Sabtu, 14 November 2015

BENDERA BULAN BINTANG ACEH REPLIKA BENDERA G A M



NusanTaRa.Com


Bendera yang berwarna dasar merah dengan motip dua garis tebal hitam putih atas bawah dan ditengahnya gambar bulan bintang putih, seyogya telah dapat berkibar dengan mulus di bumi serambi aceh sejak tanggal  22 Maret  2013.   Sejalan dengan disahkannya Qanum nomor 3 tahun 2013 tentang bendera dan lambang Provinsi Daerah Istimewa aceh yang ditandatangani Gubernur Aceh setelah mendapat persetujuan DPRA.   Bendera Aceh yang disyahkan tersebut tak berbeda dengan Bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang dimasa lalu sebagai gerakan sparatis sehingga keadaan menimbulkan berbagai perbedaan pendapat dikalangan pemerintah termasuk dengan pemerintah pusat dan organisasi lain dan menimbulkan banyak polemik dikalangan masyarakat.

Berdasarkan MoU antara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka yang ditanda tangani di Helsinki pada 15 Agustus 2005,  Pemerintah Aceh dalam negara kesatuan Republik Indonesia diberi status khusus dalam batas-batas tertentu,  Pemerintah Aceh berwenang untk mengatur dirinya sendiri sesuai dengan kekhasan daerah yang berbbeda dengan daerah otonomi lainnya.   Kekhususan tersebut yang tertuang tersebut diantaranya memilliki Partai politik lokal yang dilokalisir keikut sertaannya dalam pemilu di wilayah Aceh, serta diperbolehkan memiliki Lambang, bendera dan lagu daerah yang sesuai dengan daerahnya dan hanya berlaku khusus di Aceh.

Qanum nomor 3 tahun 2013 tentang bendera Aceh yang telah ditandatangani Gubernur Aceh dengan persetujuan DPRA hingga kini masih meninggalkan masalah yang belum tuntas baik antara pemerintah Aceh dengan Pemerintah Pusat atau dengan organisasi kemasyarakatan bahkan dengan beberapa tokoh masyarakat Aceh sendiri.   Persoalan Bendera ini mencuat mana kala bendera yang disyahkan tersebut sama dengan Bendera GAM dianggap sebagai organisasi terlarang yang dapat memicu kurang baik bagi rakyat.   Meski GAM dulunya organisasi yang menentang pemerintahan RI, saat ini khususnya setelah Helsingki 2005 GAM telah mengakui persetujuan tersebut atau Aceh sebagai wilayah RI yang sah berarti bahwa bendera tersebut dapat menyadarkan mantan GAM bahwa kita telah menjadi RI yang bersatu ujar seorang tokoh masyarakat.

Gejolak Penggunaan Bendera Aceh ini sempat memunculkan satu insiden manakala masyarakat memperingati 10 tahun perdamaian Aceh dengan mengibarkan bendera tersebut di Lhokseumawe dan Banda Aceh serta Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UIN Ar-Raniry) ketika mengibarkan bendera yang masih disengketakan tersebut terjadi letusan tembakan senapan laras panjang oleh petugas keamanan DPRA.   Iskandar Usman Al-Farlaky anggota DPRA meminta pemerintah pusat berhenti mencurigai Aceh dan menganggap bahwa pemerintah pust harus meluluskan pemberlakuan Qanum No. 3 tahun 2013 karena telah mendapat persetujuan DPRA dan Pengesahan Gubernur.

Anggota DPRK Kab. Aceh Timur dari Partai Aceh (PA) Fhadil Muhammad, meminta agar Pemerintah Aceh ntuk segera mengibarkan Bendera Bintang Bulan karena telah sesuai dengan MoU Helsinki 2005, persoalan tersebut harus seger diselesikan karena menyangkut marwah Rakyat Aceh, ia juga akan segera mengibarkan bendera tersebut jika terjadi apa-apa ituu menjadi tanggungjawab pemerintah Aceh tagasnya. 

