Senin, 02 Mei 2016

JOKOWI : PENDIDIKAN BERMUTU MEMASTIKAN KEJAYAAN DAN KEBERLANGSUNGAN BANGSA

NusanTaRa.Com
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI 
Pada Hari Pendidikan Nasional,  2 Mei 2016
   


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,  

Salam sejahtera untuk kita semua,  

Hari ini kita kembali merayakan Hari Pendidikan Nasional. Mari kita panjatkan puji dan puja ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, atas ijin, rahmat dan karunia-Nya kita dapat kembali berkumpul merayakan semangat, capaian dan cita-cita pendidikan dan kebudayaan bangsa.  

Kepada para pegiat pendidikan di seluruh penjuru Nusantara, ijinkan saya menyampaikan apresiasi atas peran aktifnya dalam mencerdaskan saudara sebangsa. Kepada Ibu dan Bapak pendidik di seluruh jenjang, yang tak lelah menyalurkan inspirasi, membuka jalan pencerahan, dan membangkitkan asa setiap insan yang dididiknya agar menjadi manusia yang berkarakter, berpengetahuan dan memberikan faedah bagi sekitarnya, ijinkan saya atas nama pemerintah menghaturkan rasa hormat mendalam.   

Ibu, Bapak dan Hadirin yang mulia,  

Hari Pendidikan Nasional kita rayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia. Presiden Jokowi menggariskan bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global jika tinggi kualitas manusianya. manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Segala capaian yang kita raih sebagai individu maupun sebagai bangsa kolektif tak lepas dari persinggungan dengan pendidikan. Mutu dan jenjang pendidikan berdampak besar pada ruang kesempatan untuk maju dan sejahtera. Maka memastikan setiap manusia Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang bermutu sepanjang hidupnya sama dengan memastikan kejayaan dan keberlangsungan bangsa.  

Dunia saat ini adalah dunia yang sangat berbeda dengan dunia beberapa dekade lalu. Perubahan terjadi begitu cepat dalam skala eksponensial yang tidak pernah ditemui dalam sejarah umat manusia sebelumnya. Revolusi teknologi menjadi pendorong lompatan perubahan yang akan berpengaruh pada cara kita hidup, cara kita bekerja, 
 
dan tentu saja, cara kita belajar. Meramalkan masa depan menjadi semakin sulit karena ketidakpastian perubahan yang ada. Namun yang harus kita pastikan kepada anak-anak kita adalah bahwa kita memberikan dukungan sepenuhnya kepada mereka untuk menyiapkan diri meraih kesempatan yang terpampang di hadapannya.  

Salah satu dukungan yang perlu kita berikan pada anak-anak Indonesia adalah memastikan bahwa apa yang mereka pelajari saat ini adalah apa yang memang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan jamannya. Keterampilan utuh yang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia di abad 21 ini mencakup tiga komponen yaitu kualitas karakter, kemampuan literasi, dan kompetensi.  

Karakter terdiri dari dua bagian. Pertama, karakter moral, sesuatu yang sering kita bicarakan. Karaker moral itu antara lain adalah nilai Pancasila, keimanan, ketakwaan, intergitas, kejujuran, keadilan, empati, rasa welas asih, sopan santun. Yang kedua dan tak kalah pentingnya adalah karakter kinerja. Di antara karakter kinerja adalah kerja keras, ulet, tangguh, rasa ingin tahu, inisiatif, gigih, kemampuan beradaptasi, dan kepemimpinan. Kita ingin anak-anak Indonesia menumbuhkan kedua bagian karakter ini secara seimbang. Kita tak ingin anak-anak Indonesia menjadi anak yang jujur tapi malas, atau rajin tapi culas. Keseimbangan karakter baik ini akan menjadi pemandunya dalam menghadapi lingkungan perubahan yang begitu cepat.  

Literasi dasar menjadi komponen kemampuan abad 21 yang perlu kita perhatikan berikutnya. Literasi dasar memungkinkan anak-anak meraih ilmu dan kemampuan yang lebih tinggi serta menerapkannya kepada kehidupan hariannya. Bila selama ini kita berfokus pada literasi baca-tulis dan berhitung yang masih harus kita perkuat, maka kini kita perlu pula memperhatikan literasi sains, literasi teknologi, literasi finansial dan literasi budaya.  

Terakhir dan tak kalah pentingnya adalah komponen kompetensi. Abad 21 menuntut anak-anak Indonesia mampu menghadapi masalah-masalah yang kompleks dan tidak terstruktur. Maka mereka membutuhkan kompetensi kemampuan kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah, kemampuan komunikasi serta kemampuan kolaborasi.  

Ibu, Bapak, dan Hadirin yang mulia,  

Setiap anak lahir sebagai pembelajar, tumbuh sebagai pembelajar. Kita semua menyaksikan sendiri betapa anak-anak terlahir dengan rasa ingin tahu yang besar dan keberanian untuk mencoba. Proses belajarnya didapatkan melalui permainan dan petualangan. Lalu saat ia mulai melangkah masuk ke sekolah, ia mulai berhadapan dengan struktur dan berbagai peraturan sebagai bagian dari sebuah model masyarakat mini. Struktur dan berbagai peraturan yang ia hadapi ini dapat mengarahkan mereka terus menjadi pembelajar, atau justru sebaliknya, meredupkan hasrat belajarnya.  
 
