Senin, 17 September 2018

ARMIDA ALISJAHBANA KARTINI INDONESIA DIPERCAYA SEKJEN PBB MENJABAT ESCAP.

NusanTaRa.Com
byRaisALembuduT, 16/9/2018



Sekjen PBB Antonio Guterres, Kamis (13/9) mengumumkan penunjukkan Armida Salsiah Alisjahbana sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Ekonomi dan Sosial PBB Untuk Asia dan Pasifik (ESCAP).   Berdasarkan keterangan di situs resmi PBB, Armida akan menggantikan Shamshad Akhtar dari Pakistan yang akan berakhir masa tugasnya.   "  Sebelum serah terima jabatan, posisi sekretaris eksekutif akan dijabat sementara oleh Hongjoo Hahm dari Korea Solata sebagai pelaksana tugas  ", Ujar SiDin  Guterres, Sabtu, 15 September 2018.

Banyak pihak yang menyambut gembira atas penunjukan Armida Alisjahbana tersebut ,  “  Turut bangga melihat putri terbaik bangsa dipercayakan tanggung jawab besar di PBB  “, Ujar SiDin DT. Djani Duta Besar Indonesia untuk PBB.    Armida Alisjahbana yang pernah  dianugerahi  Bintang Mahaputra Adipradana dan  Brevet Kehormatan Hiu Kencana  dari Angkatan Laut dan Wing Penerbangan Kehormatan dari  Angkatan Udara Indonesia,  meraih gelar sarjana dari Universitas Indonesia kemudian  studinya di Northwestern University dan University of Washington di Amerika. 

Armida Alisjahbana,  kelahiran  Bandung, 16 Agustus 1960 merupan satu tokoh tokoh Indonesia dengan sederet jabatan penting yang pernah ia emban.  Profesor  tahun 2005 di Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran  Bandung,  Dua tahun lalu Armida diangkat menjadi Direktur Pusat Studi Tujuan Pembangunan Berkesinambungan di UNPAD  dan menjadi wakil ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, anggota dewan pengurus Institut Penelitian Ekonomi Untuk ASEAN dan Asia Timur (ERIA), anggota Forum Masyarakat Statistik, dan beberapa organisasi terkemuka lainnya.

Dalam Kabinet Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudoyono,    Armida Alisjahbana pernah menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia ke-10  22 Oktober 2009 – 20 Oktober 2014,  Pelaksana Tugas,  Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Masa jabatan 1 Oktober 2014 – 20 Oktober 2014.   Selama menjabat sebagai Menteri Bappenas 2009-2014 beliau juga dipercaya mengetuai Global Partnership for Effective Development Cooperation pada 2012-2014.  Pada tahun 2016  Ekonom ini pernah menjabat  sebagai gubernur pengganti di Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia, dan pada tahun 2016 lalu menjadi anggota tim independen untuk mendukung Dialog ECOSOC.

Putri Kartini ini juga telah terlibat Beragam proyek penelitian dan konsultasi juga pernah digelutinya, antara lain di United Nations University/Institute for Advanced Study di Tokyo, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia, Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Australia, Australian Agency for International Development AUSAID, Komisi Eropa dan Organisasi Buruh Internasional ILO.   "  Beliau pantas untuk menjabat posisi ini karena wawasan dan pengalaman beliau  cukup kuat  ", Ujar SiDin LahabinGLegenD.

Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana, S.E., M.A.,  kelahiran  Bandung, Jawa Barat, 16 Agustus 1960,  terlahir sebagai Armida Salsiah Kusumaatmadja anak dari Prof.  Mochtar Kusumaatmadja mantan Menteri Luar negeri di era Soeharto.  Beliau juga  Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan   Saat ini  juga menjabat sebagai Direktur Utama Center for Sustainable Development Goals Studies, Universitas Padjadjaran (SDGs Center Unpad).



Kartini putri Indonesia,
Kartini menjabat ESCAP PBB 2018 Armida Alisjahbana.

Sabtu, 15 September 2018

PRAMUKA SAKA BAHARI BANGKA BELITUNG JUARA UMUM PALANTARA-8

NusanTaRa.Com
byFarhaMTukirmaN, 15/9/2018


Abdul Fatah Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung  menyambut Kontingen Saka Bahari Babel Pelantara 8 Sail Moyo Tambora bertempat di VIP Bandara Depati Amir Pangkalpinang, didampingi Sahirman Kepala Kepegawaian dan SDMD Prov Kep. Bangka Belitung dan Kapten laut khusus (KH) Widianto Paspotmar Lanal Babel,  pada hari Jumat (14/9/2018).  Kontingen Saka Bahari Babel di edisi Pelantara 8 Sail Moyo Tambora merupakan juara utama dan menerima piala penghargaan Pelantara 8 Sail Moyo Tambora, dimana Pelantara merupakan akronim dari Pelayaran Lingkar Nusantara. 

