Jumat, 24 Juni 2022

MENANTI KEPASTIAN AKAN KLAIM KALAU SALAKANAGARA KERAJAAN TERTUA DI NUSANTARA

NusaNTaRa.Com

byBasruLDatUMabusunG,      S  e  n  i  n,     3    0      M    e    i      2  0  2  2

Candi diperkirakan peninggalam Salakanagara

Kerajaan Salakanagara diyakini sebagian masyarakat merupakan kerajaan tertua dan pertama di Nusantara,   Kutai yang diakui sebagai yang tertua di Nusantara  yang muncul pada abad ke 4 M jelas masih lebih muda dari sejarah berdirinya  Salakanaagara yang sudah eksis keberadaannya di Nusantara sejak  abad ke 2 M.   Keterbatasan sumber sejarah terkait Salakanagara  maka kerajaan ini  menjadi cukup misterius,  nama Salakanagara mencuat berdasarkan adanya bukti beberapa arca dan naskah Wangsakerta, sebuah karya sastra dalam bahasa Jawa Kuno yang berasal dari Cirebon.

Melalui buku  karya  Claudius Ptolemaeus  yang dipublikasikan sekitar tahun 150, Geographia menggambarkan adanya kawasan yang berada sangat jauh  ketimur dari Yunani,  yang  ia  sebutkan  kawasan itu sebagai Argyre  atau negeri besi.    Digambarkan  Argyre tidak jauh dari semenanjung Malaya dan kawasan yang bernama Barus di Sumatra,   dari para  sejarawan  banyak  mencari tahu keberadaan negeri yang dimaksud, dan menemukan kerajaan tertua di Nusantara : Salakanagara.    Ahmad Darsa, peneliti peninggalan kuno dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran  menulis makalah Kropak 406, Carita Parahyangan dan Fragmen Carita Parahyangan tahun 2014,   “  Ptolemeus bisa jadi sempat mengunjungi Salakanagara  ”,  Ujar SiDin Ahmad Darsa dalam  tulisannya  yang dimuat National Geographic.

Tertulis dalam naskah Wangsakerta, Salakanagara memiliki raja pertama Dewawarman yang berasal dari India dan menjadi duta India di Pulau Jawa  yang  kemudian menikahi Pwahaci Larasati, putri kepala daerah setempat, Aki Tirem atau Sang Aki Luhurmulya,   “  Ternyata, Aki Tirem leluhurnya berasal dari “seberang”, yaitu Suwarnabhumi (Sumatra), sedangkan nenek moyangnya berasal dari India  ”,  Ujar SiDin Ayatrohaedi  arkeolog Universitas Indonesia.    Setelah menjadi menantu Aki Tirem, Dewawarman memiliki nama penobatan Dharmalikapala Dewawarman Haji Raksagapurasagara dan dari Pwahaci Larasit lahir beberapa anak salah satunya Dewawarman II.

Dewawarman I ini berkuasa selama 38 tahun (130-168 M) selanjutnya pada masa kekuasaan Dewawarman VIII berkuasa pada 340-363 Masehi,  pemerintahan saat  ini dengan keadaan ekonomi penduduknya sangat baik.  Tetapi setelah masa pemerintahannya Kerajaan Salakanagara akhirnya tamat karena dikuasai oleh Kerajaan Tarumanegara,  pusat kekuasaannya pun pindah ke Jayasinghapura yang sudah menjadi kota besar.

Pusat Kerajaan Salakanagara juga masih belum pasti,  Namun  ada tiga versi terkait perkiraan di mana pemerintah Salakanagara dijalankan, yakni  1.  di Teluk Lada,  Pandeglang (Banten) sesuai naskah Wangsakerta dan pusat kerajaan di Rajatpura  kota tertua di P Jawa,  Rajatpura menjadi pusat pemerintahan Raja Dewawarman I hingga era Raja Dewawarman VIII dua kali dipimpin Ratu, hingga menjadi bawahan dari Tarumanegara,   namun diragukan karena tidak memiliki Pelabuhan besar yang menjadikannya  Bandar Niaga yang menjadi  simbol kejayaan  Bandar dagang.

2.  Ciondet  atau  Condet (Jakarta)  berada di Jakarta Timur tak jauh dari Bandar niaga besar bernama  Sunda Kelapa  yang  pada masanya dikenal sebagai pusat perdagangan paling ramai di Nusantara,  orang datang ke Sunda kelapa kemudian beranak pinak yang kemudian dikenal sebagai kum Betawi.  3.   Di lereng Gunung Salak di Bogor, Jawa Barat.  Dikisahkan  di kaki Gunung Salak sering terlihat keperak-perakkan ketika diterpa sinar matahari kemudian menjadi sebutan  “Negara Perak” dan ditambah penyebutan “Salaka” dengan “Salak” hampir mirip, melihat cakupan wilayahnya maka penduduknyalah yang disebut  sebagai orang Sunda.

