Rabu, 06 September 2023

MERDEKA TANGAN KEATAS DENGAN LIMA JARI TERBUKA, PEKIK SALAM MERDEKA ANJURAN SUKARNO

NusaNTaRa.Com

byMuhammaDBakrI,     S   a   b   t   u,    1   8     A  g  u  s  t  u  s     2   0   2   3

Sukarno Presiden Indonesia yang memperkenalkan Salam "MERDEKA*

MERDEKA,  Salam kemerdekaan yang dipekikkan saat perayaan HUT RI menjadi perhatian pada pekan ini,   berawal ketika bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk memekikkan salam kemerdekaan dengan tangan terbuka saat peringatan HUT ke-78 RI di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.   "  Izinkan saya mengajak semua untuk memekikkan salam kemerdekaan, salam kebangsaan. Tapi sebelum itu saya sampaikan bahwa salam kebangsaan itu tangannya tidak mengepal, salam kebangsaan itu dengan tangan terbuka, itulah yang ditunjukkan oleh Presiden pertama Republik Indonesia pada 31 Agustus 1945  ",   Ujar SiDin  Anies Baswedan,  Kamis   (17/08/2023).

Anies Baswedan  lalu memekikkan kata   “merdeka”  dengan tangan terbuka, yang ditirukan warga yang mengikuti upacara.  Pernyataan Anies itu pun mendapatkan respons dari Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto,   karena  pekik  salam  “merdeka”  dengan tangan terkepal itu identik dengan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri.

Hasto menerangkan pekikan kemerdekaan sambil mengepalkan tangan merupakan spirit pejuang yang menyimbolkan arti lima Pancasila menjadi satu.   Menurutnya, kepalan tangan itu melambangkan kekuatan gotong royong dalam melawan kapitalisme dan imperialism,   "  Jadi yang diambil kan spirit juangnya di mana tangan mengepal itu lima Pancasila menjadi satu.   Kekuatan gotong-royong, kita lawan kapitalisme  dan imperialism  ",   Ujar Hasto di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (17/8)  dan   "  Itu maknanya dapat disampaikan ke Pak Anies  ",   Ujar SiDin Hasto dengan Soppengernya (Jumawanya).

Yang Dadi pertanyaannya ?,   Lantas  koyo opo toh salam merdeka yang benar dari Presiden pertama sekaligus tokoh Proklamator RI, Sukarno (Bung Karno) itu ?.   Melansir dari situs Museum Nasional Proklamasi (Munasprok), Bung Karno mengeluarkan  “Maklumat Pemerintah”   pada 31 Agustus 1945 yang disahkan pada 1 September 1945,   "  Sejak 1 September 1945 kita memekikan pekik  “Merdeka”, perjuangkan terus pekik itu sebagai perjuangan jiwa yang Merdeka  !  Jiwa yang merdeka, yang berjuang dan bekerja  !   Berjuang dan bekerja buktikan itu  ",  Bunyi tulisan dalam situs itu.

Merdeka, tangan keatas lima jari terbuka lebar
Salam Merdeka yang diperkenalkan SUKARNO

Maklumat  itu juga termuat  dalam  buku biografi Sukarno yang ditulis jurnalis AS berdasarkan wawancara langsung dengan Sukarno, Cindy Adams,  Buku  yang bertajok  “ Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia “.   Pada buku tersebut di dalam Bab 27  “Revolusi Mulai Berkobar”  halaman 339, tertulis Bung Karno mengaku terinspirasi dari junjungan besar umat Islam, Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan tradisi salam untuk mempersatukan umatnya.   Oleh karena itu, dia mengaku mendapat pencerahan untuk memekikkan salam kemerdekaan untuk bangsa Indonesia.

"  Pada tanggal satu September aku menetapkan supaya setiap warga negara Republik memberi salam kepada yang lain dengan mengangkat tangan, kelima jari terbuka lebar - yang maksudnya lima sila - dan meneriakkan, Merdeka !  ",   demikian ditulis dalam buku itu, di mana 'aku' merupakan Sukarno.   "  Sebagaimana Nabi Besar Muhammad SAW telah menemukan ucapan salam untuk mempersatukan umatnya, maka turun pula lah suatu ilham dari Allah SWT untuk memekikkan suatu salam kebangsaan dari bangsa Indonesia  ",  kelanjutannya.