Sebanyak 28 orang pramuka saka bahari tiba di Pangkalpinang, setelah 21 hari melakukan pelayaran lingkar nusantara (Pelantara), yang merupakan kegiatan Sail Moyo Tambora 2018 Provinsi Nusa Tenggara Timur.   Para Pramuka Saka Bahari seluruh Indonesia bertemu, berkumpul dan melaksanakan keikut sertaan dalam kegiatan di atas kapal perang KRI Teluk Bintuni-520 selama 3 minggu sejak tanggal 24 Agustus sampai dengan 11 September 2018 dengan rute perjalanan dimulai dari Surabaya - Lombok - Pulau Moyo - Pulau Medang - Surabaya.  Pembina pendamping kontingen Saka Bahari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Muhammad Irham menjelaskan kegaitan ini bertujuan mengenalkan potensi maritim di daerah-daerah yang disinggahi. 

Prajurit TNI AL mendidik ratusan Pramuka Saka Bahari perwakilan dari seluruh propinsi  Indonesia di atas kapal perang TNI AL yang berangkaat dari Dermaga Koormada II Ujung Surabaya 24  Agustus 2018.    Para pramuka Saka Bahari tersebut tergabung dalam  kegiatan  “ Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelanatara-8) “ akan berlayar selama tiga minggu  dalam rangka mendukung dan berpartisipasi menyukseskan Sail Moyo Tambora 2018 yang dipusatkan di pelabuhan Badas, pulau Sumbawa, NTB.


Abdul Fatah Wagub Bangka Belitung

Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal) dalam keterangan tertulisnya menyebutkan kegiatan Pelantara–8 yang masih bagian dalam kegiatan Sail Moyo Tambora 2018 ini, memiliki tujuan melaksanakan pembinaan terhadap generasi muda Saka Bahari dalam rangka  “  Nation Character Building  ”.   Selain pramuka Saka Bahari, Kegiatan Pelantara-8 ini diikuti juga Bela Negara Kementerian Pertahanan RI dan Putra-putri Maritim (PPMI) dan mahasiswa Polimarin. 

Kegiatan selama Pelantara-8  diantaranya  Bakti sosial dan peduli lingkungan, kunjungan kerja, temu tokoh masyarakat, mengikuti pembekalan dari pejabat wilayah yang dikunjungi, wisata sejarah, pentas seni budaya, dan karnaval nusantara. Selain tiu, sosialisasi dan pembekalan di sekolah-sekolah, penyerahan bahan kontak dan Kemah Pesisir serta ikut partisipasi pada acara puncak Sail Moyo Tambora 2018 tanggal 9 September di pelabuhan Badas  dihadiri Presiden RI Joko Widodo. 

Abdul Fatah  memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diperoleh kontingen Saka Bahari Babel dalam mengikuti  dan mengharumkan  Prov. Kepulauan Bangka Belitung  dalam kesertaan mereka di Edisi Pelantara 8 Sail Moyo Tambora di kancah nasional.   “  Prestasi yang telah diraih luar biasa, karena dari tujuh yang diperlombakan kontingen Bangka Belitung dapat meraih juara dan hanya satu yang tidak diperoleh yaitu hasta karya  “,  Ujar SiDin Wakil Gubernur.  Dari kegiatan yang diperlombakan, saka bahari Provinsi Bangka Belitung berhasil memperoleh juara 1 lomba tari kreasi semaphore, juara 1 lomba yel-yel, juara satu lomba pluit laut TNI-AL, juara 1 lomba kreasi bangunan pasir dan juara 2 lomba tenda terapung. 

Abdul fatah mengapresiasi dan bangga, terhadap pencapaian dan keberhasilan yang dilakukan oleh generasi muda di Bangka Belitung khususnya oleh Pramuka Saka Bahari .   "  Luar biasa. Dari tujuh yang diperlombakan, hanya satu yang tidak kita peroleh. Ini suatu perjuangan yang berat, karena ini diikuti seluruh provinsi di Indonesia. Tapi mereka dari Provinsi Bangka Belitung, dibawah pimpinan dan gemblengan dari bapak-bapak angkatan laut, nyatanya mereka bisa membawa nama baik Bangka Belitung ditataran nasional  ", Ujar SiDin Abdul Fatah, Jumat (14/9/2018). 