Ayatrohaedi memperkirakan beberapa nama pada lokasi sekarang, seperti Agrabinta adalah kerajaan kecil di Cianjur Selatan yang terdapat nama daerah serupa   dan Jayasinghapura adalah Jasinga di Kabupaten Bogor.   Terdapat berbagai titik temu antara naskah Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara dengan ragam prasasti peninggalan Tarumanegara,  diperkirakan prasasti itu berasal dari abad ke 5, yang juga tidak bertentangan dengan penanggalan naskah bila  ini dipercaya  banyak sejarah masa lampau di Indonesia yang perlu dirombak.

Naskah Wangsakerta sendiri  hingga kekinian  masih menjadi kontroversi. Naskah yang digarap oleh semacam panitia riset dari Kesultanan Cirebon ini konon disusun selama 21 tahun dan selesai pada 1698.   Panitianya terdiri dari lima penasehat agama Islam  dari Arab, Siwa dari India, Wisnu dari Jawa Timur, Buddha dari Jawa Tengah  dan Konghucu dari Semarang. Ada pula para pelaksana di bawah mereka yang terdiri tujuh orang jaksa pepitu, Cirebon.

Para panitia ini berhasil memustakaan 1.700 naskah,  lengkap dengan semua jilidnya, seperti Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara dan salinan kitab-kitab hukum Majapahit yang paling banyak adalah rangkaian carita, katha, dan itihasa dengan 286 jilid.  Meskipun penemuan naskah ini sangat disyukuri karena terbilang lengkap, tetapi tidak sedikit kalangan sejarawan yang meragukan keasliannya. Lantaran isinya yang begitu detail dan rinci menceritakan sejarah Nusantara  dari peradaban purba hingga Kerajaan Islam.

Ilustrasi  Raja  Sunda

 

Migrasi warga Nusantara dahulu dari India dam China.

Salakanagara diperkirakan kerajaan tertua di Nusantara.    




Selasa, 21 Juni 2022

INDOMIE INDONESIA TERMASUK TUJUH PRODUSEN MI INSTAN YANG TERLARIS DI DUNIA !!!

NusaNTaRa.Com

byBahrIHasupiaN,      S  e  l  a  s  a,     0   7       J    u    n    i       2  0   2  2

 

Mi Instan Produksi INDOFOOD Sukses Makmur  Tbk

Saat ini Mi instan telah menjadi makanan yang mendunia,   dan  merupakan salah satu makanan cepat saji yang banyak dikonsumsi masyarakat, makanan ini selain rasanya  Enak, praktis dalam penyajian, harga ekonomis dan mudah ditemukan,   makanan ini tak hanya  menjadi  konsumsi masyarakat  Indonesia, tetapi  merambah ke  banyak Negara  di dunia.   Semua kelas ekonomi  dan usia, miskin, kaya, tua, muda, semua dipastikan pernah mengonsumsi mi instan,   dari data yang dirilis Euromonitor, nilai penjualan ritel mi instan di seluruh dunia mencapai 3,15 miliar dollar AS pada 2020. Jumlah ini meningkat 7,8 persen dari 2,92 miliar dollar AS pada 2019.

Sementara konsumsi mi instan di Indonesia juga menempati urutan teratas global, yakni sebanyak 12,6 miliar porsi pada 2020,   merujuk data World Instant Noodles Association (WINA), pada tahun 2020, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan konsumsi mi instan terbanyak di dunia.   Tapi, Indonesia berada di bawah gabungan konsumsi China dan Hong Kong, yakni 46,35 miliar bungkus. Sedangkan Indonesia cetak konsumsi 12,64 miliar bungkus di tahun 2020.

Berbeda dengan China dengan banyak varian rasa babi, mi goreng adalah varian mi instan paling populer di Indonesia, dengan variasi gurih rasa ayam, sayuran, dan udang.  Terutama karena Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk muslim serta produk mie Instans Indonesia banyak memproduksi mie Instan dengan varian rasa menu khas sajian makanan asli Indonesia.    Dikutip dari data penjualan yang dirilis Globalnewswire, berikut ini daftar 7 perusahaan pembuat mie instan dengan pangsa pasar terbanyak di dunia  :

1. Nissin Food Holdings

Nissin Foods adalah sebuah perusahaan Jepang yang membuat mi instan. Perusahaan tersebut didirikan di Jepang pada 4 September 1948 oleh Momofuku Ando dengan nama Nissin Food Products Co., Ltd.   Sebagaimana diketahui, Momofuku Ando adalah orang yang pertama kali menciptakan mi instan di dunia. Nissin sendiri saat ini berkantor pusat di Osaka. Pada tahun 2020 lalu saja, Nissin Food Holdings mencatatkan penjualan bersih sebesar 468,9 miliar yen. Di Indonesia, Nissin juga cukup terkenal dengan produk mi instan, biskuit, hingga makanan ringan.

2. Nestle S.A.

NestlĂ© S.A. adalah sebuah produsen makanan dan minuman multinasional yang berkantor pusat di Vevey, Vaud, Swiss. Perusahaan ini merupakan produsen makanan dengan pendapatan terbesar di dunia sejak tahun 2014.  Pada tahun 2020, Nestle mencatatkan pendapatan sebesar 90,32 miliar dollar AS. Produk mi instan paling terkenal dari Nestle adalah Maggi yang menjadi penguasa pasar di Eropa. Di Indonesia, Nestle lebih dikenal sebagai produsen susu.

