Kamis, 03 Januari 2019

EKSISTENSI KEHIDUPAN BUDAYA PERANAKAN DI SINGAPORE.

NusanTaRa.Com
byPakeLee,  24/11/2018



Tak heran bila Singapura sebuah negara kecil yang dihuni dari berbagai etnis karna pulau ini terletak di segi tiga jalur transportasi yang sangat strategis dari alur pelayaran Asia Timur, alur timur tengah dan eropah dan dari alur Nusantara.   Sehingga kini kita masih menemukan  empat etnis berbeda yang utama yakni Melayu, Chinese, India, dan juga Eurasia. Keempat etnis tersebut berbaur dan berturunan membuat Singapura memiliki keunikannya sendiri yang tertuang dalam budaya, bahasa, cara hidup mereka sehari-hari, menjadi satu kelompok etnis dan budayanya sendiri yang unik, salah satunya adalah Peranakan.

Peranakan atau yang dalam bahasa Melayu berarti  "lahir di sini"  merupakan istilah yang dipakai untuk menyebut masyarakat Singapura yang lahir dari campuran etnis/budaya yang berbeda. Pada masa silam, banyak keturunan pedagang asing, terutama dari Tionghoa dan India, yang menikah dengan wanita lokal Melayu. Para keturunan dari perkawinan multietnis inilah yang disebut Peranakan dan dominannya dari peranakan China.

Masyarakat Peranakan Singapura sebagian besar adalah Tionghoa Peranakan dari keturunan pedagang Tionghoa yang menetap di pelabuhan Penang dan Singapura dari abad ke-19.  Sebagian besar Peranakan di Singapura adalah campuran antara Tionghoa dan Melayu yang dikenal dengan Tionghoa Peranakan. Berbeda dengan masyarakat asli Tionghoa mereka juga memiliki berbagai budaya kehidupan tersendiri yang wujut dari kompilasi kehidupan yang telah mereka lalui yaitu Melayu dan Tionghoa.  


Ingin mengenal lebih jauh tentang sejarah masyarakat peranakan di Singapura? Kamu bisa mengunjungi beberapa tempat unik dan bersejarah di Singapura seperti Peranakan Museum dan juga wilayah Joo Chiat/Katong.

Peranakan Museum

Peranakan Museum (Museum Peranakan=bhs Indonesianya), terletak di 39 Armenian Street, Peranakan Museum merupakan gerbang untuk mengetahui lebih dalam tentang masyarakat Peranakan Singapura. Museum ini memiliki koleksi berbgaai artefak budaya masyarakat Peranakan seperti perhiasan, perabotan rumah tangga, dan tekstil.  Terdapat 10 galeri dalam bangunan tiga lantai ini, yang menampilkan berbagai aspek budaya peranakan sejak dahulu hingga kini.  

Joo Chiat/Katong
                       
Kawasan Katong di Singapore
Tidak asing dengan wilayah yang satu ini? Tentu saja, sebab wilayah Joo Chiat/Katong merupakan salah satu lokasi shooting dalam webseries persembahan kumparan dan Singapore Tourism Board, “Mereka yang Hidupkan Mimpi”. Dalam webseries, Rai mengajak Vei untuk melihat keunikan rumah-rumah dengan sentuhan peranakan dan sebuah mural di kawasan Jousting Painters.

Kawasan Joo Chiat/Katong satu kawasan Singapore sejak dahulu yang dilestarikan, sehingga para pengunjung kawasan ini masih dapat menyaksikan sederetan Rumah Peranakan dan berbagai toko antik dengan desain yang sangat unik  serta lebih dari itu para pengunjung destinasi objek wisata ini masih dapat menemukan dan menikmati  kuliner khas peranakan yang terbaik. Beragam pilihan kuliner dapat kamu temui di wilayah ini, yang paling terkenal adalah Katong Laska, Kueh Chang (Pangsit),  Kandea Maiwa dan berbagai hidangan Nyonya yang lezat.

Pesona ini menampakkan bahwa Singapura hingga kini dengan keragaman etniknya yang didominasi warga China selalu Intimed dengan berbagai etnis sesamanya,  dan mewujutkan satu negara dengan budaya tersediri yang berkesepahaman tinggi tak heran bila dalam sejarahnya kita menemukan pelakon utama negara ini dengan Perdana Menterinya China, Raja India dan Presidennya Melayu, dengan latar belakang mereka yang sudah peranakan. 

