Untuk meningkatkan ketahanan Pangan Nasional yaitu tersedianya bahan Pangan dan Sandang bagi Masyarakat Indonesia dalam kurun waktu kehidupannya, maka Diversifikasi bahan pangan, Pola makan dan makanan Lokal yang ada perlu diberdayakan semaksimal mungkin agar rawan pangan, lapar gizi dan kemiskinan dapat teratasi.
Indonesia sebagai Negara tropis yang kaya akan biodifersity dalam hal ini flora, tentunya mempunyai banyak jenis tanaman yang dapat dijadikan sebagai makanan Pokok sehingga tidak hanya bergantung pada beras seperti Jagung, sagu, Ubi-ubian, Kacang-kacangan, dll. Ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan salah satu pangan yang kaya akan Karbohidrat ( 34,7 gr/100gr ) yang memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai makanan pokok sehari-hari dan dapat bibuat berbagai bentuk penganan seperti Beras Singkong (RASI).
PROSES PEMBUATAN BERAS SINGKONG ( RASI )
SINGKONG SEGAR -----dikupas/dibersihkan--
1---dirajang--dijemur--ditumbuk--dipilah a---kasar-cuci---kukus---
1---dirajang--dijemur--ditumbuk--dipilah a---kasar-cuci---kukus---
--dinginkan+ragi--bungkus&peram 2hari--PEYEUM MUTIARA
b----lembut----Campuran RASI.
2---diparut--diperas 4x I--ampas--dijemur a--Bahan Pembuat SAOS
b---BERAS SINGKONG (RASI )
c---digiling---diaron---dibentuk---dikukus--
--dijemur----RANGGINING
II--Air Aci Singkong--diendapkan a--endapan atas--dibuang
b--endapan tengah--OPAK
c--endapan bawah--dijemur
--Aci Kasar--digiling--KERUPUK
NB. Tulisan berwarna hasil akhir satu proses
RASI (Beras Singkong) adalah makanan pokok yang terbuat dari Singkong dan merupakan makanan Pokok Masyarakat Kampung Cirendeu, Kecamatan Cimahi Selatan, Provinsi Jawa Barat, kebiasaan ini telah berlangsung sejak tahun 1924 dan telah menjadi budaya mereka karena bagi mereka mengandung nilai sakral. Pada prinsipnya RASI Terbuat dari singkong yang diparut lalu diperas kemudian ampas yang tersisa dijemur dan inilah yang dijadikan makanan Pokok pengganti beras.
Sebagai Pangan utama yang mengandung karbohidrat RASI mempunyai beberapa keunggulan seperti harga yang relatip lebih murah sehingga lebih terjangkau oleh masyarakat pada semua lapisan, mudah diketemukan terutama bagi petani kebun, Rasi memiliki kandungan serat kasar yang baik dan kadar abu 1,9 % per 100 gram yang sangat sehat buat metabolism pencernaan. Kandungan energy dalam RASI hampir setara dengan beras, sehingga membuatnya sangat layak untuk dijadikan menu pokok pengganti beras. Dibawah ini disajikan Tabel kandung Zat yang ada dalam RASI per 100 gram.
Tabel 1. Kandungan Zat Gizi Rasi dibandingkan Beras dan Singkong (per 100 gram)
Zat GiZi | Bahan Pangan | ||
Rasi | SingkonG | BeraS | |
Energi (kkal) | 359,0 | 146,0 | 360,0 |
Protein (gr) | 1,4 | 1,2 | 6,8 |
Lemak (gr) | 0,9 | 0,3 | 0,7 |
Karbohidrat (gr) | 86,5 | 34,7 | 78,9 |
A i r (gr) | 7,8 | 62,5 | 13,0 |
B D D | 100,0 | 90,0 | 100,0 |
SiPanjuL makan Beras SingkoNG,
Meski MuraH Gizi Banyak TerKanduaNG
Tidak ada komentar:
Posting Komentar