Fhadil mengatakan bahwa, MoU Helsingki memuat “ Aceh memiliki hak untuk menggunakan simbol-simbol wilayah termasuk bendera, lambang dan Himne “, lebh lanjut UU PAA No. 11 tahun 2006 pasal 246 (2) “ Selain Bendera Merah Putih  sbgmn pada ayat (1),  Pemerintah Aceh dapat menentukan dan menetapkan Daerah Aceh sebagai lambang yang mencerminkan keeistimewaan dan kekhususan Aceh, sementara ayat (4) “Ketentuan lebih lanjut mengenai bentuk bendera sebagai lambang sbgmn dimaksud ayat (2) diatur dalam Qanum Aceh yang berpedoman pada perundang-undangan”, Jadi penetapan Bendera tersebut telah sesuai aturan yang berlaku.

Iskandar menilai aksi pengibaran bendera Bulan Bintang di Aceh wujut nyata apresiasi publik yang menghendaki Pemerintah Pusat untuk segera meluluskan pemberlakuan Qanum Nomor 3 tahun 2013 mengenai bendera sebagai bendera Aceh.  “ Tidak ada yang salah.  Secara Hukum, Qanum bendera yang menjadi kewenangan Aceh sudah ada dan sudaah di syahkan.   Di momentum aepuluh tahun perdamaian ini, Publik Aceh berharap agar Jakarta  segera mensahkan pemberlakuannya “, Ujar Iskandar jar.

Namun mantan Ketua Tim Aceh Monitoring Mission (AMM) Pieter Feith dalam kunjungannya pada perayaan 10 tahun Perdamaian Aceh mengatakan “ Bendera mirip dengan lambang GAM tidak dibenarkan dalam perjanjian Helsinki, apalagi digunakan di Aceh Pasca perdamaian”.   Serta meminta kedua belah pihak dapat duduk bersama untuk dapat merubah bendera Aceh tersebut, hal senadapun disampaikan  Juha Christensen Mediator MoU Helsinki special Advisor AMM.

Dalam Clarifikasi Mendagri Gamawan Fauzi tentang Qanum No 3 tahun 2013 memuat : -Qanum tersebut bertentangan PP No. 77  2007 tentang Lambang Daerah yang menyebutkan  a) Desain Logo dan Bendera Daerah tidak boleh mempunyai persamaan pokok atau keseluruhan dengan desain logo dan bendera organisasi terlarang/perkumpulan/gerakan separatis dalam NKRI.   b) Logo dan bendera yang terlarang tersebut seperti Logo Singa Bouraq dan  Bulan Sabit yang digunakan separatis di Provinsi Aceh, Logo Burung Mambruk dan Bintang Kejora yang digunakan separatis di Provinsi Papua dan Bendera Benang Raja yang digunakan separatis di Provinsi Maluku.   c) Bendera Daerah tidak dikibarkan untuk memperingati hari-hari besar kenegaraan di daerah, Upacara hari ulang tahun daerah dan upacara lainnya.  d) Bendera daerah digunakan sebagai pendamping bendera Negara pada bangunan Pemerintah Daerah, Gapura, Perbatasan antar Prov./Kab./Kota.


“ Setidaknya partai nasional diluar partai lokal bersikap resisten dan menolak bersepakat, misalnya saat keputusan diambil secara Voting fraksi-fraksi partai nasional tidak memberikan kesepakatan “, ujar Hajriyanto Y Thohari wakil ketua MPR RI, sembari mempertanyakan sikap para pemmpin partai berhaluan nasional  yang ada di DPRA.  Menurutnya para pemimpin Partai Nasional tidak memberikan arahan ketika terjadi pembahasan Qanum No. 3 tahun 2013 tentang Lambang dan Bendera Aceh sehingga ketika Qanum itu disyahkan barulah banyak pihak yang bereaksi.