Adalah tugas kita semua untuk memastikan binar keingintahuan di mata setiap anak Indonesia, serta api semangat berkarya di dalam dirinya tidak akan padam. Adalah tugas kita memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia untuk berkontribusi, memajukan dirinya, memajukan masyarakatnya, memajukan kebudayaan bangsanya. Rasa percaya dari orang dewasa kepada anak-anak untuk berkarya dan ikut membawa kebudayaan kita terus bergerak melangkah maju adalah kunci kemajuan negara.  

Ibu, Bapak dan Hadirin yang berbahagia,  

Hari Pendidikan Nasional ini kita rayakan karena kita termasuk di antara yang sudah merasakan dampaknya. Maka pada bulan Mei ini, di mana Hari Pendidikan Nasional terletak, ayo kita ikut bergerak, ikut terlibat dalam memperluas dampak pendidikan terhadap saudara-saudara sebangsa yang belum sepenuhnya merasakan kesempatan itu. Karena itulah pada tahun ini kita memilih tema “Nyalakan Pelita, Terangkan Cita- cita” sebagai tema keriaan Hari Pendidikan Nasional. Kita ingin pendidikan benar- benar berperan sebagai pelita bagi setiap anak Indonesia yang akan membuatnya bisa melihat peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter, dan memberikan kejernihan dalam menata dan menyiapkan masa depannya.  

Mari kita perluas keriaan pendidikan dan kebudayaan selama sebulan ke depan. Kita bayar balik apa yang telah kita dapatkan dari pendidikan, kita gelorakan semangat bergerak untuk pendidikan, dan kita teruskan ikhtiar bersama ini.   

Kepada semua yang telah merasakan manfaat pendidikan dan di bulan pendidikan ini, sapalah para pendidik kita dulu.  Tanyakan kabarnya, ucapkan terima kasih dan tunjukkan apreasiasi pada mereka, para pendidik dan pejuang pendidikan. Lalu mari sama-sama kita tetapkan bahwa ikhtiar memajukan pendidikan akan kita lanjutkan dan kembangkan.  

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Melapangkan dan Maha Meninggikan, selalu meridhai ikhtiar kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa kita tercinta. 

Selamat Hari Pendidikan Nasional, Selamat merayakan dan memeriahkan bulan pendidikan dan kebudayaan.  

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.   

                                                                                                           Jakarta, 2 Mei 2016   




                                                                                                          Anies Baswedan, Ph.D. 

byAsnISamandaK
drKementerianPendidikanRI         




Pendidikan Tutwuri Handayani,
Memeberikan dorongan dari belakang. 

Minggu, 01 Mei 2016

KAHAR MUZAKKAR DALAM SEJARAH PERJUANGAN DI DAN RPII DI SULAWESI SELATAN

NusanTaRa.Com

     Republik Persatuan Islam Indonesia (RPII) Satu gerakan perjuangan kemerdekaan rakyat Sulawesi yang berdasarkan Agama Islam berpusat di Tanah Luwu Palopo dan terpisah dari DI/TII Pimpinan Kartosuwiryo yang berpusat di Jawa Barat, sementara di Sulawesi selatan di pimpin Abdul Kahar Muzakkar seorang mantan Pejabat Wakil Panglima Tentara dan Tetorium VII.  Beliau juga sebagai pendiri Tentara Islam Indonesia (TII) yang dipimpinnya untuk menentang pemerintahan pusat di Sulawesi Selatan dan Tenggara, meski ia sejati dibesarkan sebagai Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) terakhir berpangkat Letnan Kolonel atau Overste pada masa itu.

     Abdul Kahar Muzakkar dengan nama kecilnya Ahmad Nur Fatoni lahir 24 Maret 1921 di desa Lanipa Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Ayahnya bernama Malinrang.   Semasa kecil Kahar sangat gemar bermain perang-perangan dan pandai bermain domino, karena itu ia dijuluki dengan  “La Domeng” dari bahasa Bugis yang artinya :  tukang main domino.    Tahun 1938 menamatkan sekolah rakyat kemudian orang tuanya mengirimnya sekolah ke Solo dan masuk Sekolah Kweekschool (Mualimin) Muhammadiyah. Namun, Kahar tak berhasil menamatkan sekolahnya di Solo.   Setelah memperistrikan Siti Walinah seorang gadis Solo tahun 1941 ia kembali ke kampung halamannya.

     Sepulang ke tanah Luwu, Kahar sempat bekerja di sebuah instansi Jepang Nippon Dahopo.  Sikapnya yang bukan hanya anti penjajahan tapi juga anti feodalisme yang kuat, berakibat ia tidak hanya dibenci kalangan penjajah Jepang tapi iapun tidak disukai dari Kerajaan Luwu.   Sehingga suatu hari ia difitnah  mencuri, sehingga Kerajaan pun menghukumnya dengan hukum adat :   diusir dari Luwu.   Mei 1943 Kahar harus meninggalkan kampung halamannya untuk kedua kalinya kembali ke Solo, tak beberapa lamanya ia menceraikan istrinya Siti Walimah kemudian mempersunting Noni Belanda Corry Van Stenus dari kalangan keluarga yang cukup terkemuka, Ayahnya seorang Indo-Belanda Adnan Bernard Van Stenus dengan ibu Supinah dari Solo.   Selama hidupnya Kahar tercatat beberapa kali menikah yang tercatat memiliki sembilan Istri dengan Lima Belas anak.

