Sabtu, 11 Agustus 2018

PUAN MAHARANI DIANUGERAHI TANDA KEHORMATAN BINTANG BHAYANGKARA UTAMA 2018.

NusanTaRa.Com
byJoneDPringgoNDandI, 10/8/2018



Puan Maharani Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK)  menerima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yang diberikan kepada tokoh atau mereka yang telah dinilai  berjasa  dan  membantu dalam tugas-tugas Kepolisian Negara RI .  Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama merupakan Bintang  tanda Jasa yang dikeluarkan/diusulkan  Kepolisian Republik Indoneesia di tanda tangani Presiden.  Penganugerahan diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Auditorium STIK/PTIK, Jakarta  7  Agustus 2018.

Dalam pemberian  Medali  Bintang Bhayangkara kali ini  pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memberikannya kepada  tujuh tokoh yang dinilai membantu tugas Polri diantaranya 1.  Puan Maharani, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,  2.  Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI, 3.  Pratikno, Menteri Sekretaris Negara,  4. Basuki Hadimuljono Tito, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,   5. Jenderal (Purn) Budi Gunawan, Kepala Badan Inteljen Negara (BIN),  6. Laksamana Siwi Sukma Adji, Kepala staf Angkatan Laut (KSAL) dan  7. Marsekal Yuyu Sutisna, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).

Dalam sambutannya Tito menyebut alasan mengapa Puan mendapatkan medali penghargaan tersebut,  karena putri Megawati itu dinilai punya peranan dalam menghadapi kelompok-kelompok ideologi terorisme.  "  Pertama adalah Ibu Menteri PMK, Ibu Puan Maharani, kenapa? Karena banyak kerja sama yang kami lakukan dengan Kementerian PMK dalam rangka menghadapi kelompok-kelompok ideologi terorisme. Kemudian revolusi mental juga kerja sama yang berkaitan dengan instansi atau kementerian di bawah koordinasi beliau  ", Ujar SiDin Tito.

 Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama diberikan untuk menghargai dan menghormati orang yang dianggap berjasa besar  terhadap kemajuan kepolisian  dan bagi  anggota Bhayangkara, maka tersebut merupakan tanda Kehormatan tertinggi untuk Bhayangkara.   “  Dalam kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia yang selama ini telah mengambil peran dan bertanggung jawab ikut membantu tugas pemerintah di bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan  ”, Ujar SiGaluh  Puan Maharani. 

Menurut Menko PMK, selama ini Polri telah bersinergi dalam agenda strategi Nasional di bidang PMK, diantaranya penanganan mudik lebaran yang dari tahun ke tahun semakin baik, penanganan TPPO, perlindungan anak, penanggulangan bencana, dan pengamanan Asian Games 2018.   “  Tentu masih banyak lagi, sinergi Polri dengan program-program pemerintah. Kedepan, sinergi dalam agenda strategi Nasional dapat terus diperkuat. Sebab, membangun Indonesia membutuhkan gotong royong seluruh komponen bangsa dan Negara  ”, Ujar SiGaluh Puan Maharani lanjutnya dalam pidato sambutan tersebut.   Menko PMK juga menyampaikan terima kasih atas penganugerahan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan ini akan memberikan tanggung jawab untuk terus bekerja bagi kemajuan bangsa dan negara.

Dalam sambutan penyerahan bintang Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito menyampaikan mereka yang nama-namanya menerima penghargaan tersebut dengan sedikit memberikan alasan-alasan keterkaitan mereka menerima Tanda Kehormatan  Bintang Bhayangkara Utama.   Sri Mulyani Menteri Keuangan dianggap dengan tugas-tugasnay telah memberikan kontribusi yang besar dalam mendukung tugas Polri,  Budi Gunawan selaku Kepala BIN telah banyak memberikan kerjasama dengan Polri terkait tukar informasi  untuk menjaga keamanan Negara dan ketentramaan masyarakat  dan  Basuki Hadimuljono Tito Menteri PUPR dianggap pembangunan infrastruktur yang selama ini dilakukan dapat mempermudah pekerjaan pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan.

