Selasa, 04 Februari 2025

SAID DIDU TURUT MEMBONGKAR PAGAR LAUT DI TANGERANG DAN MENGUCAPKAN OLIGARKI BIADAB DENGAN AMARAH

NusaNTaRa.Com     

byLaSikUAgaY,            R    a    b   u,    0   5     F   e   b   r   u   r   i     2   0   2   5

Said Didu turut membongkar  Pagar Laut di Tangerang
PAGAR LAUT.    Said Didu  mantan Sekretaris  Kementerian BUMN RI,   turut  serta  dalam aksi  Pembongkaran Pagar Laut  Miserius  "  yang  berdiri terletak di  perairan  Tanjung Pasir,  Kabupaten Tangerang,  Jawa Barat pada  22  Januari  2025.   Aksi ini dilakukan bersama  dengan  para nelayan,  personel TNI Angakatan Laut (AL),  serta Kementerian  Kolautan  dan  Perikanan  (KKP),  dalam  upaya membersihkan  struktur  bambu yang  dianggap ilegal  dan  merusak ekosistem  laut.

Said Didu,  yang selama ini dikenal  sebagai  pengkritik keras  berbagai kebijakan  pemerintah,  terutama jika  terkait dengan  Proyek  Satrategis  Nasional   (PSN)  Pantai Indah Kapuk  (PIK)  2,  membagikan momen  tersebut  melalui akun  nedia  sosialnya di x.    "  Oligarki  penyiksa  rakyat  dan  perampok negara  serta pejabat  Jongos  oligarki - kalian  biadab  dan zalim  ",  Ujar Tulisan SiDin Said Didu  dengan Plabomoranya  (Hebatnya).   Mengarah  pada  kritiknya  terhadap proyek  PIK 2 yang  sedang berjalan.

Tertebgo dalam videonya tersebut,  Said Didu  dengan mengenakan pelampung menumpang  kapal nelayan  menuju ketengah  laut,  dan turun mrnyrbur  ke tengah laut di area  tempat pemancangan Pagar Laut Tangerang.   "  Yuk,  kota bongkar  Pagar Laut.   Ini enggak  masuk akal  nelayan  yang pasang pagar  ",   Ujar SiDin Said Didu dengan Boneer (dengan tegasnya).

Setelah itu  ia bersama dengan  sejumlah orang  disitu kemudian  berusaha mencabut  pagar -  pagar bambu  yang tertanam  di laut.   Dengan  sangat emosional,  Said didi  bortoriak  dan meluapkan  amarahnya  diantara  pagar - pagar  bambu  yang tertanam di laut  tersebut.  "  Para Oligarki  kalian  biadab,  kalian  zalim,  merampok  negara,  menyiksa rakyat  ",   Cakap Tagas SiDin Said Didu  penuh amarahnya.

Selain membantu  mencabuti pagar - pgar  bambu di laut tersebut,  Said Didu  dan kawan - kawan  juga  mengibarkan  bendera  merah  putih  dan menyanyikan lagu  Kebangsaan  ' Indonesia Raya '.    Said Didu mengapresiasikan ketegasan pemerintah  dalam mengusut  dan  membongkar  pagar laut  di wilayah  Pesisir Pantai Utara  (pantura),   Kabupaten Tangerang,  Banten.    " Saya  pikir  saat ini  TNI AL  membuka  bahwa negara  hadir  kembali di wilayah ini  ",   Cakap Said Didu  tegas.

Said Didu  berharap adanya  tindakan tegas yang  dilakukan pemerintah  dan lembaga terkait  menjadi pembuka  dalam  membongkar pelanggaran  yang terjadi selama ini  di  wilayah Pantura   Kabupaten  Tangerang.    "  Hari ini hanya  membuka kotak  Pandora,  tetapi dibalik  ini masih banyak sekalai  kasusnya  ",   Ujar SiDin Said Didu menembahkan Cakapnya.

Diketahui,  sejumlah  instansi terkait,  termasuk  TNI AL,  KKP,  serta nelayansetempat,   bahu - membahu dalam  misi ini.   Mereka menggunakan  kapal kayu untuk  menarik  bambu - bambu  yang terbenanm di  dasar laut,  yang kemudian  diangkat ke atas  kapal  setelah berhasil dicabut.    Komandan Pangkalan Utama  AL (Danlantamal III) JAKARTA,  Brigjen (Mar)  Harry Indarto,  menjelaskan  bahwa pada  haritersebut  pihaknya menargetkan  untuk  membongkar  pagar laut  sepanjang  minimal 5  kilometer.