     Setelah proklamasi 17 Agustus 1945 ia memutuskan hijrah ke Jakarta dan mendirikan Gerakan Pemuda Indonesia Sulawesi  kemudian berubah menjadi Kebaktian Rakjat Indonesia Sulawesi.   Di Jakarta pula Kahar membuktikan keberaniannya, ketika digelar rapat raksasa di Ikada, 19 September 1945 ia ikut mengawal Soekarno, karna dikabarkan bahwa Presiden Soekarno tidak dapat merasa tenang jika Kahar Muzakkar tidak ada berdiri di sampingnya.    Konon, beberapa kali Kahar terlibat perang melawan tentara Jepang, termasuk ikut menyelamatkan Bung Karno dan Bung Hatta dari bayonet-bayonet pasukan Jepang ketika mengepung kedua proklamator itu.     Desember 1945 Kahar membebaskan 800 tahanan di Nusakambangan dan membentuknya menjadi laskar andalan di bawah Badan Intelijen  dipimpin Kolonel Zulkifli Lubis. Kahar juga mengikuti berbagai pertempuran penting untuk mempertahankan kemerdekaan.

     Kahar Muzakkar menjadi orang Bugis-Makassar pertama yang berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) dan dipercaya menjadi Komandan Persiapan Tentara Republik Indonesia-Sulawesi.   Karier Kahar ternyata tidak selamanya mulus, ketika pasukan dari luar Jawa di Reorganisasi menjadi satuu Brigade ia tak dilantik sebagai pemimpin tapi  Letkol J.F. Warouw melainkan hanya mendampingi sebagai Wakil Komandan.   Pada 1952 tugas yang diembankan padanya untuk menumpas pemberontakan  Andi Aziz di Sulawesi Selatan berhasil ia tuntaskan dengan cemerlang, kemudian ia  menuntut Kesatoean Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS) yang terdiri dari 10 batalyon, secara otomatis dimasukkan ke dalam APRI dan menjadi Brigade Hasanuddin dibawah kepemimpinannya.

     Atas permintaannya tersebut Kolonel Kawilarang selaku Panglima Wirabuana menolak, kepusan tersebut membuat Kahar menjadi sangat kecewa iapun  meletakkan pangkat letkolnya di depan Kawilarang.   Pada saat dilantik sebagai Pejabat Wakil Panglima Tentara dan Tetorium VII, Kahar Muzakkar beserta para pengikutnya melarikan diri ke hutan dengan membawa persenjataan lengkap,   ternyata momen tersebut digunakan Kahar untuk menegakkan Siri Pesse (harga diri)-nya sebagai orang Bugis-Makassar atas beberapa kali kekecewaan yang ia alami sebelumnya

     Pada 3 Agustus 1953, Kahar dan KGSS-nya menyatakan bergabung dengan gerakan DI/TII Kartosoewirjo. Belakangan, pada 1962, Kahar membentuk Republik Persatuan Islam Indonesia (RPII), yang terpisah dari DI/TII Kartosoewirjo,   untuk melengkapi perjuangannya Kahar membentuk kesatuan militer masyarakat Sulsel,  putusan tersebut disusul maraknya bergabung satuan militer didaerah lainnya seperti Andi Sose (pemilik Universitas 45 Makassar),  Andi Selle dan Makatang Dg Sibali.

     Sejarawan beranggapan sebab praktis yang turut mendorong pemberontakan DI/TII yang secara bersamaan terjadi di tiga propinsi,  Aceh, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.   Pertama berkaitan dengan rasionalisasi tentara, banyak tentara dan laskar rakyat yang ikut berjuang dalam perang revolusi tidak dapat diakomodasi sebagai tentara reguler.   Kedua, pemberontakan ini juga merupakan ekspresi kekecewaan terhadap hubungan pemerintahan Sukarno yang ketika itu dianggap sangat dekat dengan kubu komunis.

     Karena perlawanan Kahar sudah dianggap sebagai separatis melawan negara RI terlebih setelah beberapa petinggi Sulawesi Selatan seperti Andi Sose mengajak berdamai ditolaknya, akhirnya TNI  diperintahkan untuk menumpas pemberontakan KaharMuzakkar di Sulawesi Selatan.     Akhirnya di hutan Lasolo Sulawesi Tenggara tanggal 3 Februari 1965 di wilayah hutan Lasolo,   melalui Operasi Tumpas, Kahar Muzakkar dinyatakan tertembak mati dalam pertempuran antara pasukan TNI satuan Siliwangi 330 dari Jawa Barat yang merupakan regu Umar Sumarna. Konon, dalam penyergapan itu, tiga peluru terlontar dari moncong senjata Thomson milik Koptu Ili Sadeli menembus dada Kahar hingga tewas tepat pukul 06.05 WIB.

     Kematian Kahar Muzakkar bagi masyarakat Bugis-Makassar lantas menjadi polemik yang berkepanjangan, bahwa ada yang beranggapan beliau belum mati, melainkan hilang menyemmbunyikan diri sedang yang mati itu bukan aslinya meski ditemukan dokumen DI/TII dalam rangselnya.  M. Jusuf yang bertanggung jawab atas jenazah Kahar sangat ketat menjaganya sehingga tak semua dapat menjenguknya, alkisah bahwa istri Kahar Corry van Stenus dan anak sulung Hasan Kamal Muzakkar 52 tahun menanyakan kuburannya tapi tidak mendapat jawaban.

     Setiba M Yusuf di rumah sakit Palamonia Makassar, ia memanggil anaknya Kahar,  Abdul Ashal dan Farida ditemani suaminya Andi Sumange menyaksikan jenazahnya.   Berdasarkan cerita anaknya itulah Corry van Stenus mempercayai kematian suaminya.  Hingga kini makam Kahar Muzakkar masih terasa misterius, sebagian mengatakan berada di Taman Makam Pahlawan Panaikang didepan pintu Gorbang masuk sebuah makam tanpa nama dan sebagian lagi beranggapan berada di Kilometer 1 jalan raya Kendari.   Wallahu Salam Bis' Sawab. 
byBakkaranGNunukaN

  
Achmad Nur Fatoni putra Lanipa pemberani,
Siri-pesse semangat Bugis-Makassar  menegakkan harga diri.