Acara yang dilaksanakan pada Selasa 07 Agustus 2018 di  Auditorium STIK/PTIK,    turut  dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ,  Sekjen PDIP  Hasto Kristiyanto,  para mantan Kapolri terdahulu  serta  sejumlah purnawirawan Polri.   Acara yang diselengarakan setiap tahun ini tentulah untuk meningkatkan kinerja  dan partisipasi para masyarakat  dan aparat Negara  dalam mendukung tugas-tugas kepolisian sehingga terwujut keamanan Negara dan masyarakat Indonesia.

 
Puan Maharani putri Presiden RI Pertama,

Turut mendukung tugas kepolisian dalam tugasnya.

Kamis, 09 Agustus 2018

UPACARA PEMELEPASAN PATUNG GARUDA WISNU KENCANA SEBAGAI MASKOT PARIWISATA BALI

NusanTaRa.Com
byFarhaMTukirmaN, 8/8/2018



Akhirnya  upacara Pemelepasan  dan Nyimpen Pedaging berdasarkan kepercayaan dalam Agama Hindu yang banyak dianut warga Bali  telah  dilaksanakan untuk  Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang terletak di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung selesai dibangun, pada Rabu (8/8/2018).   Upacara pembersihan dalam Pemelepasan dan Nyimpen Pedaging secara tradisi Bali dipimpin tiga Sulinggih Tokoh agama Hindu dan  dihadiri oleh Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan  Gubernur Bali Made Mangku Pastika.



Peresmian  Patung Garuda Wisnu Kencana  akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo  tanggal 22 September 2018 sebagaimana ungkap Pak Luhut,   "  Presiden sudah mengatakan akan meresmikan GWK tanggal 22 september ini. Saya pikir, ini (GWK) menjadi salah satu objek wisata yang sangat bagus lagi. Tadi saya sampaikan angka yang dikeluarkan hampir Rp 1,5 triliun untuk menyelasaikan proyek ini. Lahan di sini luasnya 60 hektare, dan nanti ada landscape atau pembangunan hotel bintang 5 dan sebagainya  ", Ujar SiDin Luhut Binsar Panjaitan Menko Mariti. 



Sebelumnya  Sabtu 4/8/2018 patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang terletak Desa Ungasan, Kuta Selatan, Bali yang masa pembangunannya cukup lama 28 tahun, menjalani acara syukuran bertajuk Swardharma Ning Pertiwi  atas penyelesaian pembuatan patung tersebut.   "  Swadharma Ning Pertiwi berarti persembahan seseorang kepada tanah kelahirannya   ",   GWK  Karya seniman Nyoman Nuarta ini digagas tahun 1989 bersama Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi ketika itu Joop Ave, Menteri Pertambangan dan Energi IB Sudjana, dan Gubernur Bali Ida Bagus Oka.   Perayaan dan syukuran  ini patut dilakukan mengingat mengingat patung karya Nyoman Nuarta cukup berat, Panjang dan menjadi kebanggaan Nasional Indonesia.



Penantian panjang masyarakat Indonesia atas dibangunnya Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali akhirnya telah usai.   Menilik ke belakang, Patung GWK ini sudah dibangun sejak tahun 1990 di atas lahan seluas 67 hektar  dengan ketinggian  sekitar 121 meter , telah memakan waktu selama  kurang lebih 28 tahun untuk  penyelesaian patung  tersebut.    GWK menempati posisi kedua patung tertinggi di dunia sementara patung tertinggi pertama di dunia ada di Henan, China yang bernama Spring Temple Buddha dengan berat 1.000 ton.



Butuh waktu 28 tahun untuk menyelesaikan patung Garuda Wisnu Kencana,  ini bermkna waktu  pembangunan GWK berlangsung dalam  era kepemimpinan presiden RI yaitu  Soeharto,   BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri,  Susilo Bambang Yudhoyono dan Jokowi.  Ide membangun GWK muncul tahun 1989 ketika Nyoman Nuarta bertemu dengan dua menteri di zaman Soeharto, yaitu Joop Ave dan IB Sujana, serta dan Gubernur Bali, Ida Bagus Oka kemudian pembangunan dimulai tahun 1990 setelah mendapat persetujuan Presiden Soeharto.  