Dengan melibatkan  lebih banyak  porsenil,  target ini  diharapkan  tercapai  lebih  cepat dibandingkan  dengan pembongkaran  sebelumnya  yang berhasil  membersihkan  sekitar 2,5  kilometer.   "  Sekarang jumlah  personil  kita 3 kali  lebih  banyak  dari  pada pelaksanaan  yang komarin,   Jadi kalau  Komarin  2,5 kilometer,  hari ini  karena  mulainya dari  siang,  kalau ditotal  3  kali  7,5  kilometer,  minimal  5  kilo kita  bisa  bongkar  ",   Cakap Jelas   Harry  di Pos  TNI AL  Tanjung Pasir,  Tangerang. 

TNI Angkatan Laut membongkar pagar laut yang terbentang di perairan
Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (18/1/2025).


Said Didu bercakap Oligarki biadab bertugas bersama Nelayan.

Pagar Laut di Tangerang menyengsarakan para Nelayan.



Senin, 03 Februari 2025

POTRET KENANGAN MICK JAGGER DAN RIA IRAWAN MENJADI IKONIK DUNIA HIBURAN DI 1988

NusaNTaRa.Com          

byYonaSAdonarA,     S   e   n   i   n,    0   3     F   e   b   r   u   a   r   i     2   0   2   5        

Mick Jagger dan Ria Irawan tahun 1988 di Jakarta
Mick Jagger dan Ria Irawan,  Dua sosok besar dari dunia  hiburan Internasional dan Indonesia pada  tahun 1988,  yang telah menciptakan satu memori di tanah air  yang sulit terlupakan,   Moment pertemuan mereka itu  menjadi sorotan publik kala itu yang hingga kini,  potret - potret  mereka berdua masih  simbol dari  pertemuan  dari  dua  dunia yang berbeda  -  Satu dunia  Rock International yang populer dari Amerika dan satunya lagi dari dunia seni peran  Tanah air yang juga sangat terkenal di Indonesia.

Mick Jagger Legenda Rock yang mendunia.

Mick Jagger,  vokalis utama  The Rolling Stone,  adalah salah satu ikon  terbesar  dalam  sejarah musik Rock dunia.   Sebagai bagian dari Band legendaris  yang telah meraih kesuksesan luar biasa di seluruh  dunia,  Jagger  dikenal karena  karisma panggungnya  yang luar biasa,  suaranya  yang khas,  serta  gaya  hidupnya  yang penuh warna.   Pada tahun  1988 ,  Mick Jagger  berada di puncak  popularitasnya,  dan  kedatangannya  ke  Indonesia  menjadi  momen  tang dinantikan  banyak penggemarnya  di Tanah air.

Ria Irawan  Bintang Film Indonesia  yang bersinar   

Sementara itu,  Ria Irawan anak dari aktor film tanah air  Bambang Irawan  adalah  salah satu aktris  ternama Indonesia,   yang telah terkenal luas berkat  berkat peran - perannya  dalam berbagai  film dan sinetron tanah air.   Ria Irawan kelahiran pada  24 Desember 1960,  sudah menjelama  menjadi salah satu bintang  besar  pada era  80 - an,  dengan berbagai  prestasi  di dunia perfileman.   Selain kemampuan aktingnya  yang memukau,  Ria  juga dikenal karena kepribadiannya  yang hangat dan dekat  dengan penggemarnya,  menjadikannya salah satu ikon di dunia hiburan Indonesia. 

Pertemuan tak terlupakan di  1988

Di tahun 1988,  sebuah kesempatan  langka  mempertemukan kedu  sosok besar ini   bertemu di  Indonesia.   Moment  tersebut tercapture  dalam sebuah potret  yang kini menjadi kenangan  bersejarah   bagi banyak orang.   Mick Jagger yang pada  waktu itu  sedang berada di Jukarta untuk menjalankan Tour The Rolling Stone,  berkesempatan  bertemu dengan  Ria Irawan.   Pertemuan  ini tidak hanya menarik perhatian para penggemar mereka,  tetapi juga media, yang segera memberitakan kedekatan  mereka  dalam foto yang penuh makna dang.

Potret tersebut  memperlihatkan  kedua Bintang ini sedang berada  dalam suasana  santai,  berbincang dan  tertawa bersama,  melahirkan kesan bahwa dua dunia - rock dan perfileman  -  dapat saling berhubungan  dengan  harmoni yang luar biasa.   Banyak yang terkesan  dengan  kehangatan dan keterbukaan keduanya yang  tertengo sangat  akrab  meskipun  meskipun  berasal  dari  latar belakan yang berbeda.

Warisan Kenangan 1988

Potret kenangan  Mick Jagger  dan Ria Irawan  pada 1988 menjadi simbol  dari  pertemuan  budaya  Internasional  yang langka.   Sebuah moment yang menggambarkan  bahwa meskipun  berasal dari dunia yang berbeda,  keduanya memiliki penghargaan  dan apresiasi  yang sama terhadap   Seni dan Kreativitas.   Foto itu tidak hanya menjadi kenangan  indah  bagi  mereka  yang hadir  di moment tersebut,  tetapi  juga  bagi  generasi   yang sangat mengagumi  karya - karya  mereka.