Selasa, 26 April 2016

ENREKANG MEMILIKI DESA BEBAS ASAP ROKOK PERTAMA DI DUNIA


NusanTaRa.Com



Muhammad Idris, merupakan salah satu pelopor anti rokok di Desa Bonoe-Bone yang telah memiliki sertifikat atas usahanya menjadikan Desa  Bone-Bone, Sulawesi Selatan sebagai desa  bebas asap rokok bahkan Desa bebas asap rokok pertama di dunia.  Dengan membuat aturan lisan bersama masyarakat desa,  bagi  yang melanggar aturan larangan merokok, akan diberikan sanksi kerja sosial,   aturan sederhana  dan kesadaran masyarakat tentang apa itu merokok ?  membuat  rencana desa bebas rokok menjadi lebih sukses diraih. 

 Desa Bone – Bone Kabupaten Enrekang  Sulawesi  Selatan merupakan  satu kebanggaan masyarakat Nusantara atas prestasinya sebagai Desa Bebas Asap Rokok pertama di Dunia yang telah diperolehnya sejak tahun 2001,  semua ini tentunya tidak lepas dari kesadaran para pemimpin desa dan segenap masyarakat Desa yang menyadari apa itu merokok bagi kesehatan dan ekonomi sehingga sejak awal penerapan  “ Desa Bone  Bpne Besas Asap Rokok “ mendapat dukungan yang baik dan sukses.   Berkah lain yang diperoleh desa Bone bone dengan  pencapaian tersebut menurut Kepala Desa yang diwawancara di metro TV dalam acara MataNajwa bahwa " Prestasi  belajar anak-anak desa semakin meningkat,  produksi pertanian desa meningkat,  Indek kesehatan masyarakat membaik dan Kebersihan semakin terjamin ".




Terletak dilereng Gunung Latimojong yaitu gunung tertinggi di Sulawesi Selatan,  Desa  Bone Bone terbilang  area yang cukup jauh dari kota besar seperti Kota Makassar  yaitu sekitar 350 km sebelah utara yang dihuni masyarakat kurang lebih 600 jiwa dengan  95 kepala keluarga.   Desa  Bone Bone masuk dalam  Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan,  dari Kecamatan Baraka untuk menuju kesana dapat dengan kendaraan Roda dua atau Roda empat sejauh  50 km (Dari jalan poros Provinsi) .    Mata pencaharian Masyarakat sebagian besar sebagai petani yaitu bersawah, sayur-sayuran  dan Kopi dengan kehidupan sederhana yang menempati rumah adat  berupa rumah panggung yang berjejer disepanjang jalan dilereng- lereng bukit kecil menjadikan desa yang berhawa sejuk dan sering tertutup kabut  ini menjadi lebih indah. 

 Awalnya tahun 2000 Desa  Bone Bone menerapkan  “ PERDUS “  ( Peraturan Dusun ) Anti-Rokok , tapi bukan merupakan aturan tertulis melainkan satu aturan Lisan yang disampaikan secara lisan dari masyarakat ke masyarakat  serta dukungan kuat daari para tokoh desa yang menguatkan pentingnya gagasan ini bagi masyarakat  untuk sehat, pintar, kuat dan sejahtera.    Sehingga tak heran sejak  tahun 2001 menjadi Desa pertama di dunia bebas asap Rokok,  kalau kita simak sekarang  terutama di perkotaan  mungkin kita akan menyamakannya dengan Program “ K T R “ ( Kawasan Tanpa Rokok ), yaitu suatu kawasan dilarang merokok yang biasanya ditempeli stiker atau tulisan KTR seperti di ruang umum, kantor, di Kendaraan umum dsbgnya. 

 Nuansa antirokok sangat terasa saat memasuki desa Bone Bone yang berada di ketinggian 2500 meter dpl.  Baliho besar tepat di gerbang masuk Desa Bone Bone  bertuliskan  tanda larangan merokok bagi siapa saja yang akan mengunjungi Desa  ini termasuk bagi warga pengunjung dan turis,   selain itu  sejumlah imbauan untuk menjaga kesehatan dan papan berisi larangan merokok juga menghiasi sudut-sudut desa di kaki gunung terlebih ditempat yang bersipat umum seperti mesjid, pasar, sekolah dsbgnya.     Apabila ada  warga yang kedapatan melanggar aturan  akan  diberikan sanksi kerja sosial antara lain membersihkan rumah ibadah (masjid), sekolah, membersihkan lingkungan desa seperti irigasi, lapangan dan lainnya.  Inovasi bebas asap rokok ini tentunya  menjadi sebuah contoh yang baik bagi  desa-desa lain, bahkan kota-kota besar di Indonesia untuk mewujutkan “ Hidup lebih Sehat tanpa Rokok “.


Muhammad Idris, KepDes menerima penghargaan
Prestasi ini juga yang mendorong 9 orang Junior Expert Japan International Cooperation Agency (JICA) melaksanakan study banding kesini sejak 10-13 April 2013.   Mereka akan melihat dan belajar  dari pengalamn dan success story dari masyarakat  Bone Bone yang mampu menjadikan Desa mereka sebagai Desa Bebas Asap Rokok Pertma di Dunia.   Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Enrekang Bapak Haji Nurhasan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Jica menjadikan salah satu desanya sebagai daerah study banding yang juga menjadi bukti mendunianya desa Bone Bone atas prestasinya.     Pada kesempatan itu Pak H Nurhasan juga menyampaikan tentang berbagai keunikan Dusun tersebut  :  “   Seperti  kewajiban bagi setiap warga yang akan menikah untuk menanam sepuluh pohon sebagai bukti untuk menjaga Lingkungan sehat ,  Desa ini juga tidak memperkenankan  buatan jajanan yang menggunakan zat pewarna dan pengawet yang tidak diperkenankan dll  “ dan aturan lisan yang lainnya.  