3. ITC Limited  

ITC Limited adalah perusahaan konglomerat India yang berkantor pusat di Kolkata. Selain mi instan, perusahaan ini juga merambah bisnis hotel, kertas, dan agrobisnis.   Perusahaan ini melaporkan pendapatan pada tahun 2020 sebesar 517 miliar rupee. Produk mi instan paling populer dari ITC Limited adalah Yippee.

4. Capital Food Pvt Ltd

Sama halnya dengan ITC Limited, Capital Food Pvt Ltd juga merupakan perusahaan asal India. Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi mi instan terbesarnya di Nahuli, Vapi, Negara Bagian Gujarat. Capital Food Pvt Ltd adalah perusahaan yang memproduksi mi instan global dengan merek Ching's.

5. Ajinomoto Co Inc

Ajinomoto Co Inc selama ini lebih banyak dikenal sebagai pembuat MSG atau penguat rasa makanan. Perusahaan ini juga tercatat menjadi produsen mi instan terbesar dunia di urutan kelima.   Beberapa produk mi instan andalan perusahaan Jepang ini antara lain Yum Yum, Oyakata, A&M, dan Yakisoba. Secara keseluruhan, perusahaan ini mencatatkan penjualan  yang  cukup memberangsangkan  pada tahun 2020 dengan nilai mencecar  nilai  10,12 miliar dollar AS.

6. Acecook Vietnam Joint Stock Company

 Acecook Vietnam Joint Stock Company merupakan perusahaan makanan asal Vietnam. Bersama dengan mitranya dari Jepang, Acecook mengembangkan berbagai produk mi instan.    Produk mi instan paling terkenal dari Acecook Vietnam adalah Hao Hao, Pho Noodle, dan DenHat.

7. Indofood Sukses Makmur Tbk

Meski menjadi penguasa pasar di Indonesia, secara global, Indofood Sukses Makmur Tbk berada di rangking ke-7 sebagai produsen mi instan terbesar dunia.    Pendapatan perusahaan secara keseluruhan pada tahun 2020 yakni sebesar 4,7 miliar dollar AS. Selain mi instan, Indo

Varian merek mi instan dari Indofood antara lain Indomie, Supermi, Sarimi, Sakura, Pop Mie,  Indomie Cup, Sarimi Gelas dan Mi Telur Cap 3 Ayam.    Perusahaan juga tercatat memproduksi berbagai produk makanan seperti susu, biskuit, dan beragam makanan ringan.

Maggi Mi Instan Produksi Nestle  SA,  Swiss

 

Sejarah Mie sejarah bangsa China,

Mi Instan Indomie Indonesia  7 mi terpopuler dunia.     



Senin, 20 Juni 2022

DESA NGUPIT OR DESA KAHUMAN DI KLATEN, DESA TERTUA DI INDONESIA BERDIRI TAHUN 866 M.

NusaNTaRa.Com

byBakrIRoYMarteN,      M  i  n  g  g  u,     1   2       J   u   n   i        2  0  2  2 

Replika Prasasti Upit di belakang Kantor Desa Kahuman, Kecamatan Ngawen, Klaten. 

Jumlah desa yang ada di Indonesia saat ini kurang lebih  74.910 desa  dan Salah satu  Desa Kahuman merupakan sebuah wilayah yang berada di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Konon desa tersebut merupakan kelanjutan dari Kerajaan Mataram Kuno yang termasuk dalam wilayah perdikan, yakni kawasan kerajaan bebas pajak. Hal tersebut dapat terlihat dari adanya Prasasti  Ngupit (Upit) yang menyebutkan bahwa Desa Kahuman termasuk dalam desa tertua di Kabupaten Klaten, yang berdiri pada abad ke-9 Masehi.

Desa Kahuman  atau biasa disebut Ngupit di Kecamatan  Ngawen,  Kabupaten Klaten,  Jawa Tengah, merupakan desa pertama  atau yang  tertua di Indonesia,  diperkirakan sejak tahun 788 saka  atau  866 Masehi  desa ini sudah ada.    Berdasarkan informasi yang  ada pada prasasti Upit  yang diketemukan di wilayah Kahuman maka desa di Klaten ini diperkirakan telah memiliki usia lebih dari  1.152 tahun sehingga  Desa Ngupit di anggap sebagai desa yang tertua di Indonesia.

Dengan ditemukannya Prasati Upit atau Yupit di kawasan Desa Kahuman ini, disimpulkan bahwa desa terua di Indonesia ini dulunya bernama Desa Ngupit.   Sementara itu, anggota Tim Pelestari Ngupit Ngawen, Rohani mengatakan bahwa melalui prasasti  yang ditemukan tersebut, bisa diketahui bahwa Desa Ngupit saat itu yang diperkirakan beridir pada zaman  Kerajaan  Medang Kamulan  telah mempunyai sejarah tata pemerintahan yang sudah diakui sebagai sebuah korajaan.