Gambar Kepala Mick Jagger dengan mulut melebar dan mengeluarkan Lidah yang kalah itu banyak menghiasi baju  Kaos pengemarnya  di seluruh dunia,  tidak lain sebagai satu  gambaran penampilan Mick Jagger ketika  sedang manggung dipentas shownya, banyak dikenakan para penggemarnya,  juga  memberi pesona  beliau di Indonesia ketika  hadir menjalankan shownya  di Jakarta sehingga  banyak penggemarnya  menjadi canda  gurauan bagi para penggemarnya yang setia.

Bagi banyak penggemar,  pertemuan ini memperlihatkan sisi lain dari Mick Jagger,  yang biasanya dikenal dengan Image  Rocck Star-nya yang flamboyan, dan Ria Irawan  yang dikenal dengan kehandalam akting dramatisnya,  namun dibalik itu,  keduanya menyatu dalam  semangat  seni yang  universal.    Potret ini bukan hanya sebuah  simbol dari  hubungan antar  budaya  yang membuktikan bahwa  seni adalah bahasa  yang bisa menyatukan dunia.

Memori di tahun 1988 Mick Jagger dan Ria Irawan

Mick Jagger dengan Ikonik lidah menjulur keluar.

Potret Mick Jagger dengan Ria Irawan sejarah hiburan Tanh Air.


SEORANG PELAKU GENG RUSIAN MENCULIK DAN MERAMPOK WN UKRAINIA DI BALI

NusaNTaRa.Com                          

byRaisALembuduT,     S   e   l   a   s   a,    0   4     F  e   b   r   u   a   r   i     2   0   2   5

Polisi menggiring terduga pelaku perampokan berinisial Khasan saat ditangkap
di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. 
GENG RUSIA.     Salah satu dari sembilan  orang Rusia  yang diduga  polaku perampokan  dan  penculikan terhadap  warga asing  asal Ukrainia  ditangkap Polisi  di bandara Internasional  I Ngurah Rai,  Bali.    Polisi  juga diantaranya menangkap  Khasan Askhabov  (30),  warga  negara asing (WNA)  yang  diduga  sebagai  bos  geng  Rusia   yang merampok  WN Ukraina di  Ungasan,  Badung,  Bali.  kHasan  tampak memakai hoodle berwarna krem.   

Kopala bidang hubungan  Masyarakat Kepolisian Daerah  Bali  Komisaris Besar Polisi  Ariasandy  saat dikonfirmasi  di Denpasar,  Jumat mencakapkan kalau terduga  pelaku berinisial  KA (30)  di  tangkap di Bandara Internasional  I Gusti Ngurah Rai yang  akan berangkat ko  Dubai.    "  Iya benar  salah satu dari  sembilan  orang terlapor  yamh dilaporkan  korban  dalam  LP  (Laporan Polisi)  semalam  jam 19.00  kita  amankan di Bandara Ngurah Rai  ",   Ujarnya SiDin Ariasandy dalam  cakapnya.

Terduga  pelaku  asal Rusia  itu diamankan tim gabungan  Imigrasi  Ngurah Rai  dan Polda Bali.   Setelah di tangkap terduga pelaku  langsung dibawa  ke  markas  Polda  Bali untuk diperiksa lebih lanjut.   Namun demikian,  Sandy belum  membeberkan status  dari terduga pelaku dalam insiden  permapokan tersebut.

Mantan Kabid  Humas Polda  NTT   tersebut mengatakan  penyidik  Direktorat Reserse Kriminal  Umum (Ditreskrimum)  Polda Bali  masih melakukan pemerikasaan  terhadap  polaku.   "  Saat  ini yang  borsangkutan  sementara  kita  amankan di  Kantor   Diteskrimum untuk  didalami  apakah benar terlibat atau tidak  ",  Cakap SiDin menambahkan Cakapnya Laji.

Sementara  delapan polaku lainnya masih dikejar  Polda Bali.    Sebelumnya,  pihak Kepolian Polda  Bali,  sedang  menyelidiki  perampokan yang diduga  dilakukan oleh sejumlah  Warga Negara Asing (WNA) kepada  seorang   WNA asal Ukrainia berinisial  II.   Dalam  sebuah rekaman Video ,   Seorang WNA Ukrainia  dan sopirnya  menjadi  korban  penculikan dan perampokan  sekitar  Rp 3,4  milliar.

Peristiwa tersebut,  diketahui terjadi  pada 15  Desember 2024  lalu.   Saat itu korban  dengan  sopirnya  berinisial  A mengendarai  mobil  BMW  warna putih.  Dalam perjalanan di  sekitar  Jalan  Tundun Penyu Dipal.   Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan,  Kabupaten  Badung Bali,   tiba - tiba  mereka dihadang  oleh dua unit mobil,  mobil portama  Merk Alphard  dengan memblokir  jalan dari depan dan  satu dari arah Bolakang.