Rasakan kekayaan seni, budaya, dan sejarah yang tidak ada duanya di Singapura.
Saatnya mimpi menjadi nyata.  




Singapore di alur pelayaran strategik,
Warganya hidup intimed dari berbagai etnik.

Rabu, 02 Januari 2019

KEVIN SANJAYA/MARCUS GEDOAN RAJA DUNIA BULUTANGKIS TANPA MAHKOTA

NusanTaRa.Com
byPutrAPermatATegaRIdamaN, 29/12/2018



"  Bukan Kevin/Marcus yang harus malu karena gagal memenangkan Kejuaraan Dunia, namun Kejuaraan Dunia yang harus malu karena bukan dimenangkan Kevin/Marcus  ".    Kalimat tersebut memang terdengar bombastis, seperti halnya gurauan yang tenar di zaman ini. Namun, seperti mendekati kenyataan bila melihat penampilan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di sepanjang 2018.

Kevin/Marcus meraih delapan gelar di seri turnamen BWF plus medali emas Asian Games 2018. Catatan sembilan gelar di tahun 2018 membuat mereka menorehkan prestasi yang lebih bagus dibandingkan yang mereka catat di tahun 2017.   Tahun lalu, Kevin/Marcus meraih tujuh gelar dan banyak yang menduga hal tersebut akan sulit diulangi di tahun-tahun berikutnya. Namun nyatanya Kevin/Marcus berhasil tampil konsisten dan bahkan mencatat prestasi yang lebih baik dibandingkan tahun 2017.

Kevin/Marcus meraih kemenangan di delapan seri BWF World Tour musim ini,  hal ini membuat Kevin/Marcus jadi pebulutangkis dengan jumlah gelar terbanyak di seri BWF World Tour.   Keperkasaan Kevin/Marcus bertambah lewat medali emas Asian Games 2018. Lewat duel yang sengit melawan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di babak final, Kevin/Marcus berhasil memenangkan medali emas setelah beberapa kali menyelamatkan match point yang didapat lawan.

Kejuaraan Dunia sejatinya seperti kejuaraan biasa, dengan peserta yang sama dengan turnamen-turnamen BWF lainnya. Bahkan malah terkadang pesertanya punya kualitas sedikit di bawah kejuaraan BWF Super 1000 lantaran adanya pembagian kuota tiap benua.    Jika Kejuaraan Dunia digelar 10 kali dalam setahun, bukan omong kosong bila ada yang mengatakan Kevin/Marcus bisa memenangkan 6-8 di antaranya.    Namun, Kejuaraan Dunia hanya satu kali digelar setiap tahunnya, dan tidak akan digelar di tahun Olimpiade. Kevin/Marcus gagal di 2017 dan 2018, bahkan tidak bisa mendapat medali lantaran terhenti di babak perempat final.

Dengan Olimpiade digelar pada 2020, maka Kejuaraan Dunia 2019 akan memiliki arti penting bagi duet berjuluk Minions ini. Mengukur penampilan, jumlah gelar, dan karisma yang mereka punya, Minions sudah layak masuk sebagai salah satu ganda putra terbaik yang pernah ada dalam sejarah bulutangkis dunia.   Tetapi, mereka jelas tetap butuh gelar juara dunia, dan juga medali emas Olimpiade, sebagai bukti sahih kehebatan mereka.

Jika mengamati performa Kevin/Marcus tahun ini, mereka jauh lebih baik dibandingkan 2017. Di pertengahan 2017, Kevin/Marcus mengalami penurunan performa di pertengahan tahun sehingga gagal juara di Indonesia Terbuka dan kemudian kalah di Kejuaraan Dunia.   Di pertengahan 2018, Kevin/Marcus bisa jadi juara Indonesia Terbuka dan Asian Games, meski harus tergelincir di Kejuaraan Dunia yang digelar tepat di tengah dua turnamen tersebut.

Kevin/Marcus telah membuktikan konsistensi mereka di tahun 2018. Segala macam puja dan puji yang mereka terima di tahun 2017 tak menggoyahkan mereka.   Kepercayaan diri, mental bertanding, teknik, dan skill mereka tetap berada di level atas. Kematangan cara bermain jelas jauh lebih baik seiring bertambahnya jam terbang.