Baginya sah-sah saja setiap daerah memiliki lambing dan bendera, tapi yang masalah bendera yang dikibarkan tersebut sesuai qanum itu mirip dengan bendera yang dipakai gerakan separatis GAM yang memunculkan polemik yang mengingatkan kekerasan yang pernah terjadi di masa lalu.   Pemerintah Aceh harus melakukan langkah aktip dan intensip dalam pembenahan bendera yang dianggap mirip dengan GAM tersebut.  

Masa pendukung Bendera Bulan Bintang melalui Cut Fatma Dahlia di depan DPRA membacakan petisi yang mendesak Pemerintah Aceh daan DPRA untuk komit memperthankan dan tidak mengubah bentuk dan warna bendera dan lambing Aceh serta Mendagri dan Presiden RI tidak membatalkan Qanum No3 tahun 2013 tersebut. 
byMuhammadBakkaraNG


Bendera Merah berkibar di Celah bukit,
Bendera di depan menjadi semangat dan jiwa  rakyat.





Senin, 09 November 2015

KOTA KINABALU SEBUAH KOTA METRO DI BERANDA HUTAN KALIMANTAN


NusanTaRa.Com


Mungkin tak banyak yang tahu tentang kota Kinabalu yang terletak utara pulau Kalimantan meski di Kota ini banyak didatangi warga negara asing untuk mencari kerja.    Sekilas gambaran di atas menunjukkan bahwa kota ini menyediakan lapangan pekerjaan dengan dinamika pembangunan yang maju,  ya .....   tentunya tak salah anggapan tersebut dengan realita yang ada,  dimana pertumbuhan ekonomi, perindustrian, inprastruktur, bangunan dan sebagainya cukup pesat sehingga tak salah bila kota ini disebut sebagai kota yang pesat kemajuannya di pulau Kalimantan saat ini.

Pertumbuhan ekonomi yang baik didasari  perdagangan, perindustrian, perkebunan, perikanan dan alam lainnya menjadikan kota ini maju dengan pesat.   Sebagai pusat pemerintahan di negeri bagian Sabah, kota ini juga menjadi pusat transportasi baik domestik  maupun Internasional.   Angkutan Darat dilayani Terminal Kampung Air untuk kota-kota yang berada di wilayah utara Sabah, Terminal Ocean Shopping melayani bagian Barat daya Sabah hingga ke Serawak dan Brunai dan Terminal Inanam melayani wilayah pedalaman Sabah dan wilayah Timur sabah. Pelabuhan Laut di Jesselton  cukup ramai dengan kapal kargo baik pelayaran antar Malaysia maupun luar negeri.   Bandara Udara di Tanjung aru melayani penerbangan domistik dan Internasional seperti penerbangan langsung ke Jakarta, Brunai Darussalam, Shanghai, Guangzhou, Hong Kong, Manila, Singapura, Taipei dan Kaohsiung.

Kota Kinabalu ibarat sebuah Metro yang tumbuh di Pelataran Hutan Tropis Kalimantan bagian Utara, jika kita amati dari udara setidaknya demikianlah kata seorang pendatang disana.   Penataan Kota yang rapi dengan Pertumbuhan pencakar langit yang pesat  sebagai tempat kegiatan bisnis seperti Pusat pemerintahan, shoping center, Hotel, dan Pemukiman.    Seperti Tanjung Lipat pusat pemerintahan Negeri bagian Sabah, Likas lokasi perdagangan, pusat olah Raga dan Mesjid Raya, Jesselton point Pelabuhan Laut, Suria Sabah Mall, CSD, Wisma Merdeka Mall dan Hayyat Hotel, Kawasan Ocean terdapat Ocean Shoping Center, Center Point Sabah, Warisan Shoping, Star City, Jesselton Quay, Wisma Raffles, Hotel Le Poriminade, Hotel Klagan dll dan Karamunsi terdapat Karamunsing Mall, Sabah Bank.   Kawasan pertumbuhan Indutri terdapat di daerah Likas, Inanam dan Kalombong.
Center Point