Kemudian,  saat mobil dari dopan  keluar  empat orang berpakaian hitam  menggunakan  tutup wajah  atau  masker  dan rompi  bertuliskan 'polisi;  dengan membawa  senjata  pisau, palu  dam pistolo.   Lalu mereka membawa  kornam  dan sopirnya  untuk  naik ke salah satu  mobil  dengan  tangan diborgol dengan kepala  ditutup dengan penutup kopala warna hitam.

Solanjutnya,  para polaku membawa korban  dan sopirnya  ke sebuah Vila di daerah  Kuta Solatan,  Kabupaten Badung.   Kemudian  saat  di Vila, para  polaku mengambil  secara paksa ponsel korban.   Mereka  lalu memukul  korban agar  borsodia mentransfer  aset uang Kripto  ke dua akun yang  di duga meilik  polaku.   "  Komudian melanjutkan  pemukulan  serta  memaksa  pelakor (korban) untuk  memberikan  akun  Binance  pelapor untuk  diambil  secara paksa  aset  Kripto pelapor  ",  Ujar Penyampaian SiDin  Ariasandy.

Kemudian,  dengan adanya kojadian  tersebut  korban  mengalami  luka  di bagian  telinga kanan,  porgolangantangan  kanan dan  kiri,  luka lobam ditangan  sobolah kiri,  luka lobam di  Kopala bagia  bolakang  dan  luka lebam pada pinggang  sebelah  kanan serta  kerugian materi  kurang lobih  sebosar   Rp 3.496.790.194.  

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali
Komisaris Besar Polisi Ariasandy. 

Gawat Geng Rusia telah beroperasi di Bali.

Khasan A Ketua gang Rusia mengincar Turis Ukraina.

                                                                                         .

Sabtu, 01 Februari 2025

ITARA DAN IKURUNG RAJA KERAJAAN TIDUNG BINALATUNG, GIGIH MEMPERTAHANKAN KEMAJUAN DENGAN KEBUDAYAANNYA

NusaNTaRa.Com                     

byBatiSKambing,       S   a   b   t   u,    0   1     F   e   b   r   u   a   r   i     2   0   2   5       

ITARA  Raja Kerajaan Tidung,  Binalatung Tarakan

ITARA   adalah Sosok penting  dalam  kisah sejarah  Suku Tidung di Kaltara,  ia dikenal sebagai sosok keturunan Raja Tidung  yang menetap di wilayah  Binalatung,   dengan  masa pemerintahan berlangsung selama  29 musim,  dalam pemerintahannya ia memimpin kerajaannya dengan Kebijaksanaan dan Keberanian  dan telah  mengukir jejak kepemimpinan  yang berpengaruh dan berkesan bagi  masyarakat Tidung.   Masa Pemerintahan yang  cukup panjang satu gambaran stabilitas dan kedamaian yang tercipta dbawah kepemimpinannya,  sebuah pencapaian yang tentunya membutuhkan kemampuan yang tinggi dengan  ketegasan dan kelembutan.   Warisan kepemimpinannya sebagai Raja sebagai  bentuk pemimpin  yang dihormati dan di cintai rakyatnya. 

Keberadaan Raja ITARA di bumi Binalatung memberikan satu dampak yang signifikan dalam perkembangan Sosial dan Budaya bagi masyarakat Tidung,  ia berhasil menciptakan satu tatanan pemerintahan yang kuat,  dibangun dengan nilai - nilai kebersamaan  yang menjadi landasan utama.   Masyarakat Tidung dimasa pemerintahannya  hidup dalam suasana gotong - royong dan solidaritas,  mencerminkan nilai - nilai yang dipegang teguh oleh  Sang Raja.   Kepemimpinan ITARA tidak hanya memperkuat aspek politik,  tetatpi lebih jauh menannamkan budaya  dan tradisi yang menjadi Identitas TIDUNG suatu warisan yang hingga kini  terus  dilestarikan. 

Setelah wafatnya  ITARA,   tongkat estapet kepemimpinan  di teruskan oleh putra beliau IKURUNG yang berlangsung selama kurang [ lebih  25 musim.   Meskipun memuliki  gaya kepemimpinan yang rada berbeda, namun IKURUNG tetap mempertahankan  nilai-nilai yang ditanamkan  ayahnya.   Selama masa pemerintahan,  IKURUNG  dikenal sebagai pemimpin yang menghormati warisan  leluhurnya  dan berusaha mempertahankan  stabilitas serta  kesejahteraan  masyarakat Tidung.   Durasi pemerintauannya yang cukup panjang,  IKURUNG  menunjukkan bahwa ia memiliki kapasitas untuk menjaga perdamaian dan kemakmuran masyarakat,  sebagaimana yang diperjuangkan ayahnya.