Sementara itu, Paspotmar Lanal Babel, Kapten laut khusus (KH) Widianto mengapresiasi anak-anak pramuka saka bahari ini. Ia menilai anak-anak ini memiliki inisiatif, kreativitas dan mempersiapkan dengan matang sebelum melakukan rangakaian kegiatan Pelantara.   "  Saya salut dengan adik-adik ini. Mereka sebelum dilaksanakan lomba, sudah merancang apa saja yang ingin mereka tampilkan  ", Ujar SiDin Kapten Laut Khusus (KH) Widianto.


Praja muda Karana Pramuka,
Remaja muda meningkatkan kepribadian bangsa.

Jumat, 14 September 2018

WABUP ACEH BESAR ATURAN PENGERAS SUARA DIMESJID TIDAK SEJALAN SYARIAT ISLAM DI ACEH

NusanTaRa.Com
byMuhammaDBakkaranG, 12/9/2018.



Wakil Bupati Aceh Besar Husaini A Wahab meminta warganya mengabaikan surat edaran Kemenag yang mengatur tentang penggunaan pengeras suara di masjid. Dia menyarankan agar volume azan di masjid-masjid tetap dibesarkan sebagaimana biasanya dengan tidak terlalu mempethatikan mengenai pelarangan.   "  Di Aceh Besar ini tak berlaku. Kita minta kepada seluruh Gampong (desa) untuk mengabaikan itu  ", Ujar SiDin Husaini, Rabu (13/9/2018).

Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Kemenag itu bernomor B.3940/DJ.III/HK.00.07/08/2018 tanggal 24 Agustus 2018,  yang memerintahkan kepada seluruh jajaran  Kepala Bidang/Seksi Penerangan Agama Islam, Kepala Bidang/Seksi urusan   Agama Islam dan Kantor urusan agama Islam Kecamatan  seluruh Indonesia untuk melaksanakan bimbingan dan tuntunan  dan petunjuk kepada para pengurus Mesjid dan Musholla se-Indonesia tentang penggunaan pengeras  suara di Mesjid dan Musholla.

Sosialisasi tersebut tentunya mendasari Instruski Dirjen Bimas Islam Nomor : KEP/D/101/1978, Tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Mesjid dan Mushollah, instruski ini lahir berdasarkannya banyaknya ditemukan  kasus  dimasyarakat  terutama  diseputar penggunaan pengeras suara di masjid/mushollah yang menimbulkan perselisihan dan  menggangu ketertiban hidup bermasyarakat  dan mengancam  kedaulatan bangsa.   Namun  di beberapa daerah instruksi itu mendapat perbedaan pandangan dan tidak mengamalkannya, karena tidaak sejalan dengan aturan dan kondisi daerah tersebut. 

Masyarakat di Kabupaten Aceh Besar harus mengabaikan surat edaran tersebut. Aturan itu, katanya tidak berlaku di Aceh yang menerapkan syariat Islam, Menurut Husaini.  "  Malahan, kalau ada yang melarang, harus lebih besar lagi volumenya, namun tower corong mik-nya yang harus ditinggikan letaknya agar tidak mengganggu yang dekat sekelilingnya  ", Ujar Husaini lagi.   "  Kita tinggal di Aceh yang melaksanakan syariat Islam, jika ada larangan seperti itu, jangan ikuti  ", Ujar SiDin yang akrap disapa Waled ini.

Selain itu, dia juga meminta warga Aceh Besar untuk menghentikan semua kegiatan saat Azan berkumandang. Hal ini, untuk memulikan panggilan salat tersebut.  "  Warga Aceh Besar kami minta menghentikan semua kegiatan saat Azan berkumandang. Karena dengan memuliakan kalimat tauhid maka akan dimuliakan oleh Allah orang tersebut  ", Ujar SiDin lagi. 

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan surat edaran Dirjen Bimas Islam nomor B.3940/DJ.III/HK.00.07/2018 tanggal 24 Agustus 2018 tersebut aturan yang sudah ada pada tahun 1978. "  Itu aturan Ditjen Bimas Islam tahun 1978, Kemenag tidak membuat kebijakan baru, namun mensosiliasasikannya tahun 2018 ini  ",  Ujar SiDin  tegas Menag  dikutip NusanTaRa.Com  dari situs resmi Kemenag.  Menurut Menag, edaran Bimas Islam yang dibuat tahun 1978 tersebut sifatnya internal.   Kementerian Agama tidak mengatur adzan, namun lebih pada tuntunan penggunaan pengeras suara di masjid, langgar dan musholla, meskipun masih ada bagian-bagian dari edaran itu yang harus dievaluasi. 