Salam kemerdekaan ala Sukarno pun dipertegas oleh seorang penulis biografi dan pemikiran, mendiang Peter Kasenda,  akun twitter @komunitasbambu, Peter memperagakan salam kemerdekaan dengan membuka lebar kelima jarinya,   "  Artinya apa ?  Artinya lima, Pancasila  ",   Ujarnya dalam rekaman video yang diunggah akun tersebut.   Sebagai informasi, Peter banyak menulis buku seputar Sukarno. Beberapa di antaranya adalah 90 Tahun Bung Karno (1991), Kembali ke Cita-Cita Proklamasi 1945 (2010), Heldy Cinta Terakhir Bung Karno (2011)  dan Hari-Hari Terakhir Sukarno (2012).

Anies Baswedan kembali memperkenalkan PEKIK MERDEKA
yang pernah di perkenalkan SUKARNO


Sukarno Pejuang kemerdekaan RI Pemberi   Semangat.

Pekik Merdeka Sukarno   Merdeka tangan keatas lima jari terbukat.

 

 

Senin, 04 September 2023

JANGAN GAMPANGKAN DAN KAMPUS JANGAN JADI PABRIK IJAZAH UJAR KEMENDIKBUD RISTEK

NusaNTaRa.Com

byMuhammaDNunukaN,        S   e   n   i   n,   0   4     S  e  p  t  e  m  b  e  r     2   0   2   3   

Skripsi tak mutlak untuk penyelesaian studi di PT ujar Nadiem Makarim Mendikbud Ristek

Peraturan baru Pemerintah terkait pendidikan melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang menerbitkan aturan baru terkait syarat kelulusan bagi mahasiswa strata satu (S-1) atau diploma 4 (D-4), strata dua (S-2), dan strata tiga (S-3).    Aturan baru tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi diharapkan lebih meningkatkan kualitas pendidikan dan sarjana .

Melalui aturan baru tersebut maka, skripsi, tesis, maupun disertasi tidak lagi wajib untuk penyelesaian studynya,  karena  mahasiswa melalui kebijakan perguruan tinggi masing-masing, bisa mengambil syarat kelulusan yang lain selain skripsi, dalam bentuk project base, prototype, dan sebagainya.   "  Jangan nanti ada headline di media, 'Mas Menteri menghilangkan skripsi', 'Mas Menteri menghilangkan, tidak boleh mencetak di jurnal'. Tidak  ",  Ujar SiDin Nadiem Makarim Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim di Kompleks Parlemen, akhir pekan bulan lalu.

Tak terjerat jurnal predator

Pemerintah memiliki alasan aturan itu dibuat,   selain agar lebih kreatif, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perguruan Tinggi, Riset  dan Teknologi Kemendikbud Ristek Nizam mengatakan, tugas akhir yang lebih bervariasi bertujuan agar kendala yang dialami selama ini bisa diminimalisasi.    Diketahui, ada beragam kendala yang kerap ditemui mahasiswa ketika hendak menerbitkan tugas akhir yang hanya berupa skripsi, tesis, dan disertasi karena skemanya one fit for all. Salah satu kendalanya adalah penerbitan jurnal untuk mahasiswa strata dua (S-2).    Agar jurnal terbit di penerbit (publisher) tepercaya, berkualitas, dan ternama, memakan waktu lama, sedangkan mahasiswa diberi waktu secepatnya agar jurnal tersebut terbit.,   akibatnya, banyak mahasiswa mencari jalan pintas dan menerbitkannya di penerbit jurnal "predator".

Jurnal predator adalah jurnal yang tidak melalui proses reviu maupun proses penyuntingan dengan baik dan benar.   Jurnal ini langsung memangsa para penulis dengan cara membebankan biaya publikasi dengan janji manuskrip akan diterbitkan segera.    "  Publikasi yang benar itu butuh waktu yang panjang, riset yang panjang, sampai publish. Beberapa perguruan mensyaratkan harus sampai publish  ",  Ujar SiDin Nizam dengan Plabomoranya (hebatnya) di Kemendikbud Ristek, Jakarta Pusat, Jumat (01/09/2023)  dan   "  Kemudian yang terjadi, ya sudah jalan pintas. Cari jurnal-jurnal predator. Itu (mahasiswa) jadi mangsa yang empuk. Jadi banyak yang terjerat oleh jurnal predator tadi  ",   Ujarnya Lagi.

Tak langgengkan plagiarisme

Nizam menyampaikan, lewat aturan baru, pemerintah memberikan keleluasaan kepada masing-masing perguruan tinggi menentukan syarat lulus.    Termasuk, menentukan kompetensinya mahasiswa lulusannya dan ukuran ketercapaian pembelajaran lulusan. Hal ini mengacu pada praktik baik perguruan tinggi di berbagai negara.   Namun, ia menampik aturan itu melanggengkan plagiarism,  bentuk tugas akhir yang beragam justru diklaim membuat kreativitas mahasiswa terasah sehingga plagiarisme bisa dihindari.

