Jumat, 09 Agustus 2019

KH MAIMOEN ZUBAIR DIKEBUMIKAN DI MA’LA MEKKAH TEMPAT KELUARGA NABI DI MAKAMKAN

NusanTaRa.Com
byMuhammaDBakkaranG, 09/08/2019



Maqbarah Jannatul Ma’la Makkah tempat pemakaman dikota Mekkah yang tidak jauh dari masjidil Haram  dan di pemakaman ini banyak dimakamkan keluarga nabi Muhammad SAW seperti istri pertama Nabi Muhammad, Siti Khadijah, dua putra Nabi Muhammad, Al-Qosim bin Muhammad dan Abdullah bin Muhammad, kakek Nabi Muhammad, Abdul Muttalib bin Hasyim dan pamannya Abu Thalib serta dua anak sahabat Rasul, Abu Bakar bin Shiddiq yakni Abdurrahman dan Asma.   Sehingga menjadi kebanggaan bagi ummat Mekkah dan Islam bila dapat di makam di pemakaman Ma’la seperti pemakaman atas Almarhum  KH Maimoen Zubair ulama asal Rembang.

Kementerian Agama dan KBRI yang mengurus pemakaman ulama kharismatik NU berusia 91 berhasil memastikan tempat pemakamannya  di Maqbarah Jannatul Ma’la Mekkah tempat dimana ulama besar asal Indonesia Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dimakamkan dan Sayid Alawi al-Maliki al-Hasani guru beliau.  Media Center Haji (MCH) Kementerian Agama RI yang meliput di Makkah melaporkan bahwa Almarhum KH Maimoen Zubair yang wafat  Selasa (6/8/2019) di Makkah dikuburkan sekitar  500 meter dari makam Siti Khadijah.  “ Di Ma’la biasanya hanya sebagai tempat pemakaman khusus orang-orang Makkah. Kami terus memastikan agar Mbah Moen bisa dimakamkan di sana ”, Ujar SiDin Lukman Menag.

Sebelum beliau dimakamkan KH Maimoen terlebih dahulu oleh Panitia dari Kemenag dan KBRI membawa jenazah beliau ke Masjidil Haram untuk disholatkan bersama – sama warga Indonesia yang ada di sana, staf Kemenag, KBRI dan warga yang di seputar masjidil Haram.   Ma'la terbentang di dataran tinggi bukit Jabal As-Sayyidah, perkampungan Al-Hujun, yang letaknya tidak jauh dari Masjidil Haram. Kira-kira jaraknya hanya sekitar 1,1 km arah utara dari Masjidil Haram dan dibutuhkan kira-kira 25 menit bagi peziarah yang ingin berjalan kaki.
 
Dahulu area makam Ma’la  yang sebenarnya  tidak terlalu besar, bahkan lebih kecil dari makam yang ada di Madinah,   dipenuhi dengan marmer yang indah dan batu putih, serta tempat-tempat suci yang menandai makam Khadijah, Abu Talib, bahkan makam siti Khadijah memiliki kuubah besar sehingga mudh menemukannya tetapi oleh pemerintah Arab Saudi di ratakan.   Sejak Raja Abdul Aziz Al-Su’ud berkuasa di Saudi tahun 1925 bangunan dan nisan besar tersebut dihancurkan dan menyisakan tanah setinggi satu jengkal dan batu-batu kecil sebagai penanda makam.

Kyai Maimoen Zoebair lebih akrab dipanggil Mbah Moen  ulama kelahiran  Rembang, Jawa Tengah, 28 Oktober 1928, adalah seorang ulama dan politikus Indonesia.  Dalam hidupnya pernah menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang dan menjabat sebagai Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan hingga ia wafat.   Mbah Moen pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang selama 7 tahun serta menjadi anggota MPR RI utusan Jawa Tengah selama tiga perioda.  Mbah Moen wafat setelah melaksanakan salat Subuh, pada pukul 04.30 waktu setempat selasa 06/08/2019 di rumah sakit An-Nur Mekkah.