 Usaha keras para pemuka Desa Bone Bone dalam mengajak masyaarakat untuk hidup Bebas dari Rokok dengan memberikan pandangan akan berbagai keburukan yang akan ditimbulkan rokok seperti penyakit serta berbagai keunggulan hidup dengn Bebas rokok disetiaap pertemun dengan warganya,  membuat desa ini mempu mewujudkan Hidup Bebas dari Asap Rokok,   serta kesadaran beberapa masyarakat yang lebih awal mengenal akan rokok membuat program yang banyak dikembangkan secara lisan ini berhasil.     Pada hal sebagaimana masyarakat Petani lainnya di Indonesia yang sangat dekat dengan kebiasaan rokok maka bukanlah muda bagi mereka meninggalkan kebiasaan yang telah ada sejak leluhur mereka, tapi kata pepatah “ Dimana ada kemauan di situ ada Jalan “  serta kemauan kuat akan hidup lebih baik maka semua terasa lebih mudah diraih.  
byMuhammaDBakkaranG

Hidup tanpa rokok menghindarkan diri dari ponyakit,
Tanpa merokok kehidupan akan lebih ekonomis dan sehat.

Senin, 18 April 2016

ANGGOTA JENDERAL TERTINGGI OPM GOLIAT TABUNI MENYERAHKAN DIRI

NusanTaRa.Com



Kejenuhan hidup tak menentu di dalam hutan dari satu tempat ketempat lain serta pola pikir yang semakin berubah yang merasakan bahwa pembangunan bersama negara Indonesia akan lebih baik,  sebanyak 23 anggota Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) wilayah Tingginambut, Puncak Jaya, pimpinan Goliat Tabuni akhirnya mengakhiri aksi angkat senjata melawan pemerintah Indonesia.   Serta  menyerahkan diri pada pemerintah Indonesia dan hidup layaknya masyarakat Indonesia lain serta menghindari pembunuhan sesama bangsa.

Dalam acara penyerahan diri mantan Kelompok Separatis Bersenjata OPM  berjanji akan menghentikan gerakan bersenjata mereka untuk turut menciptakan bersama masyarakat Papua yang lain membangun negeri  yang disambut oleh Pangdam Cenderawasih.   “ ke-23 anggota KSB (kelompok saparatis bersenjata) pimpinan Goliat Tabuni itu mau turun gunung ke daerah Tingginambut beserta anak dan istrinya, mereka sudah menyadari dan ingin kembali menjadi WNI akan kita terima,” kata Kasdam XVII/Cendrawasih, Brigjen TNI  Tatang Sulaiman, saat berkunjung di Tingginambut, Senin (23/3/2015).





Mantan para sparatis OPM tersebut dalam acara penyambutan tersebut menyatakan ingin kembali hidup sebagai masyarakat lainnya bersama keluarga, teman dan sekampung hidup dengan aman agar kehadiran mereka di masyarakat dapat diterima dan diberi kesempatan hidup  sebagaimana yang lain, merekapun menyampaikan penyesalan atas segala perbuatan yang menakutkan dan mohon maaf atas semua kesalahan tersebut.     Pada kesempatan tersebut  merekapun berjanji untuk menciptan kehidupan yang aman dan damai bersama masyarakat Indonesia yang sesuai pancasila dalam pengaturan Pemerintah yang ada.

Dihadapan Kasdam, perwakilan ke-23 orang tersebut menyampaikan keinginan mereka agar dapat dibangunkan 8 unit Honai (rumah masyarakat setempat) sebagai tempat tinggal mereka saat dalam penyambutan tersebut. Pada kesempatan tersebut merekapun menyampaikan agar di Tingginambut segera didirikan Pos Koramil agar dapat lebih meningkatkan keamanan di daerah tersebut  sehingga masyarakat dapat lebih aman dan merasa nyaman.

“Bapak dan Pos Ramil tidak boleh ditarik. Sampai mati harus di sini,” ujar Goliat Tabuni.

Mendengar permintaan itu, Brigjen TNI Tatang menyatakan permintaan tersebut akan disampaikan kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Puncak Jaya. Sementara permintaan agar dibangun Pos Ramil sudah dipertimbangkan oleh Kodam. Namun untuk Danpos Ramil harus memperhatikan rotasi kepemimpinan.

“ Saya akan sampaikan permintaan bapak-bapak. Pembangunan Pos Ramil sudah kami rencanakan, namun untuk permintaan dan Pos KoRamil agar jangan ditarik, itu kita harus memperhatika rotasi jabatan, ” ujar Kasdam.

Usai berdialog dengan masyarakat, Kasdam beserta rombongan berdialog dengan prajurit dan meninjau keberadaan pos TNI yang ada di Tingginambut.

Goliath Tabuni selama ini dikenal sebagai Panglima Tentara Pembebasan Nasional (TPN)- Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang bermarkas di Tingginambut Puncak Jaya, Papua. Pada tanggal 11 Desember 2012 dia dilantik menjadi Panglima Tinggi TPN-OPM dengan pangkat Jenderal Goliat Tabuni bersamaan dengan pelantikan Wakil Panglima TPN-OPM Letjen Gabriel Melkizedek Awom, Kepala Staf Umum TPN-OPM Mayjen Terianus Satto.