Instruksi Dirjen Bimas  Islam tahun 1978 pada dasar memuat  tentang aturan bahwa,  “  Syarat – syarat penggunaan pengeras suara  antara lain adalah tidak boleh terlalu meninggikan suara Doa, Dzikir, dan Salat  “ dan “  Pada dasarnya suara yang dikeluarkan ke luar masjid hanyalah Adzan sebagai tanda telah tiba waktu salat   “.   "  Saya tegaskan lagi, kita tidak mengatur adzan, namun mensosialisasikan tuntunan penggunaan pengeras suara di masjid, langgar dan musala  ", Ujar SiDin Lukman.




Suara Azan dari Mesjid,
Azan Pengingat waktu Sholat.

Senin, 10 September 2018

KEUNIKAN MATA UANG PAPUA NEWGUINEA KINA DAN KEBERADAANNYA DIPERBATASAN

NusanTaRa.Com
byBambanGBiunG, 11/9/2018



Meski  Papua NewGuenea termasuk dalam jajaran Negara termiskin di dunia yang setara dengan  beberapa Negara-negara di Afrika seperti Senegal dan Chad karna inCome perkapita yang rendah karena rendahnya pengelolaan sumberdaya alamnya  tapi mereka mempunyai nilai mata uang yang lebih besar dari Indonesia  yaitu untuk PGK 2.24 Kurs Indonesianya Rp 10.000 (jual) dan PGK 2.00 Kurs Indonesianya Rp  8.925 (beli).  Satuan mata uang Papua NewGuinea PGK atau Papua NewwGuinea Kina yang mulai diperkenalkan  menggantikan penggunaan mata uang Pound Australia atau Dollar Australia pada 19  April  1975.



Dengan perekonimian  yang rendah  sebagai dampak rendahnya daya produksi Negara walau mereka memiliki Sumber daya alam yang tinggi namun pemanfaatan untuk pertumbuhan masih rendah serta saran ainfrastruktur untuk pertumbuhan pembangunan yang masih kurang.    Tingginya mata uang Papua NewGuinea Kina tidak terlepas dari penggunaan mata uang Dollar Australia pada awalnya sehingga berdampak pada peralihan mata uang ke PGK selanjut  yang telah beredar di pasaran tak terkecuali di daerah perbatasan dengaan Indonesia seperti di Skouw dan  Marauke.



Di daerah perbatasan tersebut atas kebutuhan akan kemudahan bagi perlintasan kedua warga di daerah tersebut maka saat ini telah berdiri  Money Changer baik milik Indonesia maupun milik Papua NewGuinea di Negara masing-masing.   Bahkan keberadaan kebutuhhan akan pertukaran uang di daerah perbatasan ini menjadi satu prospek pencarian bagi sebagian warga perbatasan di sana sebagiaman masyarakat perbatasan lainnya seperti dengan Malaysia dan Timor Leste.



Mata uang PGK atau Kina sebagai alat pertukaran resmi dalam perniagaan di Papua NewGuinea sebuah Negara yang berada di ujung Timur Indonesia,  dalam perjalanan sejarahnya memiliki banyak  kronik yang memberikan warna tersendiri buat Negara tersebut.  Bagi Negara Indonesia yang berada di perbatasan dengannya seperti di daerah Skouw dan Merauke Provinsi Papua hal ini tentunya menjadi satu warna dinamika tersendiri dalam perekonomian diperbatasan yang mana  di daerah tersebut menggunakan kedua mata uang Rp dan PGK secara resmi.



 
Pintu Perbatasan PNG - RI di Skouw

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai Kina, berikut faktanya:



1. Kehadiran Kina menggantikan Dolar Australia



Sebelumnya selain Pound Papua Nugini dan Mark Nugini  Papua Nugini pernah menggunakan Dolar Australia sebagai alat transaksi  dalam segala aspek perekonimian mereka.  Pada 19 April 1975, Kina lahir sebagai pengganti resmi mata uang tersebut.   Kina mata uang Papua Nugini  terbagi dalam 100 toea,  kina  berasal  dari bahasa Kuanua  kawasan suku Tolai  yang bermakna  kerang mutiaran yang banyak dipakai untuk perdagangan di kawasan Pantai dan Dataran Tinggi di negara tersebut dahulu.