Buat yang hoby maniak Shoping di sini sangat cocok selain yang diatas masih tempat lainnya, untuk lebih memudahkan saya sarankan untuk mengunjungi Suria Sabah Mall, Center Point Sabah, Warisan Shoping, Ocean Shoping Center dan Karamunsing Mall dengan berbagai barang dari barang elektronik hingga busana dengan kwalitas, branded berkualitas dan harga tebilang wajar.       Pusat perbelanjaan tersebut bangunan besar dengan arsiteksi yang keren membuat anda shoping dengan santai sembara berhibur. 

Traveler yang datang ke Kota Kinabalu dapat mengunjungi Tanjung Lipat menikmati alam pantai laut sepanjang 2 km dan menikmati keindahan pulau-pulau yang bertebaran di dalam teluk,   mengunjungi mesjid terbesar di Sabah dan mengunjungi Stadion Sabah.    Tanjung Aru dengan permandian lautnya terletak 18 km sebelah Barat daya dengan pasilitas Hotel yang cantik.   Atau berjalan sepanjang Jesselton Point menikmati SeaFood, menyaksikan keindahan bangunan Suria Sabah, CSD, WismaMerdeka yang menjulang tinggi atau menyaksikan keindahan Pulau Gaya.     Pulau Gaya awalnya merupakan Kota Kinabalu (1882-1898) dihuni warga Moro pelarian dari Philippina,  di Jesselton Point disediakan Boat untuk menyaksikan masyarakat Pulau Gaya yang bermukim diatas laut dengan tarip RM$ 30 selama 40 menit.
Tak jauh dari Anjungan Jesselton point tadi terdapat dermaga kapal perikanan dengan segala aktipitasnya yang banyak disibukkan para nelayan Warga Philippina, Kadazan dan China dengan kapal perikanan berukuran sedang dan besar yang sedang bersandar dan berlabuh.    Dari situ terdapat pasar ikan dengan kesibukan penjualan dan distribusi kesekitar kota Kinabalu, pada malam harinya diramaikan dengan tenda-tenda makanan SeaFood yang sedap dan harga berpatutan.

Taman Bandaraya satu tempat yang jangan sampai anda terlewatkan karena di daerah ini terdapat Majelis Bandaraya Kota Kinabalu, Mahkamah Tinggi Sabah, Taman kota yang ditumbuhi pohon yang indah, Pusat jajanan SeaFood dengan rasa dan harga yang pasti memuaskan anda,  pada malam hari tak jauh dari sini kita dapat menikmati pasar murah di Kampung Air atau menuju Komp. Singsuran diseberang jalan besar melihat ruko-ruko China dengan barang berkwalitas dan harga murah.

Sabah sebagai negeri Bagian Malaysia  memiliki Raja negeri bagian yang bermukim di Istana  diatas Gunung yang masih hijau di tengah kota, untuk menuju kesana melalui jalan masuk dari Pelataran Merdeka Sabah dekat Kampung air.    Di kaki bukit kecil ini juga terdapat Mesjid pertama di Kota Kinabalu yang awalnya merupakan sebuah Gereja kemudian oleh Muslim China Kota Kinabalu di beli dan dikuat kuasakan sebagai Mesjid (1970an)  ukurannya kecil.   Disini juga terdapat Terminal Kamp. Air serta berbagai hotel hingga Hotel Backpacker dengan harga sangat murah (Jalan Padang).

Jesselton Quay

Keasikan Shoping di Kota Kinabalu karena dalam setiap kawasan tadi dapat ditempuh dengan jalan kaki dengan situasi yang sejuk dan asri serta berpapasan dengan berbagai warga Negara asing seperti China (dominan), Kadazan, Melayu, Bajau, India, Philippana, Bugis, Timor yang sibuk berlalu lalang,  khusus warga China dengan penampilan cantik akan membuat anda serasa di Singapore.