Tugas akhir yang bersifat individu atau kelompok membuat hasilnya tidak akan sama persis, meski diberikan tugas yang sama.  Meski judul tugas akhir sama, metode yang diambil tiap individu atau kelompok berbeda.    Kalaupun metodenya sama, belum tentu setiap individu maupun kelompok tersebut bisa melakukan hal yang sama,   "  Memberikan ruang yang lebih beragam ini, otentisitas karya itu harusnya lebih tinggi  ",  Ujar SiDin Nizam.

Tak menggampangkan

Namun, Nizam meminta mahasiswa tidak menggampangkan. Tugas akhir yang beragam justru membutuhkan lebih banyak kreativitas. Bentuk tugas akhir pun tidak bisa ditentukan sendiri oleh mahasiswa, melainkan ditentukan oleh kampus,   "  Jadi ini yang jangan sampai dianggap bahwa, ini menggampangkan  ",   Ujar SiDin.   Di sisi lain, ia mengingatkan kampus agar tidak nakal menjadi pabrik ijazah usai diberi keleluasaan menentukan tugas akhir lulusan selain skripsi  dan  adanya kebijakan tersebut bukan berarti kampus bisa menjadi lebih sembarangan.

Sebab, akan ada pengawasan melalui Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendikbud Ristek, tim direktorat kelembagaan, hingga laporan kegiatan pembelajaran pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).   Di sisi lain, pengawasan juga dilakukan oleh pihak eksternal, termasuk lembaga akreditasi dan warga,  "  Jadi kami titip kepada masyarakat untuk ngawal kampus-kampus agar tidak nakal dan sembarangan. Memanfaatkan kemerdekaan untuk menjadikan pabrik ijazah tanpa ada proses yang dilalui dan dijaga bersama  ",   Ujar SiDin Nizam dengan Soppengernya (Jumawanya).

Plt. Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof. Nizam  memberikan materi terkait kewajiban
skripsi untuk sarjana dan sarjana terapan di Kantor Kemendikbudristek, Jumat (01/09/2023)


 

Jangan menggampangkan Ijazah PT meski tanpa Skripsi.

Skripsi tak wajib untuk S1, S2 dan S3 menyelesaikan studi.

 

Minggu, 03 September 2023

KETIBAAN MENDAGRI TITO KARNAVIAN DI DESA TANAH ADAT KAWASAN ADAT AMMATOA BULUKUMBA, DIBERI GELAR “ PUTO “.

NusaNTaRa.Com

byMuhammaDNunukaN,      S   a   b   t   u,    1   2     A  g  u  s  t  u  s     2   0   2   3  

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama ibu saat berkunjung ke Kajang Bulukumba

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam kunjungan kerjanya  di  Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan untuk melakukan peluncuran  “ Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih “.   Dalam kunjungan tersebut, mantan Kapolri itu selain meluncurkan gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih, juga akan melakukan kunjungan ke sejumlah titik tertentu,  seperti  beliau akan  mengunjungi  pengrajin Kapal  Phinisi hingga akan  mengunjungi kawasan Tanah Adat  Kajang  dan bertemu sejumlah tokoh adat di sana.

Ketibaan  Tito Karnavian  bersama  rombongan di Desa Tanah Towa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba  disambut ratusan masyarakat Kabupaten Bulukumba yang menunggunya di pintu masuk (Embayya),   Jumat   11/08/2023.   Kedatangan mantan Kapolri RI itu untuk yang pertama kalinya  mengunjungi tanah adat Kajang Kabupaten Bulukumba.   Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bulukumba, Andi Ukhe Indah Permatasari mengatakan,   “  Alhamdulillah warga sangat antusias menyambut kedatangan Pak Menteri.  Kita memang mengimbau 17 kepala desa di Kajang untuk ikut berpartisipasi  ”,  Cakap SiGaluH Andi Ukhe Indah Permatasari.

Dalam kunjungannya itu, ia turut didampingi Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman beserta rombongan lainnya,  setibanya di Kawasan Ammatoa Kajang, Menteri Tito dan istri yang mengenakan pakaian kebesaran adat Kajang yang serba hitam, disambut langsung oleh sejumlah tokoh adat bagian diberikan gelar adat.   Gelar adat itu disematkan kepada Menteri Tito Karnavian sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang berkunjung di kawasan Ammatoa Kajang.