Masa pemerintahan ITARA dan IKURUNG merupakan periode yang penting dalam sejarah Tidung.  Kedua pemimpin ini menghadirkan pemerintahan  yang harmonis, mengutamakan kesejahteraan rakyat  dan terus menjaga Budaya Tradisi  yang menjadi ciri khas  masyarakat Tidung.   Keberhasilan mereka dalam  mempertahankan ke stabilan politik dan sosial selama beberapa dekade menunjukkan  bahwa  mereka  memiliki komitmen  kuat terhadap kemajuan  rakyatnya.   Warisan yang mereka  tinggalkan tidak  hanya berupa kepemimpinan yang Solit,  tetap niali - nilai yang  terus diestarikan hingga  ke generasi - generasi yang berikutnya.

ITARA dan IKURUNG  tidak hanya berperan  sebagai pemimpin Politik, tetapi juga sebagai sosok yang mampu menjaga Identitas budaya  Tidung.   Daalam masyarakat  tradisionil kepemimpinan  seringkali  melibatkan  upaya untuk  memelihara upaya  warisan Budaya,  dan hal ini tercermin  dalam kepemimpinan mereka.   Keberanian mereka dalam  mempertahankan tradsisi   lokal  dan kearifan budaya memberikan dasar yang  kokoh bagi mastarakat Tidung  untuk  mempertahankan  identitas mereka  ditengah  perubahan  zaman.   Mereka berhasil menjaga keseimbanagn antara kemajuan dan pelestarian  budaya,  sebuah pencapaian  yang membutuhkan  keteguhan dan kebijaksanaan.

Warisan dan masa pemerintahan  ITARA dan IKURUNG  juga  memberikan satu pembelajaran  penting bagi generasi  Tidung  saat ini  tentang arti kepemimpinan  yang  berlandaskan   nilai -  nilai  luhur.   Mereka mengajarkan  bahwa  seorang pemimpin tidak hanya   bertanggung jawab  kesejahteraan rakyatnya,  tetapi  juag memiliki  tugas menjaga tradisi  dan nilai - nilai budaya  yang menjadi jati diri masyarakat.   Nilai - nilai ini terus diingat  sebagai adasar  dalam menjalani kehidupan sosial  masyarakat Tidung,  menginspirasi generasi muda untuk meneladanisemangat kepemimpinan  yang ditinggalkan  oleh para leluhur mereka.

Masa pemerintahan ITARA dan IKURUNG secara  keseluruhan  mengambarkan  pentingnya  kepemimpinan yang bijaksana  dengan  wawasan  yang luas.   Mereka menjadi simbol ketahanan  dan martabat masyarakatt Tidung,  mengajarkan bahwa kepemimpinan sejati adalah  tentang mengutamakan  kepentingan bersama dan melindungi  warisn budaya.   Keberhasilan mereka dalam memerintah selama puluhan musim bukan  bukan hanya membuktikan kemampuan politik mereka,  tetapi juga menegaskan kekuatan sebuah  masyarakat terletak  pada kemampuan untuk  mempertahankan identitasnya.   Melalui kepemimpinan yang inspiratip ini,  mereka telah menanamkan pondasi  yang kokoh bagi  masyarakat Tidung untuk tetap berkembang dalam menjaga keseimbangan  antara  tradisi  dan kemajuan.

MAD KIWAN KASI,  MAD KASI KIWAN  

Senator asal Kaltara, Hasan Basri saat mengunjungi Baloy Mayo Adat Tidung di Tarakan


Kerajaan Tidung di Binalatung Tarakan berdiri kokoh dengan Budayanya.

Itara dan Ikurung dua Raja Tidung memerintah dengan Tradisi dan Budaya.


Jumat, 31 Januari 2025

EDO KONDOLOGIT ANAK PAPUA IKON MUSIK PAPUA DAN INDONESIA

NusaNTaRa.Com            

bySolanaNEnembE,      S   a   b   t   u,    0   1     F   e   b   r   u   a   r   i     2   0   2   5           

Edo Kondologit Penyanyi dari Tanah Papua
Edo Kondologit,   Ponyanyi  asal Papua prihatin melihat keadaan Papua  yang menurutnya sudah  banyak berubah  dibandingkan dahulu yang penuh dengan hutan,   "  Di sana sekarang pembangunan  tidak terkontrol,  semata karena bisnis,  hutan sudah jarang sekali,  sedih sudah tidak bisa dipungkiri  lagi melihat Papua sekarang  ",  Ujar SiDin Edo Kondologit  dengan Ahmadernya (Manisnya).  Pada tahun  2013  sa  pernah kerja dengan  Kaka  Edo,  tak tahu banyak soal riwayat  kariernya,  setahu saya dia  seorang pekerja  yang hasil dari kerjanya,  merubah nasib  dan status sosialnya,  mengharumkan martabat   bagi orang - orang Papua  di dunia  entertaiment  dan musiknya di Indonesia.    