Kota Kinabalu yang didirikan tahun 1882 oleh penguat kuasa British di Sabah Charles Jessel untuk mengembangkan usaha perdagangan mereka, sehingga kota tersebut awalnya bernama JESSELTON dengan penduduk awalnya suku Bajau dan disyahkan menjadi ibukota negeri bagian Sabah pada  02 February 2000 suatu kota negeri bagian yang sangat muda.     Jumlah penduduk Kota Kinabalu yang meliputi Inanam, Likas, Penampang dan Kota Kinabalu 2014 sebanyak 720.000 jiwa dengan keluasan 351 km2.     Pelaku utama bisnis disini di dominasi kaum China dan India serta pekerja banyak dilakoni warga Philippina dan Bugis yang datang sebagai Tenaga Kerja.

Penamaan Kota Kinabalu salah satu hikayatnya tak lepas dari Gunung Kinabalu yang terletak di sebelah timur dengan jarak sekitar 90 km, dengan ketinggian 4.375 meter dpl sebagai puncak kedua tertinggi di Asia tenggara dan telah ditetapkan kerajaan sebagai taman nasional.   Untuk keindahan alam Gunung Kinabalu atau Diver di area Laut China Selatan, Kota Kinabalu merupakan pintu terbaiknya dengan berbagai jasa  Travel yang tersedia.
byMuhBakrieNunukan.


Sabah negeri di bawah Bayu,
Metro di Pelataran Hutan tropis itulah Kota Kinabalu.


Rabu, 04 November 2015

PATUNG JENDERAL SOEDIRMAN DI KEMENHANKAM JEPANG

NusanTaRa.Com

Hebat, ada patung Jenderal Soedirman di kantor Kemhan Jepang


Bangsa Jepang yang pernah menjajah Indonesia selama 3,5 tahun 1942-1945 ternyata masih memiliki rasa hormat dengan pahlawan Indonesia,  Jenderal Soedirman seorang pejuang yang terlahir dari pasukan PETA yang dibentuk pihak Jepang saat menjajah Indonesia.  Bahkan di negeri matahari tersebut terdapat sekupulan comunitas pencinta pahlawan Jenderal Soedirman yang kerap menyelenggarakan acara penghormatan pada hari tertentu seperti pada saat hari kemerdekaan RI dan sebagainya.   

Penghargaan Masyarakat Jepang ternyata sangat tinggi pada Jenderal Soedirman sehingga  ada patung sang jenderal dibangun di depan Kementerian Pertahanan Tokyo.   Patung Jenderal Soedirman yang terbuat dari perunggu setinggi sekitar empat meter di halaman Kementerian Pertahanan Jepang merupakan satu-satunya patung pahlawan asing yang ada dan dipajang di Jepang,  ini merupakan fenomena yang unik dan sekaligus pula merupakan keistimewaan bagi Indonesia.

Patung perunggu PETA berbentuk Panglima Besar Jenderal Sudirman,  menurut Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro  merupakan sebuah hadiah dari pemerintah Indonesia agar  pemberian patung tersebut dapat menjadi simbol kian eratnya persahabatan antara kedua negara dan menanamkan rasa cinta dari kedua bangsa.

Menurut Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang di Jakarta, upacara pembukaan selubung Patung Perunggu PETA diselenggarakan di Kementerian Pertahanan Jepang di Tokyo, Jumat 14 Januari 2011. "Patung PETA  (Patung Jenderal Soedirman) ini merupakan hadiah dari Kementerian Pertahanan RI kepada Kementerian Pertahanan Jepang," demikian menurut Kedubes Jepang.  

Pada acara penyerahan tersebut dihadiri  pihak Jepang,  Menteri Pertahanan (Menhan) Toshimi Kitazawa, Wakil Menhan Jun Azumi, dan sejumlah pejabat tinggi militer.  Dari pihak Indonesia, selain Menhan Purnomo, juga hadir Staf Ahli Menteri Sumadi, Dubes RI untuk Jepang M. Lutfi, Wakil Yayasan Peta H. Tinton Suprapto, dan Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang.

