanTaRa.Com
byRaisALembuduT,      18/05/2020


Indonesia akhirnya memiliki Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti seorang penerbang pesawat tempur atau fighter dan ia menjadi perempuan pertama, lulusan TNI Akademi  Angkatan Udara (AU) tahun 2018.  Ajeng dilantik menjadi seorang fighter oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna pada Senin (18/5/2020) pagi ini. 

Menurut Kepala Subdinas Penerangan Umum Dispenau Kolonel Sus Muhammad Yuris, Ajeng akan memulai pengabdiannya di Skadron Udara 15 Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi, Magetan di Jawa Timur.  Ia akan mengoperasikan pesawat tempur T50i Golden Eagle, seorang wanita dengan  tekad yang bulat dan kuat untuk menjadi seorang fighter.


Terpilihnya Letda Ajeng perempuan kelahiran Jakarta, 25 September 1995,  menjadi catatan sejarah baru bagi TNI khususnya TNI AU. Karena pada Wingday Sekbang-97 inilah untuk pertama kalinya TNI AU akan memiliki seorang penerbang tempur wanita atau fighter yang akan menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.  Dalam wawancara jarak jauh yang dilakukan Kasubdispenum Dispenau, Kolonel Sus M Yuris dengan Letda Pnb Ajeng, Minggu sore, terungkap bahwa putri pasangan Kolonel Sus Prayitno dan Wiwi Sundari ini memang memiliki tekad yang bulat untuk menjadi fighter.

Itu karena para instrukturnya memberikan motivasi yang besar setelah melihat kemampuan fisik, psikis, dan bakat terbangnya yang mumpuni.   "  Saya hanya menjalani dengan serius dan menikmati semua tahapan latihan terbang hingga akhir. Para instruktur menyemangati saya, agar bisa menjadi fighter dan sekarang hal tersebut terwujud  ", Ujar SiGaluh Ajeng.


Diketahui, KSAU Yuyu Sutisna akan melantik 42 perwira TNI AU termasuk dua perwira perempuan dan dua perwira TNI Angkatan Darat (AD) pada upacara Wisuda Siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan ke-97 atau Wingday.  Pelantikan dilaksanakan secara simbolis di dua tempat hal ini terkait pencegahan wabah virus corona (Covid-19) yaitu di Markas Besar Angkatan Udara (Mabes AU), KSAU akan menyematkan wing penerbang dan trofi pada dua lulusan terbaik dan satu perwakilan siswa dari TNI AD dan peserta wisuda lainnya mengikuti upacara dari Wisma Adisutjipto di Yogyakarta dan melalui jaringan video jarak jauh dengan Mabes AU.

Kemampuan Ltda Ajeng selama mengikuti berbagai kelas sangat baik, Letda Ajeng bisa menduduki posisi pertama dari seluruh angkatannya seperti melakukan latihan manuver yang mendukung jurusan tempur, seperti aerobatik, formasi dan lainnya juga diatas rata-rata.   "  Ini artinya Letda Pnb Ajeng memiliki kemampuan sebagai penerbang tempur  ", Ujar SiGaluh Yuyu polatih.

Peserta yang wisuda yang sudah dilantik akan segera bergabung dengan skuadron yang terdiri dari 34 penerbang pesawat fixed wing dan 10 penerbang rotary wing (helikopter).  Tapi khusus penerbang tempur akan menjalani Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Tempur (KPTPT) terlebih dahulu di Skadron Udara 15 sebelum menjalani masa transisi di skuadronnya masing-masing.

Ini bermakna bahwa Kartini sudah bisa terbang tempur bukan Cuma Gatot Kaca dan terlihat pada Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti sekaligus menjadi ikon bagi Juniornya di penerbangan bahwa kaum wanita juga mampu menjadi penerbang tempur TNI AU yang setara dengan laki – laki,



Kartini terbang kayak GatotKaca,
Ajeng Tresna wanita penerbang pesawat tempur pertama.

Minggu, 17 Mei 2020

PULAU RUN DI MALUKU PERNAH MENJADI PERTUKARAN KOLONIALISME DENGAN MANHATTAN DI NEW YORK.


NusanTaRa.Com
byLaDollaHBantA,   02/02/2020



Hampir semua orang tahu apa itu Manhattan, sebuah bagian kota New York yang sangat modern dan gemerlap  saat ini dan telah ada sejak dahulu,  Tapi adakah orang yang mengetahui tentang pulau Run di Maluku termasuk warga Nusantara tentunya sangat kurang sekali.  Kalau ingin dibandingkan  kedua tempat itu tentunya sangat  jauh berbeda baik dulu apalagi sekarang,  manhattan tak cuma lebih terkenal, tapi juga  lebih bergairah dengan berbagai fasilitas yang ultra modern berbanding Run yang hanya sebuah Desa pantai.