Sementara itu, Sesepuh Desa Kahuman, Dalimin Harno, menjelaskan bahwa bukti-bukti lain selain prasasti yang menunjukan bahwa Desa Kahuman adalah desa tertua adalah adanya batu-batu candi yang terletak di makam padalan.   Pada  mulanya bebatuan tersebut berupa batu berundak. Namun setelah diteliti lagi, batu berundak itu adalah bongkahan kecil dari bebatuan yang sudah tersusun rapi layaknya bangunan candi. Prasati Upit/Yupit  yang asli saat ini tersmpan di Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah.

Sebagai sebuah peninggalan kuno, Prasasti Upit merupakan prasasti berbentuk tugu yang ditemukan oleh seorang petani bernama Motrowiratmo di Dukuh Sorowaden Kahuman  kemudian  Mitrowiratmo sendiri kemudian menjabat sebagai Kepala Desa Kahuman.    Diketahui bahwa Prasasti Upit muncul sebagai prasasti milik Rakai Kayuwangi  yang bertanggal 11 November 866 Masehi,  sehingga  dapat ditaksir bahwa usia Desa Kahuman kurang lebih 1.152 tahun. Sangat tua, bukan  ?.

Pemandangan desa Kauman

Namun hingga kini Desa Kahuman  dengan  luas  wilayah  132,598 ha dengan jumlah penduduk  2.000  jiwa  masih menjadi desa yang dikenal di Klaten,  letaknya pun sangat strategis yakni berada di Jalan Klaten Boyolali Km 4, yang merupakan bagian dari jalan provinsi.   Penduduk di desa tersebut pun  juga  terus berkembang,  beberapa di antaranya bekerja sebagai petani, buruh  bahkan PNS  dan  di  desa Kahuman atau desa Ngupit   terdapat  sumber air pengilon yang konon dipercaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit.

Pegiat pelestari cagar budaya Klaten, Hari Wahyudi, menjelaskan keterangan di prasasti Upit jika diterjemahkan prasasti itu sudah ada sejak 11-12 November 866 Masehi,   “  Dalam prasasti itu memuat keterangan Rakai Halaran menetapkan tanah sima [tanah perdikan] Upit  ”,  Ujar SiDin Hari Wahyudi.   Hari meyakini di kawasan yang disebut dengan Upit atau yang kini dikenal dengan nama Ngupit banyak  ditemukan  jejak peninggalan candi,   “  Pertama karena dalam prasasti Kwak yang ditemukan di Magelang disebutkan perintah untuk memberikan sumbangan merawat bangunan suci di Upit.  Kedua di sana [kawasan yang dikenal dengan nama Ngupit] masih banyak ditemukan peninggalan candi  ”,  Ujar SiDin Hari Wahyudi Laji.

Salah satu warga Desa Kahuman, Rokhani, 48, mengatakan nama Ngupit sudah ada sejak masa lampau. Hal itu diperkuat dengan prasasti peninggalan Mataram Kuno yang pernah ada di wilayah antara Desa Ngawen dan Kahuman.   Prasasti berbentuk batu lingga, berhuruf Jawa kuno, dan kini disimpan di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. Dalam prasasti tersebut nama Ngupit sebenarnya disebut dengan nama Upit atau Yupit,   “  Karena untuk memudahkan pelafalan sehingga disebut dengan Ngupit  ”,  Ujar SiDin  Rokhani  dengan Soppenger (Jumawanya), Rabu (17/11/2021).

Prasasti Ngupit


P Jawa  sejak dahulu memiliki peradaban  dan budaya,

Desa Ngupit di Klaten Desa tertua di Indonesia.


 NusaNTaRa.Com  Adverstesment                                                                                      Melayani  pemasangan  Iklan                                                                                                        Sila Dail  Talian  0812 5856 599 


Rabu, 15 Juni 2022

LELUHUR ORANG MADAGASKAR DAN KOMORO TERNYATA BERASAL DARI BANJAR KALIMANTAN

NusaNTaRa.Com

byMuhammaDNunukaN,      S  e  l  a  s  a,     3   1        M   e   i         2  0  2  2 

Banjar Moyang suku Madagaskar dan Komoro di Afrika

Kaum Banjar dari Bormeo Tenggara  pada awal milenium kedua  sebelum orang Eropa datang ke Afrika Timur, telah berlayar menyeberangi  Samudera Hindia  sejauh  7.000 kilometer dan mengkolonisasi Kepulauan Komoro dan Madagaskar.   Mereka  mengikuti  pelayaran  kerajaan-kerjaan Hindu-Buddha  seperti Sriwijaya (abad ke-6 hingga 13), kala itu Suku Melayu berniaga  ke tempat yang jauh sampai ke Afrika Timur karena  Sriwijaya mendirikan pos dagang di Kalimantan Tenggara  hingga  orang-orangnya  berbaur dengan  orang asli Borneo, Ma'anyan  yang menjadi leluhur orang Banjar.