Pemasangan pakaian Adat ke Bapak Menteri Dalam Negeri,  Jenderal Prof. Tito Karnavian dan Ibu Setelah tiba di pintu masuk (embayya) Kawasan Adat Ammatoa, Tito dipasangkan Passapu (ikat kepala), tope Lekleng (sarung hitam) yang merupakan ciri khas dan pakaian sehari-hari orang Kajang secara turun temurun di dalam kawasan tersebut.    Pak T Karnavian pun  dianugerahi  gelar  “PUTO”  sehingga nama menteripun  bernama  “Puto Tito Karnavian Daeng Manai”,   sedangkan istrinya  diberi gelar  “Jaja Paccing Daeng Matanning”.

Salah seorang tokoh adat Kajang, Kahar Muslim mengatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  dianugerah  gelar adat  “Puto dan istrinya Jaja”,   “  Gelar bapak Mendagri Puto Tito Daeng Manai dan ibu Mendagri Jaja Paccing Daeng Matanning  ”,  Ujar sIdIN  Kahar Muslim dengan Plabomoranya (hebatnya).   Mantan Kades Tana Toa itu mengatakan medatangkan Mendagri Tito Karnavian di Kawasan Adat Ammatoa Kajang sebagai bukti kepeduliannya atas pelestarian hukum adat,   “  Pak Menteri diberikan gelar adat sebagai gelar kehormatan  ”,  Cakap Kahar Muslim mantan calon Bupati Bulukumba.

Kahar Muslim menjelaskan bahwa Puto bermakna gelar tertinggi dalam masyarakat adat Ammatoa Kajang  sehingga  dengan  adanya  gelar itu,  maka Tito Karnavian dimohonkan diberi kesuksesan sampai kedamaian,   "  Kalau Daeng Manai bermakna menanjak terus. Termasuk kariernya  ",  Cakap SiDin Kahar Muslim dengan Soppengernya (Jumawanya).   Selain itu, Ammatoa juga memberi gelar kehormatan bagi Nyonya Tri Suswati Tito Karnavian dengan gelar  “  Jaja Paccing Daeng Matanning  “,   "  Jaja ini, gelar kehormatan tertinggi bagi perempuan. Sedangkan Paccing berarti bersih  ",   Cakap SiDin  Kahar Muslim.

Kahar Muslim mengatakan gelar Puto Tito Daeng Manai sendiri memiliki arti sebagai sosok yang diharapkan selalu memiliki karir terus menanjak naik dari segi positif apapun,   “  Jadi makna gelarnya itu adalah lelaki yang memiliki karier atau kedudukan yang terus menanjak. Gelar ini juga sebagai bentuk penghormatan dan juga sebagai doa dari pemangku adat Kajang diberikan kepada Pak Mendagri  ”,  Cakap Kahar Muslim menguraikan.

Saat bertemu 26 pemangku adat, Mendagri Tito Karnavian didampingi oleh Bupati Bulukumba bersama nyonya Andi Herfida Muchtar Ali Yusuf.    Ammatoa memaparkan bahwa masyarakat adat adalah masyarakat yang kehidupannya sederhana dengan mata pencaharian sebagai petani,   "  Masyarakat di sini hanya menggantungkan hidup dengan pertanian.   Semoga bisa menjadi perhatian dari pemerintah  ",   Jelas Kahar Muslim menerjemahkan perkataan Ammatoa.   Sementara itu, Menteri Tito menyambut baik gelar kehormatan yang diberikan padanya  dan  bilang akan memberi perhatian untuk pelestarian hutan adat tersebut.

Mendagri Tito Karnavian setiba di tanah adat Ammatoa
disambut adat Tetua adat Ammatoa



Berbaju  dan topi warna hitam  busana adat Kajang

Mendagri T Karnavian di Bulukumba diberi PUTO  gelar adat Kajang .

 

Sabtu, 02 September 2023

JOKOWI DIJADWALKAN KUNJUNGI AFSEL, TERKAIT PENAMBAHAN ANGGOTA BARU DI BRICS

NusaNTaRa.Com

byAsnISamandaK,     S  e  l  a  s  a,    0   8     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   3

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan sejumlah menteri 
 bertolak ke Tiongkok, Kamis (27/07/2023), di Pangkalan TNI Halim Perdanakusuma.