Sejarah penggunaan mata uang tersebut karena sebelumnya Negara   yang satu pulau dan bersebelahan dengan Provinsi Papua  ini merupakan bekas jajahan Australia sehingga segala sesuatunya  termasuk mata uang yang menggunakan Dolar Australia.    Setelah dinyatakan merdeka, Papua Nugini merombak bentuk kedaulatan serta mata uang resmi mereka.



2. Nilai yang tinggi dipengaruhi oleh ekspor-impornya



Jika dilihat dari pertumbuhan ekonominya, Indonesia mungkin jauh lebih baik dibanding Papua Nugini,  namun dalam hal aktivitas ekspor – importnya Papua NewGuinea ternyata masih lebih baik sehingga hal ini menjadi penahan atas nilai mata uang Kina lebih tinggi.



Nilai ekspor Papua Nugini jauh lebih tinggi dari impornya sebagaimana dilansir dari laman MoneySmart.Id dan total nilainya untuk ekspor Papua NewGuinea sebesar US$ 9,52 milia atau Rp 136 trilliun dan  nilai impornya US$ 1,87 miliar atau Rp 26,88 triliun. Angka ekspor yang tinggi itulah yang mendorong tingginya nilai Kina.



3. Semua warna mata uang sama dengan Dolar Australia



PG Kina  dari pertama kali terbit hingga saat ini  terdiri dari  6 pecahan kertas Kina, 2, 5, 10, 20, 50, hingga 100 Kina.   Sedangkan mata uang koinnya terdiri dari nominal 5 Toea, 10 Toea, 20 Toea, 50 Toea, dan 1 Kina.  Logam tersebut terbuat dari perunggu dan cupronickel serta bolong di tengahnya (khusus untuk 1 Kina).



Uniknya, semua uang kertas didesain sama persis seperti warna Dolar Australia yang mereka gunakan sebelumnya.   Mungkin, tujuannya agar masyarakat  tak  bingung saat mereka diperkenalkan pertama kali. Sebagai informasi tambahan, sejak 19 April 2007, pecahan 1 dan 2 Toea udah tidak sah lagi digunakan.



4. Orang Indonesia perbatasan lebih suka memakai Kina



Bukan lagi hal yang mengherankan jika penduduk Indonesia mulai dari pedagang sampai tukang ojek  di perbatasan lebih suka bertransaksi dengan menggunakan uang Negara tetangga tersebut.   Mereka sebenranya mengumpulkan Kina karena nominalnya lebih tinggi, setelah banyak  mereka akan menukarnya dengan rupiah, ingat nilai jual mata uang PGKina lebih tinggi.



Penggunaan Uang PGKina akan lebih hemat dan praktis.   Serta nilai tukar yang lebih stabil  membuatnya lebih save dan menguntungkan bila disimpan untuk jangka lama karena ada kecenderungan nlai tukarnya semakin naik.  Jadi ada kecenderungan warga perbatasan kita lebih senang menyimpan dan menggunakan uang PGKina.   Himbauan buat teman  bahwa  menggunakan mata uang Indonesia  akan membuat Rupiah stabil dan enggak semakin mudah (anjlok).



Ketiadaan tempat penukaran uang di perbatasan terbukti memberikan kerugian bagi  Negara,  terlihat sebagaimana  yang ada  di perbatasan Skow Papua, yang merupakan salah satu pintu lintas batas negara Indonesia-Papua Nugini di Jayapura, Papua.  "  Banyak orang Papua Nugini yang belanja di Skow (Jayapura). Karena nggak ada money changer waktu itu, mereka sulit mendapatkan rupiah akhirnya mereka belanja pakai kina (mata uang PNG)  ", Ujar SiDin  Ronaald Waas Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas di Kantor Perwakilan Wilayah BI Batam,  Sabtu (13/8/2016).



Kondisi ini bukan hanya menimbulkan masalah bagi pemerintah Indonesia karena menjadi banyak uang asing beredar di tanah air dan mengancam keberadaan rupiah terutama dalam transaksi di wilayah perbatasan, tetapi juga menimbulkan masalah bagi Pemerintah Papua Nugini.  "  Bank sentral Papua Nugini pusing mereka karena uang tunainya berkurang tanpa mereka tahu larinya ke mana? Padahal mencetak uang, pengadaan uang itu kan menimbulkan cost (biaya). Kalau ada uang yang hilang, artinya mereka (Pemerintah Papua Nugini) harus keluar biaya lagi untuk cetak uang baru  ", Ujar SiDin Ronald Waas lagi, lanjutnya bahwa  di sini lah peran money changer penting untuk disediakan di wilayah-wilayah perbatasan.



Beli barang bayar mutiara,
Kina mata uang Papua NewGunea.

SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...