Pelantikan ini sesuai dengan KTT TPN-OPM telah berhasil dilaksanakan di Markas TPN Perwomi Biak, Papua, dari tanggal 1-5 Mei 2012. Pelantikan itu dihadiri 500 pengikut TPN-OPM dan ditandai dengan tembakan anggota TPN-OPM, yang menegaskan Goliat Tabuni sebagai pemimpin perjuangan kemerdekaan Papua Barat.

Selama kepemimpinannya sebagai Jenderal OPM ia termasuk barisan pasukan yang aktip dan keras dalam menjalankan pengacauan dan pembunuhan dalam setiap operasinya, puluhan anggota TNI/Polri di wilayah Puncak Jaya itu menjadi korban penembakan dan pembantai kelompok tersebut dalam menguatkan penuntutan mereka dalam OPM.
byDannyAsmoro
Reffren.AKSIMILITER.Com     




Danau Sentani kolam alam di puncak,
Goliat Tabuni turun Gunung hentikan tembak-menembak. 

Kamis, 14 April 2016

ADRYAN FITRA, DIGITAL CAMPAIGNER MENSUKSESKAN OBAMA DAN JOKOWI.

NusanTaRa.Com

Pemilihan presiden 2014-2019 telah berakhir dengan menetapkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) sebagai presiden dan wakil presiden selama lima tahun ke depan.  Era pemilu sekarang tentulah tidak seriuh saat dulu dengan lebih banyak disemarakkan dengan dunia digital yang lebih komplik, semisal penglibatan dunia Media Sosial (medsos) yang dalam waktu sekejap imformasi akan menyebar dengan cepat kelapisan masyarakat yang tentunya akan mempengaruhi opini bagi para pemilih.

Sehingga penguasaan Media Sosial semisal FaceBooK, TwitteR, dan PatH dalam Tim pemenangan pemilu jadi sangat penting baik dalam mengkounter isu negatip maupun untuk menyebarkan isu-isu positip dari calon pasangan pemilu untuk memenangkan pemilihan.  Penggunaan media inipun bagi Tim relawan pasangan Jokowi-JK  tentunya dirasakan satu kemutlakkan untuk menangkis kampanye hitam dan menyebarkan isu-isu positip, tercatat seorang Digital Campaigner yang sangat berperan dalam tim sukses Jokowi-JK  " Adryan Fitra (Willyanto) ".

Adryan Fitra tentunya tidak banyak yang tahu saat itu, disamping penampilannya yang bersahaja juga pekerjaan sebagai Digital Campaigner yang berstatus dibelakang layar membuatnya kurang populer,  Adryan Fitri yang pernah berkiprah di Google Singapura menjelaskan bahwa, ’’ Saat itu, kerja saya mencari fakta langsung dari Pak Jokowi. Setelah dapat, fakta-fakta tersebut saya berikan ke relawan. Dari situlah fakta yang sebenarnya langsung tersebar viral di berbagai media sosial, ’’  di UI minggu 8/12/2014.

Kiprahnya di bidang Digital Campaigner bagi putra asal Banda Aceh kelahiran 1985 dan orang Indonesia pertama yang mendapat komisi Rp 1 milir dari Google AdSense.    Berawal ketika dirinya di Negeri Paman Sam sukses mengikuti kompetisi penerimaan tim sukses Presiden Barack Obama dari Partai Demokrat AS tahun 2008 dan berhasil mengantarkan Bung Obama.  Tahun 2009 ketika Barack Obama menguunjungi Indonesia ia menceritakan pada Susilo Bambang Yudoyono (SBY) bahwa ada orang Indonesia yang mendukungnya untuk memenangi pilpres di AS, selanjutnya Pak Dino Patti Djalal Dubes AS saat ini menghubungi saya untuk bertemu dengan Pak SBY.   Dalam presentasinya dengan orang nomor satu Indonesia tersebut ia ditanya  Apa fungsi FaceBooK dan TwitteR bagi kedaulatan bangsa ?,   " Kalau Bapak punya Facebook atau Twitter yang follower-nya banyak, pasti Bapak akan dengan mudah menyampaikan kebijakan-kebijakan Bapak kepada rakyat,’’ ujar pemilik lebih dari 200 akun di medsos tersebut. 

Berkat keahlinnya sebagai Digital Campaigner yang berhasil mengantarkan Barack Obama memenangkan pemilu presiden baik putaran pertama maupun putaran kedua saat itu, beliau ditawari untuk bekerja di Markas Besar Departemen Pertahanan AS di Pentagon, sebelum deadline penandatangan kontrak ia dipanggil Calon Wapres Hatta Rajasa untuk membantu Timnya,  meski gagal karena Tim Hatta memilih kampanye dengan cara konvensional dan belum aware dengan kampanye lewat medsos.   Kisah berjalan lain ketika ia mendadak mendapat tilpun pada April dari Tim sukses Jokowi-JK untuk menjadi Digital Personal Adviser.    ’’ Tugas saya tiap pagi pukul 05.30, saya ngobrol dengan Pak Jokowi. Lalu, pukul 08.00 berangkat. Ikut kampanye Pak Jokowi. Ada 55 kota dalam 35 hari yang saya kunjungi dengan bapak (Jokowi) untuk kampanye. Tapi, bapak selalu nggak mau naik pesawat pribadi. Dia lebih memilih naik pesawat komersial biar bisa berbaur dengan penumpang umum,’’ tutur pembina Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Cabang Depok itu. 