Joko Widodo Presiden RI dikabarkan akan mengunjungi Afrika Selatan dalam waktu dekat.  Saat ditanya apakah kunjungan itu terkait dengan rencana Indonesia bergabung dengan aliansi ekonomi BRICS ( Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan),  Jokowi belum memutuskan,  "  Nanti diputuskan  ",   Ujar SiDin Jokowi singkat di Senayan,  Jakarta,  Senin   (07/08/2023).   BRICS memang akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)  pada  22-24 Agustus 2023  di Johannesburg, Afrika Selatan. Grup ekonomi yang dibentuk pada 2006 ini sering disebut sebagai tandingan aliansi ekonomi negara-negara maju G7.

Adapun anggota G7 adalah yang beranggotakan Amerika Serikat, Perancis, Italia, Inggris, Jepang, Kanada  dan Jerman. BRICS pun dikabarkan akan menambah keanggotaan dalam KTT pada akhir Agustus nanti.   Indonesia disebut masuk kandidat potensial sebagai anggota baru BRICS,   selain itu, ada pula Mesir, Iran, Argentina, Kazakhstan, Aljazair, Turki, Thailand, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab yang juga masuk dalam kandidat anggota baru.

Di kesempatan yang berbeda,  Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, pihaknya masih mempersiapkan kunjungan  Presiden Jokowi ke  Afsel,   "  Ya rencananya begitu. Nanti tunggu ya sampai semuanya sudah matang karena kalau persiapan kunjungan kan kita persiapkan dulu. Tidak mudah ya teman-teman untuk mempersiapkan kunjungan, tanggal, aktivitas dan sebagainya  ",   Ujar SiGaluH  Retno  Marsudi  di kompleks Istana Negara, Senin (07/08/2023).

"  Jadi, biasanya rencana kunjungan itu baru dapat kita konfirmasikan ke publik kalau semuanya sudah confirm beberapa hari menjelang kunjungan itu sendiri. Jadi kalau sekarang kita masih berkoordinasi terus. Nanti pada saat waktunya pasti kita sampaikan kepada teman-teman  ",  Tambah SiGaluH  Retno Marsudi dengan Soppengernya (Jumawanya).   Retno juga belum memastikan apakah kunjungan itu sekaligus membahas rencana Indonesia masuk BRICS,   "  Saya sampaikan saya belum dapat menyampaikan karena komunikasi koordinasi terus sedang dilakukan ya  ",   Ujar Retno Marsudi.

Rencana kunjungan Jokowi ke Afsel ini pernah diungkapkan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terkait adanya undangan dari Panitia BRICS yang akan bertemu di Johanesbrug, Afrika Solata,  lewat unggahan di Instagram resminya @luhut.padjaitan pada 12 Juli 2023.   Luhut B Panjaitan pun turut  mengunggah fotonya saat berkunjung ke Afsel dan menemui Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.

"  Pertemuan ini adalah langkah penting dalam mempersiapkan kehadiran Presiden @jokowi pada gelaran KTT BRICS yang akan dilaksanakan minggu ketiga bulan Agustus nanti  ",  Ungkap Luhut B Panjaitan menjelaskan.   "  Dalam KTT ini nantinya diharapkan akan terjadi kesepakatan terkait impor sapi dan kedelai yang akan ditandatangani pada saat kunjungan ini  ",  Ujar Luhut B Panjaitan  Laji.

 

 

BRICS kelompok ekonomi tandingan Kelompok G7.

Indonrsia masuk BRICS “Nanti diputuskan” ujar Jokowi.

 

 NusaNTaRa.Com  Adverstesment 

                   Melayani pemasangan Iklan 

                                            Sila Dail Talian  0821 5385 8932 


DI USIA103 TAHUN ITB, BERIKUT INI 7 ALUMNUSNYA YANG POPULER DI TANAH AIR

NusaNTaRa.Com

byIrkaBPiranhA,   S  e   n   i   n,    2   8     A  g  u  s  t  u  s     2   0   2   3.

Ir.  Soekarno Presiden RI Pertama

ITB  atau Institut Teknologi Bandung  yang berdiri sejak 03  Juli  1920  merupakan Universitas terbaik di Indonesia, terutama dalam bidang teknik.  Sebelumnya pada awal abad ke-20, ITB memiliki nama Technische Hoogeschool te Bandung (TH),    selain itu  TH hanya memiliki satu fakultas, de Faculteit van Technische Wetenschap dan satu jurusan yaitu de afdeeling der Weg En Waterbouw.    Sejak resmi dibuka untuk tahun ajaran 1920/1921, TH memiliki mahasiswa sebanyak 28 orang dan hanya terdapat 2 orang warga negara Indonesia,   TH kemudian berganti nama menjadi Bandung Kogyo Daigaku (BKD) ketika pendudukan Jepang pada 1944-1945.