Patung   GWK dapat dilihat dengan mudah sejauh 20 kilometer dari segala penjuru, bahkan diperkirakan dapat terlihat jelas dari pura tanah lot di kabupaten tabanan sampai daerah budugul di pegunungan bagian tengah pulau Bali.   Jika disandingkan dengan patung Liberty milik Amerika Serikat maka patung liberty akan terlihat mungil dibanding patung garuda wisnu kencana.    Patung ini juga nantinya seakan menjadi bentuk penyambutan wisatawan yang masuk ke pulau bali dari Bandara Internasional Ngurah Rai karena akan terlihat jelas saat pesawat akan mendarat dan akan menambah kesan mengagumkannya pulau Bali dimata wisatawan.



Setelah pemasangan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) rampung 100 persen, PT Alam Sutera Tbk selaku pengelola melaksanan upacara melaspas.   Pantauan di lapangan sejak Rabu (8/8/2018) pagi di areal pelataran gedung padestal patung GWK telah ramai oleh tamu undangan. Alunan gamelan juga mengiringi prosesi upacara.   

Nyoman Nuarta pembuat Patung GWK
Patung berdiri ditengah kota,  
Nyoman Nuarta seniman  Garuda Wisnu Kencana.

Senin, 06 Agustus 2018

BANYAK PROYEK SAYA DAHULU YANG DIKRITIK TAPI DIPERTAHANKAN DIERA KINI

NusanTaRa.Com
byNajiBRazaK, 6/8/2018



Sebelum Pilihan Raya umum ke-14 ( PRU14 ) yang menempatkan Dato Mahadir Mohammad dari Pakatan Harapan sebagai Perdana Menteri pertama di Malaysia Non BN mengalahkan golongan BN,  ada dua isu utama yang sering dimainkan oleh Tun Mahathir dan pemimpin Pakatan Harapan ( PH ) untuk menuduh saya menjual negara ialah projek "Forest City" dan "Melaka Gateway" yang dilabur oleh pelabur-pelabur swasta dari negara China.



Saya masih ingat bagaimana Tun Mahathir pernah melawat Forest City sambil menuding jarinya ke papan tanda iklan hartanah hak milik kekal. Anaknya Mukrhiz pula menuduh saya sebagai satu-satunya PM yang jual tanah hak milik kekal kepada warga asing.



Tetapi pada 2 Ogos 2018, Menteri Air, Tanah dan Sumber Asli, Xavier Jayakumar menjawab di Dewan Rakyat bahawa kerajaan PH tiada halangan dan akan terus membenarkan penjualan tanah milik kekal (free hold) di kawasan Forest City, Johor kepada warga asing.



Begitu juga dengan projek Melaka Gateway di mana Tun Mahathir sering menyerang saya dengan melabel projek ini sebagai bukti saya menjual kedaulatan negara kepada pihak asing. Dia juga mendakwa kita tidak perlukan projek ini kerana Malaysia sudah miliki banyak pelabuhan dan infrastruktur.



Kini, saya pelik apabila Ketua Menteri Melaka Adly Zahari dipetik baru-baru ini sebagai berkata bahawa projek-projek pelabuhan Melaka Gateway dan pelabuhan Kuala Linggi ( yang juga dilabur oleh pelabur negara China ) amat penting untuk pembangunan negeri dan bakal membawa Melaka kembali ke zaman kegemilangan kesultanan Melaka.



Saya pelik mengapa projek yang dibuat semasa saya menjadi Perdana Menteri dilabel sebagai jual negara tetapi bila dibuat sekarang, ianya tiba-tiba menjadi projek penting yang boleh membawa Melaka kembali ke zaman kegemilangan kesultanan Melaka - walaupun projek - projek di atas tidak mengalami apa-apa perubahan dari segi skop projek atau pemegang saham, saya kehairanan.



Apa-apa pun, tomahan dan fitnah sudah dilakukan. Saya reda dan maafkan mereka yang membuat tuduhan melulu sebelum ini. Saya optimis projek-projek ini bakal memberi pembangunan ekonomi dan menjana pekerjaaan. Oleh itu, saya doakan projek-projek tersebut akan dimajukan dengan lancar dan matlamat tercapai.  
drFBNazibRazak.  


Nazib Rajak Tumbang di PRU14,      
Isu yang mengguncangnya tetap dipertahankan.

Minggu, 05 Agustus 2018

KAPAL LATIH POLITEKNIK PONTIANAK TERTANGKAP MEMUAT 980 TON HIU.