‘Fakta memukau geografi manusia’

Sejarawan terkemuka Jared Diamond menyebutnya “fakta tunggal paling memukau dari geografi manusia” - bahwa pulau-pulau di Afrika Timur, Kepulauan Komoro dan Madagaskar, memiliki pengaruh kebudayaan Asia dan Afrika.   Para ilmuwan telah lama berdebat mengenai asal usul orang Madagaskar yang memiliki leluhur dari Asia dan Afrika.   Usaha sebelumnya untuk menentukan lokasi asal orang Madagaskar di Asia menunjuk pada Kalimantan secara umum sebagai potensial sumber. Namun belum ada populasi sumber yang secara tegas teridentifikasi.  

Riset kolaboratif internasional kami yang berlangsung empat tahun, termasuk dengan tim Profesor Herawati Sudoyo di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman mengidentifikasi orang Banjar sebagai populasi sumber dari migrasi yang menakjubkan ini.   Kami menganalisis genom 3.000 orang dari 190 populasi dari sekitar wilayah Samudera Hindia, termasuk 30 populasi dari Indonesia, Madagaskar, dan Komoro.   Penelitian kami adalah yang pertama menggabungkan data dan hipotesis dari riset linguistik, arkeologis, dan genetik tentang masyarakat Komoro dan Madagaskar.

Bahasa, budaya, dan genetika

Ahli linguistik telah lama menemukan bahwa, meski dekat dengan Afrika, kosakata bahasa Malagasy secara menakjubkan sebagian besar berasal dari sebuah bahasa yang dulu dituturkan sepanjang lembah Sungai Barito di Kalimantan Tenggara.   Sekitar 90% kosakata Malagasy berasal dari bahasa Ma’anyan, suku asli di pedalaman Kalimantan Tenggara yang berjumlah sekitar 70.000 orang. Kurang dari 10% kosakata bahasa Malagasy berasal dari bahasa Afrika (utamanya bahasa Sabaki, cabang dari bahasa Bantu).

Di sisi lain, ahli arkeologi menemukan bukti kultural — termasuk teknik pembuatan besi, perahu layar, instrumen musik seperti xilofon, dan budi daya padi dan umbi-umbian (“makanan tropis”). Semua ini mendukung adanya hubungan yang kuat dengan Asia.   Studi genetika juga secara umum mengkonfirmasi asal usul populasi Madagaskar dan Komoro yang berasal dari Afrika dan Asia.

Penelitian kami

Menggunakan pendekatan statistik yang mutakhir, kami menemukan bahwa kaum Banjar dan orang Afrika Timur (komunitas Swahili) bercampur pertama kali di Kepulauan Komoro sekitar abad ke-9 dan selanjutnya di Madagaskar sekitar abad ke-11.   Yang menarik adalah dinamika percampuran berbeda di antara dua wilayah tersebut. Di Madagaskar persentase keturunan Banjar berkisar sekitar 37% hingga 64% di Madagaskar dan hanya 20% di Komoro. Ini mungkin disebabkan kedatangan komunitas Swahili di Komoro sebelum kedatangan kaum Austronesia.   Kami menentukan tanggal arus genetika (perpindahan) selama 2000 tahun ke belakang di antara 190 populasi di sekitar Samudra Hindia. Riset kami menunjukkan bahwa perpindahan manusia berkorelasi dengan volume dagang (yang diperkirakan dari rekaman sejarah).

Selama 2000 tahun terakhir, volume dagang di sekitar pesisir Samudra Hindia naik turun. Ilmuwan telah menentukan empat fase perdagangan dalam jaringan niaga Samudra Hindia.   Fase pertama dimulai dengan berkembangnya rute Jalur Sutra (abad ke-1 hingga 5) yang membawa barang dagangan dan ide-ide antara Cina, Eurasia, dan Asia Selatan. Fase kedua menyusul pada abad ke-6 hingga 10 dengan menyebarnya Islam dan pedagang dari Arab. Fase ketiga datang dengan munculnya rute maritim yang dimulai pada abad ke-11 hingga 15. Fase keempat dimulai dengan kedatangan orang Eropa pada abad ke-16, yang secara drastis mengubah jaringan perniagaan dunia hingga saat ini.

Percampuran antara orang Banjar dan orang Afrika Timur di Komoro terjadi ketika puncak fase kedua. Sementara, perpindahan orang Banjar ke Madagaskar terjadi pada puncak fase ketiga. Perpindahan orang-orang Asia ke Madagaskar dan Komoro merepresentasikan perpindahan paling jauh yang kami amati dalam penelitian kami.  Melalui riset ini, kami menciptakan skenario yang menunjukkan bahwa arus barang dan ide terkait dengan perpindahan orang-orang yang membawanya. Singkatnya, perdagangan mendorong interaksi antar-kelompok manusia dan percampuran antar-populasi.   Jaringan niaga Samudra Hindia adalah contoh awal globalisasi, dan menunjukkan hubungan antara kegiatan dagang yang dilakukan manusia dan mobilitas yang terlihat jelas dalam dunia kita saat ini.

Teka teki

Penelitian kami menyelesaikan perdebatan di balik asal usul orang Madagaskar dan Komoro.   Kami sekarang tahu bahwa orang Asia datang ke Kepulauan Komoro pertama kali pada abad ke-8 dan kemudian ke Madagaskar pada abad ke-11. Namun yang masih menjadi teka teki adalah rute maritim yang dilalui dari Kalimantan ke pulau-pulau di Afrika Timur tersebut. Ini bagian lain dari fakta mengagumkan soal geografi manusia yang belum terpecahkan. (dr.TheConversatioN, 07/03/2018).