Nama BKD tidak bertahan lama sebab ketika kemerdekaan, BKD berganti nama menjadi Sekolah Tinggi Teknik Bandung (STT Bandung) dan sempat pindah ke Yogyakarta.   Melansir Itb.ac.id, pemerintah Indonesia meresmikan berdirinya Institut Teknologi Bandung pada  02 Maret 1959,   ITB diharapkan dapat menjadi misi pengabdian ilmu pengetahuan dan teknologi yang berguna untuk kemajuan pembangunan bangsa,  sehingga wajar dari ITB telah lahir banyak putra – putri bangsa Indonesia untuk mengisi dan mendukung kemajuan bangsa.

Pada 2020, secara de facto, ITB telah berhasil mencetak mahasiswa yang lulus sebanyak 120.000 orang.  Banyak alumni ITB yang memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa baik sebelum kemerdekaan, dizaman perjuangan dan setelah Kemerdekaan. Berikut tokoh-tokoh di Indonesia dari berbagai profesi lulusan ITB:

 

1. Ir.  Sukarno

Ir.  Sukarno merupakan  Presiden pertama Republik Indonesia yang memiliki masa jabatan mulai dari tahun 1945-1967,  beliau juga seorang  Tokoh perjuangan yang penting dan bersama Muhammad Hatta  ia memproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17  Agustus  1945.   Dalam bidang pendidikan beliau kuliah di  Technische Hoogeschool te Bandung    atau yang sekarang dikenal dengan nama ITB  tahun 1921  pada jurusan Teknik sipil selasai tahun 1926.  Ir. Soekarno kelahiran Kota Surabaya,  Putra dari Koesno Sosrodihardjo seorang Guru  pada  06  Juni 1901 di Kota Surabaya meninggal pada usia  69 tahun yaitu 21  Juni  1970 kemudian dimakamkan di Blitar.

2. B.J. Habibie

BJ Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibi  merupakan alumni  ITB  yang juga pernah  menjadi Presiden Indonesia selain Ir. Soekarno.  Kelahiran  kota Pare-Pare  SulSel  pada  25 Juni 1936.   Melansir Britannica, Habibie adalah sosok yang cemerlang dalam bidang sains dan matematika dan ketika  berkuliah di ITB, Habibie memilih jurusan teknik mesin pada 1954.  Namun, melanjutkan  studynya  ke  Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule (RWTH) Aachen  –  Jerman pada 1955-1965 dalam bidang  studi teknik penerbangan.

Prof. Ahmad Amiruddin eks Gubernur SulSel

Sebelum kembali ketanah air untuk mengabdi  BJ Habibie bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm atau MBB Hamburg (1965-1969)  sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur Pesawat Terbang, dan kemudian menjabat Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB (1969-1973).

3.  Ahmad Amiruddin

Prof. Dr. Ahmad Amiruddin,  kelahiran Gilireng Wajo  Sulsel  25 Juli 1932 – 22 Maret 2014  dan   Studi di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1950 serta  berkesempatan menempuh pendidikan program magister dan doktoral di Universitas Kentucky, Lexington, Kentucky, Amerika Serikat.   Ahmad Amiruddin  seorang ahli kimia nuklir Indonesia yang juga merupakan mantan Rektor Universitas Hasanuddin ke–6 dari tahun 1973 hingga 1982, Gubernur Sulawesi Selatan dua periode 1983–1988 dan 1988–1993 serta Wakil Ketua MPR-RI pada 1992 hingga 1997.

4. Ridwan Kamil

Ridwan Kamil Gubernur JaBar

Ridwan Kamil kerap disapa Kang Emil, kelahiran 04 oktober 1971 Bandung,  adalah lulusan ITB yang berhasil menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat setelah memenangi Pilka tahun 2018.    Saat melanjutkan pendidikan tingkat tinggi di ITB  pada bidang  studi tehnik arsitektur dan berhasil mendapatkan gelar sarjana teknik pada 1995,   empat tahun kemudian  Ridwan Kamil  melanjutkan studi Master nya di Master of Urban Design, University Of California, Berkeley tahun 1999 sampai 2001.  Ridwan Kamil juga melanjutkan kuliah Doktornya dengan mengambil Doktor Honoris Causa, Dong-a University tahun 2019.