NusanTaRa.Com
byLaDollaHBantA, 5/8/2018



"  Kapal ini tidak punya surat izin penangkapan ikan, surat yang ada rata-rata sudah kedaluwarsa  ", Ujar SiDin Laksamana Muda Yudho Margono  Panglima Armada I  dalam jumpa pers di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018.   Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut menangkap Kapal Borneo Pearl di perairan Natuna pada Sabtu, 8 Juli 2018.   Kapal yang belakangan diketahui sebagai kapal latih milik Politeknik Negeri Pontianak itu ternyata  mengangkut ratusan ton Ikan  Hiu dan tanpa  dokumen yang valid.

Dari dokumen yang ada,  semestinya kapal itu juga tidak bisa mendapat izin berlayar dari syahbandar  karena tidak ditemukan adanya   surat layak operasi untuk kapal tersebut, kata Yudho.    "  Padahal, sesuai aturan, kapal latihan tetap harus dilengkapi surat-surat  ", selain sebagai standarisasi dalam pelayanan dan keselamatan pelayaran juga sebagai contoh bagi dunia pelayaran mengingat kappa ini kan milik Sekolah Politknik Perikanan tempat para calon Nelayan atau terdidik unntuk belajar dan praktek perikanan.

Kapal tersebut tidak saja belum memiliki perizinan yang lengkap dalam persyaratan pelayaran terlebih sebagai kapal latih, tapi  lebih jauh bahwa dalam kapal tersebut ditemukan ikan hasil tangkapan dalam jumlah sangat besar seakan sebuah kapal tangkap niaga yang memiliki perizinan penagkapan tersendiri.  Ikan Hiu termasuk juga satu jenis ikan yang penangkapannya di Perairan Indonesia mengalami peMbatasan eksploitasi baik jumlahnya maupun wilayah penangkapannya,  terkait kelestariannya sebagaimana ujar menteri Kelautan dan Perikanan RI

Ketika kapal tersebut ditemukan,  Yudho menambahkan bahwa  di atas kapal berbobot mati 77 Gross Tonnage itu ada sepuluh orang anak buah kapal dan empat mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak dan anehnya kapal tersebut dalam pelayarannya tidak dalam proses praktek atau pembelajaran.   Dalam kapal tersebut  mengangkut sejumlah muatan ikan, antara lain  980 kilogram ikan hiu, 5 kilogram sirip hiu, dan 35 kilogram cumi-cumi, sebaiknya kapal tersebut betul-betul hanya digunakan untuk pelatihan atau praktek untuk siswa politeknik dengan tidak membawa ikan – ikan yang dalam hukum terlarang untuk ditangkap seperti itu.

Rektor Politeknik Negeri Pontianak Toasin Asha kaget  dan  berujar  bahwa  kapal yang diproduksi pada tahun 2012 itu memang milik kampusnya dan dipergunakan hanya untuk pelatihan.  Iapun mengungkapkan  entah bagaimana kapal yang seharusnya digunakan untuk pelatihan bagi para siswa politeknik  bisa membawa ikan  seperti itu, yang seharusnya mereka sadari bahwa peraturan menteri perikanan daan kelautan RI telah melarang menangkap beberapa ikan jenis tertentu.

Sepengetahuan dia, kapal latih milik kampusnya itu telah mengantongi surat tugas dan surat pelayaran, meski ada beberapa revisi  namun iapun   mengakui  bahwa  kapalnya itu sudah kadung berlayar sebelum revisi perizinan itu keluar.   "  Soal ada hiu dalam perlindungan, kami merasa, sebenarnya ini akan kita lihat apakah ini kapal ini ada transaksi penjualan atau enggak  ", Ujar SiDin Asha. Ia menegaskan kapal kampusnya itu hanya untuk pelatihan, bukan berbisnis jadi  " Kalau ada jual beli akan kami tindak lanjut ".

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan Sjarief Widjaja berujar kapal latih dan kapal riset termasuk ke dalam kapal perikanan.   Adapun kapal perikanan mesti memiliki surat izin perikanan dan surat izin berlayar bila mau melaut,   sehingga   kapal yang tidak memiliki surat-surat yang valid bisa dianggap ilegal.   "  Semua harus punya surat izin penngkapan ikan yang diterbitkan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, juga surat izin berlayar  ", tambahnya.  

                                         
Kapal latih untuk pelatihan, 
Penangkapan ikan harus sesuai aturan. 

SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...