Edo Kondologit  lahir pada  05  Agustus  1967 di  Sorong Papua,  sebuah  daerah yang kerap  dianggap  kota pintu  masuk  ke Papua.   Ia tumbuh dalam  keluarga sederhana,  dengan ayahnya  Onesimus Kondologit,  dan ibunya  Namalina Ajolo,  yang membesarkan  Edo Kondologit  dengan  nilai - nilai  keluarganya yang kuat.   Meski dalam keterbatasan ekonomi sering menjadi  tantangan,  dan Edo  memiliki impiam  besar  ingin  mengangkat  budaya Papua  yang telah membesarkannya  tentunya  melalui  budaya musik.

Sebagai putra Sorong Papua ia juag menyarankan  kepada pemimpin daerah Papua Barat, Papu, dan Jawa Timur  untuk  menggelar pertemuan dalam balutan  acara adat  guna menyelesaikan kasus  rasisme  terhadap mahasiswa  Papua yang masih kerap terjadi  di Surabaya dan Indonesia,  pertemuan itu sebaiknya  dibalut acara adat " Bakar Batu " yang menjadi tradisi masyarakat Papua  yang bertujuan  menunjukkan rasa syukur atau menyambut bahagia.   "  Kita bikin acara  adat.  Orang Papua punya adat Bakar Batu ..... biasa bakar daging sapi, ayam  ",  Cakap SiDin Edo Kondologit menambahkan.

Sebagaimana dkisahkan keluarganya sejak kocil lagi,  Edo telah menunjukkan  bakat luar  biasanya dalam  bernyanyi.   Dengan suaranya yang khas  penuh  dengan emosi,  ia kerap menghibur  para  teman - temannya  dan juga  ikut dalam paduan suara  Gereja.   Namun porjalanan  untuk mewujutkan mimpinya  ternyata tidaklah mudah.   Karena berbagai  kesulitan - kesulitan menghadang,  termasuk  minimnya  pasilitas  pondidikan  musik di kampung  halamannya.

Langkah  awal menuju panggung  Nasional.

Pada tahun  1980 - an,  Edo Kondologit  memutuskan  untuk merantau  ke Jakarta  dengan  harapan kondisi kota akan memberikannya  peluang  yang lebih besar.   Dengan tekad  baja,  ia  mengikuti  berbagai  audisi dan  menyanyi di  kafe - kafe  kecil untuk  membiayai  hidupnya di kota saat itu,   perjuangan  tersebut  pada  akhirnya  membuahkan  hasil ketika  ia bergabung  dengan Group Vokal  Berlina,  yang kemudian  memperkenalkannya  pada  Dunia musik  profesional. 

Keberhasilan  Berlina juga  menjadi  pijakan penting  bagi Edo Kondologit,  namun  ia menyadari  bahwa panggung  utama hidupnya  bukan  sekedar  mendadi  bintang Pop.  Edo Kondologit  ingin membawa  identitas  Papua ke Panggung Nasional,  serta  mempromosikan keragaman  budaya mereka  melalui  lagu - lagu  yang ia ciptakan dan ia lantunkan.

 Mengangkat Papua di  Mata Papua.

Sebagai  penyanyi solo,  Edo Kondologiy  dikenal dengan  lagu - lagu yang  menyentuh  hati,   seperti  " Aku Papua "  dan  " Hidupkan  Cinta ".   Lagu - lagu  ini tidak  hanya popiler   di Indonesia,  tetapi juga  menjadi simbol kebanggaan  bagi masyarakat  Papua.   Dengan  Genre Pop,  R&B,   dan  Soul  yang ia pilih,  Edo berhasil  menggabungkan  elemen  modern  dengan  Nuansa - nuansa  bernafas  kultur  Papua.

Penyanyi Papua Edo Kondologit, membawakan lagu "Aku Papua" di  Festival Danau
Sentani ke-3, di Kawasan Wisata Kalkhote, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (19/6/2019)


Edo Kondologit Penyanyi mengharumkan Papua.

Edu bernyanyi dengan mengembangkan budaya Papua.