Kepergian Kiyai asal Rembang tersebut tentunya menjadi kesedihan ummat Islam tanah air hal ini terlihat dengan gelar Doa, sholat Ghaib dan tahlilan secra berjemaah dibeberapa tempat untuk mengiring kepergian beliau keppangkuan Allah SWT.  Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah menggelar  Shalat ghaib dan tahlil untuk almarhum Syaikhana KH Maimoen Zubair, yang diselenggarakan di halaman Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Jalan Dr Cipto Nomor 180 Kota Semarang. Hadir Ketua PWNU Jateng, KH Ahmad Muzammil, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah H Sholahuddin Aly dan  Ketua PC GP Ansor  Semarang Saiful Bahri.

Ketua PWNU Jateng, KH Ahmad Muzammil mengungkapkan, bahwa  " Saya bertemu beliau terakhir pada acara NU di Solo beberapa waktu lalu. Beliau berpesan, agar warga NU terus merawat hubungan baik dengan semua warga negara. Hubungan antara nasionalis dan religious bersatu maka Indonesi atetap Kuat “, Ujar SiDin Muzammil.   Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Sholahuddin Aly, wafatnya Mbah Moen merupakan duka mendalam, tak hanya Jawa Tengah maupun GP Ansor dan NU, namun semua anak bangsa.

Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah (Jateng),  mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya KH Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen itu.  " Saya atas nama pribadi, keluarga dan sebagai Gubernur Jateng menyampaikan duka yang mendalam. Innalillahiwainnailaihirajiun, kita berdoa semoga Mbah Moen husnul khatimah ", Ujar SiDin Ganjar Pranowo, selasa (06/08/2019).

Selain sosok nasionalis, di mata Ganjar, sosok Mbah Moen merupakan tokoh ulama yang rendah hati dan penyayang. Meskipun kiai sepuh, namun tidak pernah menganggap orang lain lebih rendah darinya.   " Beliau seorang kiai yang sangat rendah hati dan sangat penyayang. Saya selalu digandeng dan dipeluk saat bertemu, saya merasa beliau itu sangat penyayang. Tidak pernah saya melihat ada pikiran-pikiran atau ucapan buruk yang disampaikan Mbah Moen ", Ujar SiDin Ganjar P.

Sholat ke Masjidil Haram sebagai arah,
KH Maimoen Zubair di makamkan di  Ma’la Makkah.


Selasa, 06 Agustus 2019

BIOPLASTIK BUKAN CUMA NGURANGIN PROBLEM SAMPAH TAPI JADI PANGAN TAMBAHAN.

NusanTaRa.Com
byMcDonalDBiunG, 04/06/2019  

Bioplastik terbuat dari sari pati Singkong

Bagi Isroi peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia, di Bogor, untuk menemukan satu material teknologi yang produknya sebagian  memiliki sifat plastik  dan mampu menggantikan fungsinya, dan berusaha mengembangkan bioplastik tersebut yang ramah Lingkungan dari bahan terbarukan dan bisa terurai secara biologis di alam.  Ketika anda memasak mi instan, sadarkah bahwa Anda telah meninggalkan jejak secarik plastik pembungkus mi dan bumbunya, yang akan bertahan cukup lama bahkan hingga 500 tahun lamanya  ?, inilah yang menjadi ide Isroi tersebut untuk menjalankan penelitiannya.  

Selain itu ia menginginkan bioplastik produknya nanti  berkonsep bahan plastik yang biodegradable atau dapat diurai oleh mikrorganisme seperti bakteri dan jamur merujuk pada sebuah materi yang akan terurai menjadi sedikit atau hilang sama sekali dalam periode waktu tertentu, sehingga tidak terlalu membahayakan hewan dan lingkungan.   Produsen platik sering membuat klaim seperti ini, namun penelitian terbaru mengungkap bahwa kantong plastik yang disebut-sebut biodegradable ternyata masih utuh setelah tiga tahun di laut atau terkubur di bawah tanah dan  tas-tas plastik yang tidak terurai dapat memuat lebih dari dua kilo belanjaan.