5.  Sujiwo Tejo

Sujiwo Tejo kelahiran Kota Jember pada 1962 dikenal sebagai budayawan yang menggeluti bidang penulisan, lukisan  dan musik.  Saat melanjutkan pendidikan di ITB,  ia berkuliah di dua program studi  yaitu Matematika  ITB  (1980-1985)  dan Teknik Sipil  ITB (1981-1988).   Meski beliau berpendidikan  Sains tapi dalam perkembangannya ia banyak berkiprah didunia dan seni sehingga lebih dikenal sebagai tokoh  Budayawan Indonesia dengan prestasi  Mendalang keliling Yunani  2004,  Membentuk Jaringan Dalang  1999, 1994 Menyelesaikan 13 episode Ramayana di Televisi Pendidikan Indonesia,   2007 Album musik  Presiden Yaiyo  dan lainnya.

6. Pandji Pragiwaksono

Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo

Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo dikenal sebagai seorang komika, aktor dan presenter kolahiran Singapura 18  Juni  1979.   Komedian yang satu ini adalah salah satu alumni ITB.   Saat berkuliah di ITB,  ia tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain yang mengambil jurusan Desain  Produk  selama 4,5 tahun berkuliah di ITB selesai tahun 2003.  Alumni ITB ini berkarier sebagai penulis buku, terbitan pertama karyanya  “Nasional.is.me”  Mei tahun 2010,  Founding father stand up comedy Indonesia,  Sutradara dan Penulis Film dan  lain-lainnya

7. Devina Hermawan

Devina Hermawan kelahiran Bandung pada  11  Nopember 1993  adalah seorang juru masak yang terkenal sejak mengikuti kompetisi Masterchef Indonesia,  menulis dua buku resep memasak yaitu "Indonesian Fusion Foods" (2019) sudah cetak ulang dua belas  kali  dan "Yummy! 76 Menu Favorit Anak"  (2021) sudah naik cetak empat kali.   Pada 2012, ia berkuliah dan memilih program studi Manajemen yang ditawarkan oleh Sekolah Bisnis Manajemen ITB  selang empat tahun, Devina berhasil meraih gelar S.Mn nya di ITB.

Devina Hermawan 


ITB telah berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka.

Di usia 103 tahun alumni ITB  jadi tokoh bangsa.

 

Jumat, 01 September 2023

TRAGEDI JEMBATAN SEKADAU, IBU LARI KARUNG DAN PANJAT PINANG YANG BERAKIBAT KEMATIAN, SAAT PERAYAAN HUT KEMERDEKAAN RI KE-78 2023

NusaNTaRa.Com

byMuhammaDNunukaN,      J  u  m  a  t,    1   8      A  g  u  s  t  u  s      2   0   2   3 

28 orang warga di Kab Sekadau, Kalimantan Barat mengalami luka-luka dan 5 orang
diantaranya patah tulang akibat terjatuh dari jembatan gantung yang putus. 

Peringatan Hari kemerdekaan RI  selalu dimeriahkan dengan  berbagai perayaan   yang menggembirakan masyaraka,  namun  kadang  kegembiraan itu  menjadi bencana bagi masyarakat,   diantaranya  yang menimpa  28  warga di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat  yang  luka-luka akibat terjatuh dari jembatan gantung yang putus  dam  lima  di antaranya  patah tulang.   Insiden ini terjadi saat warga menonton lomba tangkap bebek memperingati  HUT ke-78 RI dari atas jombatan,   "  Benar telah terjadi peristiwa jembatan putus, jumlah korban 28 orang. 23 orang alami luka ringan dan berat, 5 orang lainnya alami patah tulang  ",  Ujar SiDin Daniel Ketua Satgas  BPBD Kalbar,  Jumat   (18/08/2023).

Peristiwa itu terjadi di aliran sungai di Kecamatan Nanga Taman,  Kamis (17/08/2023) sekitar  pukul 16.00 WIB,  Jembatan diduga putus karena kelebihan beban,   "  Namun karena kelebihan beban, jembatan ini putus  ",  Ujar SiDin Daniel membeberkan.   Daniel menuturkan saat ini para korban tengah mendapat perawatan di Pukesmas Nanga Taman,   sementara korban yang mengalami patah tulang sudah dirujuk ke Rumah Sakit Sekadau,   "  27 orang masih di puskesmas untuk mendapat perawatan, sedangkan satu orang dirujuk ke Rumah Sakit Sekadau  ",   Ujarnya Laji.

Daniel setiap perayaan seperti ini,  sering mengimbau  agar tidak menonton dari atas jembatan gantung,  yang menurutnya kekuatan jembatan gantung menahan beban terbatas,   "  Di kabupaten manapun, kami sarankan jika melaksanakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak supaya tempat juga dipertimbangkan supaya tidak menimbulkan malapetaka  ",  Cakap Daniel dengan Boneernya (Rasa takut).   Sebagaimana yang terjadi, karena asiknya menonton mereka tidak sadar bahwa jumlah dan luapan kegembiraan mereka tak terkendali.