Setiap hari sebelum berangkat mendampingi Jokowi berkampanye, Adryan bekerja dari kamar pribadinya dengan 20 monitor,  yang mampu mendeteksi apa saja pembicaraan yang terjadi di seluruh dunia.  Bahkan dengan sebuah tools yang diciptakan sendiri, Adryan mampu mendapatkan informasi apa saja yang berkaitan di dunia luar. Informasi tersebut lalu disampaikan kepada Jokowi sebagai bahan kampanye atau kepada rekan-rekan wartawan.

Untuk menangkis kampanye hitam tentunya menjadi prioritas pekerjaan Adryan. Sebab, tools tersebut juga bisa mendeteksi percakapan soal kampanye hitam.   ’’ Bila mendapat keterangan tentang kampanye hitam, biasanya saya infokan ke wartawan. Wartawan bisa tanya langsung ke bapak sehingga bisa memperoleh jawaban langsung dari bapak,’’ tuturnya.    Isu kampanye hitam yang paling banyak dideteksi adalah seputar agama dan kewarganegaraan Jokowi. Tidak hanya dengan Jokowi, Adryan juga selalu berinteraksi dengan keluarga Jokowi, termasuk sang ibu, untuk mendapat fakta yang sebenarnya.   Adryan langsung mem-broadcast melalui BBM kepada lebih dari 1.000 relawan Jokowi di seluruh Indonesia. Hal itulah yang disebutnya titik kunci solidnya kerja sama dalam tim sukses Jokowi-JK. 

Dengan kemampuannya yang mumpuni tersebut  Adryan sempat ditawari menjadi staf ahli di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Namun, dia lebih memilih berwirausaha dan mengembangkan bisnisnya yang sejak lama dirintis menjadi digital entrepreneur memberikan income yang berlebih. Per bulan, dia mampu menghasilkan Rp 2 miliar hingga Rp 15 miliar.
byAstiSamandaK
Main LapTop sambil membaca surat,
                     Dunia maya jadi sumber informasi dan penghibur masyarakat.


Rabu, 06 April 2016

LEZATNYA IKAN GORENG DABU-DABU PAPUA

NusanTaRa.Com
Ikan Dabu-Dabu Papua




Menikmati Kuliner kadang menjadi satu kelengkapan Traveling artinya berkunjung kesuatu daerah atau tempat terasa tidak lengkap bila tidak menikmati makanan khas daerah tersebut yang tak jarang menu tersebut mempunyai kaitan khas dengan daerah tersebut baik bahan dasarnya maupun cita rasa yang disajikan.   Kuliner khas suatu daerah terkadang menjadi ciri kha daerah tersebut seperti daerah pantai biasanya terkait dengan potensi laut sebagai bahan dasar menunya dan daerah pegunungan dengan bahan dasar daerah pegunungan sehingga dua hal ini akan saling mengkapi dalam satu paket traveling dan memberi kepuasan bathin..  Sebagaimana salah satu Kuliner Papua yaitu Ikan Goreng Dabu-Dabu Papua, sebagai daerah yang memiliki Pantai dan Laut tentuunya mempnyai kekayaan Ikan yang potensial dan menjadi makanan khas daerah sehingga dengan racikan mereka maka lahirlah menu tersebut.

Resep ini saya sebarkan karena rasanya yang Gurih memberikan kesan memuaskan bagi penikmatnya terlebih bila saat menggorengnya tepat.    Berawal tahun 2016 ketika saya Traveling ke Kota JayaPura hingga ke Skouw kota kecil di bilangan perbatasan RI - PNG,  saat malam tahun baru sambil menanti ketibaan detik-detik News Year di Warung  Ruko Dok II yang menghadap ke teluk Jayapura, saya memilih menu ini tersebut bersama Nasi, Capcai dan Jus Melon total biaya sendiri Rp 150.000 bisa disantap tiga orang.
 
Menu Ikan goreng ini berbumbu gurih dengan aroma jeruk nipis dan jahe memang menggoda selera,  terlebih disajikan bersama sambal dabu-dabu gaya Papua yang asik punya,  Wahai kerabat NusanTaRa mari dicoba.

Bahan-bahan


  • Bahan-bahan:
  • 4 ekor @ 750g ikan segar yang mudah didapat, misalnya ikan kue/baronang/kembung segar, siangi, cuci bersih, kerat 3 bagian, lumuri air jeruk nipis
  • 1 bungkus ROYCO BUMBU KOMPLIT IKAN GORENG
  • Minyak goreng
  • Dabu-dabu Papua, aduk rata:
  • 5 buah cabai rawit merah (sesuaikan selera pedasnya)
  • 5 buah tomat hijau, iris dadu
  • Petai sepasnya dehh.
  • 2 butir bawang merah, iris halus
  • ½ sdt garam + ½ sdt gula pasir + 2 sdm air jeruk lemon
  • 2 sdm minyak
  • Segenggam daun kemangi, petik

Cara Masak


  • Terlebih dahulu bersikan baik bagian luar maupun dalam ikan seperti Sisik, sirip, Insan dan organ dalam serta kotoran dengan air bersih.
  • Ikan yang telah dibersihkan lalu dilumuri dengan ROYCO BUMBU KOMPLIT IKAN GORENG atau bumbu selera anda hingga rata. Diamkan 15 menit agar bumbu meresap.
  • Lalu goreng kedalam minyak panas hingga ikan matang. Angkat jangan terlalu kering dan jangan masih basah, tiriskan, santap segera bersama dabu-dabu.