Sejarawan terkemuka Jared Diamond menyebutnya “fakta tunggal paling memukau dari geografi manusia” - bahwa pulau-pulau di Afrika Timur, Kepulauan Komoro dan Madagaskar, memiliki pengaruh kebudayaan Asia dan Afrika.


 

Dari Timur menuju ke Barat dengan Berlayar,

Moyang Madagaskar dan Komoro dari Negeri Banjar.



Selasa, 14 Juni 2022

AIR TORJUN “MATA JITU” SANGAT INDAH DAN MEMUKAI PUTRI LADY DIANA INGGRIS

NusaNTaRa.Com

byMapiroHBorrA,    S  e  l  a  s  a,   1   3       J   u   n   i      2  0  2  2 

Air Terjun "Mata Jitu" di P Moyo Sumbawa 

Tak diragukan lagi kalau Indonesia memang  terkenal  di mancanegara dengan deretan wisata alamnya yang memukau,   sehingga  masih banyak kawasannya  belum terjamah oleh banyak manusia  sehingga   tak heran jika dikatakan sebagai surga tersembunyi yang ada diwilayah nusantara.    Tersembunyi di balik Hutan Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, gemercik air sayup-sayup terdengar dalam kesunyian alam yahh  !   Air Terjun Mata Jitu, air terjun yang keindahannya bisa memukau siapa saja yang datang ke kawasan ini.

Memiliki  pemandangan asri lengkap dengan pepohonan hijau alami  yang menutupinya  membuat Air Terjun Mata Jitu menjadi primadona di Pulau Moyo,    terlebih landskapnya  berhiaskan  perpaduan air terjun yang berwarna hijau tua dan muda seakan-akan menghipnotis Anda untuk menceburkan diri dan bermain air di dalam air terjun ini.   Air terjunnya   yang telah menjadi bagian cagar alam Indonesia ini konon telah terbentuk jutaan tahun lalu  yang kini melahirkan satu karya besar keindahan yang kuaso sang pencipta.

Air Terjun Mata Jitu keindahannya begitu memukau

Mata jitu memiliki arti sebagai mata air yang jatuh  ke sungai berupa kolam berikutnya begitu juga selanjutnya hingga yang ke ompat  air terjun ini .   Uniknya air terjun ini jatuh di sungai yang mirip kolam dan aliran sungai memiliki air yang jernih sehingga kolam air alami dibawahnya memiliki warna hijau toska yang sangat indah dan memukau,   belum lagi diselingi bebatuan kapur dengan warna terang menjadikan area air terjun sangat memukau.

Air Terjun Mata Jitu  berada di lokasi berundak  empat undak dan tujuh kolam,  bagi  penduduk setempat, “mata jitu” diartikan sebagai mata air yang jatuhnya tepat mengenai kolam di bawahnya.  Keindahan Air Terjun Mata Jitu terkenal hingga ke manca Negara  bahkan  mendiang Putri Lady Diana dari England  mengaguminya saat  berkunjung dan berbulan madu  ke air terjun ini.   Masyarakat sekitar pun menjuluki air terjun ini dengan sebutan “Queen Waterfall”.

Layaknya air terjun berundak dengan dinding seperti stalagmit

Keindahannya berhias  batu stalakmite yang indah  menjadi  daya tarik wisatawan lokal hingga mancanegara, bahkan air terjun ini merupakan salah satu destinasi  yang  menjadi tempat  kunjungan  Putri  Lady Diana. Jadi tidaklah heran Air Terjun Mata Jitu dijuluki sebagai Queen Waterfall.   Hiasan dinding tebing disekitar air terjun seperti stalaktit dan stalakmit berbagai ukuran menambah daya tarik tersendiri bagi  pengunjung.

Air terjun Mata Jitu memiliki  Empat  buah undakan dengan tinggi sekitar tujuh meter dikelilingi oleh pepohonan menjadikan tampilan air terjun semakin asri dan sejuk.  Keindahannya menjadikan air terjun ini sebagai salah satu bagian dari cagar alam Indonesia yang mana keelokan air terjunnya  telah terbentuk sejak jutaan tahun yang lalu.

Keindahan  air terjun mata jitu di  pesisir pulau Moyo

Air Terjun Mata Jitu ini tepatnya berada di Labuan Aji, Labuhan Badas, Sumbawa Regency, Nusa Tenggara Barat. Kamu harus melakukan perjalanan terlebih dahulu ke Desa Ai Bari,   kemudian   harus melakukan penyeberangan ke Pulau Moyo dengan  menyewa  perahu nelayan kurang lebih dua jam perjalanan. Ketika sampai di Desa Labuan Aji, kamu bisa menyewa ojek motor kurang lebih 25 menit dan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 2 jam.