Rabu, 29 Januari 2025

JEJAK KETURUNAN SINGOSARI DI SUMATERA BARAT

NusaNTaRa.Com       

byJoneDPringgoNDandI,    S   e   l   a   s    a,   2  8     J   a   n   u   a   r   i     2  0  2  5

Arca Bhairawa Dharmasraya


Sejoroh  mencatat,  bahwa ada ratusan ribu prajurit  Daha  takluk oleh  gabungan  Yuan Mongol  dan  Majapahit,   Jayakatwang  dan  Ardharajayang  membawa  kromosom Y dan leluhur  mereka  para pria  perkasa  Kerajaan Kediri  telah  menjalani  eksekusi.   Hal  hal lain yidak  pernah  dicatat apakah  hanya Jayakatwang  dan  Ardharaja  saja  atau masih  banyak para Panji  yang di eksekusi   saat itu.    Sejarah  yang mencatat  Teori bahwa  Ibu dari Adityawarman  menikah dengan  Sira Alaki dewa  (Pararaton),  yaitu  Adwayabrahma  seorang  Bangsawa  Singgosari.

Dalam  lencana - lencana  yang dipakai oleh  Adityawarman   adalah  simbol Ardhacandrakapala  yang  merupakan  lencana  Raja Bameswara dari  Kediri.    Meskipun  begitu  Ardha Candra Kapala  juga  milik  dari  simbol   Bhirawa .   Namun siji -  sijine  Raja  yang  memberikan  Bukti Primer  adalah  Bameswara  yang  klaim itu  adalah  lencananya.

Sebagaimana  kita  ketahui bahwa   Adwayahbrahma  adalah  seorang pejabat  Singosari  yang  mengirim  Arca  ke Dharmasraya.   Dalam aturan  kerajaan Kediri  Singosari,  Kesatria  menguasai ilmu Bhirawa  jadi  kemungkinan   Adwayabrahma  telah  mengikuti  standar  kerajaan  menguasai  Bhirawa.    Terbukti warisan Kromosom Y   yang menjadi  Xy  pada  Adityawarman,  Dimana  X dari  Dara Jingga   dan Y  dari  Adwayabrahma   telah  menghasilkan   XY  yaitu  laki - laki   sebab    jika  XX itu  perempuan.

Xy si  Adityawarman  juga  tuntas  menguasai  Bhairawa,  bahkan  mencapai  tahap yang tertinggi  dalam  sekte itu.    Meskipun Adwayabrahma   ini  Pejabat  SingoSari,  tetapi anaknya  memakai  simbol - simbol   Bameswara  sepertinya  Adwayabrahma   terkait  dengan  garis kromoson  Y  Kediri.   Meskipun jika  sebenarnya  jika  di cek  sejarah  antara  Kediri  dan  Janggala  itu  masih  satu  koturunana,  namun  secara  genetik  Pewarisan  Kromoson   Y  belum  tentu  sama.

Jika di tarik  kesimpulan  ada  dua,  yaitu   :   

1.  Adityawarman  mewarisi  Kromoson  Y  dari  trah  Kediri dan kemudian  kromoson  it7   diturunkan  kepada  Anaggawarman  yang  juga xy,  dan kepada  keturunan  Ananggawarman  tentunya.    Hal  ini di dasarkan pada pemakaian   ArdhaCandraKapala   pada  perwujudan  Arca  Adityawarman.

2.  Adityawarman  bukan  mewarisi Kromoson Y   dari Kediri  tapi memang Adwayabarahma   adalah  Perwira  SingoSari.   Dan  tentunya  Kromoson Y  perwira  SingoSari  itu   di wariskan  pada   keturunannya  di  Malayapura.    

Jadi  meskipun  di Malayapura  saat ini  memakai garis  ibu namun  trah  Kromoson  Y  dari  perwira  Dewa  (Adwayahbrahma)  Kediri  atau  SingaSari  bisa  ditelusuri  sebab   jarak masa lalu  2000  tahun pun  leluhur  kromoson Y  bisa di identipikasi.    Pewaris  Kromoson Y  akan  kemungkinan  besar   mirip  dengan  induknya,  jika  pekasa dan  memiliki  kemampuan  lebih  maka  akan  juga  sama. 

Candi  SingaSari di Kec. SingoSari  Kab.  Malang


SingoSari kerajaan yang  bertapak di Malang.

Jejak  keturunanne  menyebar  hingga ke tanah  Minang.

  

Senin, 27 Januari 2025

ANDI MERIEM MATALATTA SANG MUTIARA DARI SELATAN

NusaNTaRa.Com          

byMuhammaDBakrI,    S   e   n   i   n,    2   7     J   a   n   u   a   r   i     2   0   2   5           

Andi Meriem Matalatta

Andi Meriem.      Andi Siti Meriem Nurul Kusumawardhani Matalatta  atau  lebih populer  dalam  kariernya disebut  Andi Meriem Matalatta,  merupakan  salah satu  bintang paling bersinar  dalam sejarah  musik  Indonesia yang  lahir  di Makassar,  Sulawesi Selatan  pada  31  Agustus 1957,   dia merupakan  sosok penyanyi  legendaris  yang  mendapat julukan sebagai  " Mutiara dari Selatan ",  oleh Iskandar  seorang komposer  kenamaan.   Julukan  tersebut  tidak hanya  menggambarkan  asal - usulnya  sebagai  Putri Bugis,  tetapi juga kemilaunya  dalam dunia  musik.