Pada tanggal 17 Agustus 2015 kemarin komunitas tersebut mengadakan upacara kecil di sana,  Kelompok Masyarakat Jepang Pencinta Indonesia melakukan upacara peletakkan karangan bunga di depan Patung Jenderal Soedirman serta doa bersama dan penyampaian pidato tentang Jenderal Soedirman dan Indonesia.

Fujii Gemki, Ketua Panitia Pelaksana upacara ini, menyebutkan bahwa Jenderal Soedirman merupakan figur penting dalam sejarah Indonesia dan sekaligus juga dalam sejarah Indonesia-Jepang.   Melalui Tentara PETA yang dibentuk Jepang pada Masa Pendudukan banyak terbentuk pemuda Indonesia mempunyai pendidikan militer serta terjadinya kontak antara bala tentara Jepang dengan Jenderal Soedirman saat Putra pitri menuntut kemerdekaan. Jenderal Sudirman menjadi salah satu simbol penting dalam hubungan kedua negara, ujar Fuji.

" Oleh karena itu, melalui upacara peletakan karangan bunga di depan Patung Jenderal Soedirman yang pertama kalinya dilakukan hari ini (sejak patung dipajang dua atau tiga tahun yang lalu), saya berharap ritual ini akan terus berlanjut dan semakin meriah pada masa-masa mendatang ", lanjut Fuji seperti dikutip dari KBRI Tokyo.    Melalui acara ini tentunya aka lebih menumbuhkan rasa cinta kedua bangsa sehingga dapat saling percaya dan kerjasama untuk membangunan ketertiban dunia.

Sementara itu, Yusron Ihza Mahendra, Duta Besar Indonesia untuk Jepang yang hadir sebagai undangan dalam upacara di atas, dalam sambutannya menyatakan bahwa sejarah merupakan faktor yang amat penting bagi sebuah bangsa.    " Karena itu, mari kita belajar sejarah untuk kearifan yang lebih lagi di masa mendatang, " ujar Yusron.

Kita memiliki Patung Jenderal Soedirman di Jantung Kota Tokyo, yang merupakan simbol sejarah yang kita hormati secara bersama-sama. Saya percaya bahwa melalui ikatan sejarah, kedua bangsa pun sekaligus pula mempunyai ikatan batin yang amat dekat. Hal ini tentu dapat menjadi landasan untuk hubungan yang lebih baik lagi bagi kedua bangsa di masa depan, imbuh Yusron yang memimpin Upacara Peringatan Kemerdekaan Indonesia di KBRI Tokyo.

Patung Jenderal Soedirman yang terbuat dari perunggu setinggi sekitar empat meter di halaman Kementerian Pertahanan Jepang merupakan satu-satunya patung pahlawan asing yang ada dan dipajang di Jepang. Ini merupakan fenomena yang unik dan sekaligus pula merupakan keistimewaan bagi Indonesia.
byMuhBakrieNunukan




Jenderal Soedirman berjuang diatas tandu,
Meski bambu runcing kita sukses karena bersatu.







Senin, 02 November 2015

KABUT ASAP SATU BENCANA NASIONAL DARI PEMBAKARAN HUTAN

NusanTaRa.Com




Kabut asap merupakan satu dimensi persoalan alam yang terjadi dimuka bumi dimana udara yang bersih tercemar oleh masuknya asap dalam kadar yang tinggi sehingga mampu memberikan perubahan lingkungan udara tidak sebagaimana mestinya.    Sumber asap yang mencemari udara sangat beragam seperti asap dari pabrik, kendaraan bermotor dan yang tertinggi tentunya dari proses pembakaran hutan.  