Medali emas Asian Games punya arti besar bagi Kevin/Marcus. Kemenangan di Asian Games membuat permainan Kevin/Marcus kembali ada di level tertinggi pada paruh akhir tahun 2018. Mereka bisa kembali terlihat rileks menikmati permainan dan pertandingan.   Kevin/Marcus terbukti mampu tampil konsisten dan meraih empat gelar juara di paruh akhir 2018. Kegagalan Kevin/Marcus menjadi juara BWF World Tour Finals dikarenakan faktor cedera, bukan lantaran kemampuan di lapangan.

Kevin/Marcus sudah membuktikan bahwa sukses mereka di 2017  dan  Prestasi lebih tinggi di 2018 membuktikan bahwa mereka adalah ganda putra terbaik di dunia saat ini.   Minions adalah tolok ukur kemampuan ganda-ganda dari negara lain dalam dua tahun terakhir, karena menjadi target ukuran bagi seluruh pebulutangkis ganda putra di dunia, karena menaang kalah melawan mereka menjadi tolak ukur kemampuan. 

Tahun 2019 menjadi tahun penting bagi Kevin/Marcus, meski diatas kertas mereka akan mudah meraih tiket ke Olimpiade 2020 dan penentuan bagi mereka hanyalah perihal status unggulan ketika Olimpiade berlangsung nanti.   Sejumlah hal yang harus diperhatikan Kevin/Marcus dan PBSI di 2019.    Pertama, jelas Kejuaraan Dunia 2019. Kejuaraan Dunia masih jadi 'hantu' dalam karier Kevin/Marcus. Kemenangan di Kejuaraan Dunia bakal punya peran penting untuk mengangkat kepercayaan diri dan beban mental dalam diri Kevin/Marcus secara bersamaan.

Bila mampu menjadi juara dunia, Kevin/Marcus bakal datang ke Olimpiade tahun berikutnya dengan beban yang lebih berkurang. Mereka tak lagi dibayangi kegagalan di ajang besar saat turun di Olimpiade nanti.  Kedua, faktor cedera yang dialami Kevin/Marcus. Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi pernah mengatakan bahwa cedera bisa jadi salah satu faktor yang mungkin bisa menghambat laju Kevin/Marcus.

Di tahun krusial saat pengumpulan Olimpiade juga penting,  sehingga Kevin/Marcus tak boleh memaksakan diri atau dipaksakan untuk mengikuti turnamen ketika kondisi mereka sedang tidak ideal. Pengumpulan poin Olimpiade penting, namun jauh lebih penting berusaha memastikan kondisi Kevin/Marcus ada dalam kondisi ideal ketika Olimpiade digelar.   Kevin/Marcus jelas merupakan raja dunia ganda putra. Di tahun depan, mereka ditantang untuk mendapatkan mahkota yang sudah seharusnya ada di kepala mereka. Indonesia tentu berharap mereka bisa mewujudkannya.
drCNN Indonesia, 29/12/2018

Satlecock bola berbulu,
Kevin/Marcus raja dunia tanpa mahkota mutu.

Selasa, 01 Januari 2019

9 BAKSO DENGAN RASA LEZAT YANG HARUS ANDA NIKMATI DI JUKARTA

NusanTaRa.Com
byAsnISamandaK, 18/12/2018

Bakso Rusuk Samanhudi

Di musim penghujan seperti saat ini maka salah satu penganan yang sangat cocok untuk dinikmati adalah penganan yang berkuah dan yang berbumbuh tropis yang dapat menimbulkan rasa hangat ditubuh, apalagi kalau Bukan Bakso.   Bakso penganan yang cukup lama meLegenDa di Indonesia yang awalnya berupa lembaran mie ditaburi bumbu tropis ples air yang hangat, maka maknyuss.

Kota Jakarta  dengan seabrek  jenis hiburan termasuk sajian kuliner – kuliner yang sangat popular baik menu Tradisionil, Modern maupun Luar negeri tersaji dengan cita rasa yang menarik serta harga mulai yang selangit hingga pas dengan dompet anda.   Bakso salah satu penganan yang cukup popular bagi rakyat Indonesia juga tak turut tertinggal menghiasi kehidupan kota Jakarta, menu yang telah berkembang dengan berbagai vaariasi dan rasa tyang asiknya tetap NgeBakso.