Bagaimana Kerabat NusanTaRa ? sederhanakan dan praktis sehingga mudah dan sedap untuk disajikan disetiap waktu baik bersama kerabat atau saat parti-parti kecil.
byMcDonalDBiunG

Anak Holtekom mancing di atas Sampan.
Ikan Dabu-dabu penjamu selera mengakrabkan persahabatan.

Jumat, 01 April 2016

MEGA PROYEK JEMBATAN KAPUAS TAYAN DAN MERAH PUTIH AMBON SELESAI AWAL 2016

NusanTaRa.Com
Jembatan " Kapuas Tayan "  Kalbar

Mega proyek Dua inprastruktur  jembatan  pertengahan tahun 2016 ini akan siap dioperasionalkan di Indonesia timur  yaitu  Pertama, Jembatan Kapuas Tayan di Kabupaten Sanggau yang merupakan penghubung  jalan Trans Kalimantan poros Selatan penghubung Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, sebelum jembatan ini Kota Tayan dan Tiasak hanya dihubungkan dengan dua kapal Fery.  Jika pembangunan ini selesai maka Jembatan Kapuas Tayan merupakan Jembatan Nomor dua terpanjang di Indonesia setelah  Jembatan Suramadu di Surabaya-Madura. 

Jembatan penghubung kedua yang akan siap operasional tahun 2016 adalah jembatan  Merah Putih di Kota Ambon yang menghubungkan  Poka dengan Galala di kawasan teluk Ambon,    Jika jembatan ini terselesaikan  jarak   Kota Ambon menuju bandara Pattimura dapat lebih dekat  dari  35 km mengitari teluk Ambon yang ditempuh 60 menit menjadi  20 menit saja .   Jembatan Merah Putih dibangun sejak 17 Juli 2011 dengan anggaran Rp 700,00 milliar sepanjang   1.140 meter,  dengan system  Cable Stayed  terdiri dari tiga bagian masing-masing   520 meter,   320  meter dan  300 meter.

JEMBATAN SUNGAI TAYAN


Jembatan Kapuas Tayan di Kabupaten Sanggau Kalimanta Barat telah selesai dibangun dan ujicoba jembatan untuk dilewati kendaraan sudah berlangsung sejak 19 Februari 2016.  " Jembatan Tayan sudah selesai, malah sdah ujicoba traffic sekarang.  Sudah dari tanggal 19 (Februari) kita buka untuk kendaraaan lewat, "  ujar kepala pelaksana satuan Kerja Jembatan Kapuas Tayan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Yudha Hadita.

Panjang keseluruhan jembatan ditambah jalan akses mencapai 5,3 km, dengan panjang jembatan mencapai 1,42 km terdiri daari 2 bagian jembatan. Bagian pertama sepanjang 280 meter dengan lebar 11,5 meter dan bagian kedua sepanjang 1,14 km dengan lebar 11,4 meter.   Jembatan ini menjadi yang terpanjang di Kalimantan.   " Dibilang yang terpanjang iya dari segi bangunannya.  Artinya, bagian jembatan yang melayang memang yang terpanjang, "  kata Yudha. 

Jembatan Kapuas Tayang menghuubungkan Provinsi Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah melalui Desa Tayan dan Desa Piasak di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau dibangun oleh China Road and Bridge Coorporation dengan PT. Wijaya Karya Tbk dengan total biaya Rp  1.023 trilliun.   Jembatan ini menjadi sangat penting karena menghubungkan jalan trans selatan Kalimantan yang belum tersambung.

Jembatan ini memiliki panjang keseluruhan mencapai 1.440 meter, lebar jembatan tiga jalur kendaraan atau sekitar 11 meter, tinggi jembatan dari permukaan air Sungai Kapuas saat banjir tertinggi mencapai 13 meter.   Konstruksi jembatan tersebut terbagi dalam dua bentangan, bentangan pertama menghbungkan kota Tayan dengan Pulau Tayan sepanjang sekitar 300 meter dan kedua bentangan yang menghubungkan Pulau Tayan dengan Kota Piasak sepanjang 1.140 meter.


JEMBATAAN MERAH PUTIH AMBON


Pembangunan Jembatan " Merah Putih " di Kota Ambon Provinsi Maluku, yang menghubungkan jalan dari Wilayah Hative Kecil (sisi Gala) dengan Wilayah Rumah Tiga (sisi poka) di Teluk Ambon sepanjang 1.140 km telah rampung.   Pengerjaan Jembatan ini sejak 17  Juli   2011 biaya sebesar  Rp 700 milyar .

Jembatan yang membelah teluk Ambon ini memiliki Panjang 1.140 meter terbagi dalam tiga bagian dengan ketinggian 34,1 meter di atas permukaan laut.   Pertama, jembatan pendekat Poka (poka approach bridge) sepanjang 520 meter, Kedua, Jembatan pendekat Galala (Galala approach bridge) sepanjang 320 mete dan Ketiga, Jembatan Utama (main bridge) sepanjang  300 meter. 

Jembatan " Merah Putih " yang digadang-gadang menjadi terpanjang se Indonesia timur serta menjadi kebanggaan warga Kota Ambon diharapkan akan segera beroperasi setelah rampung pekerjaannya  pada  akhir  Februari, karena jalur ini bisa memangkas waktu tempuh perjalanan.   Salah satunya perjalanan dari Bandara Pattimura menuju ke tengah Kota Ambon yang sebelumnya  memakan waktu 1 jam akan menjadi hanya 15 - 20 menit saja.
byKariTaLa LA

Jembatan beton menyeberangi teluk,
Jembatani kesejahteraan esok dengan pembangunan yang baik.

SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...