Problem kabut asap sudah terjadi sejak zaman dahulu seiring dengan proses penyebab terjadinya,   namun menjadi satu problem besar dan menjadi perhatian masyarakat dunia melalui pemerintahannya dan badan lingkungan Dunia sejak tahun 80 an semua itu tak lepas dari tingginya kadar asap di udara, semakin tingginya durasi transportasi penerbangan yang terpengaruh akan kondsi tersebut, semakin tingginya tingkat kebakaran hutan sebagai kontributor tertinggi dan semakin tingginya dampak kesehatan yang ditimbulkannya utamanya Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). 

Menurut Kepala BNPB (Badan Nasinal Pencegahan Bencana) Sutopo Purwo Nugroho, bencana kabut asap tahun 2015 ini telah menewaskan 10 orang baik di daerah Kalimantan dan Sumatera baik karena dampak langsung (Gugur saat pemadaman api) maupun tidak langsung (Mati karena mempunyai penyakit kronis/khusus yang terkena asap).    Data BNPB juga mencatat 503.874 jiwa terkena penyakit ISPA di 6 Provinsi sejak 1 July-23 Oktober 2015, dengan Jambi terbesar 129.229 jiw, Sumsel 101.333 jiwa, Kalsel 97.430 jiwa, Riau 80.263 jiwa, Kalteng 52.142 jiwa dan Kalbar 43.474 jiwa, sekitar 43 juta penduduk terseduh oleh sebaran kabut asap.

Penerbangan merupakan satu aktipitas dimuka bumi yang sangat merasakan dampak dari kabut asap, sehingga tak heran dalam satu hari banyak bandara udara di Indonesia yang menghentikan penerbangan baik landing maupun takeUp karena adanya kabut asap tersebut.    Buat sebuah penerbangan yang sefty dibutuhkan jarak pandang di udara minimum 2.000 meter dimana para pilot dapat mengemudi dengan baik karena dapat melihat benda dan situasi dengan baik pada jarak tersebut yang disesuaikan dengan kelajuan pesawat, kabut asap yang tinggi kadang hanya dapat membuat jarak pandang manusia 200 meter.  

Tidak hanya bagi transportasi udara kabut asap juga mempengaruhi kelancaran arus lalu lintas darat yang disebabkan jarak pandang yang rendah bahkan mencapai 150 m sehingga pada kota-kota besar seperti Jakarta, Singapura, dan Kuala Lumpur sering terjadi kemacetan arus lalu lintas bahkan diketemukan kemalangan jalan raya. Pada 14 September 2015 di Prov Riau ditetapkan sebagai Daerah Darurat Asap karena Indeks Standar Pencemaran Udaranya mencapai 984 psi jauh diatas ambang batas udara sehat dengan kandungan Kabut Asap 50 psi.  Beberapa Bandara dan sekolah di Singapura dan Kuala Lumpur menerima dampak tersebut dengan menutup sekolah dan bandara udara mereka.

Para aktipis tak jarang melakukan demonstarsi menuntut penangan yang serius dari pemerintah dan pengusaha hutan untuk menangani kasus kabut asap yang bukan saja menjadi kasus nasional tapi telah menjadi kasus Internasional karena Indonesia sering mendapat protes dari negara dan badan dunia.   Para aktipis terutama di daerah Kalimantan dan Sumatera sebagai daerah rawan Bencana Kabut Asap membagikan masker pernapasan bukan hanya untuk membantu kesehatan tapi juga untuk lebih menggugah para terkait peduli akan kasus tersebut.  Presiden Amerika Barack Obama sangat konsen membahas Kabut Asap ini terutama pembakaran Tanah Gambut (WetLanD) pada Kunjungan Presiden Jokowi ke Amerika 26 Oktober 2015 dan akan memberikan abntuan sebesar 2,7 juta USD untuk mendukung penanganan kasus tersebut.