Pulau Run 350 tahun lalu tentulah berbeda  karena  pulau yang kaya akan pohon pala, rempah-rempah yang sangat mahal di dunia Barat, yang mahalnya bersaing dengan harga emas tentunya menjadi slah satu narapidana dana bagi kaum Kolonialisme.  Keharuman Pulau Run pulau dengan panjang 3 km dan lebar kurang 1 km m kala itu tak sebanding dengan Nieuw Netherland (kini disebut Manhattan), pulau kecil di sebelah selatan ujung Sungai Hudson di benua Amerika, yang dikuasai Belanda pada tahun 1624.

Run atau Rhun  yang terletak lebih dekat dengan Darwin, Australia ketimbang ibukota negara, Jakarta.  Pulau kecil di Kabupaten Maluku Tengah menjadi terkenal pada masa – masa awal pendudukan kolinial di Indonesia,  karena  memiliki kepentingan ekonomi yang sangat besar dengan kandungan tanaman rempah – rempah yang sangat banyak tumbuh alami disana terlebih dengan ditemukannya  Buah Pala, biji tanaman Myristica fragrans yang saat itu memiliki nilai sangat  tinggi  (setara dan bahkan lebih mahal dari emas) banyak tumbuh disana.  

Kekayaan Run kala itu akan tanaman Rempah seperti buah Pala  yang melimpah pada masa kolonial,  sehingga pulau ini sempat menjadi rebutan dua negara besar, yaitu Inggris dan Belanda.   Pala dengan harga yang tinggi kala itu tidak hanya untuk kegunaan bumbu masak tapi juga sebagai pengawet makanan, obat penyakit dan berbagai hal lain sehingga memiliki nilai yang sangat tinggi dan membuat banyak Negara kolonialisme  ingin menguasai wilayah yang saat itu dikuasai Inggeris.

Kepulauan Banda yang terdiri atas 10 pulau vulkanis tersebut hampir semuanya dikuasai Belanda kala itu kecuali Pulau Run. Belanda telah masuk kawasan Banda untuk membeli rempah pala sejak tahun 1603 dan pada tahun tahun 1616, Inggris menjadikan Run sebagai wilayah jajahan melalui sebuah kontrak yang menyatakan bahwa para penduduk Pulau Run menerima Raja Inggris sebagai pemimpin berdaulat di pulau Run. Kabarnya, James I, Raja Inggris saat itu mengubah gelarnya menjadi ‘King of England, Scotland, France, Ireland and Run’ karena ia sangat gembira mendengar berita tersebut.

Keberadaan Pulau Run yang kaya dan terpencil diwilayah kekuasaannya membuat Belanda Belanda tidak senang dan tak tinggal diam yang berujung perang perebutan antara dua kolonialisme.   Belanda mengepung pulau itu dan melakukan serangan  terus menerus  hingga akhirnya Inggeris menyerah pada tahun 1920 dan meninggalkan Pulau Run.   Perebutan belum berakhir  yang terus berlangsung hingga Perang Inggris – Belanda pada tahun 1652 – 1654 diakhiri Perjanjian Westminster dan  Traktad Breda  22 oktober 1667 meredam perang tersebut  yang menyatakan  Pulau Run harus dikembalikan ke Belanda dan Manhattan milik Inggeris.

Proses pengembalian Pulau Run ke tangan Inggris pada tahun 1660 dan 1665 gagal karena ketegangan dengan Belanda dan para pedagang Inggris diusir dari Pulau Run.  Perang Inggris – Belanda yang kedua terjadi pada tahun 1665 – 1667 yang kemudian diselesaikan dengan Perjanjian Breda.  Perjanjian terebut melahirkan kesepakatan  bahwa Pulau Run diserahkan pada Belanda  sementara Inggris mendapat Pulau Mahnattan di Amerika.  Manhattan yang saat itu bernama Niew Amsterdam diganti namanya menjadi New York City ketika dikuasai oleh Inggris.

Setelah ketetapan tersebut  Belanda mulai melakukan monopoli kebijakan perdagangan rempah – rempah di Pulau Run,  Monopoli  tersebut runtuh  tahun 1817 setelah pendudukan pulau utamanya  Banda Besar oleh Kapten Cole pada 1810 serta  Karena adanya pemindahan produksi  Pohon Pala ke Ceylon (Sri Lanka), Grenada dan Singapura dan koloni Inggris lainnya.   Keredupan Pulau Run akan pamornya selama plas-mines 350 tahun sebagai berlian dua negara perlahan hilang,  hingga Manhattan berkembang sebagai kota metropolitan, sementara Run  tetap menjadi  sebuah daerah kecil semakin terlupakan.


Manhattan dan pulau Run di dua benua,

Pulau Run ditukar Manhattan dalam traktat Breda.







NusanTaRa.Com
melayani pemasangan iklan
Sila Dail Talian 08125856599  

SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...