“  Bakso bisa dibilang penganan bercitarasa  Indonesia telah hadir sejak dahulu kala mulai dari lembaran Mie dan kuah air hingga kini dengan ribuan pariasi,  tentunyaa Jakarta tanpa Bakso akan terasa asing  “, Ujar SiDin  AndronGGurU KadiRJanggO  LegenD.   Untuk pengetahuan anda seputar Bakso di Jakarta di bawah ini NusanTaRa.Com menyanjikan Bakso dan alamatnya di Jakarta yang sangat asik.
 
           1.     Bakso Rusuk Samanhudi

Bakso di sini disajikan turang rusuk sapi yang super empuk yang digigit dengan sangat efforrless sebagaimana.  Rasa kuah dan rusuknya tidak perlu ditanya lagi, karena semua pengunjung selalu menjawbnya dengan Dua Jempol di dada. Ditambah aroma bawang goreng, kuah rusuknya saja sudah enak disantap.     Kedai bakso yang buka 24 jam ini sudah memiliki dua cabang di Jakarta, yakni di Jl. Samahudi (tidak jauh dari Harco Pasar Baru dan Stasiun Sawah Besar) dan Jl. Tanjung Duren Raya No. 1K, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Coba deh meng-custom semangkuk bakso ini jika mampir disana, dengan pilihan topping berupa mi keriting, soun, bihun, kwetiau, tauge, dan sawi. Pilihan baksonya pun beragam. Ada bakso urat, telor, mercon, rudal, dan bakso kecil. Selain bakso, ada juga mi ayam dan mi ayam yamin, bahkan mi instan. Juga, pelengkap seperti ragam kerupuk.

Bakso Solo Samrat

         2.     Bakso Solo Samrat

Setidaknya ada lima varian bakso yang ditawarkan, yakni bakso isi daging (Rp 37 ribu), bakso biasa (Rp 32 ribu), bakso urat (Rp 32 ribu), bakso puyuh (Rp 32 ribu), dan bakso tenis rusuk (Rp 59 ribu), dengan Gojek anda tersebut tentunya sudah dapat menikmati Bakso Hits se-Jakarta tersebut.

Tidak ada yang mahal untuk kwalitas dan rasa yang berpatotan kata  beberapa orang, tapi lezatnya Bakso Solo Samrat memang tidak bisa bohong. Kuah kaldu kental dan menggoda ditambah sambal sanggup bikin Anda jatuh hati dari suapan pertama. Tekstur baksonya kenyal banget, padat, dan gurih. Rusuk sapinya pun super empuk. Cabangnya sudah banyak banget di Jakarta dan rata-rata buka pukul 11 pagi sampai 10 malam.

Bakso Menot Wonogiri
    3.        Warung Bakso Menot Wonogiri

Bakso yang berada di jalan Kapten Tendean No. 41 ini meracik baksonya dengan paduan isian daging iga yang gurih saat dinikmati pless kuah baksonya dengan rempah yang sedang selain itu anda juga dapat menikmati sekeping tahu goreng sebagai penambah pariasi rasa. 

Baksonya memiliki tekstur yang renyah dibagian luar dan lembut pada bagian dalam yang mudah untuk dikunyah saat nelahapnya. Daging iganya tak terlalu lembut tapi kenyal dan mudah dipisahkan dari tulangnya. Yummy!

Bakso  Jawir
           4.     Bakso Jawir

Kedai bakso satu ini juga salah satu yang paling terkenal di Jakarta. Tidak lengkap rasanya kalau ke sini tanpa mencicip bakso jumbo super besar dengan isiain telur. Meski ukurannya besar, rasanya tidak akan bikin kamu enek.

Harga Bakso Jawir memang cukup mahal, yakni rata-rata Rp 40 ribu-an, tapi sepadan dengan rasanya. Sudah punya banyak cabang di Jakarta dan sekitarnya, kedai ini tak hanya menyediakan bakso, tapi juga mi ayam, kwetiau, bahkan nasi goreng.