 Bagi kesehatan manusia bencana kabut asap juga dapat menjadi salah satu paktor yang tak dapat diabaikan, kandungan asap yang masuk diudara tentunya akan membawa uap asap, partikel kimia dari partikel pembakaran dan  patikel lain yang turut ketika proses pengasapan itu terjadi.   Kandungan udara akan asap dan partikel bawaannya yang tinggi pada lingkungan manusia akan berdampak pada kesehatan seperti gangguan penglihatan, pernapasan akut (ISPA/Inspeksi saluran pernapan akut), kehamilan, batuk dan jangka panjang bisa berdampak Alergi dan TBC.
 
Penanganan Kabut Asap dengan sendiri mencari akar persoalan masaalah tersebut yaitu Penangan dan pemadaman  kebakaran hutan sebagai sumber asap tertinggi,  untuk diketahui bahwa hutan Indonesia yang tergerus api dengan kandungan asapnya ke udara dalam setahun mencapai 22 juta km2, sebagai suatu yang ironis bagaimana Indonesia  yang ditetapkan sebagai Paru-Paru dunia karena banyak kawasan hutan tropisnya yang asli diharapkan sebagai penyumbang oksigen dunia ternyata menajadi penyumbang asap yang tinggi. 

Penanganan kebakaran hutan yang sulit sebagaimana yang juga diakui Malaysia seperti daerah bencana yang jauh dari jangkauan transportasi darat, Daerah kebakaran yang terjadi secara parsial dengan lokasi yang kecil-kecil, Pusat ketersedian air yang sangat jauh/belum terakses dengan baik, Sarana pemadam yang belum memadai (darat) dan kapasitas pemadaman dari udara yang masih kecil meski sudah mendapat bantuan pesawat dari Singapura, Malaysia, Australia dan Rusia. 

Kebakaran hutan merupakan suatu proses habisnya kawasan hutan beserta biosper didalamnya serta menghasilkan asap yang teremulsi keudara karena rambahan api diarea tersebut.  Kebakaran hutan dapat terjadi secara alami seperti Sambaran Kilat dan proses batu bara yang pernah terjadi di Bukit Soeharto Kalimantan Timur dan ulah manusia seperti Perusahaan HPH dan Perkebunan dan oleh masyarakat.   Pembakaran lahan merupakan cara termudah dan termurah untuuk memperssiapkan lahan bagi usaha mereka berbaanding cara yang dianjurkan ramah lingkungan sehingga sangat rentan digunakan.   Pemuka adat di Sumatera mengatakan bahwa pembakaran hutan telah mereka lakukan sejak nenek moyang dahulu denga mengikuti petuah kearipan local mereka tapi tidak merusak kehidupan alam. 

Dalam penangan kebakaran hutan sebagai penyumbang emulsi asap tertinggi pemerintah telah serius dengan berbagai kebijakan seperti pola pembersihan lahan bagi perusahaan serta ancaman hokum hingga keperaturan daerah yang menjangkau masyarakt sekitar hutan dan masyarakat adat.  Keseriusan pemerintah dari tahun ketahun terlihat setiap tahun ada saja pengusaha yang di girng ke meja hijau namun hal tersebut hingga kini belum teratasi dengan sempurna mengingat bahwa kejahatan ini dilakukan dengan sangat terorganisasi.  Keseriusan tersebut terlihat sebagaimana kerja Polda Riau pada 20/10/2015 berhasil memproses 19 perusahaan yang membakar lahan satu diantaranya perusahaan dari Singapura berinitial PT PLM. 

Pada akhirnya bahwa kasus Kabut Asap dengan segala problem negatipnya bagi masyarakat bukan saja menjadi masalah nasional tapi telah menjadi sorotan dunia karena berimbas bagi Negara luar bahkan telah mencapai Negara Thailand dan bagi kepentingan di angkasa yang digunakan Negara lain serta bagi kemaslahatan hidup dunia yaitu kelestarian Hutan Tropis terkaya dunia dengan kekayaan biospernya yang langka.

byKariTaLa  LA






Asap emulsi bagi udara sebagai pencemaran,
Kabut Asap mengganggu kelancaran transportasi dan kesehatan

SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...