Dunianya dalam dunia musik  (menyanyi)  mulai ia rambah sejak  tahun 1970 - an,   Andi Meriem  mendadi simbol  kesuksesan  di dunia musik  pop Indonesia.  dalam kariernya  ia telah  merilis  17  album  studio   dan  12  album kompilasi  dari tahun 1976  hingga  2001.   Perjalanannya telah menciptakan   jejak yang  tak terlupakan.   Lagu - lagunya  yang  penuh  emosi  dan  suaranya yang  merdu berhasil  merebut hati  jutaan pendengar  di seluruh Nusantara.

Beliau memulai  debutnya lewat  album yang diiringi  oleh Group musik  Band 4 Nada  yang dirilis  pada tahun  1976  oleh label  Remaco.   Di album  tersebut  terdapat  lagu  berjudul  " Mutiara Dari Selatan "  (ciptaan Iskandar)  yang  kelak  lagu  tersebut  dijadikan  julukan  untuk penyanyi  wanita ini.    Pada tahun  1977,  beliau bergabung dengan  label Musica  Studio's  yang membuat  popularitasnya semakin  menjak.

Perjalanan Hidup dan Kepribadian    

Sebagai anak dari Mayor Jenderal (Purn)  Andi Matalatta,  seorang  tokoh terpandang  Sulawesi Solatan,  Andi Meriem memilih untuk hidup  sederhana meski  berasal  dari  keluarga  yang terhormat.    Saat kuliah di Jurusan Sastra Inggris  Universitas Hasanuddin,  ia  memilih lebih  senang naik  Becak ke pampus dari pada menggunakan  fasilitas keluarga.   Kesederhanaannya  juga tercermin  dalam cara  borpakaian  dan  pergaulannya dan borpakaiaanya,  membuatnya  dicintai  oleh  banyak orang  sebagai  pribadi yang  membumi. 

Keluarga  dan Hobi

Andi  Meriem adalah anak lelima dari enam bersaudara.   Bersama keluarganya  ia memiliki  hobi olah raga,  terutama  SKI AIR.   Ayahnya,  Andi Matalatta  tidak  hanya  dikenal  sebagai tokoh  militir   tetapi juga  sebagai pegiat olah raga yang namanya di abadikan  pada  Stadion Andi Matalatta di Makassar dan  beliau di sebut  juga  sebagai bapak olah raga Ski Air karena  beliau,  ketika menjadi Wali kota  Pare - pare  ia mempopulerkan  oleh raga ini di Pantai Lumpue Pare - pare.   Seorang adiknya Soraya Matalatta  menjadi Tim inti  Atlit  Ski Air Sulawesi Selatan bahkan Indonesia.

Dalam kehidupannya pribadinya,  Andi Meriem  menikah  dengan  Bambang Irawan Tasning anak dari Hr Tasning yang merupakan keturunan Raja Makassar  yang kala itu bertugas bertugas  di Kedutaan Besar Indonesia  di Singapura  serta memiliki  seorang anak perempuan bernama  " Dhania ".    Kebetulan  ketika pernikahannya  sekolah kami /  SMA PGRI Sungguhmina Gowa  diminta  membantu penyelenggaraan pesta perkawinannya.   Seperti  di malam  " Mapacci "  yang diselenggarakan dirumah adat Raja Makassar (Balla Lompoa) Sungguhminasa yang di hadiri para  pembesar dari Sul-Sel, Jakarta dan kerabat ayahnya dari Singapura.

Akhir Hidup    

Andi Meriem meninggal dunia  pada  04  Juni  2010  di Zoetermeer,  Belanda  di Usia 52  tahun,  kemudian  beliau dimakamkan  di Kanupaten  Barru,  Sulawesi Selatan.   Hingga  kini,  karyanya tetap  hidup  di hati penggemarnya,  melestarikan  julukan   " Mutiara dari Selatan "  yang  telah melekat  padanya.  

Kediaman  keluarganya  semasa hidupnya  dulu  berada   di Jalan  Jenderal  Sudirman berhadapan  komplek perumahaan PDAM Kodya Makassar,  dan ketika beliau masih  hidup hingga tahun  1987 - an  jika  saya melintas dihadapan rumahnya  tersebut  selalu  tersimpan  mobil  Sedan Kuning Open cup  atau beratap  terpal  yang  keren.   " ............   Lelah lelah hati ini menggapai cintamu  .....  tak juga  menyatu ....   ",  salah satu  syair  lagu beliau  yang cukup  populer kala  itu.

Andi Meriem Si Mutiara dari Selatan

Andi Meriem Matalatta  si  Mutiara  dari Selatan.     

Penyanyi populer dan anggun  dengan pembawaan  sederhana.


SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...