Meski terasa lelah, Suguhan  akan keindahan  pemandangan  Air Terjun  “Mata Jitu” selama dalam  porjalanan  selama dua jang  sangatlah elok dan memukau.  Dan lokasi air terjun sangatlah indah menjadikan pengalaman tersendiri ketika mencicipi keindahan air terjun Mata Jitu sembari merentasi  pesona Pulau Moyo di Tenggara Indonesia.

Pesisir P Moyo  Sumbawa 

 

Biru segar mengguyur bumi,

Air Torjun “Mata Jitu” Sumbawa sangat indah sekali.

Senin, 13 Juni 2022

PELEPASAN KLOTER PERTAMA JEMAAH HAJI 2022 JAWA TIMUR DIRESMIKAN MA’RUF AMIN DI BANDARA JUANDA

NusaNTaRa.Com

byMuhammaDNunukaN,       S  a  b  t  u,     0   4       J  u  n  i       2  0  2  2

Jamaah haji dari Indonesia (Jawa Timur) bersiap untuk berangkat ke Tanah Suci

KH Ma’ruf Amin Wakil Presiden RI,  pagi tadi melepas keberangkatan 449 jemaah haji  kloter pertama asal Jawa Timur melalui Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Sabtu (04/06/2022).   Pemberangkatan jemaah haji ini merupakan yang pertama setelah dua tahun terhenti karena pandemi Covid-19,   "  Hari ini kami memberangkatkan 449 jemaah dari Jawa Timur. Mereka berasal dari Tuban dan Bojonegoro menuju tanah suci  ",  Ujar SiDin  Ma'ruf Amin dengan Soppengernya (Jumawanya).

Diketahui, Kloter 1 terdiri dari 197 jamaah pria, 246 wanita dari Kabupaten Tuban, ditambah 2 orang dari bojonegoro, sehingga total menjadi 445 orang jamaah,  sementara para  petugas kloter terdiri dari 4 orang,  yakni 1 orang ketua kloter,  1 orang pembimbing,  1 d

okter dan 1 perawat, secara keseluruhan kloter 1 terdiri 449 orang.   Kloter pertama ini tergabung dalam 5 KBIH, yaitu KBIH Al Islahiyyah, KBIH Ar Roudhoh, KBIH NU Rengel, KBIH Assa'diyah, KBIH Busyrol Ummah serta 2 orang non KBIH.

Sementara total terdapat 38 kloter yang melalui Embarkasi Surabaya  dengan  Kelompok pertama dijadwalkan berasal dari Tuban  kemudian  diikuti  kloter terakhir Embarkasi Surabaya akan berangkat ke Arab Saudi pada 2 Juli 2022.  Sedangkan, untuk kedatangan jemaah haji dijadwalkan kloter pertama tiba pada 15 Juli 2022 dan kloter terakhir masuk Asrama Haji pada 14 Agustus 2022.

Ma'ruf  Amin dalam acara tersebut di damping  Gubernur Jawa Timur  Khofifah Indar Paeawansa mengatakan, pemberangkatan ibadah haji ini harus disyukuri karena menjadi penanda bahwa pandemi telah berangsur pulih turut serta dalam acara tersebut  Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama.   "  Ini menjadi yang pertama kali selama 2 tahun tidak ada pemberangkatan karena Covid-19. Alhamdulillah Karena Covid-19 sudah landai kami bisa memberangkatkan haji  “  dam  "  Mudah-mudahan tahun depan kita sudah bisa normal. Karena itu, haji tahun ini semacam ukuran atau penilaian apabila berjalan baik insyaallah tahun depan normal kembali  ",  Ujar Wakil Presiden.

Lebih lanjut, Ma'ruf meminta agar jemaah menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah  dengan tetap menjaga protocol kosehatan  sebab  wabah Covid-19 hingga kini belum sepenuhnya hilang dan bisa berkembang kembali kalau kita menjaga diri dengan baik.   "  Harus bisa menjaga kesehatan karena cuaca di sana panas, sehingga bisa menjalankan ibadah dengan baik. Dengan demikian, jemaah haji bisa kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji mabrur  ",  Ujar SiDin Ma’ruf Amin dalam pesannya.

Pelayanan dan fasilitas untuk jemaah haji, telah dipersiapkan dengan baik. Termasuk juga tim medis. Ia menyebut itu komitmen pemerintah untuk jamaah haji.   Pemerintah, kata dia telah memperkuat tim kesehatan, persediaan obat-obatan serta pelayanan rumah sakit darurat di Mekkah, Madinah dan bandara. Hal itu juga bagian upaya menurunkan angka kematian Jemaah,   "  Semua jemaah dipantau dan dari tahun ke tahun menurun serta terus kita evaluasi apa yang kurang  ",  Ujar SiDin Ma’ruf Amin  dalam sambutannya.

Sementara itu Khofifah merinci, 449 jemaah haji kloter pertama itu berasal dari Kabupaten Tuban dan Bojonegoro. Rinciannya, 197 merupakan jamaah pria dan 246 jamaah perempuan,   "  Semoga selama menunaikan ibadah haji, panjenengan semua selalu dalam keadaan sehat, kuat, tidak kurang satu apapun hingga kembali ke tanah air dan menjadi haji mabrur  ",  Ujar SiGaluH Khofifah I Parawangsa.      Total jemaah haji yang berangkat melalui embarkasi Juanda  tahun ini sebanyak 16.967 orang, terdiri jemaah haji asal Jawa Timur sebanyak 16.087 dan selebihnya jemaah  dari  Bali, NTT,  NTB dan Palembang.