“  Ide bioplastik muncul untuk menggantikan plastik sekali pakai, yang selalu menjadi sampah dan tidak pernah didaur ulang  ”, Ujar SiDin Isroi.   Ide tersebut mulai ia tekuni dan kembangkan sejak tahun 2017,  ia menciptakan edible bioplastic  ” plastic ”   yang bisa dimakan. Produk ide Isroi tersebut berhasil membuat kemasan bening bak plastic yang  berbahan utama tepung singkong atau tapioka.    Walaupun produk bioplastik  masih terus dialam penyempurnaan  di laboratorium dan masih dalam proses mendapatkan hak paten, namun Isroi berharap dalam waktu satu atau dua tahun lagi bioplastik ini sudah bisa diproduksi secara komersial.

Kemasan terbuat dari Jagung.
Bioplastik ini telah digunakan untuk membungkus dodol dari Banjarnegara,  pengganti plastik sekali pakai, bioplastik yang dapat dimakan ini tidak akan menghasilkan sampah. Jika dibuang pun, bioplastik bisa menjadi pakan, atau dikomposkan dan diuraikan oleh alam dalam waktu kurang lebih tiga bulan.   Isroi juga dalam penelitiannya menggunakan limbah industri sawit  sebagai bahan baku pembuatan bioplastik yaitu monomer gula dan turunannya (selulosa), yang sangat melimpah dalam tandan kosong kelapa sawit, yang tersedia sepanjang tahun.

“  Target kami ke depan, adalah menciptakan pembungkus minyak bumbu dalam mi instan yang bisa langsung dimasak tanpa membuka bungkusnya  ”, Ujar SiDIN Isroi kalem,   bahkan, sebuah prototipe mangkuk bioplastik yang bisa disantap, sudah tersedia di laboratoriumnya.

Penelitian bioplastik ditanah air ternyata mendapat sambutan dari kalangan mahasiswa dan peneliti sejak dahulu lagi, semisal empat mahasiswa IPB Bogor yaitu Made Dirgantara, Miko Saputra, Eni Septi Wahyuni, dan Muhammad Khalid. Mereka telah meneliti  "  Ternyata limbah jagung yang ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan membuat plastik ramah lingkungan  ", Ujar SiGaluh Eni Septi Wahyuni di Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/10/2013) lalu.  "  Sementara itu, salah satu pertimbangan lain menggunakan klobot jagung sebagai bahan pembuatan bioplastik, karena tingginya jumlah limbah jagung di Indonesia  ", Ujar SiGaluh lagi. 

"Selama ini kegunaan kulit jagung di Indonesia banyak sebagai pakan ternak, pembungkus makanan tradisional, atau kerajinan tradisional," tambahnya.   Muhammad Khalid menyebutkan, penelitian bioplastik dari klobot ini merupakan penelitian lanjutan dari seniornya, yang juga membuat bioplastik dengan mencampurkan biji plastik dengan pati umbi-umbian,  sebagaimana diketahui bahwa ubi  diketahui kandungan serat dan pati yang tinggi sedang pada klobot jagung mengandung serat 38 – 50 %  dan karbogihrat 38 – 55 % , cukup tinggi sehingga mereka memutuskan mencoba klobot untuk bahan pembuat plastik.

" Dengan mengolahnya menjadi bioplastik maka limbah jagung bisa kita manfaatkan optimal ", Ujar SiGaluH Eni.

Imogen Napper dan Richard Thompson di University of Plymouth, telah menguji tas-tas plastik jenis kompos, biodegradable, oxo-biodegradable (terurai karena bereaksi dengan panas dan oksigen sehingga plastik pecah jadi molekul kecil yang bisa diurai oleh mikroorganisme jadi C02, H2O dan biomassa), dan polietilena konvensional (PE) di tiga lingkungan alami yang berbeda :  terkubur di tanah, di luar ruangan yang terpapar udara serta sinar matahari, dan terendam dalam air laut, dikutip dari NGI, 17 mei 2019.

Tidak satu pun tas-tas itu rusak sepenuhnya di semua lingkungan yang diuji,  secara khusus, kantong biodegradable mampu bertahan di tanah dan laut hampir tanpa kerusakan.   Ini mungkin mengejutkan, tapi realitas plastik yang “dapat terurai secara alami” belum memenuhi harapan kita. Ada berbagai jenis plastik yang dapat terbiodegradasi, yang menawarkan tingkat keteruraian yang berbeda dan umumnya memerlukan kondisi khusus untuk melakukannya dan plastik terbuat dari molekul sangat panjang yang disebut polimer, yang terdiri dari ribuan atom yang dihubungkan bersama dalam suatu rantai, ukuran molekul yang tipis membuat plastik memiliki sifat-sifatnya yang terkenal, yaitu padat, kuat, tangguh, fleksibel.