Bakso Jempolan
           5.     Bakso Jempolan

Bakso di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, ini juga tak kalah bikin ngiler. Dengan harga Rp 20 ribu-an, Anda bisa memilih bakso halus, bakso urat, bakso keju, bakso mercon, dan bakso telur. Kalau belum puas, bisa juga memesan beberapa menu tambahan, seperti ceker, tetelan, atau rusuk sapi.

Dengan kuah berkaldu kental yang segar, semangkuk Bakso Jempolan bisa jadi obat menghadapi penatnya jalanan Jakarta, terutama di sore hari. Tapi, kalau mau menyantapnya di siang hari juga bisa kok karena kedai ini buka dari puku 10 pagi sampai 10 malam. Bisa dipesan lewat online juga, lho.

Bakso Gondrong
    6.    Bakso Gondrong

Kedai di emperan Jl. Tebet Raya, Tebet, Jakarta Selatan, ini memang sudah cukup terkenal lewat bakso bertektur kenyalnya. Rasanya jarang sekali Bakso Gondrong sepi pengunjung. Di beberapa waktu, Anda bahkan harus mengantre demi mendapat semangkuk bakso.

Padahal, sajiannya sama dengan kedai bakso lain, yakni berupa pilihan mi, bakso urat atau telur, tahu, dan berbagai penyedap yang diguyur kuah kaldu. Walau secara penampilan sama, tapi bakso seharga Rp 18 rbu per mangkuk ini punya cita rasa kaldu yang susah bikin move on.

Bakso Bakar KomatKamit
          7.    Bakso Bakar Komat Kamit

Kalau ingin mencicip bakso dengan format berbeda, maka Bakso Bakar Komat Kamit yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk ini sangat mungkin dicoba. Nama komat kamit diambil karena sambal yang disajikan sangat sanggup membuat mulut Anda komat kamit kepedasan.

Eits, tenang saja. Anda bisa pilih level kepedasan sesuai selera kok. Selain bakso, ada juga sosis yang tak kalah menggugah selera. Cukup terjangkau lho, menu yang ditawarkan tak lebih dari Rp 50 ribu.

Bakso Palmerah 88
           8.     Bakso  88  Palmerah Jakarta
Di daerah Palmerah, salah satu bakso yang wajib kamu coba adalah Bakso 88. Sajian bakso lengkap dengan gajih dan kuah yang gurih ini bisa bikin kamu susah untuk berpaling.  Sentuhan Daun sop dengan kuah yang bening membuat cita rasa buntelan Baksonya benar - benar ngebakso.

Bakso ini juga telah buka di Kawasan PerBatasan Kalimantan Utara yaitu Pusat pertokoan Tanah Merah Liem Hie Djung, Nunukan.

Bakso Akiaw
            9.     Bakso Akiaw

Bakso Akiaw dengan keunikan dari rasa kuah beningnya, akan tetapi kuah tersebut sangat gurih di sajikan bersama dengan irisan daging sapi lho. Bahkan banyak orang yang bilang jika irisan daging sapi di Bakso Akiaw ini sangat empuk dan mudah untuk di santap menimbulkan rasa Melodeis gitu.

Buat teman-teman yang penasaran ingin mencoba lezatnya Bakso Akiaw,   bisa mendatangi  salah satu warungnya  di Mall Kelapa Gading 3, Lantai 3, Eat & Eat, Jl. Kelapa Gading Boulevard, Kelapa Gading, Jakarta, Jalan Muara Karang Utara Blok E7 No. 37, Muara Karang, Jakarta dan Jalan Mangga Besar Raya, Mangga Besar, Jakarta. 

Bakso maniak bisa mencoba mendatangi Saran NusanTaRa.Com  ini jika anda berkunjung ke Jakarta,  semoga  pesona ini membuat travelling anda lebih asik  dan lebih menikmati keindahan jakarta.



Toke Solder menggelantung telurnya,
Bakso nikmat dengan bola, mie dan kuahnya.

THAILAND NEGARA ASIA TENGGARA PERTAMA YANG MELEGALKAN PENGGUNAAN GANJA UNTUK MEDIS.