Dalam video beredar,   rombongan warga berkumpul di sungai mengikuti lomba tangkap bebek dalam rangka HUT ke-78,  sementara dari atas jembatan, sejumlah warga lainnya  berdesak-desakan  tengah asik menonton aktivitas lomba tangkap Bebek yang dilepaskan.  Rombongan warga di sungai pun terlihat berlarian mengejar bebek dengan  semangatnya,   tidak berselang lama,  terdengar suara  teriakan  riuh dan histeris  warga yang menonton terjatuh dari  atas jembatan yang terputus.

Lain pula kisah ibu  Dewi (39), seorang ibu rumah tangga di Kerinci, Jambi, mendadak meninggal dunia tak lama setelah selesai mengikuti lomba balap karung dalam rangka merayakan HUT Republik Indonesia ke-76,   Kamis   (17/08/2023).  Kejadian ini berlangsung di Lapangan PSTM Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kerinci,  dari  video amatir yang beredar, perempuan yang mengenakan pakaian putih dan berhijab hitam itu, terlihat berlari dengan kaki terbungkus karung  karena sedang   mengikuti lomba ini sambil tertawa.

    Seorang ibu peserta LOMBA KARUNG HUT RI
KE-78  2023  di Binjai Jambi meninggal setelah Perlombaan

Sesampai di garis finish, ia masih bisa tertawa lepas,  tapi tiba-tiba ia mendadak terjatuh,   "  Dewi menjadi peserta, namun sesampainya di garis finish ia terlihat pusing dan terjatuh di TKP.  Korban diduga kelelahan setelah selesai melaksanakan lomba balap karung  ",  Ujar Kapolsek Batang Merangin Polres Kerinci, Iptu Julisman,  Jumat (18/08/2023).   Dewi langsung dibawa ke puskesmas terdekat namun  dinyatakan meninggal dunia,   "  Melihat kejadian tersebut, warga lain yang ikut menonton lomba balap karung langsung membawa korban ke Puskesmas Tamiai untuk diberikan bantuan medis oleh dokter. Sekira pukul 16.30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia  ",  Ujar SiDin Julisman.

Kisah Lomba Panjat Pinang  yang  menewaskan  seorang peserta  Eka Prasetya (26) tertimpa temannya  saat mengikuti lomba panjat pinang di Lapangan Bola Tandem Putra Dusun Emplasemen I, Desa Tandem Hulu I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.    Kanit Reskrim Polsek Binjai Ipda Alex Pasaribu mengatakan insiden itu saat perayaan HUT ke-78 RI,    "  Saat itu dimulai perlombaan panjat pinang yang diikuti oleh dua tim. Sekira pukul 17.00 WIB pada saat tim 1 mulai panjat pinang, peserta paling atas merosot dan menimpa korban yang ada di bawah  ",  Ujar SiDin A Pasarubu,  Jumat   (18/08/2023).

A Pasaribu  menyebut peserta paling bawah langsung mengalami sesak napas,  permainan dihentikan  dan warga korban  dibawah  ke Rumah Sakit Ratu Mas Binjai Utara,   "  Jadi korban ini juga peserta panjat pinang.  Namun sekira pukul 18.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. Kemudian kita mendapatkan laporan dan langsung berangkat menuju lokasi  ",  Ujarnya serius.   Alex mengatakan jenazah dibawa ke rumah duka di Dusun IV, Desa Tandem Hulu I, Kec  Hamparan Perak, Kab  Deli Serdang,   "  Setelah itu, jenazah dibawa oleh pihak keluarga dan disemayamkan di TPU Pasar 6 Tandem  ",  Ujar A Pasaribu katanya.

Menurutnya, polisi sempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),  but  hasil pemeriksaan, ternyata korban tewas setelah tertimpa oleh peserta yang lain,   "  Jadi pada saat kejadian korban tertimpa oleh peserta yang lain yang menyebabkan korban sesak napas dan meninggal dunia  ",   Ujar SiDin A Pasaribu tenang.

Seorang Peserta Panjat Pinang HUT RI-78 2023 di Binjai Utara
Mati tertimpa rekannya


Kemeriahan HUT Kemerdekaan RI  dengan berbagai Perlombaan.

Tak jarang kematian  karena   tak terkendalinya  kegembiraan.

 


SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...