Meski semua bioplastik temuan  para peneliti dan ahli dapat memenuhi harapan akan solusi persampahan plastic setidaknya akan lebih baik dari plastic sebelumnya, tapi persoalan ini belum selesai masih perlu pembenahan dan penyempurnaan akan temuan produk tersebut sehingga min dari persoalan krisis sampah sekarang.   Plastik yang didefinisikan sebagai  “ biodegradable ”  terbuat dari molekul  molekul yang dapat terurai secara alami, tapi tidak ada skala waktu spesifik untuk degradasi ini bahkan dalam beberapa kondisi dibutuhkan waktu bertahun-tahun.


Plastik ngegangguin hidupnye  ikan satwa,
Bioplastik diharapkan ngurangin problem sampah dunia.

PENUTUPAN FKMA ASEAN KE-VI POLIMA, KESADARAN BUDAYA MASYARAKAT PERLU DIHIDUPKAN.

NusanTaRa.Com
byAsnISamandaK, 16/07/2019


AS Tamrin Wali Kota Baubau dalam sambutanya mengapresiasi dan berterima kasih kepada para raja dan sultan se Nusantara yang  meluangkan waktu merayakan dan menyukseskan festival yang berimbas pada psikologi masyarakat karena mengangkat harkat dan martabat adat istiadat daerah.   Kata dia, "  FKMA  (Festival Keraton Masyarakat Adat ASEAN) yang diselenggarakan ini bukan hanya sekedar mengikuti rangkaian acaranya semata. Lebih jauh, FKMA ini adalah wujud kepedulian dalam mengangkat budaya masing-masing untuk dipertontonkan dimata dunia  ", Ujar SiDin AS Tamrin dalam acara penutupan  FKMA. 


Festival Keraton Masyarakat Adat (FKMA) ASEAN ke-VI Polima di Kota Baubau resmi ditutup by AS Tamrin Wali kota Baubau, Kamis malam 14 Juli 2019.  Sebelumnya event berskala Internasional ini, FKMA ASEAN dibuka oleh Plh Sekretaris Provinsi Sulawesi Tenggara La Ode Mustari sekaligus mewakili Gubernur Sultra Ali Mazi pada,     Selasa  11/07/2019, " Ini menjadi momentum kita untuk menjaga dan melestarikan kekayaan budaya masyarakat Buton, masyarakat Nusantara dan Masyarakat ASEAN  ", Ujar SiDin La Ode Mustari dalam pembukaannya.

Agenda kegiatan FKMA ASEAN ke-VI Polima selama tiga hari terdiri atas penjemputan, gala dinner, musyawarah raja/sultan se-Nusantara, pembukaan FKMA, tarian kolosal, Pertemuan pakar budaya,  karnaval budaya, pagelaran seni dan budaya, napak tilas Nusantara Santiago, peka kande-kandea, city tour dan penutupan. 

Dalam musyawarah Raja/ Sultan se-Nusantara terjadi beberapa dialoh seperti Kerajaan Galuh di Ciamis, Jawa Barat, Prabunya, Rasich Hanif Radinal mengatakan eksistensi kerajaan tersebut hampir punah beberapa tahun lalu, atas inisitaip dia dan keluarganya diantaranya  mengumpulkan pusaka-pusaka dan menghimpun yang dimulai tahun 2015  akhirnya Gerajaan Galuh bisa dihidupkan kombali.  Kisah lain yang terpapar oleh Pangeran Teuku Rafly Pasha pada kesultanan di Aceh yang melihat bahwa rakyatnya sudah tidak meyakini adanya kesultanan meski perlu untu metode lain untuk upaya revitalisasi budaya tersebut.   