NusanTaRa.Com
byPakeLee, 27/12/2018



Keputusan Thailand melegalkan penggunaan GANJA untuk keperluan medis  dan Penelitian secara resmi menjadikannya negara pertama di Asia Tenggara yang melegalkannya.   Legalisasi keputusan ini mendapatkan pengesahan dari dewan Parlemen Thailand pada Selasa (25/12/2018).   “  Ini adalah hadiah tahun baru dari dewan, kepada pemerintah dan rakyat Thailand  ”, Ujar SiDin Somchai Sawangkarn, Kepala Panja RUU Legalisasi Ganja, dan  Parlemen Thailand menyebut legalisasi ini sebagai  “  hadiah tahun baru 2019  “.

Namun, yang saat ini menjadi perdebatan di Thailand adalah terkait siapa yang akan mengontrol pasar tanaman ganja dan olahannya. Pasalnya, belakangan banyak perusahaan asing mengajukan izin paten beberapa zat dari ganja.    Kondisi ini membuat pebisnis dan aktivis ganja Thailand khawatir bahwa paten akan membuat asing mendominasi pasar ganja Thailand, membuat orang lokal kesulitan mengakses ganja di negaranya sendiri.

“  Kami meminta pemerintah untuk menolak seluruh proses paten asing tersebut, sebelum aturan legalisasi ini mulai benar-benar diterapkan  ”, Ujar SiDin Panthep Puapongpan, Kepala Rangsit Institute, sebuah badan kesehatan di Thailand.  Pengontrolan pelaksanaan legalisasi Ganja tentunya satu persolan rumit  agar legalisasi ini tidak menajdi jalannya penggunaan zat tersebut ke hal yang tidak benar.

Aktifis Ganja Thailand
Di Thailand penggunaan ganja sebagai obat-obatan tradisionil  telah berlangsung selama berabad-abad.    Para petani telah menggunakan ganja untuk melemaskan otot setelah seharian mencangkul di sawah dan para ibu juga mengguunakan ganja untuk menghilangkan rasa sakit saat melahirkan.    Kemudian  pemerintah melarang penggunaannya pada 1934. Menaggapi kebijakan tersebut sejumlah aktivis ganja Thailand menyebut legalisasi ganja untuk medis ini diharapkan akan membuka jalan bagi legalisasi ganja untuk rekreasi.   “  Ini langkah kecil, untuk terus maju  ”, Ujar SiDin Chokwan Chopaka, aktivis ganja. 

Langkah Thailand  melegalkan ganja untuk keperluan medis dan penelitian, mengikuti sejumlah negara lainnya di dunia yang telah melegalkan  seperti Kolombia, Israel, Denmark, Inggris dan sejumlah negara bagian di Amerika bahkan  Uruguay dan Kanada bahkan telah melangkah lebih jauh, melegalkan ganja untuk rekreasi, untuk kesenangan.

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa ganja berpotensi untuk menghilangkan rasa sakit, serta mengurangi pusing serta muntah-muntah bagi mereka yang menjalani kemoterapi dan  diyakini bisa meningkatkan kualitas tidur bagi mereka yang punya masalah tidur.    Riset termutakhir mengungkapkan zat cannabidiol pada ganja, bisa mengurangi kejang pada penderita epilepsi.

Perkembangan Negara asia tenggara terkait penggunaan Ganja, pada umumnya masih menjadikannya sebagai barang illegal bahkan Indonesia pemilik barang haram ini bisa mendapatkan hukuman mati dan Filipina dibawah kepemimpinan presiden Rodrigo Duterte sejak 2016  lewat programnya “ Melawan Naarkoba “ telah membunuh ribuan warganya.  Sementara Malaysia dan Singapura masih  dalam tahap awal pembahasan terkait legalisasi ganja.

Ganja untuk keperluan medis telah di legal di 30 negara bagian Amerika meski dengan prosedur pengaturan yang agak berbeda.  Pemerintah Inggris telah mengesahkan penggunaan ganja untuk medis pada awal tahun 2017  dan  Ganja telah bisa diakses mulai 1 November, dengan resep dokter.

Ganja tumbuh di segi Tiga Emas,
Thailand Negara yang telah melegalkan Ganja untuk medis.

SUKU SEKO TO LEMO DI JANTUNG SULAWESI (SULSEL-SULBAR-SULTENG DAN SULTRA)

NusaNTaRa.Com            byIndaHPalloranG,       J   u   m   a   t,    2   1     A   g   u   s   t   u   s     2   0   2   6             Se...