                       

 

Dulu ke Mekkah Melintasi  Lautan,

Jemaah Haji Kloter I Jatim di Juanda  dilepas Ma’ruf Amin.




Sabtu, 11 Juni 2022

RATUSAN WARGA CHINA PAKAI ALAT PELINDUNG DIRI VIRAL DI BANDARA SOEKARNO – HATTA

NusaNTaRa.Com

byPakeLEE,        K  a  m  i  s,        0   9          J       u       n      i            2  0  2  2

Warga China memakai APD di    T 3 Bandara Soekarno - Hatta 

Sebuah video yang menampilkan rombongan WN China berjalan menggunakan alat pelindung diri di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Soekarno-Hatta viral di media social,    dalam  video yang beredar, tampak sejumlah orang mengenakan alat pelindung diri berwarna abu-abu dengan garis kuning di lengan kiri berjalan beriringan.   Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, Muhammad Tito Andrianto mengatakan dan  membenarkan adanya peristiwa tersebut di terminal keberangkatan Bandara Soekarno - Hatta.

"  Memang benar pada Minggu, 05 Juni kemarin, sekitar pukul 11.15 WIB, terdapat 191 WNA asal RRC yang kembali ke negaranya   ",  Ujar SiDin Muhammad Tito Andrianto dengan Plabomoranya (hebatnya)  ketika dimintai konfirmasi, Rabu (08/06/2022).  Tito mengatakan ada 191 WNA asal China yang terlihat viral itu berada di Bandara Soetta yang akan kembali ke negaranya dan mereka semua  akan menaiki pesawat Xiamen Airlines dengan nomor penerbangan MF8008 dengan rute Jukarta  -  Fuzhow.

Pada video dengan durasi 33 detik viral di media sosial, terlihat rombongan orang memakai Alat Pelindung Diri (APD) berwarna gelap berada di sekitaran terminal penumpang Bandara Soetta.    Dikonfimasi, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Muhammad Tito Andrianto membenarkan hal itu,   kojadian itu terjadi pada Minggu, 5 Juni 2022, berlokasi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang,   “  Betul, mereka adalah rombongan WNA dari negara RCC yang akan pulang ke negaranya  ",  Ujar Kepala Kanim Bandara Soekarno-Hatta M Tito, Rabu, (08/06/2022).

M Tito Adrianto  memastikan  banwa  rombongan ini ada yang menggunakan visa kunjungan dan ada pula yang menggunakan visa tinggal terbatas (VITAS)  yang syah  selama di Indonesia,   "  Selain menggunakan izin masuk yang sah, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta memastikan bahwa proses pemeriksaan kepulangan ratusan WNA tersebut telah sesuai dengan SOP pemeriksaan yang ada.  Semua WNA telah melewati pemeriksaan di Konter Pemeriksaan Imigrasi  ",  Ujar SiDin M Tito Adrianto Laji.

Soal pakaian yang digunakan, Tito menyebutnya hal tersebut sebagai bagian dari peraturan dari negara China. Hal tersebut mengingat tingkat penyebaran virus Corona masih sangat tinggi di sana,   "  Terkait dengan pakaian yang digunakan, maka hal tersebut merupakan bagian dari regulasi negara RRC, di mana tingkat penyebaran kasus COVID-19 di negara tersebut masih cukup tinggi, sehingga warga yang pulang dari luar negeri harus mematuhi protokol kesehatan semaksimal mungkin  "   dan  "  Sudah menjadi kebiasaan ketika warga China pulang ke negaranya maka mereka cenderung menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap  ",  Ujar SiDin M Tito Adrianto.

Sehingga warga yang pulang dari luar negeri harus mematuhi protokol kesehatan semaksimal mungkin.   “  Saat ini kasus Covid-19 di RRC masih cukup tinggi, sehingga sudah menjadi kebiasaan ketika warga China pulang ke negaranya maka mereka cenderung menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, hal ini bukanlah hal yang baru, dari awal pandemi terjadi warga China sudah melakukan hal yang sama  ”,   Ujar SiDin  M Tito meyakimkan.

Tito memastikan pihaknya selalu berkomitmen dalam menjaga kedaulatan Negara, dalam hal ini bahwa  semua orang yang melintas keluar dan masuk  wilayah Negara  Republik  Indonesia dipastikan melalui pemeriksaan keimigrasian sesuai dengan aturan yang berlaku.    "  Menjaga pintu gerbang negara Indonesia merupakan amanah yang selalu kami pegang dalam menjalankan tugas di tempat pemeriksaan imigrasi  ",  Ujar SiDin M Tito Adrianto Laji.


 

Cakap Melayu, Orang China ada di mana ada Api,

Ratusan Warga China di Bandara Soetta pakai APD akan kembali.




SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...