Peka Kande-kandea bahasa Baubau berarti makan-makan, adalah momen ketika para tamu dan warga berkumpul untuk makan bersama dalam hal ini peserta FKMA ASEAN,   Para tamu yang hadir di Baruga Masjid Agung Keraton Buton seluas 3 km persegi.  Para tamu dijamu gadis-gadis  asal Baubau dengan berbagai makanan tudung saji dan saat pembawa acara mengatakan ”  tongpalaijo  ” yang  berarti ”  buka tutupnya  ”, pelayan tersebut membuka tudung dan menyajikan makanan dengan segera bagi para tamu.  Peka kande-kandea ini yang terbesar sepanjang sejarah dan  dicatatkan dalam Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri).

Peserta  FKMA ASEAN ke-VI Polima dihadiri enam negara diantaranya  Filipina, Thailand, Korea, Singapore, Belgia dan Malaysia.   Peserta dari dalam negeri sedikitnya dihadiri 81 kerajaan dan 20 Lembaga adat yang tergabung dalam Forum Silaturrahmi masyarakat Adat Nusantara (FSMAN) yang berasal dari Nusantara Papua, Maluku, Manado, Kalimantan Nusatenggara, Jawa hingga Sumatera,  juga telah hadir di kota yang  memilik benteng terluas di dunia dalam bersama-sama mengisi berbagai paket acara untuk mencapai tujuan FKMA ASEAN seperti Acara Peka Kande-Kandea .

Salah satu unsur ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), YM Lalu Satriawan Syah mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau karena telah bersedia menjadi tuan rumah dan menyukseskan kegiatan FKMA ASEAN ini.   “  Saya beranggapan kalau hanya Lombok kepingan surga yang terdampar di Bumi. Ternyata Kota Baubau tidak kalah indahnya   ”,   Ujar SiDin Laluu Satriawan Syah dari Kedatuan Pejanggik Lombok Nusa Tenggara Barat.

Wali Kota Baubau, AS Tamrin dalam ssaambutan penutupannya mengatakan,   “  Terima kasih kepada Paduka Yang Mulia telah bersama-sama merayakan festival ini. Olehnya itu, saya berharap raja dan sultan serta lembaga adat se nusantara dan ASEAN selalu menjaga kekompakan dan tali silaturahim  ”.   Dalam penutupan tersebut disampaikan bahwa acara FKMA ASEAN ke-VII tahun 2020 akan diselenggarakan di Kerajaan Siau, Manado Sulawesi Utara dan  pada 2021  FKMA akan diselenggarakan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

                                                  

Adat dijunjung hidup bahagia,
FKMA ASEAN ke-VI Polima ajang silaturrahim Budaya.

Minggu, 04 Agustus 2019

12 KK SUKU ANAK DALAM DI JAMBI, TERANCAM MATI KELAPARAN.

NusanTaRa.Com
byBakuINunukaN, 29/07/2019



Paska tragedy penyerangan Kelompok Serikat Mandiri Batanghari/Bersenjata (SMB) di Distrik VIII PT. WKS di Sungai Paur Tanjung Jabung Barat, diikuti perpindahan penduduk ke Sungai Pademan Desa Lubuk Madrasah Kecamatan Tengah Ilir Kab. Tebo, Jambi, untuk menyelamatkan diri.   Sekitar 12 Kepala Kekuarga (KK) atau 40 orang warga Suku Anak Dalam (SAD) dari Kelompok Temenggung Tupang Besak terancam mati kelaparan, Karena sejak pengungsian hingga kini tidak memiliki persediaan bahan makan dan peralatan untuk memasak.
 

Keadaan ini disampaikan langsung oleh Temenggung Tupang Besak kepada Timdu Provinsi Jambi di Kantor Camat Tengah Ilir Kabupaten Tebo, Kamis (1/8), Tupang pun menjelaskan kalau saat ini ada beberapa anak-anak yang sakit dan beberapa orang tua saat ini tengah ditahan di Polda Jambi juga menderita sakit.  " Sudah 15 hari ini kita jarang makan karena yang mau dimakan tidak ada. Kalo pun ada makanan sedikit, kita bagi-bagi tapi tetap saja ndak cukup " Ujar SiDin Tupang.

"  Yang sakit, anak Juki tiga orang, anak Sopi dua orang, anak Kewat satu orang dan anak Nyandang satu orang  ", Ujar SiDin Tupang dan mengatakan jika anak Nyandang sekarang dititipkan kepada neneknya di Simpang Stop, Desa Muara Kilis Kacamatan Tengah Ilir atau di kelompok Temenggung Apung.  Sejumlah ibu-Ibupun tidak mau makan sama sekali bahkan ada yang berpikiran ingin bunuh diri. " Mereka sangat bersedih karena selalu mikiri nasib anak mereka yang ditahan di Polda. Bahkan mereka sudah berencana mau berjalan kaki ke Jambi untuk menjenguk keluarganya ", Ujar SiDin Tupang.

Mursi Nauli Juru bicara KKSR (Kelompok Kerja Sosial Regional) di Jambi, Kamis mengatakan, hasil penilaian dan diskusi sepuluh bulan lalu bahwa kelompok SMB ini selalu menggunakan orang rimba atau SAD sebagai tameng dalam melakukan tindak kejahatannya di Jambi.    KKSR menduga kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) dalam menjalankan kegiatannya selalu menggunakan SAD atau orang rimba sebagai tameng dalam melaksanakan aktifitas kriminal atau kejahatan mereka.

Kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) kembali berulah. Sabtu (13/7) sekitar pukul 11.30 WIB, kelompok yang dipimpin Muslim tersebut menyerang Kantor Distrik VIII PT Wira Karya Sakti (WKS) yang berada di Desa Bukit Bakar, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjab Barat.

Tupang Besak berencana akan menitipkan warganya kepada Temenggung Apug di Desa Muara Kilis,  " Saya sudah tidak sanggup lagi. Solusinya nanti, siapa yang mau dititip sama pak Apung akan saya antar, yang tidak mau ya mau diapakan lagi ", Ujarnya dan ini dibenarkan Temenggung Apung sambil mengatakan kalau ia bingung.   " Mau kita tampung warga dari Temenggung Tupang Besak, sementara kondisi kita di sini juga lagi sulit. Sekarang pasrah saja ", Temenggung Apung.

Fiet Haryadi salah satu anggota Timdu Provinsi Jambi berjanji akan membahas persoalan tersebut di tingkat provinsi. Untuk kebutuhan makanan bagi warga SAD, segera mungkin dia akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial. " Semua keluhan SAD sudah kita terima. Secepatnya kita kordinasikan dengan tim ", Ujar SiDin Fiet.

Mursi Nauli juga mengatakan kalau saat ini kelompok SMB sudah merebut atau menguasai lahan di beberapa daerah di Provinsi Jambi sehingga memunculkan konflik lahan seperti Distrik VIII PT. WKS di Sungai Paur Tanjung Jabung Barat, peristiwa pendudukan lahan oleh mereka di areal kawasan Hutan Desa Belanti Jaya karena dipicu terbitnya penetapan hutan tanaman rakyat (HTR) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) seluas 3.1242 ha dan peristiwa pengeroyoan SMB pada seorang TNI.

Muslim pemimpin Serikat Mandiri Batanghari (SMB) serta  gerombolannya akhirnya ditangkap tim Polda Jambi ketika penganiaya terhadap TNI saat pemadaman kebakaran Hutan. Kelompok SMB yang diperkirakan beranggotakan sekitar 70 orang,  menyerang secara tiba-tiba dan melakukan pengrusakan terhadap fasilitas Kantor Distrik VIII PT WKS. Tak hanya itu mereka juga melakukan penganiayaan terhadap beberapa karyawan perusahaan dan penjarahan terhadap barang-barang kantor dan karyawan.



Tanah Melayu bumi bertuan,

Serikat Mandari Batanghari jadi petaka kolaparan.

Sabtu, 03 Agustus 2019

CINTA LAURA DINOBATKAN SEBAGAI DUTA ANTIKEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK RI.

NusanTaRa.Com
byIndaHPalloranG, 30/07/2019


Cinta Laura Kiehl (25 Tahun) Aktris tanah air oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA),   didaulat sebagai Duta Antikekerasan terhadap Perempuan dan Anak, di Jakarta, Senin (29/7/2019).   "  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memilih Cinta Laura Kiehl sebagai Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak  ", Ujar SiDin Pribuddiarta Nur Sitepu Sekretaris Kemen PPPA di Jakarta, Senin.

 Cinta Laura disebut menjadi contoh figur publik yang mampu menyuarakan anti-kekerasan terhadap perempuan dan anak di masyarakat.  "  Kami pernah mendengar di media Cinta Laura pernah mengalami situasi yang kurang menyenangkan terkait masalah kekerasan seksual terhadap perempuan.  Kami ingin juga melihat contoh dari Cinta Laura bagaimana dia mampu menghadapi ancaman kekerasan itu dan menyuarakan kepada semua pihak bahwa kekerasan tidak boleh terjadi di mana pun, di rumah, di tempat kerja, di tempat umum, dan ruang publik lainnya ", Ujar SiDin Nur Sitepu Sekretaris KPPPA dalam acara penganugerahannya,  Senin (29/7/2019).

Dia berharap Cinta Laura dapat mendorong anak muda untuk dapat menjadi agen pelopor dan pelapor terhadap lingkungan yang bebas dari kekerasan dan responsif positip terhadap kehidupan gender.   Pri mengatakan Cinta Laura dipilih menjadi duta karena dinilai sebagai pribadi muda yang positif, cerdas dan peduli pada kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Cinta sendiri sangat bersyukur atas penobatan tersebut dan berjanji akan membantu KPPPA untuk menyukseskan semua program yang berhubungan dengan kesejahteraan perempuan dan anak.  Ia pun mengingatkan agar para korban berani bersuara jika mengalami kekerasan, " Setiap manusia berhak untuk hidup secara baik, serta diperlakukan secara adil dan setara ", Ujar SiGaluh Cinta.
 

" Setiap korban kekerasan berhak memperoleh hak atas keadilan, hak atas kebenaran dan hak atas pemulihan terhadap dirinya termasuk Cinta Laura Kiehl ", Ujar SiDin Pri. Menurut dia, tidak semua korban kekerasan berani berdiri tegar dan memulihkan dirinya hingga mampu menjadi Duta Anti Kekerasan. Dalam proses mencari keadilan, korban kekerasan terkadang mengalami reviktimasi berupa cibiran dan cacian seperti dialami Cinta Laura Kiehl.

" Kejadian buruk yang menimpa bukan karena kesalahan kita, entah itu cara berbusana, berteman, berkendara, bekerja. Pelakulah yang punya masalah, kebetulan kita jadi korbannya ", Ujar SiGaluh Laura laji.   Setiap pihak, kata dia, perlu mendukung para korban untuk bisa bangkit dari keterpurukan yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka dan segera pulih dari trauma.

Cinta berkomitmen memperbaiki diri serta mendukung program pemerintah dalam melindungi perempuan dan anak dari kekerasan.    Keluargamu harus jadi tempat nomer satu untuk mengadu, bercerita dan minta pendapat, bukan orang lain apalagi teman online.  Mari! Jadikan keluarga sahabatmu. Perempuan dan anak jangan pernah merasa bersalah saat menjadi korban kekerasan, apapun bentuknya, kata Cinta Laura.

“ Mari setop kekerasan terhadap perempuan dan anak, mari bersama lindungi perempuan dan anak Indonesia ", Ujar SiGaluh Cinta menyambung.

Cinta juga mengingatkan masyarakat untuk lebih dekat dengan keluarga masing-masing, sebab mereka yang akan menjadi tempat mengadu dan bercerita. Selain itu, ia mengingatkan para perempuan dan anak agar tidak pernah merasa bersalah jika menjadi korban kekerasan.   "  Perempuan dan anak jangan pernah merasa bersalah saat menjadi korban kekerasan, apa pun bentuknya. Kejadian buruk yang menimpa kita bukan karena kesalahan kita, entah itu karena cara berbusana, berteman, dalam pekerjaan, dan sebagainya. Pelakulah yang punya masalah, dan kebetulan kita menjadi korbannya ", Ujar SiGaluh Cinta.



Meski tak Hujan tak Becek,
Cinta Laura duta anti kekerasan perempuan dan anak.

SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...